Jalan Allah Dalam Taurat, Injil, dan Al-Quran

Jalan Ke SurgaKatakanlah (hai orang-orang mu’min): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan ’Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya". (Qs. 2:136)

Di dunia, terdapat tiga agama samawi yang paling berpengaruh.  Pertama: Yudaisme, agama ini percaya akan Taurat dan tradisi nenek moyang mereka. Kedua, Kristen, mengimani Alkitab sebagai Firman Allah. Dan ketiga Islam, mencintai dan menghormati Al-Quran.

Walaupun ketiga agama tersebut berbeda, tetapi ketiganya memiliki kesamaan, yaitu percaya akan Tuhan Yang Esa dan beberapa riwayat nabi terdahulu. Sayangnya, kesamaan ini tertutupi oleh rasa saling curiga yang timbul akibat salah persepsi tentang Allah dan Jalan-Nya.

Jelas sikap tersebut bertentangan dengan sifat Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bila setiap umat mengerti tentang 'Jalan Allah' yang dijelaskan dalam Taurat, Injil dan Al-Quran maka pertikaian tersebut tidaklah perlu terjadi.

Jalan Allah Adalah Jalan Menuju Sorga

Jalan Allah merupakan satu-satunya jalan menuju sorga. Dengan cara-Nya, Allah menyatakan 'jalan' tersebut kepada nabi terdahulu sebagai penyambung lidah Allah. Maka setiap manusia harus memperhatikan pesan yang disampaikan para nabi tersebut.

“. . . Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya`qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya." (Qs 2:136)

Ayat di atas menjelaskan, nabi-nabi tersebut sebagai petunjuk yang fundamen.  Demikian, Allah memerintahkan agar petunjuk tersebut dipatuhi.

Selain itu, Al-Quran juga menjelaskan, nabi berfungsi sebagai pembawa pesan yang sama dari sorga mengenai 'jalan Allah'.  Hanya Allah yang menjamin keselamatan. Jadi tidak salah jika umat Muslim berdoa memohon jalan dari Allah, “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Qs 1:6).

Ibrahim, Ishak dan Perjanjian Yang Kekal Dari Allah

Dalam Taurat, Kitab Kejadian 17:1-4 dapat dibaca bagaimana Allah memberkati Ibrahim, "…Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.” Lalu Allah melanjutkan bahwa berkat itu akan dinyatakan melalui anak Ibrahim yang dilahirkan oleh Sara, isterinya.

Tetapi Allah berfirman: "Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.” (Taurat, Kitab Kejadian 17:19)

Ishak, Yakub dan Bangsa Israel

Melalui Ishak lahirlahYakub. Yakub memperanakkan bangsa Israel. Bangsa Israel menjadi umat pilihan Allah, Pencipta yang disembah Ibrahim, Ishak dan Yakub. Karena ada perjanjian kekal antara Allah dengan Ishak maka keselamatan yang Allah sediakan bagi seluruh umat manusia terbit dari bangsa Israel (Qs 29:27).

Musa dan Ajaran Kurban Keselamatan

Nabi Musa memberikan petunjuk jalan Allah melalui ajaran Taurat mengenai ritual korban pengampunan dosa. “Dan hampir segala sesuatu disucikan . . .  dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.” (Injil, Surat Ibrani 9:22)  Yang dimaksud adalah darah dari yang dikorbankan. Hal ini juga terdapat dalam Al-Quran sura 7:154.

Menemukan Jalan Allah

Riwayat, ajaran dan berkah dari Ibrahim, Ishak, serta Musa hanyalah petunjuk-petunjuk jalan Allah. Berkah keselamatan yang dijanjikan Allah kepada mereka sampai juga kepada segenap manusia melalui Isa Al-Masih. “Isa Al-Masih telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.” (Injil, surat Galatia 3:14)

Itu sebabnya Al-Quran memasyurkan Isa Al-Masih sebagai Pribadi terkemuka di dunia dan akhirat (Qs 3:45).

“Kata Isa Al-masih kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”(Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Datanglah pada Isa Al-Masih, sebab Dialah jalan untuk keselamatan.

 

[Staff Isa dan Islam – Kiranya Pembaca dapat menyelidiki lebih dalam tentang Keselamatan dalam Isa Al-Masih]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

Tolong memberikan komentar yang tidak melanggar norma-norma. Kami berhak menghapus komentar yang kasar, mengejek dan bersifat menyerang termasuk komentar yang tidak ada hubungannya dengan artikel di atas. Silakan menggunakan bahasa yang jelas dan tidak menggunakan singkatan!

PEDOMAN MEMASUKKAN KOMENTAR:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singkatan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan Saudara mengemail [email protected] untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.

Wassalam,
Staff, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# kumbang 2011-06-25 10:27
*
Website ini mengutip surat Al-Fatihah 6 (tunjukilah jalan yang lurus). Dan umat Kristiani menduga jalan yang lurus ada di Kristen. Padahal jalan yang lurus itu Islam.

Ayat 7 menjelaskan "Tunjukilah kami jalan yang lurus, jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan mereka yang dimurkai dan bukan mereka yang sesat."

Siapa orang yang mendapat nikmat itu? "Dan barang siapa yang mentaati Alloh dan RasulNya (Muhammad), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugarehi nikmat oleh Alloh...." (QS 4:69).

Siapa yang dimurkai dan tersesat itu?
Sahabat bertanya kepada tentang mereka yang dimurkai (Gharil magdubi’alaihim ). Nabi mengatakan bahwa mereka adalah Yahudi (Jews).

Dan siapa yang tersesat (Walad dallin). Nabi menjawab Nasrani (Kristen). Hadists diriwayatkan oleh At-Tirmidhi dan Abu Dawud.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-27 14:00
~
Tujuan akhir hidup manusia hanya dua. Sorga atau neraka. Untuk masuk ke neraka, tentu sangat gampang sekali. Bagaimana dengan sorga?

Sorga tempat orang-orang yang tidak berdosa. Jelas tidak ada manusia yang tidak berdosa! Berarti tidak ada manusia yang layak masuk sorga? Jika hanya mengandalkan usaha mereka sendiri, jelas tidak ada!

Maka manusia membutuhkan pertolongan. Siapa? Pribadi tersebut harus suci, sebab sorga tempat orang-orang yang suci. Dia harus berasal dari sorga dan tahu jalan menuju sorga.

"Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia (Isa Al-Masih), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

Jalan yang lurus, yang dapat membawa setiap manusia selamat ke sorga hanya satu. Yaitu Kalimat Allah yang telah datang ke dunia dalam diri Isa Al-Masih. Dia adalah suci (Qs 19:19). Dia berasal dari sorga, dan tahu jalan menuju sorga (Qs 3:45).

Benarkah Al-Quran mengatakan pengikut Isa (Kristen) adalah orang kafir/sesat? Tidak! "...menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat" (Qs 3:55).
~
SO
Quote
# kumbang 2011-06-25 10:29
*
Apa balasannya orang Yahudi dan Kristen? "Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab (yahudi dan Nasrani=kristen ) dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka jahanam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk." (Qs 98:6).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-27 13:56
~
Siapakah orang Kristen menurut Al-Quran? Perhatikanlah kesaksiannya berikut: “...dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa Al-Masih) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat...” (Qs 3:55).

Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih di atas orang-orang kafir. Jelas ayat ini membantah klaim yang diberikan oleh umat Muslim selama ini terhadap orang Kristen.

Silakan membaca artikel pada url ini untuk penjelasan lebih lanjut: tinyurl.com/3j27ch5.
~
SO
Quote
# wito 2011-06-25 10:30
*
Apa balasan orang Yahudi dan orang Kristen? "Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab (Yahudi dan Nasrani=kristen ) dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka jahanam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk"(Qs 98:6).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-27 13:55
~
Siapakah orang Kristen menurut Al-Quran? Perhatikanlah kesaksiannya berikut: “...dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa Al-Masih) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat...” (Qs 3:55).

Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih di atas orang-orang kafir. Jelas ayat ini membantah klaim yang diberikan oleh umat Muslim selama ini terhadap orang Kristen.

Silakan membaca artikel pada url ini untuk penjelasan lebih lanjut: tinyurl.com/3j27ch5.
~
SO
Quote
# dimas 2011-06-25 11:06
*
Qs Al-Fatihah ayat 5: "Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan."

Dari ayat tersebut jelas bahwa umat Islam itu hanya menyembah Allah.

Tujuan website ini untuk mencari kebenaran. Tapi ternyata tidak ilmiah dan tidak jujur, hanya untuk pembenaran agama Kristen saja.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-27 13:53
~
Setiap hal yang kami sampaikan melalui website ini selalu berdasarkan kebenaran firman Allah. Jika firman Allah mengatakan itu salah, tentu kami tidak akan melakukan pembenaran. Namun, jika saudara merasa ada hal-hal yang menurut saudara bertentangan dengan kebenaran firman Allah, silakan saudara menyampaikan langsung ke staf kami dengan email: .

Baik umat Muslim dan Kristen sama-sama menyembah Allah Yang Maha Kuasa. Bukan allah/tuhan lain. Lalu bagaimana dengan Yesus Kristus/Isa Al-Masih? Dia adalah Kalimat Allah. Yang datang ke dunia dalam diri Isa Al-Masih dengan perantaraan seorang perawan. Datang untuk memberi Keselamatan dan Hidup Kekal bagi mereka yang percaya kepada-Nya. “...supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Silakan menyelidiki penjelasan kami pada url berikut tentang Isa Al-Masih: tinyurl.com/348m6fh
~
SO
Quote
# nureen rafi 2011-07-05 14:55
*
Firman Allah dari Al-Quran itu sangat benar. Tiada seorangpun dari umat Muslim disini menafikan. Staff Isa Al-Masih tidak mengerti apa yang kami maksudkan.Cara Saudara mentafsirkan ayat-ayat firman Allah sangat menyimpang jauh dari hakikat sebenarnya dari ilmu Al-Quran.

Juga kesalahan kalian mengambil satu ayat Al-Quran sebagai hujjah tetapi menafikan ayat yang lain adalah satu sikap yang tidak bijak, dan sebab akan menimbulkan salah tafsir.

Janganlah Saudara menjadi orang kafir yang mengambil sebagian Al-Quran. Saudara hanya mengikut hawa nafsu dengan tujuan untuk menyesatkan umat Islam/orang beriman. Sangat besar dosa Saudara di sisi Allah apabila Saudara salah menafsirkan Firman Allah.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-07-06 16:25
~
Saudara Nureen Rafi,

Adapun tujuan dari situs ini adalah memberikan pengertian yang benar tentang Isa Al-Masih. Kami menjelaskannya sesuai ajaran Alkitab, sebagai satu-satunya kebenaran Allah.Oleh sebab itu kalaupun kami mengutip Al-Quran maka hanya pada bagian yang sama dengan Alkitab.

Kami bukanlah orang kafir yang mencoba untuk menyesatkan umat Muslim. Justru sebaliknya, kami memberitahukan kebenaran Allah tentang jalan ke sorga dalam Isa A-Masih. Sebuah jalan yang dimohonkan oleh umat Muslim ketika berdoa “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Qs 1:6).

Sebagai pribadi yang terkemuka di dunia dan akhirat Isa Al-Masih menjawab: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”(Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SL
Quote
# To Xlive 2011-08-10 08:09
*
Saya tidak perlu membaca semuanya, karena sejak awal pernyataannya sudah salah.
Mengapa Saudara mengatakan orang Kristen mengimani Alkitab sebagai Firman Allah?
Firman Allah itu adalah Yesus dan Yesus bukan Alkitab.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-10 19:19
~
Dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1 ,14 mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Firman Allah yang telah menjadi manusia. Karena melalui Isa Al-Masih kita mengetahui hal-hal yang ada dalam hati Allah, yaitu melalui pengajaran-Nya, tindakan-Nya dan terutama dari sifat- sifat-Nya.

Alkitab adalah Firman Allah, merupakan perkataan Allah sendiri, di mana Allah berbicara kepada manusia secara tertulis. Alkitab adalah Firman Allah yang menjadi otoritas dan satu-satunya landasan praktik kehidupan orang Kristen.

Allkitab memang bukan Isa Al-Masih. Namun Isa Al-Masih sendiri mengajarkan bahwa Alkitab adalah Firman Allah yang diilhamkan hingga bagian yang terkecil (Injil, Rasul Matius 5:18).
~
SL
Quote
# ranny 2011-08-16 11:36
*
Saudaraku, benar surga hanya dapat diraih oleh orang yang terpilih, bebas dari dosa. Allah adalah Maha Pengampun sebagaimana tercantum dalam 99 nama mulia-Nya.

Isa memang termasuk salah satu nabi dan rasul yang harus diyakini karena mengajarkan tauhid ke-esaan Allah. Sedangkan Trinitas hanyalah persepsi dari kaum-Nya. Karena itulah mereka disebut sebagai kaum yang tersesat.

Isa terlahir atas kekuasaan Allah yang meniupkan roh kehidupan pada Siti Maryam yang mulia, sebagai salah satu tanda kebesaran dan kekuasaan Allah.

Keselamatan diberikan kepada kaum yang mengikuti ajaran tauhid (ke-esaan Allah, bukan ajaran Trinitas) yang dibawa oleh nabi Allah Isa. Sesungguhnya kebenaran adalah datang dari Allah, dan kesalahan hanya sifat dari hambanya yang lemah.

Saudaraku, maafkan bila ada yang kurang berkenan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-18 15:20
~
Allah itu maha kasih namun juga maha adil. Kasih Allah memberikan pengampunan kepada orang berdosa namun keadilan-Nya menghendaki dosa harus dihukum.

Agar kasih dan keadilan Allah dapat terpenuhi maka Dia sendiri rela menjadi manusia, Isa Al-Masih. Melalui kematian Isa Al-Masih di salib maka tuntutan kasih dan keadilan Allah dapat terpenuhi.

Kematian Isa Al-Masih menghasilkan pengampunan dosa dan jalan pendamaian manusia dengan Allah. Akibatnya manusia dapat masuk ke sorga. “Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman di dalam darah-Nya” (Injil, Surat Roma 3:25).

Tidak ada konsep penebusan darah dalam kepercayaan Muslim. Walaupun konsep penebusan ini sudah diperkenalkan sejak Perjanjian Lama namun tidak dipahami oleh umat Muslim. Konsep penebusan dari dosa akan menjadi jelas kalau kita memahami ajaran Trinitas.

Di dunia ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia agar olehnya mereka memperoleh keselamatan kecuali Isa Al-Masih (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).
~
SL
Quote
# ranny 2011-08-18 16:33
*
“Agar kasih dan keadilan Allah dapat terpenuhi maka Dia sendiri rela menjadi manusia, Isa Al-Masih. Melalui kematian Isa Al-Masih di salib maka tuntutan kasih dan keadilan Allah dapat terpenuhi".

Membaca statement diatas adalah sulit dipahami, Allah menjadi manusia? Saat Allah jadi manusia berarti Allah memiliki segala keterbatasan sebagai manusia. Sungguh kemustahilan belaka.
Silahkan dirunut sampai ke masa lalu, untuk mengetahui bahwa prinsip Trinitas adalah konsep dari manusia bukan dari Isa AS (keselamatan baginya).

Dalam Islam tidak mengenal adanya dosa warisan, karena setiap individu harus bertanggung jawab atas segala yang diperbuatnya.Na mun bagaimanapun Allah SW sebagai maha maghfiroh (maha pengampun). Sehingga selama nyawa dibadan dan seseorang bertaubat maka akan diampuni segala dosanya.Dalam Islam prinsip tanggung jawab, kasih sayang dan keadilan di tegakkan.

Mohon maaf bila tidak berkenan. Bagiku agamaku bagimu agamamu.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-22 18:49
~
Ketika Allah berinkarnasi menjadi manusia, maka ada unsur-unsur keilahian yang diselubungkan dalam diri Isa Al-Masih. Sebaliknya, ada pula unsur-unsur insani yang ditambahkan kepada keilahian-Nya, seperti : Ia bisa merasa haus, lapar, lelah, sedih, terharu dan lain lain. Sehingga Isa Al-Masih dalam inkarnasi-Nya ini adalah betul-betul manusia sejati, kecuali dia tanpa dosa (Injil, Surat Ibrani 4:15).

Memang benar bahwa setiap orang harus bertanggungjawa b untuk dosanya masing-masing dan orang lain tidak bisa bertanggung jawab untuk itu (Kitab Nabi Yehezkiel 18:20).

Namun demikian, ada satu pengecualian, dan itu berlaku untuk semua umat manusia. Satu orang menanggung dosa orang-orang lain dan membayar hukuman dosa bagi mereka sehingga orang-orang berdosa dapat menjadi benar dan suci di hadapan Allah. Orang itu adalah Isa Al-Masih.

“Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (Injil, Surat 2 Korintus 5:21).
~
SL
Quote
# Rico 2011-09-04 00:06
*
”Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: "Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani". Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar"(Qs 2:111).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-09-06 21:57
~
Umat Muslim berusaha masuk sorga dengan melakukan amal dan kesalehan dalam wadah rukun Islam. Walaupun amal-ibadah itu dilakukan dengan baik namun tidak ada kepastian “Insya Allah” masuk sorga.

Fatimah, anak Nabi Muhammad sendiri, menurut Hadith Bukhari belum tentu masuk sorga. Sehingga ia harus memberikan petunjuk bagi anaknya. "Fatimah, lakukanlah sebanyak mungkin amal baik, saya (Muhammad) tidak dapat menyelamatkan kamu?"

Hal ini sangat berbeda dengan janji keyakinan keselamatan yang terdapat di dalam Injil. “Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:24).
~
SL
Quote
# wong akeh dosa 2011-09-14 08:37
*
Al-Quran surat 2:136. Tunduk dan patuh dalam bahasa Arab adalah Muslimin. Berarti semua nabi termasuk Isa AS adalah Muslim.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-09-14 16:33
~
Alkitab menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah teladan bagi manusia dalam hal ketaatan-Nya kepada Allah. Walaupun Dia adalah Allah, namun telah mengambil rupa manusia. Karena ketaatan-Nya, Dia mati di salib.

Apakah Saudara percaya bahwa Isa Al-Masih telah mati untuk Saudara?

Sebagai umat Muslim, tentunya Saudara taat kepada kehendak Allah. Karena Allah menghendaki agar Saudara percaya kepada Isa Al-Masih. “Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkanny a pada akhir zaman" (Injil, Rasul Besar Yohanes 6:40).
~
SL
Quote
# nureen rafi 2011-09-15 12:00
*
[quote name="Staff Isa dan Al-Quran"]~
Siapakah orang Kristen menurut Al-Quran? Perhatikanlah kesaksiannya berikut: “...dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa Al-Masih) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat...” (Qs 3:55) SO[/quote

Jangan mimpilah! Al-Quran menyebut pengikut Isa bukan Kristen. Orang Kristen adalah pengikut Paulus.

Empat belas dari 27 surat di Perjanjian Baru ternyata ditulis oleh manusia, yaitu Paulus. Waktu penulisannya setelah Yesus wafat.

Konsep Trinitas yang menyatakan Tuhan itu tiga dalam satu adalah hasil konggres dikota Nicea pada tahun 325 M. Trinitas bukan ajaran Yesus (Injil sejati) dalam bahasa Ibrani.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-09-19 15:11
~
Istilah “Kristen” memang tidak ada dalam Al-Quran, namun ada dalam Alkitab. Istilah ini adalah sebutan pertama kali bagi para rasul (murid Isa Al-Masih), mereka mengajarkan pengajaran yang di perintahkan Isa Al-Masih. Tetapi saat ini Kristen adalah suatu keluarga yang kepala keluarganya adalah Isa Al-Masih.

Keempat Injil dan surat-surat dalam Perjanjian Baru ditulis setelah Isa Al-Masih naik ke sorga. Walaupun ada sebagian di antara mereka yang tidak melihat langsung kehidupan Isa Al-Masih, namun ada banyak saksi mata yang dapat memberikan keterangan tentang kehidupan Isa Al-Masih.

Walaupun Isa Al-Masih tidak menggunakan istilah ”Trinitas” dalam pengajaran-Nya, namun Dia sendiri mengajarkan ajaran Trinitas. Hal ini dapat dilihat pada pesan terakhir yang disampaikan kepada para rasul-Nya. ”Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak (Isa Al-Masih) dan Roh Kudus” (Injil, Rasul Besar Matius 28:19).
~
SL
Quote
# orang bnyak salah 2011-09-22 14:15
*
Website ini memang benar, hanya bagi orang orang yang besar kepala dan yang mencatut ayat-ayat Allah sesuai keinginannya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-09-23 13:27
~
Website ini bukan kesombongan ataupun kebenaran diri sendiri, melainkan kenenaran Allah yang sesuai kitab suci Allah. Melalui website ini kami, ingin memperkenalkan siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya kepada setiap orang.

Kalaupun kami harus menggunakan ayat-ayat dalam Al-Quran , maka hanya ayat-ayat yang cocok dengan Alkitab yang kami yakini sebagai satu-satunya kebenaran Allah.

Oleh sebab itu kami mengundang Saudara untuk boleh merenungkan siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya pada artikel: isadanislam.com/.../....
~
SL
Quote
# orang bnyak salah 2011-09-22 14:17
*
Orang Nasrani beda sama orang Kristen. Orang Nasrani mengikuti Isa as yang diantaranya terkenal dengan hawariyyin. Sedangkan orang Kristen Tuhan mereka adalah Paulus dan rasul mereka banyak.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-09-23 13:46
~
Istilah Nasrani dan Kristen memang berbeda. Nasrani berasal dari 'Sekte Nasrani' yang sudah ada sebelum kelahiran Isa Al-Masih dan juga tidak ada kaitannya dengan nama kota asalnya Isa Al-Masih yaitu Nazaret. Sekte Nasrani adalah sekte Yahudi pra-Kristen.

Dalam Kitab-Suci umat Muslim, pengikut Isa Al-Masih disebut sebagai 'Nasrani' (Nashara, Qs. 5:82). Ini karena mengingat bahwa latar belakang Islam banyak berinteraksi dengan agama Yahudi (terutama di Medinah).

Sedangkan istilah “Kristen” digunakan tiga kali dalam Perjanjian Baru . Istilah ini pertama kali diberikan kepada pengikut Isa Al-Masih di Antiokhia (Injil, Surat Kisah Para Rasul 11:26) karena kelakuan mereka, kegiatan dan kata-kata mereka yang seperti Kristus (Isa al-Masih).

Orang Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih, bukan pengikut Paulus . Mereka menyembah Allah, tidak menyembah atau menuhankan Paulus .
~
SL
Quote
# La Duren 2011-11-25 10:51
*
Staff Isa dan Al-Quran yang terhormat.
Orang Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih, bukan pengikut Paulus. Mereka menyembah Allah, tidak menyembah atau menuhankan Paulus.

Menurut saya pengikut Isa Al-Masih adalah kaum Nasrani dan bukan Kristen,sekali lagi bukan Kristen. Istilah Kristen muncul setelah Isa Al-Masih wafat, di Yunani oleh Paulus istilah Kristen itu timbul. Jadi kesimpulannya pengikut Isa Al-Masih adalah kaum Nasrani dan Kristen adalah hasil dari pola pemikiran Paulus di Yunani.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-12-01 08:05
~
Nasrani bukan nama agama, melainkan sebutan untuk orang-orang yang mengikuti Isa Al- Masih. Mula-a Semula kata ini merujuk kepada semua umat Isa Al- Masih. Tapi kemudian, orang-orang Romawi menyebut umat Isa Al- Masih dari Antiokhia, Asia kecil dengan kata Kristen (Injil, Surat Kisah Para Rasul 11:26).

Agama Kristen-pun tidak menyelamatkan siapapun. Bukan agama baru yang dibutuhkan manusia yang terikat dalam kebutaan dan dosa, tetapi manusia membutuhkan seorang Juruselamat. Dengan mempercayakan seluruh hidup kita kepada Sang Juruselamat (Isa Al-Masih) maka kita akan mengalami pertolongan penyelamatan dari-Nya.
~
SL
Quote
# rondi 2012-01-21 19:22
*
Saya mau sedikit bertanya kepada saudara yang Muslim. Jika memang Islam adalah ajaran yang paling sempurna, berarti ajaran islam yang dibawa oleh nabi Muhammad adalah yang benar adanya, dan Muhammad pun juga telah mengetahui bahwa jika ingin masuk surga, dan mengenal Allah melalui agama Islam.

Tapi mengapa Muhammad tidak yakin bahwa ia masuk surga (pada hal ia mengklaim, mengenal sekali pribadi Allah) sedangkan seluruh nabi-nabi terdahulu sudah masuk surga semuanya.

Aneh tapi nyata, Muhammad mengkumandangka n kebenaran, keselamatan, kepastian (bahwa dia nabi terakhir yang disempurnakan) tapi tidak yakin masuk surga. Bukankah itu menandakan nabi Muhammad plin-plan?.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-01-31 20:01
~
Muhammad, selaku Nabiullah, penyambung lidah Allah, adalah yang paling erat bergaul dengan Allah, yang disembahnya.Dan Ia adalah orang paling mengerti sifat-sifat Allah. Oleh sebab itu seharusnya Muhammad adalah orang yang layak memperoleh sorga yang Allah sediakan.

Namun, apakah Muhammad meyakini ada ketulusan Allah tetang jaminan masuk sorga bagi dirinya?
Melalui doa Muhammad di bawah ini nampaklah betapa ia menyangsikan ketulusan Allah. Karena Allah dapat saja melakukan pengelabuahan terhadap dirinya.

“Ya Rabbi belalah aku dan jangan membela lawanku, buatlah aku jadi pemenang, bukan pecundang, rancanglah pengelabuan (tipu-daya) bagiku dan bukan melawan aku,” (doa permohonan Muhammad :kumpulan hadits shahih oleh Ibnu Abbas 3551).
~
SL
Quote
# grandma 2012-02-01 13:03
*
Nabi Muhammad adalah contoh tauladan kepada manusia. Dia pula mengajar bagaimana memohon doa. Doa adalah ibadah yang Nabi ajar kepada manusia selain sholat.

Nabi Muhammad hanya manusia sebagai utusan Tuhan. Dia bukan Tuhan Yang Maha Mengetahui.

Alkitab juga menyebutkan Yesus tidak tahu semua tentang kiamat. "Anak tidak tahu, malaikat pun tidak tahu hanya bapa yang tahu."

Mereka hanya mengajar apa yang Allah perintahkan!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-02-06 16:55
~
Bagi pengikut Isa Al-Masih doa bukan lagi suatu pilihan, melainkan sebagai “nafas hidup” . Tanpa doa, sesungguhnya kehidupan rohani orang Kriten mengalami gangguan, bahkan mungkin menyebabkan “sakit” secara rohani.

Saudara benar, bahwa Nabi Muhammad bukan Tuhan melainkan hanya utusan.

Isa Al-Masih bukan hanya utusan Tuhan. Dia adalah Kalimat Allah dan Roh Allah, pribadi yang terkemuka di dunia dan akhirat. Walaupun kemanusiaan-Nya tidak mengetahui hari kiamat, namun dalam ke-Allahan-Nya tidak sekedar tahu tentang hari kiamat, malahan Dia adalah pemegang peran utamanya.
~
SL
Quote
# Mitra 2012-08-24 14:19
*
Saudara Rondi,

Sudahkah anda mempelajari Al-Quran dan Hadist, dimana didalamnya lengkap menceritakan asal-usul Muhammad? Tolong tunjukkan di ayat mana dan hadist mana yang menyatakan Muhammad tidak yakin masuk surga. Anda salah besar. Anda perlu mengenal siapa Muhammad itu sebenarnya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-08-27 21:26
~
Saudara Mitra,

Inilah pengakuan Muhammad bahwa dia tidak yakin masuk sorga: "Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min” (Qs 47:19).

Lagi Qs 48:2 menekankan hal yang sama, “Supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang . . . . ”

Dua ayat ini menjelaskan bahwa Muhammad telah berdosa ketika dewasa dan akan terus berdosa. Sehingga dia tidak yakin akan keselamatan sorgawinya.

Inilah kebenaran tentang Muhammad: tinyurl.com/8f8hbew.
~
SO
Quote
# Senads 2012-09-03 12:49
*
Staff Isa dan Islam,

Kalian mengatakan bahwa Muhammad juga termasuk orang berdosa sebagaimana bunyi ayat dibawah ini.
“Supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang . . . ”
Dalam hal ini bukan Muhammad berdosa dan meminta maaf. Akan tetapi Yesus juga meminta maaf .

" Dan ampunilah kiranya kami(Yesus ) segala kesalahan kami(Yesus), seperti kami (Yesus) sudah mengampuni orang yang berkesalahan kepada kami" (Injil, Rasul Besar Matius 6:12).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-07 18:23
~

Kitab Suci menyatakan bahwa Isa Al-Masih sebagai Imam Besar “ Pengantara” atau ”Jalan” manusia kepada Allah haruslah bukan orang berdosa. Karena Allah kudus itu maka Pengatara-Nya haruslah kudus tanpa noda.

“Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,” (Injil, Surat Ibrani 7:26).

Injil, Rasul Besar Matius 6:9-13 yang dikenal dengan istilah “Doa Bapa Kami.” Nas ini dimaksudkan bukan Isa Al-Masih berdoa minta ampun akan dosa-dosa-Nya, melainkan mengajarkan kepada murid-murid-Nya tentang hal berdoa.
~
SL
Quote
# Rehan 2012-09-03 19:53
*
Saudaraku Staff IDI,

Saya adalah salah seorang yang senang juga mengikuti acara yang diselenggarakan oleh para Staff IDI. Setelah saya amati dengan seksama dan membaca aturan main situs ini kebanyakan acara ini didominasi pihak Staff IDI.

Seakan akan pihak Staff IDI saja yang benar dan yang lain dianggap salah. Dari sekian banyak responden yang saya baca yang saya anggap ada benarnya tiba tiba sudah dihapus oleh pihak Staff
IDI.

Saya menganggap hal itu tidak melanggar aturan main. Mohon dipertimbangkan oleh pihak Staff IDI. Terima kasih.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-06 08:31
~
Saudara Rehan,

Terima kasih atas kesetiaan Saudara mengikuti diskusi yang diselenggarakan oleh Staff IDI. Namun mohon maaf kalau kami terpaksa menghapus comment yang tidak berhubungan dengan isi artikel. Dan juga comments yang tidak memenuhi atau menyimpang dari Pedoman Memasukan Komentar.

Oleh sebab itu kami persilakan sebelum menuliskan comment untuk membaca dan memperhatikan Pedoman Memasukan Komentar.

Harap makhlum dan terima kasih.
~
SL
Quote
# bravo 2012-09-07 10:51
*
Para Staff IDA,

Berbicara tentang siapa Allah itu sebenarnya kita sama mengimani bahwa Allah itu ghaib.
Allah itu ada. Akan tetapi Allah itu tidak ada yang menyerupai/dise rupai. Kita tidak bisa berandai- andai untuk bisa mengenai-Nya seperti apa, bagaimana asal usul-Nya. Sebelum langit dan bumi beserta makhluk diciptakan, Allah itu sudah ada terlebih dahulu.

Apapun yang diinginkanNya, bagi-Nya cukup menyebut "Kun " jadilah, "Fayakun " maka jadilah apa apa yang diinginkanNya. Allah itu berdiri sendiri, tidak ada unsur unsur lain yang bergabung dengan keeksistensian- Nya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-10 18:33
~
Saudara Bravo,

Sebagaimana Allah menciptakan sesuatu hanya dengan mengucapkan “kun fayakun”, demikian juga Isa Al-Masih dalam mewujudkan kehendak-Nya hanya mengucapkan kalimat “jadilah.” Bahkan kalimat “jadilah” itulah yang selalu melekat pada diri Isa Al-Masih dalam melakukan mujizat.

Ketika Isa Al-Masih menyembuhkan orang yang sakit kusta, Dia hanya mengatakan “jadilah” sembuh. “Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya. menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir. ” Seketika itu juga lenyaplah penyakit kustanya”( Injil, Rasul Lukas 5:13 )

Lebih dari sekedar dapat menyembuhkan orang sakit, Isa Al-Masih mengatakan bahwa Dialah jalan keselamatan. "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”(Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SL
Quote
# Martin 2012-09-17 10:08
*
Staff Isa dan Islam,

Dalam agama anda sebetulnya ada berapa macam jenis kitab Injil. Dalam keterangan anda beberapa waktu yang lalu bahwa Alkitab adalah kumpulan macam Injil. Kalau tidak salah berjumlah lebih dari sepuluh malahan sampai ratusan. Akan tetapi akhirnya yang diakui adalah 4 kitab Injil ditambah Kitab Kisah Para Rasul.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Atas dasar apa keempat kitab Injil (kanonik) lah yang dinyatakan benar sedangkan yang lain dikatakan palsu.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-19 20:16
~
Saudara Martin,

Sebelumnya mohon maaf, karena comment Saudara tidak berhubungan dengan topik ini. 

Kalau Saudara memberi comment mengenai topik “Jalan Allah Dalam Taurat, Injil, dan Al-Quran” kami akan menanggapinya dengan senang. 

Namun jika Saudara berkenan untuk berdiskusi tentang Kitab Injil, Saudara dapat menuliskan comment pada link Mengapa Ada 4 Injil? Atau menulis email kepada

Demikian harap makhlum dan terima kasih.
~
SL
Quote
# Bravo 2012-09-22 07:52
*
Staff Isa dan Al-Quran,

Atas dasar apa anda jadikan Al-Quran sebagai pembanding/ruju kan Alkitab sehingga membuat situs ini? Pada hal menurut prinsip keyakinan anda bahwa umat Kristen tidak mengakui kenabian Muhammad beserta Al-Quran.

Akan tetapi dalam kenyataannya anda sudah begitu jauh masuk kedalam ajaran agama Islam dengan memberikan komentar yang berlebihan seolah olah ajaran agama andalah yang paling benar . Apakah ini tidak melanggar etika antara sesama umat beragama ? Apakah ini termasuk salah satu ajaran Yesus?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-26 05:10
~
Saudara Bravo,

Seperti yang telah kami jelaskan di halaman awal, tujuan situs ini adalah membantu umat beragama untuk memahami dengan benar Pribadi Isa Al-Masih, sesuai dengan yang tertulis dalam Al-Quran dan Alkitab.

Kalaupun kami menggunakan ayat Al-Quran, itu hanya sebagai refensi. Karena bagi kami kebenaran dalam Alkitab, itu lebih dari cukup.

“Firman-Mu adalah kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 17:17).
~
SL
Quote
# Wisynu 2012-09-23 14:22
*
Staff Isa dan Al-Quran,

Al-Quran memasyurkan Isa Al-Masih sebagai Pribadi terkemuka di dunia dan akhirat (Qs 3:45).

Akan tetapi Kristen memasyurkan Yesus sebagai Tuhan. Mana yang lebih pepuler Isa Al-Masih atau Ye
sus.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-26 05:13
~
Isa Al-Masih atau Yesus adalah nama pribadi yang sama, Dia adalah Kalimat Allah yang telah menjadi manusia. Dia adalah orang Yahudi bukan orang Arab, lahir di Betlehem kota Daud.

Kalaupun umat Kristen memuliakan Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat, karena Allah melalui malaikat Gabriel telah mewahyukannya dalam Injil.

Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. (Injil, Rasul Lukas 2:10-11)
~
SL
Quote
# Bilal 2012-10-09 20:20
*
Staff Isa dan Al-Quran,

Maaf anda dari Staff IDI. Dalam hal ini anda menerangkan pribadi Isa Al-Masih menurut Alkitab dan Al-Quran.Untuk apa anda menunjuk kitab Al-Quran bukan kitab-kitab lain. Dalam satu sisi anda terang terangan tidak mempercayakan akan ayat-ayat Al-Quran apalagi terhadap Muhammad.

Apakah anda cuma sekadar mengutip ayat-ayat yang kira-kira cocok dengan ayat-ayat Alkitab anda?

Lalu bagaimana seandainya ada ayat ayatnya yang berbeda apakah anda mengatakan ayat-ayat Al-Quran tidak benar? Mohon penjelasannya?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-10-11 14:29
~
Saudara Bilal,

Kalaupun kami menggunakan ayat-ayat Al-Quran itu karena sejak semula tujuan dari situs Isa dan Al-Quran adalah untuk menolong umat beragama untuk mengetahui Isa Al-Masih menurut Alkitab dan Al-Quran.

Kitab Taurat, Zabur, dan Injil sebagai wahyu Allah tidak ada ayat-ayat dalam kitab tersebut yang saling bertentangan. Justru Kitab Injil, isinya adalah penggenapan nubuat yang disampaikan oleh para nabi yang terdapat dalm kitab Taurat dan Zabur.

Pertanyaannya, mungkinkah Allah yang telah berbicara dalam Taurat, Zabur dan Injil, menyampaikan wahyu yang berbeda seperti yang ada dalam Al-Quran? Apakah Allah yang berbicara dalam Injil adalah Allah yang sama, yang berbicara dalam Al-Quran?. Bila sama, tentunya wahyu yang disampaikan tidak akan ada perbedaan.

Namun seandainya ada ayat-ayat dalam Al-Quran yang bertentangan dengan Alkitab, tentunya kami menggunakan wahyu Allah pada kitab-kitab yang terdahulu.
~
SL
Quote
# cak gimin 2012-10-15 18:11
*
Nabi Isa berkata dalam Al-Quran: “Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus” (Qs 3:51).

Dan kafirlah mereka yang telah menyembah Isa Al-Masih.
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun” (Qs. 5:72).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-10-17 14:10
~
Saudara Cak Gimin,

Jangan lupa bahwa Al-Quran juga menunjukkan jalan lurus dan petunjuk-petunj uk yang diikuti agar manusia dapat mencapai sorga.

“Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat karena itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus …” (Qs 43:61).

Jalan lurus adalah jalan yang membawa orang kepada Allah di sorga. Isa Al-Masih sebagai jalan lurus mengatakan: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Al-Quran juga menyatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih adalah orang-orang yang dimuliakan Allah.“... dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).
~
SL
Quote
# alhy 2013-03-04 13:49
*
Mau menjadi pengikut Muhammad SAW ataupun pengikut Isa Al-Masih AS, tidak menjadi masalah selama tidak menuhankan kedua orang tersebut. Dan benar-benar bertuhan kepada Tuhan yang satu yakni Tuhan pencipta bumi dan langit. Hal ini berarti sudah menjadi satu tujuan. Karena tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah yang menurunkan kitab Taurat, Zabur, Injil, Al-Quran.dan memperkenalkan diriNya lewat kitab-kitab tersebut.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-03-06 15:51
~
Dalam Kitab Suci, Isa Al-Masih memerintahkan pengikut-Nya untuk menyembah Tuhan yang esa, Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa" (Injil, Surat Markus 12:29).

Kata esa dalam pengakuan iman Israel sekali-kali bukan dimaksud guna menekankan kepada satunya angka secara matematis. Sebab hal yang demikian memang tidak pernah dihadapi oleh Israel. Israel tidak pernah dihadapkan dengan persoalan: ada Allah satu atau lebih dari satu.

Bagi umat Israel TUHAN atau YHVH adalah satu-satunya Tuhan. Di luar TUHAN tidak ada yang dapat disebut Tuhan. Sebab bagi Israel hanya TUHAN-lah yang di dalam firman dan karya-Nya telah memperkenalkan diri sebagai Allah.

Dan bagi orang Kristen, TUHAN yang esa itu telah memperkenalkan diri-Nya dalam pribadi Isa Al-Masih.

"Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus" (Injil, Surat 1 Timotius 2:5).
~
SL
Quote
# alhy 2013-03-04 14:03
*
Kenapa orang Kristen makan babi?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-03-06 15:53
~
Sebenarnya kami senang apabila saudara memberikan komentar tentang isi artikel "Jalan Allah Dalam Taurat, Injil, dan Al-Quran"

Perlu diketahui, makanan yang diharamkan dalam Perjanjian Lama bukan hanya babi, diantaranya yaitu : kepiting asam-manis, unagi/ belut, cumi , sate kelinci, kerang rebus, udang, pecel lele, kodok goreng, kelelawar, biawak, siput, sate ular, dan lain-lain (Taurat, Kitab Imamat 11:1-47).

Saat Isa Al-Masih di dunia, Dia tidak mengharamkan lagi daftar binatang haram yang tertulis dalam Taurat, Kitab Imamat 11. Isa Al-Masih mengajarkan apapun dari luar tidak menajiskan manusia, tetapi apa yang keluar itu yang menajiskannya, sebab dalam hati orang timbul pikiran jahat (Injil, Rasul Markus 7:20,21).

Sebagai orang Kristen, walaupun tidak ada larangan makan babi/ kepiting / dan lain lain, kami lebih banyak mengkonsumsi sayuran/ makanan nabati, untuk menjaga kesehatan.
~
SL
Quote
# adriansyah 2013-04-04 17:43
*
Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: ”Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan "(Injil, Rasul Besar Matius 3:17).

Suara yang terdengar dari langit itu adalah suara Tuhan yang mengasihi dan berkenan terhadap Anak-Nya yaitu Yesus. Jika Yesus disebut Tuhan, suara Tuhan yang mana lagi yang Ia dengar, bukankah Tuhan cuma satu?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-04-09 09:48
~
Isa Al-Masih disebut Anak Allah sebab Roh Allah tinggal di dalam Dia. Dan Dialah yang satu-satunya melaksanakan kehendak Allah sebagai Juruselamat bagi umat manusia yang berdosa di bumi. Maka Dia disebut "yang dikasihi Bapa" sebagai mana ungkapan "Inilah Anakku yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan" (Injil, Rasul Besar Matius 3:7).

Allah Alkitab adalah Allah Tritunggal, Istilah Tritunggal adalah tiga kepribadian yang berbeda dalam satu esensi. Saat pembaptisan menjadi suatu contoh, bahwa ketiga-Nya: Allah Bapa, Kalimat Allah, dan Roh Allah menyatakan diri dalam waktu yang bersamaan.

Isa Al-Masih mendengar suara Bapa tidak menjadikan bukti bahwa Dia bukan Allah.

Alkitab menuliskan suatu bukti bahwa Allah dapat berbicara dengan Allah di dalam ke-Esaan-Nya.  
“Demikianlah firman TUHAN ke pada tuanku: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu" (Zabur, Kitab Mazmur 110:1).
~
SL
Quote
# adriansyah 2013-04-10 07:44
*
Allah berbicara dengan Allah, berarti Allah ada 2 Allah yang esa.
Tunjukkan buktinya!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-13 09:11
~
Saudara Adriansyah,

Kitab Suci Allah menyatakan kepada kita bahwa Allah itu tiga peribadi yang esa.

Salah satu bukti bahwa Allah berbicara kepada Allah terdapat juga dalam Injil, Surat Ibrani 1:8, "Tetapi tentang Anak (Isa Al-Masih) Ia (Allah) berkata: "Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran."

Bahkan Isa Al-Masih sendiri menyatakan bahwa Dia dan Allah adalah satu. "Aku dan Bapa adalah satu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).
~
SL
Quote
# adriansyah 2013-05-18 07:49
*
Ayat anda sungguh tidak dapat dipahami." Tetapi tentang Anak (Isa Al-Masih) Ia (Allah) berkata: "Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran"(Injil, Surat Ibrani 1:8).

Tuhan umat Kristen bicara sama Allah yang sesungguhnya yaitu Allah yang Esa. Itu yang benar.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-22 10:02
~
Saudara Adriansyah,

Kami menyadari kalau saudara tidak dapat memahami ayat referensi yang saya tuliskan, karena saudara mengenal Isa Al-Masih hanya sebagai utusan Allah.

Bahkan Isa Al-Masih sendiri mengatakan bahwa tidak ada seorangpun yang dapat mengenal tentang diri-Nya kalau Dia dan Allah tidak menyatakan kepadanya.

“Tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya” (Injil, Rasul Besar Matius 11:27).

Apabila saudara ingin mengenal Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, kami persilakan saudara membuka pintu hati dan mengundang Dia masuk.

“ Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya” (Injil, Surat Wahyu 3:20).
~
SL 
Quote
# adriansyah 2013-05-24 07:54
*
Jika Yesus adalah Tuhan oleh karena Dia lahir atas bantuan penuh Roh Kudus dari seorang perawan muda (Maria), mengapa Yohanes Pembaptis yang juga lahir atas bantuan penuh Roh Kudus dari seorang perempuan mandul yang tua (Elisabet) tidak menjadi Tuhan?

Jika Yesus adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa Dia selama hidupnya hanya berkeliling di wilayah Israel saja, padahal manusia pada waktu itu sudah tersebar luas di seluruh penjuru bumi?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-24 13:43
~
Walaupun ada nabi-nabi lain yang lahir karena mujizat, namun mereka adalah manusia biasa.

Bagaimana dengan Isa Al-Masih? Dia dilahirkan oleh seorang perawan (Qs 19:19). Dia hidup suci tanpa dosa (Qs 19:19). Dia mengerjakan banyak mujizat tanpa minta pertolongan Allah (Qs 3:49). Dia disebut “Kalimat Allah” (Qs 3:39). Oleh sebab itu tidak salah ketika memuliakan Isa Al-Masih dengan mengatakan Ia, “. . . seorang terkemuka di dunia dan di akhirat . . .” (Qs 3:45). Hal ini tidak dikatakan tentang seorang nabi lain.

Dia sekarang berada di sorga, bukan di kuburan seperti semua nabi lain, termasuk Muhammad.  Juga Isa Al-Masih akan kembali sebagai Hakim Adil (Sahih al-Bukhari 3:43:656).

Dalam keberadaan-Nya sebagai manusia Isa Al-Masih hanya melayani di sekitar umat Israel. Namun dalam keilahian-Nya, Isa Al-Masih hadir di dalam setiap orang yang membukakan pintu hati bagi-Nya.

“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya” (Injil, Surat Wahyu 3:20). 
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-06-14 11:25
*
Kalau mengutip ayat Al-Quran jangan dipotong! Kalian tidak akan dapat memahami secara luas. Kalian terlalu sombong dan tidak pernah mencari kebenaran itu berada.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-06-14 15:44
~
Kami tidak perlu mencari-cari kebenaran lagi karena Isa Al-Masih sendiri adalah kebenaran.

Kalaupun umat beragama selalu meminta jalan kebenaran dalam setiap kali sholat. "Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat"(Qs 1:6-7).

Bahkan nabi-nabi dalam kitab suci banyak menceritakan tentang jalan kebenaran, tetapi Isa Al-Masih mengatakan, "Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Isa Al-Masih tidak hanya memberi nasehat dan pengarahan. Dia menuntun dan memimpin secara pribadi setiap hari orang yang datang kepadaNya. Dia tidak menunjukkan tentang jalan kebenaran itu, tetapi Dia adalah jalan kebenaran itu.
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-06-15 09:20
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
"Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."(Qs 1:6-7)
~
SL

Anda mengutip Surah Al-Fatihah, namun anda tidak faham dengan tafsir Al-Quran. Yang kalian pelajari hanyalah arti dalam kasat mata tidak secara luas dan tidak secara mendalam.

Sekarang saya tanya apakah kalian tau apa makna ayat pada Surah Al-Fatihah yang anda kutip?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-06-21 12:13
~
Saudara Muhammad Fahmi,

‘Jalan orang-orang yang telah beroleh ni’mat’ yang ditulis dalam (Qs 1:6-7) tentunya jalan ke sorga, sebab ni’mat yang paling puncak adalah sorga yang kekal!

Namun, pada umumnya umat Muslim mengartikan ini sebagai taqwa kepada Allah. Jika memang taqwa itu ‘jalan’ yang lurus, dan umat Muslim yang bersangkutan sudah taqwa, apa perlunya mereka mohon ditunjukkan lagi?

Pasti yang dimaksud dengan kalimat Al-Faathihah itu adalah sesuatu yang berbeda, yang belum dikenali, sehingga perlu dimohon dan ditunjuki!

Isa al-Masih sebagai “Jalan” ke sorga menjawab: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”(Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Datanglah pada Isa Al-Masih, sebab Dialah jalan untuk keselamatan yang menuju sorga.
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-06-15 09:27
*
Begini saja siapapun staf di sini, kalau ingin berdebat secara sehat silakan lewat facebook saya. Jika memang ajaran yang kalian anut itu benar!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-06-21 12:16
~
Saudara Muhammad Fahmi,

Yang menjadi pokok utama artikel di atas, Jalan Allah Dalam Taurat, Injil, dan Al-Quran.  Kami masih ingin pendapat para mukmin mengapa Isa Al-Masih dinyatakan sebagai Jalan Allah satu-satunya menuju sorga?

Dan kami dengan senang akan menanggapi komentar saudara yang sesuai dengan topik artikel ini. Kami tidak bermaksud untuk berdebat dengan siapapun.

Namun bila saudara ingin memberi komentar yang berbeda, silakan kirim lewat email ke staf kami di: .

Demikian, kami harap diskusi kita akan menjadi semakin terarah dan tidak keluar dari topik artikel.

Terimakasih.
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-06-22 11:15
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Saudara Muhammad Fahmi,

‘Jalan orang-orang yang telah beroleh ni’mat’ yang ditulis dalam (Qs 1:6-7) tentunya jalan ke sorga, sebab ni’mat yang paling puncak adalah sorga yang kekal!

Namun, pada umumnya umat Muslim mengartikan ini sebagai taqwa kepada Allah. Jika memang taqwa itu ‘jalan’ yang lurus, dan umat Muslim yang bersangkutan sudah taqwa, apa perlunya mereka mohon ditunjukan lagi?
~
SL

Nah itulah yang aku maksud tafsir Al-Quran yang kalian maksud tidak berilmu.
Sungguh kalian itu memang benar asal-asal saja dan tidak bisa mentafsirkan. Tolong di halaman about us milik kalian diganti.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-06-26 15:48
~
Saudara Muhammad Fahmi,

Sebenarnya tanpa penafsiran yang berbeli-belit, maksud kalimat ”jalan lurus” sudah jelas. Karena istilah “jalan lurus” bukan hanya ada dalam Al-Quran.
Ada cukup banyak ayat-ayat Alkitab yang membicarakan tentang hal ini. Misalnya: “Tunjukkanlah jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, dan tuntunlah aku di jalan yang rata oleh sebab seteruku.” (Zabur, Kitab Mazmur 27:11)

Bahkan Alkitab memberikan peringatan yang tegas bahwa tidak semua jalan lurus itu menuju kepada Allah di sorga. “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut” (Zabur, Kitab Amsal 14:12).

Oleh sebab itu sebagai jalan menuju ke sorga, Isa Al-Masih mengatakan: “Akulah jalan.Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Sudahkah saudara menemukan jalan ke sorga? Jika belum, percayalah dan terimalah Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi!
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-06-22 11:19
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Umat Muslim berusaha masuk sorga dengan melakukan amal dan kesalehan dalam wadah rukun Islam. Walaupun amal-ibadah itu dilakukan dengan baik namun tidak ada kepastian “Insya Allah” masuk sorga.
~
SL

Hanya amal yang menyelamatkan manusia. Aku tidak percaya bahwa Yesus kalian menebus dosa. Hanya Allah SWT yang dapat menghapus segala dosaku atas kehendaknya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-06-26 15:44
~
Memang Alkitab menegaskan bahwa hanya Allah saja yang dapat menghapus dosa manusia. “Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu” (Kitab, Nabi Yesaya 43:25).

Namun Alkitab juga menjelaskan bahwa Isa Al-Masih telah menyerahkan diri-Nya mati disalib untuk menyucikan dosa semua manusia. “dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa”(Injil, Surat 1 Yohanes 1:7).

Jadi Isa Al-Masih adalah Allah yang telah menjadi manusia mati disalib untuk menyelamatkan semua manusia yang percaya kepada-Nya.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia,..” (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).
~
SL
Quote
# amik 2013-06-28 15:07
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Memang Alkitab menegaskan bahwa hanya Allah saja yang dapat menghapus dosa manusia. “Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.” (Kitab, Nabi Yesaya 43:25)
~
SL

Anda tahu bahwa hanya Allah yang bisa menghapus dosa manusia tapi kenapa Yesus yang menebusnya?
Apakah Yesus menyatakan bahwa dirinya itu Tuhan? Dan apakah Dia menyuruh kalian untuk menyembahNya?
Apakah dengan asal percaya pasti selamat, sampai aku wafat aku nggak akan percaya?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-03 15:02
~
Isa Al-Masih adalah Allah yang telah menjadi manusia. Sebagaimana Allah dalam menciptakan segala sesuatu hanya mengatakan dengan kalimat “Jadilah.”

Demikian juga dengan Isa Al-Masih, Dia berkuasa untuk mengampuni dosa manusia. Oleh sebab itu sangatlah tepat kalau Dia mengatakan:”Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" (Injil, Rasul Lukas 5:24) .

Isa Al-Masih tidak pernah berkata, "Akulah Allah, sembahlah Aku!" Sebab kalau Isa Al-Masih berkata demikian, sudah dapat dipastikan Dia akan disebut sebagai penipu, penghujat, atau gila.

Isa Al-Masih tahu akan ini. Yang Dia inginkan agar orang-orang mengenal siapa Dia melalui perbuatan-Nya yang nyata.

Melalui ayat-ayat Alkitab ternyata kita dapat mengetahui bahwa perbuatan Isa Al-Masih secara tidak langsung mengklaim bahwa sebenarnya Dia adalah Allah yang layak disembah.

Salah satu bukti bahwa Isa Al-Masih berkuasa dapat kita melihat dalam Kitab Injil Yohanes. Isa berkata, “ Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati ” (Injil, Rasul Besar Yohanes 11:25) .
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-06-28 15:11
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Namun Alkitab juga menjelaskan bahwa Isa Al-Masih telah menyerahkan diriNya mati disalib untuk menyucikan dosa semua manusia. “dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.”(Injil, Surat 1 Yohanes 1:7)

Jadi Isa Al-Masih adalah Allah yang telah menjadi manusia mati disalib untuk menyelamatkan semua manusia yang percaya kepada-Nya.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia,..” (Injil, Kisah Para Rasul 4:12)
~
SL

Menurut anda ketika Allah menjadi Yesus, lalu siapa yang menjadi Tuhan? Yesus hanyalah seorang Yudas yang wajahnya dimiripkan oleh Allah seperti nabi Isa.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-03 15:06
~
Pandangan yang mengatakan ketika Allah menjadi Yesus dan selama di dunia ini Yesus itu hanya manusia biasa, bukan Tuhan adalah salah.

Yesus Kristus adalah Firman Allah yang tak terbatas ketika menjadi manusia, tabiat ke-Allahan dan ke-manusiaan-Ny a melakat dalam satu pribadi. Hakekat ke-Allahan dan ke-manusiaan ini adalah ciri khas Yesus, yang membuat-Nya berbeda dari para nabi ataupun orang kudus manapun.

Sebab dari kodrat-Nya, Allah tidak mungkin berhenti menjadi Allah, ataupun berubah dari yang sempurna menjadi tidak sempurna.

Allah yang sejati tidak perlu membuat Yesus tiruan karena Dia berkuasa membebaskan Yesus dari kayu salib. Dan kalaupun yang disalib adalah seorang pengkhianat seperti Yudas tidaklah mungkin, ketika sekarat mengeluarkan perkataan: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat” (Injil, Rasul Lukas 23:34).
~
SL
Quote
# fahmi azain 2013-06-28 15:23
*
Selanjutnya marilah kita selidiki peristiwa penyaliban Yesus/Tuhan menurut iman Kristen:
Makna/pesan dari peristiwa penyaliban tersebut tentunya bertolak belakang dengan makna/pesan dari kisah-kisah penghukuman Tuhan di atas.

Makna/pesan penyaliban tersebut tidak lain adalah:
Tuhan harus mengabdi kepada manusia!; Tuhan harus tunduk kepada manusia!; Tuhan harus binasa untuk manusia!

Dengan demikian maka manusia tidak perlu lagi repot-repot mentaati perintah-perint ah Tuhan maupun menjauhi segala larangan-Nya, toh Tuhan telah menebus dosa manusia dan menyelamatkan manusia dengan ceceran darah-Nya!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-03 15:09
~
Alkitab mengajarkan bahwa Allah itu mahasuci dan mahakasih.

Allah yang mahasuci dan adil itu menuntut penghukuman atas dosa. Dia tidak bisa membiarkan dosa apapun ---sekecil bagaimanapun. Atas dasar kebenaran-keben aran ini, semua orang harus masuk neraka!

Ternyata Allah yang mahasuci, adalah juga Allah yang mahakasih! Allah begitu mengasihi manusia, Dia menghendaki semua orang diselamatkan. Artinya Allah tidak mau manusia masuk neraka. Kasih Allah maunya membawa semua orang ke sorga.

Namun Allah yang mahasuci dan mahakasih adanya itu, adalah juga Allah yang mahabijak. Melalui kematian Isa Al-Masih di kayu salib penghukuman atas dosa dan kasih Allah bertemu.

Orang Kristen yang sesungguhnya tidak mungkin hidup “bergelimpangan ” dosa. Karena ia selalu mengingat Allah itu penuh kasih, tapi Dia juga sangat keras terhadap dosa!
~
SL
Quote
# Manda Detriko 2013-07-04 16:56
*
“Segala puji bagi Allah yang Awal & yang Akhir dan baginda Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat-sahabat nya.”(Qs 2:62)

Saya cinta terhadap Nabi Isa dan Nabi Muhammad SAW dan rasul-rasul lainya. Tapi untuk menganggap satu dari beliau Tuhan, tentu jawaban kami orang berakal adalah: "Tidak Tuhan Kami Adalah Tuhan Yang Maha Esa."

Janganlah kita di akhirat nanti (Neraka) termasuk yang ditanyakan "Apakah belum datang kepadamu seorang yg memberi peringatan?"
Assalamualaikum Wr. Wb.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-17 14:56
~
Kalau saudara mencintai Isa Al-Masih tentunya saudara akan menurut apa yang dikatakan-Nya. Dalam Kitab Suci Allah, Isa Al-Masih berkata:”Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:15).

Perintah Isa Al-Masih diberikan bukan untuk membebani kita melainkan memberikan kelegaan bagi kita. ”Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Injil, Rasul Besar Matius 11:28).

Dan yang paling penting bagi kita adalah Dia sanggup menyelamatkan kita dari kebinasaan kekal di neraka. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Orang yang paling bahagia adalah orang yang mempunyai kepastian masuk sorga, bukan?
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-07-14 19:13
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Alkitab mengajarkan bahwa Allah itu mahasuci dan mahakasih.
~
SL

Agama Kristen itu dari mana?
Yesus itu hanya diutus untuk domba-domba yang hilang dari Israel bukan Kristen.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-17 14:50
~
Kamus Webster mendefinisikan orang Kristen sebagai “orang yang mengaku percaya kepada Yesus sebagai Kristus, atau percaya kepada agama yang berdasarkan pengajaran Yesus.”
Para pengikut Yesus Kristus pertama kali digelari “Kristen” di Antiokhia (Injil, Surat Kisah Para Rasul 11:26). 

Anugerah keselamatan dari Allah melalui Yesus Kristus bukan hanya untuk umat Israel saja, tetapi juga berlaku untuk umat Muslim.

Memang semasa pelayanan-Nya di dunia, Yesus hanya memerintahkan murid-murid-Nya agar pergi ke bangsa Israel saja. Namun pada akhir pelayanan-Nya di dunia, sebelum terangkat ke sorga, Yesus Kristus memerintahkan murid-murid-Nya untuk memberitakan Injil sampai ke ujung bumi.

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi" (Injil, Kisah Para Rasul 1:8).
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-07-14 19:17
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Pandangan yang mengatakan ketika Allah menjadi Yesus dan selama di dunia ini Yesus itu hanya manusia biasa, bukan Tuhan adalah salah.
~
SL

Menurut anda bahwa Yesus itu Tuhan yang menjelma menjadi manusia. Jika Dia adalah Tuhan maka haruslah Dia bisa menghapus dosa manusia tanpa harus disiksa.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-17 14:48
~
Kesucian Allah tidak dapat kompromi dengan dosa sekecil apapun.  Allah yang adil menuntut hukuman atas dosa “Upah dosa adalah maut” (Injil, Surat Roma 6:23).

Selain itu Allah adalah kasih. Allah yang maha kasih berkehendak untuk membebaskan manusia dari hukuman neraka.

Oleh sebab itu untuk memenuhi kasih dan keadilan Allah, maka Yesus Kristus yang adalah Kalimat Allah harus mati di kayu salib menggantikan manusia berdosa.

“Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (Injil, Surat 2 Korintus 5:21).
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-07-18 04:28
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Orang yang paling bahagia adalah orang yang mempunyai kepastian masuk sorga, bukan?
~
SL

Kalian bilang akan masuk surga?
Sesungguhnya itu hanyalah angan-angan kalian. Buktikan jika kalian memang orang yang benar!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-19 15:51
~
Apakah saudara ingin memiliki kepastian hidup kekal dan masuk surga saat meninggalkan dunia ini? Percayalah kepada Isa Al-Masih sebagai Juruselamat.

Allah ingin kita memiliki kepastian itu. Alkitab mengatakan, “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal” (Injil, Surat 1 Yohanes 5:13).

Tuhan itu mengasihi kita dan telah menyediakan cara untuk kita mendapat kepastian di mana kita akan melewati kekekalan. Untuk ini Alkitab mengatakan, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-07-18 04:45
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Kesucian Allah tidak dapat kompromi dengan dosa sekecil apapun. Allah yang adil menuntut hukuman atas dosa “Upah dosa adalah maut” (Injil, Surat Roma 6:23).
SL

Jika menurut kalian upah dosa adalah maut kenapa setiap orang Kristen yang berdosa tidak dibunuh saja agar dosanya diampuni?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-19 15:57
~
Allah Al-Quran cenderung melakukan pembunuhan terhadap siapapun yang dianggap berdosa, seperti yang tertulis dalam (Qs 9:5) “Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian.”

Hal ini berbeda dengan Allah dalam Alkitab. Memang, Dia membenci dosa. Tetapi Dia sangat mengasihi orang berdosa. Ia menginginkan semua umat manusia binasa di neraka.

Allah menghendaki saudara dan saya selamat! Alkitab mengatakan bahwa Allah, “...yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran” (Injil, Surat 1 Timotius 2:4).

Allah tidak mempedulikan kehidupan lama kita. Yang terpenting bagi Dia adalah kemauan kita untuk mempercayai dan berseruh kepada-Nya.

“Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan” (Injil, Kisah Para Rasul 2:21).
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-07-18 04:49
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Kamus Webster mendefinisikan orang Kristen sebagai “orang yang mengaku percaya kepada Yesus sebagai Kristus, atau percaya kepada agama yang berdasarkan pengajaran Yesus.”
Para pengikut Yesus Kristus pertama kali digelari “Kristen” di Antiokhia (Injil, Surat Kisah Para Rasul 11:26).
~
SL

Tapi kenapa ketika Yesus di salib, Dia memanggil-mangg il Bapa-Nya dan dia berkata "Bapa! Bapa! Kenapa engkau meninggalkan-Ku ? Itu berarti Yesus tidak rela jika Dia disalib!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-23 10:45
~

Ketika Isa Al-Masih ada di atas salib, Dia tidak pernah memanggil Allah untuk minta tolong. Ucapan yang Dia sampaikan di salib, adalah ungkapan kesedihan Isa Al-Masih, yang menjadi satu kebiasaan bagi bangsa Israel ketika mereka mengalami kesengsaraan atau kematian. “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?" (Zabur, Kitab Mazmur 22:2).

Seruan Isa Al-Masih di atas salib ini juga sebagai penggenapan kitab nabi-nabi terdahulu yang telah menubuatkan tentang diri-Nya. Kalimat itu sudah ada beberapa abad sebelumnya di Mazmur [Zabur]: “Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Rusa di kala fajar. Mazmur Daud. Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku” (Zabur, Kitab Mazmur 22:1-2).

Dan ketika Isa Al-Masih benar-benar mengalami kesengsaraan di atas kayu salib, Dia tidak pernah menyesal. Karena mati salib adalah rencana Allah di dalam Isa Al-Masih untuk menyelamatkan manusia berdosa.Kitab Suci Allah berkata, “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran ” (Injil, Surat 1 Petrus 2:24).

Memang Al-Quran sulit menerima bahwa Anak Allah mati tersalib, tetapi itulah inti berita dalam Alkitab.
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-07-28 10:42
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Ketika Isa Al-Masih ada di atas salib, Dia tidak pernah memanggil Allah untuk minta tolong. Ucapan yang Dia sampaikan di salib, adalah ungkapan kesedihan Isa Al-Masih, yang menjadi satu kebiasaan bagi bangsa Israel ketika mereka mengalami kesengsaraan atau kematian. “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?" (Zabur, Kitab Mazmur 22:2).
~
SL

Dari kutipan ayat tersebut saya tidak mengatakan Yesus yang disalib minta tolong tapi bisakah anda berfikir bahwa dia berkata seperti itu karena Dia bukanlah Tuhan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-02 10:30
~
Perlu diketahui bahwa Yesus Kristus yang satu pribadi itu memiliki dua natur yang berbeda, yaitu natur Allah yang sempurna dan natur manusia yang sempurna.

“'Eli, Eli, lama sabakhtani?'” itu menyerukan kepahitan yang dialami Isa Al-Masih karena Dia harus terpisah dari Allah Bapa karena Ia harus menanggung dosa manusia. Karena hukuman dosa adalah keterpisahan.

Kalau Yesus menanggung hukuman dosa, maka Dia harus mengalami keterpisahan (dan kematian) Allah. Keterpisahan itulah yang menyakitkan hatiNya.

Mengapa Allah harus pergi? Sebab kalau tidak demikian Isa Al-Masih tidak akan pernah bisa mati. Dan ini adalah keharusan/ cawan pahit yang harus diterima oleh Isa bahwa Dia harus mati sebagai “kurban” atas dosa-dosa manusia.

Oleh karena keterpisahan itu, setiap kita yang percaya pada-Nya dan mengaku bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Juru Selamat telah ditebus oleh-Nya. Kita dipersatukan kembali dalam komuni yang kudus dengan Allah.
~
SL
Quote
# muhammad fahmi 2013-07-28 10:45
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Allah Al-Quran cenderung melakukan pembunuhan terhadap siapapun yang dianggap berdosa, seperti yang tertulis dalam (Qs 9:5) “Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian.”
~
SL

Maksud ayat tersebut bukanlah seperti itu, ayat tersebut menerangkan bahwa jangan membunuh pada bulan haram!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-02 10:26
~
Dalam Al-Quran (Qs 9:5) Allah memerintahkan agar umat Muslim tidak membunuh pada bulan haram. Tetapi Isa Al-Masih memerintahkan agar umat Kristen kita saling mengasihi.

Bagi umat Kristen, hidup mengasihi adalah sebuah keharusan/sebua h perintah yang mau tidak mau harus kita lakukan. Tidak perduli karakter kita pendiam, periang, tegas, bahkan keras sekalipun, tetap kita harus punya kasih.

Bila dalam hidup kita orang Kristen, sama sekali tidak ada kasih, maka sudah dapat dipastikan bahwa kita bukan orang Kristen, sekalipun identitasnya Kristen.

“Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi” (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:34).
~
SL
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-07 08:56
~
Staf IDI mengucapkan terimakasih untuk setiap komentar yang diberikan. Kami berharap agar komentar yang masuk hanya menanggapi tiga pertanyaan di bawah ini:

1. Mengapa umat Muslim berdoa selalu memohon jalan dari Allah, “Tunjukilah kami jalan yang lurus?” (Qs 1:6).
2. Bagaimana pandangan nabi-nabi tentang jalan Allah?
3. Mengapa Isa Al-Masih menyatakan diri-Nya sebagai satu-satunya jalan kepada Allah?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, maaf bila terpaksa kami hapus. Dan bila saudara ingin memberi komentar yang berbeda, silakan kirim lewat email ke staf kami di: .

Demikian, kami harap diskusi kita akan menjadi semakin terarah dan tidak keluar dari topik artikel.

Terimakasih.
~
SL
Quote
# ddd 2013-08-18 09:02
*
Satunya pernikahan kudus, sedangkan satunya tidak.
Satunya ajaranya disebarkan lewat kasih, mujizat, dan dianiaya. Sedangkan satunya ajaranya disebarkan lewat hal- hal yang bertentangan dengan kasih.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-23 08:11
~
Saudara DDD,

Kami mengucapkan terimakasih atas komentarnya. Kami juga mohon maaf kalau terpaksa harus mengedit dan menghapus sebagian komentar saudara agar pembaca yang lain tidak salah paham.

Bukankah sebagai pengikut Isa Al-Masih, kita harus mengamalkan ajaran-Nya, bukan?
“Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih,  jangan hambar, sehingg a kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang”  (Injil, Surat Kolose 4:6).

Demikian harap makhlum dan terima kasih.
~
SL
Quote
# guardian mooslem 2013-09-27 20:25
*
Berarti anda yang berdosa akan masuk neraka kan?
Anda juga mengatakan kalau ingin mencapai sorga harus dari melalui pribadi yang suci, kami agama Islam menyembah Allah yang suci. Mengapa anda berfikir kalau Islam itu berdosa?
Jadi yang harus di percayai adalah Yesus yang berada di tiang salib?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-08 07:39
~
Alkitab menyatakan bahwa semua orang telah berbuat dosa. Artinya baik orang beragama maupun yang tidak beragama berada dalam belenggu dosa. “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Injil, Surat Roma 3:23)

Akibat dosa adalah kebinasaan kekal di neraka. Namun Allah yang maha suci itu juga Allah yang mengasihi manusia berdosa maka Dia rela turun dari sorga dalam pribadi Isa Al-Masih. Kemudian Dia mati di kayu salib untuk menebus manusia dari hukuman dosa.

“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (Injil, Surat Roma 6:23).

Jadi kalau manusia ingin selamat dari hukuman kekal di neraka tidak cara lain kecuali menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat. Mengapa demikian? Karena "Keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain didalam Dia,sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).
~
SL
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-11-12 16:00
~
Saudara Muslim Sejati,

Mohon maaf kalau kami harus menghapus komentar saudara, karena komentar saudara tidak sesuai dengan topik artikel “Jalan Allah Dalam Taurat, Injil, dan Al-Quran.”

Kami akan menanggapi dengan senang apabila saudara memberikan komentar yang sesuai dengan topik tersebut. Namun apabila saudara menginginkan diskusi dengan topik yang lain, saudara dapat menuliskan email pada

Demikian harap makhlum dan terima kasih.
~
Slamet
Quote

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer