Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir

KetidakpercayaanOrang-orang Islam sering menyebut mereka yang non-Muslim sebagai kafir. Apakah ada orang yang senang disebut kafir? Jelas tidak ada, bukan? Sebelum kita memberi “label” ini kepada seseorang, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan kafir.

Arti Kata Kafir

Kata “kafir” berasal dari bahasa Arab. Artinya: orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran. Dalam terminologi kultural, kata ini digunakan dalam agama Islam untuk merujuk kepada orang yang mengingkari nikmat Allah.

Bila melihat pengertian di atas, jelas orang Kristen tidak termasuk dalam bagian tersebut. Karena orang Kristen tidak menyembunyikan atau mengingkari kebenaran Allah.

Lalu, sungguhkah Allah sendiri yang memberi label ini kepada golongan manusia tertentu? Menurut firman Allah, semua manusia yang ada di dunia ini diciptakan oleh Allah yang sama. Sehingga, Tuhan yang menciptakan orang Islam, adalah Tuhan yang sama, yang menciptakan orang Budha, Kristen, Hindu, Ateis, dll. Dan seharusnya Dia tidak pilih kasih kepada ciptaan-Nya, bukan?

Pengikut Isa Bukan Orang Kafir

Kami percaya Allah adalah Tuhan yang adil dan maha kasih. Sehingga walau pun seseorang melanggar hukum-Nya, Ia tetap mengasihinya. Karena Allah adalah sumber dari segala kasih.

Tentang pengikut Isa Al-Masih, Al-Quran berkata, “dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).

Dengan jelas Al-Quran menyatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kristen, akan diletakkan di atas orang-orang kafir. Sehingga dapat disimpulkan, label “kafir” yang disematkan oleh orang Islam selama ini kepada orang Kristen adalah keliru!

Isa Al-Masih Sumber dari Terang

Sulit untuk dipahami, bagaimana mungkin pengikut Isa Al-Masih, "seorang terkemuka di dunia dan di akhirat" (Qs 3:45), dapat disebut kafir?

Isa Al-Masih berkata, "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12).

Orang-orang yang mengikuti Isa Al-Masih, adalah orang-orang yang telah menerima terang kemuliaan Allah. Sehingga mereka disebut sebagai anak-anak Allah yang telah menerima warisan Kerajaan Allah. Dan mereka bukanlah orang kafir seperti yang dituduhkan umat Muslim selama ini.

[Staf Isa dan Al-Quran – Sungguh indah bukan bila berada dalam terang kasih Allah? Bila saudara rindu untuk mendapatkan terang tersebut, silakan klik di sini.]

[Staff Isa dan Islam – Kiranya Pembaca dapat menyelidiki lebih dalam tentang Keselamatan dalam Isa Al-Masih]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# kumbang 2011-06-25 10:11
*
Kafir berarti menyembah selain Allah. Umat Kristiani menyembah Yesus Kristus . Nabi Isa meminta umatnya menyembah Allah.

“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam."(Qs 5:72)

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa."(Qs 5:73)
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-08 10:50
~
Saudara Kumbang,

Istilah kata "kafir" artinya tidak percaya, kata itu tergantung dari sudut mana dan siapa yang mengatakan. Contoh dari penganut agama tertentu mengatakan pengikut agama lain itu kafir. Pernyataan itu wajar, karena tidak percaya kepada agama yang diyakini dan diimaninya.

Orang Kristen itu bukanlah orang kafir, malah ada pernyataan Al- Quran mengatakan bahwa mereka akan ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55)

Orang Kriten juga tidak menyembah tiga Allah, melainkan Allah yang Esa dalam tiga oknum.
Ajaran ini dikenal dengan istilah "Tritunggal". Walaupun istilah ini tidak ada dalam Alkitab (juga istilah "tauhid" tidak ada dalam Al-Quran), namun keseluruhan Kitab Suci mengajarkan bahwa Allah Yang Maha Esa, juga beroknum tiga.
~
SL
# farida 2011-06-26 22:25
*
Apa itu kafir?

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". (Qs 5:72)

Berkatalah Isa “Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus."(Qs 3:51).

Umat Kristiani menyembah Yesus Kristus bukan Allah. Jadi orang Kristen itu kafir.

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab (yahudi dan Kristen) dan orang-orang yang musyrik masuk ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” (Qs 98: 6)
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-09-22 08:41
~
Istilah "kafir" artinya tidak percaya. Ini berarti orang Kristen bukan orang kafir karena mereka percaya dan menyembah Allah.

Al-Quran tak pernah mengatakan bahwa orang Kristen itu kafir, malah ada Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs 3:55)

Maryam tidak pernah melahirkan Allah! Maryam melahirkan manusia Isa Al-Masih. Namun baik Injil maupun Al-Quran menyatakan bahwa Isa Al-Masih itu dalam pra keberadaan-Nya sebagai manusia adalah Kalimat / Firman Allah. Dia adalah Allah karena Kalimat Allah tidak dapat dipisahkan dengan Allah.
~
SL
# santoso 2011-06-28 03:35
*
“Orang-orang Yahudi dan Kristen tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka…"(Qs 2:120)

Ternyata website ini selalu mengutip ayat Al-Quran secara sepotong-potong untuk pembenaran agama Kristen. Mereka tidak jujur dan itu namanya licik, cocok dengan kutipan ayat diatas.

"Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (Al Fatihah :5-7)

Ayat tersebut menyatakan umat Islam hanya menyembah Alloh, bukan menyembah Yesus Kristus. Itu namanya kafir, dan orang kafir masuk neraka.

Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) dan orang-orang yang musyrik masuk ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.(Qs 98:6)
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-08 10:14
~
Saudara Santoso,

Saudara mengatakan kalau Allah membenci orang-orang kafir. Dan pada akhirnya orang kafir akan dimasukan ke dalam neraka. Tetapi Isa Al-Masih, Kalimat Allah, tidak membenci orang kafir. Ia datang untuk mencari orang kafir agar diselamatkan. ”Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang"(Injil, Rasul Lukas 19:10).

Umat Kristen bukanlah orang kafir, mereka adalah pengikut Isa Al-Masih. Al-Quran sendiri menuliskan bahwa pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang diselamatkan pada hari kiamat.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs. 3:55).

Sedangkan Injil menyatakan bahwa barang siapa percaya kepada Isa Al-Masih, ia akan beroleh hidup yang kekal (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Sudahkah Saudara memiliki hidup yang kekal nanti dalam sorga? Kami mengundang Saudara untuk merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan
~
SL
# Gery 2011-08-14 09:35
*
Yang patut disembah dalam agama Islam hanya satu yaitu Allah SWT. Nabi Muhammad SAW pun juga tidak boleh disembah walaupun ia menjadi teladan perbuatan baik.

Mengapa orang Kristen menyembah Isa Al-Masih yang mati di salib, padahal Dia tidak disalibkan?

Di acara siaran TV Swasta RCTI, orang Kristen minta kesembuhan kepada Isa Al-Masih. Dengan meminta kesembuhan Kepada Allah, berarti orang Kristen meragukan kekuasaan-Nya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-18 11:53
~
Nabi Muhammad memang tidak boleh disembah karena ia bukan Allah. Hal ini lain dengan Isa Al-Masih, Kalimat Allah yang telah menjadi manusia. Mati di kayu salib untuk menebus manusia dari hukuman kekal. Oleh sebab itu orang Kristen yang telah diselamatkan mengucapkan syukur dan menyembah kepada Isa Al-Masih. Bahkan malaikat di sorga pun diperintahkan untuk menyembah Isa Al-Masih.

“Dan ketika Ia (Allah) membawa pula Anak-Nya yang sulung kedunia, Ia (Allah) berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia (Isa Al-Masih)." (Injil, Surat Ibrani 1:6)

Alkitab tidak secara khusus menghubungkan kesembuhan fisik dengan kesembuhan rohani. Sering kali orang Kristen disembuhkan secara fisik saat mereka menempatkan iman mereka kepada Isa Al-Masih – namun hal ini tidak selalu terjadi. Kadang Isa Al-Masih menyembuhkan, kadang tidak. Alkitab memberikan perspektif yang benar kepada orang Kristen.

“Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya (Isa Al-Masih), yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.”(Injil, Surat 1 Yohanes 5:14)
~
SL
# fisabilillah 2011-11-22 23:35
*
Kafir adalah tidak beriman, atau hanya beriman pada yang sebagian dan meninggalkan yang sebagian.

Yang benar bukanlah Isa dan Al-Fatihah, melainkan Isa dan Al-Quran. Bukankah Al-Fatihah itu terdapat dalam kitab Al-Qur'an?
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-11-28 11:52
~
Alkitab menyatakan bahwa orang yang tidak mengenal Allah disebut kafir. Injil, Rasul Besar Matius 5:47 menyatakan, “Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudara mu saja, apakah lebihnya daripada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?”

Memang benar kalau dikatakan surah Al-Fatihah itu ada dalam Al-Quran. Karena surah Al-Fatihah adalah surah pertama dalam Al-Quran. Surah ini disebut Al-Fatihah (Pembukaan), karena dengan surah inilah dibuka dan dimulainya Al-Quran. Dinamakan Ummul Kitab karena dia merupakan induk dari semua isi Al-Quran.

Kalaupun kami menggunakan istilah: Isa dan Al-Fatihah itupun juga tidak salah. Karena tujuannya untuk memaparkan beberapa fakta mengenai Pribadi Isa Al-Masih yang termuat dalam Al-Quran. Khususnya dalam surah Al-Fatihah sebagai Ummul Kitab ini, kita dapat melihat bagaimana Isa Al-Masih mengajarkan tentang jalan keselamatan.
~
SL
# muhammad yusuf malma 2012-04-14 23:19
*
Salamun Alaikum,

Kita semua mengetahui ada 2 penyebab rusaknya aqidah umat manusia:
1. Mempersekutukan Allah
2. Mempersekutukan Ajaran-Nya (Al-Quran)
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-11-21 09:58
~
Orang Kristen tidak mempersekutukan Allah dengan manusia. Mereka tidak pernah membuat Isa Al-Masih menjadi Tuhan. Namun Isa Al-Masih adalah sudah Tuhan sejak sebelum Ia menjelma menjadi manusia dan dikenal sebagai Isa putra Maryam.

Bahkan Al-Quran memberi nama “Kalimat Allah” kepada Isa Al-Masih. Istilah “Kalimat Allah” jelas menekankan bahwa Isa Al-Masih kekal adanya. Karena Dia kekal, maka Dia adalah Allah.

Orang Kristen juga tidak menjadikan Kitab Suci hanya “berharga” melainkan menaati ajaran yang tertulis dalam Kitab Suci.

“Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan” (Injil, Rasul Besar Matius 23:23).  

Dengan demikian segala sesuatu yang lebih kita utamakan dari pada Allah, dan menjadikannya “allah lain” dalam kehidupan kita. Inilah yang dimaksud dengan istilah "mempersekutuka n Allah."
~
SL
# Isa Utusan allah 2013-04-30 12:54
*
Islam tidak menyebut kafir pengikut Isa Al-Masih, karena pada masanya pengikut Nabi Isa mengagungkan Allah. Tapi masa kini terdapat pertentangan antara ajaran Isa yang dulu dengan pemahaman Isa adalah jelmaan Tuhan.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-06 14:36
~
Al-Quran tidak pernah mengatakan bahwa orang Kristen atau pengikut Isa itu Kafir, malah Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa ditinggikan di atas orang-orang kafir.

"... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55).

Ayat itu dengan tegas menyatakan orang-orang yang mengikuti Isa (Yesus) status dan kedudukannya ditinggikan (dimuliakan) di atas orang-orang kafir, sampai batas kapan berlakunya pernyataan itu? Sampai hari kiamat.

Jadi dengan kata lain sebelum kiamat tiba pintu pertobatan masih terbuka lebar, maka dari itu siapa saja yang mau menjadi pengikut Isa Al-Masih akan selamat pada hari kiamat, hidup kekal di sorga.

Alangkah senangnya menjadi pengikut Isa Al-Masih, bukan?
~
SL
# Feri Gunawan 2013-05-01 00:06
*
Isa Utusan Allah,

Isa Al-Masih adalah Roh Allah yang menjelma menjadi manusia sesuai dengan nubuat para nabi jauh sebelum Isa lahir. Islam pun mengakui kalau Isa adalah Kalimahtullah (firman Allah). Firman Allah itu (Isa) adalah Allah sendiri dalam wujudnya sebagai manusia untuk menggenapi janji Allah sendiri yang akan memberikan seorang penyelamat / penebus manusia dari dosa.

Isa sendiri jang menyatakan bahwa : "Aku dan Bapa adalah satu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30), yang berarti Isa juga Tuhan. Isa adalah firman Allah yang menjadi manusia dalam ragaNya dan Allah dalam RohNya.

Jadi dalam ke-Kristen-an sejak jaman Isa hingga saat ini tetap mengagungkan Allah dan janji penebusan oleh Allah. Sulit ya bagi anda menerimanya, sebab dalam Islam tidak ada pemahaman Trinitas. Islam memahami Allah secara logika manusia bukan Roh.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-06 14:37
~
Saudara Feri Gunawan,

Terimakasih atas komentar yang telah saudara berikan.

Kami setuju bahwa Isa Al-Masih itu adalah Kalimat Allah dalam wujud manusia. Dia datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia.

Semoga apa yang telah saudara sampaikan menjadi berkah bagi setiap orang yang membacanya.
~
SL
# Mohajit 2013-05-01 14:52
*
Pengkualifikasian kafir dan bukan kafir tidak berdasarkan agamanya namun berdasarkan ketakwaannya kepada Tuhan alam semesta, dan berdasarkan ketaatannya terhadap perintah/hukum Allah.

Dalam Al-Quran digambarkan bahwa orang kafir itu memang sudah sangat keterlaluan dalam mendustakan Tuhan. Mereka mendustakan nikmat-nikmat Tuhan, ingkar kepada Tuhan, penentang para rasul, dan seterusnya.

Jadi kafir itu dimaksudkan bukan bagi pemeluk agama tertentu.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-06 14:42
~
Saudara Mojahit,

Terima kasih atas komentar saudara yang menjelaskan pengertian kata “kafir.”

Menurut paparan artikel ini, kata “kafir” berasal dari bahasa Arab. Artinya: orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran. Sehingga dalam konteks agama Islam, istilah ini hanya merujuk kepada orang yang mengingkari nikmat Allah.

Berdasarkan pengertian di atas, jelas orang Kristen tidak termasuk dalam bagian tersebut. Karena orang Kristen tidak menyembunyikan atau mengingkari kebenaran Allah.

Demikian halnya dengan agama-agama lainnya, bukankah agama Budha, Hindu, Kristen, dan Islam tidak pernah mengingkari kebenaran Allah?
~
SL
# yuni 2013-05-02 06:21
*
Al-Quran tidak menyekutukan Tuhan seperti anda, apalagi menyekutukan dengan nabinya sendiri sungguh terlalu, Jangan sampai anda mengungkapkan menyekutukan Allah dengan nabinya dan mengambil dukungan ayat Al-Quran karena itu jelas aneh.

Tertulis dalam Al-Quran,”Isa putra Maryam.” Isa bukanlah Tuhan, Isa hanya nabi. Injil yang diridhoi Allah bukanlah Injil yang menganggap Isa adalah Tuhan. Semuanya telah dijelaskan dalam Al-Quran, hasil pembelotanlah yang terjadi sekarang.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-07 21:05
~
Saudara Yuni,

Alkitab tidak pernah mengangkat seorang nabi menjadi Tuhan, sehebat apapun mujizat yang dapat dilakukannya, dia tetap manusia. Misalnya Nabi Musa yang terkenal dengan perbuatan mujizat, dia tetap manusia/hamba Allah (Kitab Nabi Yosua 1:1)

Pada saat kelahiran Isa Al-Masih, Malaikat Gabriel utusan Allah menyampaikan wahyu Allah kepada para gembala, “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (Injil, Rasul Lukas 2:11)

Namun setelah 600 tahun pesan tersebut diganti oleh tiruan Malaikat Gabriel yang bernama Jibril dengan kalimat yang menyatakan “Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul,..." (Qs 5:75)

Dari ayat-ayat ini kita mengetahui, siapakah sebenarnya yang membelot itu, bukan?
~
SL
# Feri Gunawan 2013-05-02 13:10
*
Saudari Yuni,

Al-Quran tidak menyekutukan nabinya dengan Allah karena memang nabinya adalah manusia dan mempunyai akhir kehidupan (mati). Kristen pun tidak menyekutukan nabi-nabi-nya dengan Allah jika memang nabi tersebut adalah manusia, yang dilahirkan ke dunia ini melalui (maaf) hubungan suami istri.

Apakah anda tidak membaca di Al-Quran, kalau Isa tidak mempunyai ayah manusia? Saya merasa anda sudah mengetahui kebenaran tentang hal ini.

Isa itu memang manusia secara raga karena raga Isa adalah jelmaan dari firman Allah. Sedangkan Roh Isa adalah Allah sendiri, nah anda tidak tahu hal ini bukan?

Cobalah buka topik "Mengapa Para Mukmin Gelisah Akan Kiamat." Terima kasih
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-07 21:08
~
Saudara Feri Gunawan,

Terimakasih atas komentarnya, sehingga dapat menjadi bahan referensi bagi kita semua.

Kami setuju dengan saudara bahwa orang Kristen tidak pernah menyekutukan nabi dengan Allah.

Isa Al-Masih bukanlah nabi yang diangkat menjadi Allah, Dia adalah Kalimat Allah yang telah menjadi manusia.

“Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. ” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14)
~
SL
# christian 2013-05-02 20:58
*
Heran anda menggunakan Al-Quran, tapi tidak bersedia mengikuti Al-Quran. Kami mengimani Isa sebagai rasul dan Injil sebagai kitab. Al-Quran sebagai penyempurna kitab dan Isa bukan Allah.

Sementara kalian menggunakan Trinitas yang tidak pernah dituangkan dalam Injil dan Al-Quran. Kalian juga menjadikan Tuhan yang tiga adalah satu, berarti kalian telah kafir.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-07 21:12
~
Saudara Christian,

Umat Kristen mengimani Injil adalah firman Allah yang benar dan Isa Al-Masih sebagai Kalimat Allah yang telah menjadi manusia.

Kalaupun kami menggunakan Al-Quran, itu kami pilih ayat cocok dengan Injil. Tidak mungkin bagi kami menggunakan seluruh ayat-ayat Al-Quran, karena isi ayat-ayatnya saling bertentangan dan , membingungkan. Dan bahkan banyak bertentangan dengan Injil!

Al-Quran dalam Qs 5:73 menulis: “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga." Umat Kristen juga menentang orang-orang yang menggunakan istilah 'trinitas' dengan arti bahwa ada tiga Allah. Bagi umat Kristen konsep tiga Allah adalah ajaran bidat.

Walaupun Istilah “trinitas” memang tidak ada dalam Alkitab (juga istilah "tauhid" tidak ada dalam Al-Quran), namun keseluruhan Kitab Suci Allah mengajarkan bahwa Allah Yang Maha Esa, juga beroknum tiga.
~
SL
# manusia 2013-05-07 02:55
*
Hai Saudaraku khususnya situs ini,

Al-Quran memang tidak setuju, kalau Kristen disebut kafir. Memangnya apa ada ayat yang menyebut Kristen itu kafir, anda telah membacanya sendiri, bukan?

Kalaupun ada orang yang menyebut Kristen itu kafir, dan sebaliknya mereka hanyalah orang-orang yang belum mengerti,memaha mi saja tentang ajaran agamanya. Nah tugas kitalah yang memberi pengertian, dan pemahaman kepada mereka. Bukan agama atau kitabnya yang salah tapi umatnya atau manusianya itu sendiri yang tidak mengerti.

Siapapun dapat disebut kafir meskipun statusnya beragama! Pada saat kita tunduk kepada harta, itu artinya kita menuhankan siapa? Di saat kita dikendalikan oleh hawa nafsu, kita menuhankan siapa? Menuhankan diri, bukan? Jadi bukan hanya orang yang tidak mempercayai adanya Tuhan saja yang di sebut kafir, kita pun bisa disebut kafir.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-14 10:59
~
Saudara Manusia, terima kasih atas komentarnya.

Menurut Alkitab, semua manusia yang ada di dunia ini diciptakan oleh Allah yang sama. Artinya Allah tidak pernah membeda-bedakan golongan manusia.

Alkitab memandang orang “kafir” tidaklah dipandang hina. Malah justru mendatangkan kebaikan dan pertolongan serta juga mendapatkan berkah dari Allah jika ia mengasihi sesama.

Jikalau orang “kafir” dapat bersikap baik dengan mengasihi sesama, maka tentunya orang yang beragama pun seharusnya juga demikian, bukan?

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Injil, Rasul Besar Matius 7:12)
~
SL
# manusia 2013-05-07 02:56
*
Hai Saudaraku,

Apapun agamanya Tuhannya itu satu yaitu Allah! Agama mengajarkan tentang hal baik. Kitab suci Taurat, Injil,dan Al-Quran adalah firman Sang Pencipta. Hanya saja berbeda masa peradabannya atau jamannya.

Tugas kita mempelajari kitabNya, bukan sekedar tahu tapi juga faham. Amalkan! Dengan cara yang baik serta lembut dengan membacakan ayat-ayat kitab suci sesuai kepercayaan masing-masing. Tidak perlu debat yang tidak sehat! Mengenalkan,men gajak,menasehat i,dan memberitahu mereka yang tidak percaya adanya Sang Pencipta Tuhan Allah. "Iman + Amal Sholeh = Sorga."
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-14 11:02
~
Tentunya kita semua ingin mempunyai tingkah-laku yang baik dalam hidup bermasyarakat, bukan? Untuk hal ini Alkitab mengajarkan agar kita mempunyai sikap rendah hati serta sabar dalam membaca, mendengar, dan memahami firman Allah.

Alkitab juga mengingatkan kita bahwa tidak cukup hanya mendengar, dan memahami (menghafal ayat) firman Allah tetapi juga harus melakukannya. Firman Allah itu harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui pikiran, perkataan maupun perbuatan.

Namun untuk kepastian keselamatan, Alkitab memberikan formula:
Anugerah Allah dalam Isa Al-Masih + Iman = Sorga

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,” (Injil, Surat Efesus 2:8).
~
SL
# christian 2013-05-08 06:43
*
Jika anda analisa sendiri, betulkah Injil sekarang ini keseluruhannya adalah firman Tuhan yang disampaikan melalui Isa Al-Masih? Bukankah Injil hanya berisi cerita dan pendapat dari orang, bahkan banyak surat dari orang-orang setelah era nabi Isa.

Kitab-kitab yang diakui Al-Quran tidak sempat dimushafkan secara sempurna. Al-Quranlah satu-satunya kitab yang dimushafkan secara sempurna. Al-Quran dijaga melalui para penghafal dari seluruh dunia dan isinya sama. Sedang Injil sekarang (kalaupun ada) penghafal di tiap negara pastilah berbeda. Jadi betulkan Injil asli?
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-14 11:06
~
Saudara Chritian,

Terima kasih untuk komentarnya, namun kami akan senang menanggapi apabila saudara menuliskan komentar yang sesuai dengan isi artikel ini.

“Yang menjadi pokok utama artikel ini ialah Kristen bukanlah kafir.  Kami masih ingin pendapat para mukmin mengapa Al-Quran membenarkan kalau Kristen bukanlah kafir (Qs 3:55).”

Demikian harap makhlum.
~
SL
# sharil 2013-05-08 08:10
*
"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam". Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-hala ngi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?" Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya . Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(Qs 5:17)
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-14 11:09
~
Saudara Sharil,

Terima kasih atas kutipan ayat Al-Quran yang saudara kirimkan.

Namun kami akan menanggapi dengan senang apabila saudara memberikan komentar terhadap isi artikel “Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir.”

Demikian harap makhlum.
~
SL
# Feri Gunawan 2013-05-13 23:36
*
Saudara Christian,

Injil adalah riwayat hidup Isa, termasuk tindakanNya, ucapanNya, pengajaranNya, dan bukan berisi ceritera, pendapat dari orang setelah era Isa. Surat-surat dari para rasul dan murid-murid Isa Al-Masih ada dalam kitab tersendiri setelah Injil. Kitab Injil terdiri dari 4 kitab pertama dalam Perjanjian Baru.

Tidak ada kitab-kitab yang belum dikanonkan/dimu shafkan seperti yang anda duga. Saya ragu dengan pernyataan anda bahwa Al-Quran dijaga melalui penghafal dari seluruh dunia. Al-Quran-pun sebenarnya tidak sempurna seperti yang anda duga. Ada banyak ayat-ayat-nya yang hilang, saling bertentangan, kisah-kisahnya tidak sesuai dengan kejadian kala itu. Juga ada perbedaan antara Al-Quran Sunni dan Syiah.

Injil memang diterjemahkan dalam berbagai bahasa agar pembacanya dapat lebih mengerti dan menghayati isinya karena bahasa aslinya bahasa Aram dan Yunani.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-14 11:43
~
Saudara Feri Gunawan,

Kami sangat menghargai tanggapan saudara atas komentar saudara Christian. Nampaknya komentar saudara Christian menyimpang dari topik utama artikel ini. Agar tetap fokus, untuk selanjutnya mohon dengan hormat saudara tidak menanggapi komentar yang tidak sesuai dengan isi artikel yang dipaparkan.

Demikian harap makhlum dan terima kasih.
~
SL
# wawan 2013-05-17 17:42
*
Dalam hadits Bukhari vol 1, kitab Shalat bab 56 hadits no 429, nabi Muhammad bersabda: “Semua rasul yang diutus sebelumku hanya berlaku untuk umat/bangsanya saja, tapi aku diutus untuk semua umat manusia.”


Ketika Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rasul, maka habislah masa pengikut Nabi Isa AS dan Nabi-Nabi yang lain, semua mesti ikut dan taat pada ajaran yang benar-benar sempurna, yaitu Islam. Dan selain itu bisa disebut kafir karena tidak mengakui kebenaran.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-22 09:03
~
Anugerah keselamatan yang dibawa oleh Isa Al-Masih bukan hanya untuk sekelompok bangsa atau suku. Melainkan bagi setiap orang yang mau menerima rahmat-Nya. Dia adalah “Tanda” dari Allah bagi seluruh manusia 

“Jibril berkata: "Demikianlah, Tuhanmu berfirman: ’Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya ( Isa Al-Masih) suatu tanda bagi manusiadan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan." (Qs 19:21)

Memang pakar Islam ingin meneguhkan iman orang Islam akan kenabian Muhammad. Mereka berusaha untuk mencari ayat-ayat di Alkitab yang dapat diklaim sebagai nubuat kedatangannya. Namun, tidak satupun ayat-ayat tersebut yang mengarah ke sana.

Selain itu, juga terdapat beberapa ajaran Muhammad yang bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan dalam Injil dan Taurat (Seperti: Syahadat, naik haji, dll.). Tetapi, alasan utama pengikut Isa Al-Masih tidak menerima Muhammad, karena mereka tidak membutuhkan nabi lain! Sebab mereka telah menerima jamina n keselamatan dari Isa Al-Masih yaitu Hidup Kekal di sorga.
~
SL
# Feri Gunawan 2013-05-17 20:38
*
Saudara Wawan,

Maaf ya, saya dari keluarga non Muslim, juga non Kristen. Saya mempelajari 2 kitab agama di atas, yang menjadi pegangan saya adalah isi dari 2 kitab agama tersebut. Saya tidak mempelajari hadhits nabi. Perlu ditekankan di sini, saya beragama Kristen sebenarnya karena Al-Quran. Dan lebih jauh lagi saya tertarik dengan Kristen, karena kebenaran dari Allah itu demikian nyata di Alkitab. Pada akhirnya saya memutuskan dan meyakini bahwa Kristen mengajarkan jalan keselamatan yang harus saya ambil.

Saya rasa kategori kafir dalam Al-Ouran tidak setajam pandangan anda. Yang dianggap kafir dalam Al-Quran adalah orang yang tidak mau mengenal Allah, bukan orang Kristen/Nasrani . Bukankah Muhammad sebelum mendirikan Islam, menikah secara Kristen dihadapan pendeta Kristen. Terimakasih Tuhan memberkati saudara.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-22 09:05
~
Saudara Feri Gunawan,

Terimakasih untuk komentar yang telah saudara berikan. Maaf karena komentar saudara kami edit, dan ada beberapa terpaksa kami hapus. Khususnya untuk kalimat yang menurut kami dapat membuat pembaca lain merasa tersinggung.

Demikian harap maklum!
~
SL
# Pras 2013-05-18 02:07
*
Saya tertarik dengan Yesus sebagai Anak Tuhan dan Yesus adalah jelmaan Tuhan.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-22 09:18
~
Saudara Pras,

Kami menghargai akan keinginan saudara untuk mengenal Isa Al-Masih. Untuk ini kami persilakan saudara dapat membaca artikel pada link tinyurl.com/7lj3dw7

Demikian harap makhlum dan terimakasih.
~
SL
# Feri Gunawan 2013-05-18 11:22
*
Saudara Pras,

Maaf, saya tidak tahu anda seorang Muslim atau Kristen, namun jika anda tertarik dengan ke-Kristen-an maka langkah anda sudah benar. Saya tidak menganjurkan anda pindah keyakinan, tapa saya sarankan anda pelajari dulu ke-Kristen-an dengan seksama karena hal ini menyangkut masa depan setelah kita dipanggil pulang oleh Allah.

Siapa yang dapat menyelamatkan kita kelak dan membela kita dihadapan pengadilan tahta Allah. Anda dapat bertanya pada admin IDI atau minta alamat surel saya pada admin IDI, tentang segala apa yang anda rasa kurang jelas.

Dulu saya juga seperti anda, bahkan saya dari keluarga non Muslim dan non Kristen. Saya pelajari dua kitab suci itu dan saya perbandingkan ke-2-nya dengan sejarah, penemuan arkeologi, dan pengajarannya dari keyakinan itu sendiri.

Saya mendukung anda dalam mencari kebenaran Ilahi yang sejati. Terimakasih. Tuhan memberkati!
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-22 09:08
~
Saudara Feri Gunawan,

Terimakasih untuk komentar yang telah saudara berikan. Kiranya kesaksian saudara dalam mencari kebenaran yang sejati dapat menjadi inspirasi dan aspirasi bagi saudara Pras maupun para pembaca yang lain.

Kiranya Tuhan Yesus memberkati saudara!
~
SL
# wardy T 2013-05-20 21:05
*
Masalahnya agama Kristen sekarang, bukan ajaran murni Isa lagi. Saudara tidak membedakan pengikut Isa dengan orang Kristen sekarang.

Celakanya lagi orang Kristen tidak mengakui nabi Muhammad adalah nabi terakhir, yang jelas-jelas ada di dalam Injil asli.

Isa sendiri mengatakan bahwa Ia hamba Tuhan, lalu orang Kristen menganggap Isa Anak Tuhan. Berdasarkan hal ini saja bisa kita lihat Kristen itu kafir atau tidak silakan simpulkan sendiri.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-22 09:22
~
Ajaran Injil yang diterima oleh umat Kristen mula-mula hingga kini tidak pernah berubah. Demikian halnya dengan pengikut Isa Al-Masih yang disebut sebagai orang Kristen.

Memang pakar Islam ingin meneguhkan iman orang Islam akan kenabian Muhammad. Mereka berusaha untuk mencari ayat-ayat di Alkitab yang dapat diklaim sebagai nubuat kedatangannya. Namun, tidak satupun ayat-ayat tersebut yang mengarah pada kedatangan Muhammad.
Hal inilah salah satu alasan mengapa orang Kristen tidak mengakui Muhammad sebagai nabi yang diutus Allah.

Memang benar salah satu gelar yang disandang Isa Al-Masih adalah Hamba Allah. Namun dalam Kitab Nabi Yesaya kita dapat melihat gelar yang lain dari Isa Al-Masih yaitu Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, dan Raja Damai.
~
SL
# Feri Gunawan 2013-05-22 14:10
*
Saudara Wardy T,

Dalam agama Kristen pegangan-nya adalah Alkitab. Alkitab itu bersumber dari satu yang berbahasa Aram dan Yunani. Untuk memenuhi kebutuhan dasar dalam kerohanian maka Alkitab diterjemahkan beberbagai bahasa tanpa mengubah makna/arti dari naskah kuno Alkitab. Jadi umat Kristen jaman dahulu dan sekarang tidak berbeda karena pegangannya hanya satu.

Umat Kristen tidak mengakui Muhammad sebagai nabi karena memang tidak ada nubuatan tentang dia di dalam Alkitab.

Yang mengatakan bahwa Isa/Yesus adalah Anak Allah awalnya bukan manusia, tetapi Allah. Allah mengakui dan memanggil Isa/Yesus dengan panggilan Anak Allah (Injil, Rasul Besar Matius 3:13-17) di depan orang banyak kala itu.

Jadi mengapa ada manusia yang mempersoalkanny a? Karena sepanjang sejarah manusia tidak ada manusia yang mendapat pengakuan dan panggilan sedemikian mulia sebaga Anak Allah kecuali Isa / Yesus.

Terima kasih. Tuhan memberkati saudara.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-29 08:22
~
Saudara Feri Gunawan,

Terimakasih untuk komentar saudara. Semoga dapat memberikan pencerahan bagi yang lain.
~
SL
# abdillah 2013-07-02 11:30
*
"Wahai Ahli Kitab! Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari (anggapan) mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pelindung." (Qs 4:171)
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-10 09:10
~
Staf IDI mengucapkan terimakasih untuk setiap komentar yang diberikan.

Yang menjadi pokok utama artikel di atas ialah “Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir.” Kami berharap agar komentar yang masuk hanya menanggapi tiga pertanyaan di bawah ini:

1. Kalau Allah itu mahakasih, mengapa Allah membeda-bedakan manusia ciptaan-Nya?
2. Mengapa pengikut Isa Al-Masih, "seor ang terkemuka d i dunia dan di akhirat" (Qs 3:45), disebut kafir?
3. Benarkah pengikut Isa Al-Masih ditinggikan di atas orang kafir (Qs 3:55)?

Komentar yang tidak berhubungan dengan pertanyaan di atas, maaf terpaksa kami hapus. Dan bila saudara ingin memberi komentar yang berbeda, silakan kirim lewat email ke staf kami di: masukanidionline.info.

Demikian, kami harap diskusi kita akan menjadi semakin terarah dan tidak keluar dari topik artikel.

Terimakasih.
~
SL
# Asyraffi Ramdhani 2013-07-03 16:09
*
Hanya pada saat ajaran Nasrani (Kristen) belum menyembah Yesus (Isa), pada saat ajarannya masih asli, tapi sekarang sudah diubah Paulus.

Seperti dijelaskan oleh Al-Quran “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam." (Qs 5:72)

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa."(Qs 5:73)
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-10 09:53
~
Dapatkah saudara menunjukkan? Pada tahun berapa agama Kristen berubah dari agama asli menjadi palsu?

Selama berabad-abad, sejak berdirinya gereja mula-mula sampai sekarang, umat Kristen menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Juruselamat (Injil, Rasul Lukas 2:11).

Umat Kristen mempercayai bahwa kekristenan itu adalah Isa Al-Masih. Jika Isa Al-Masih itu dihapus dari kitab suci umat Kristen maka agama Kristen pasti hancur berantakan.

Pantaskah? sebuah ajaran agama yang baru muncul 700 tahun setelah gereja mula-mula menuduh bahwa orang Kristen itu adalah orang kafir?

Orang Kristen bukanlah orang kafir. Kitab Suci Allah menyatakan bahwa mereka adalah anak-anak Allah yang menjadi ahli waris sorga.
“Tetapi semua orang yang menerimanya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12)
~
SL
# kiki irawan 2013-07-10 06:16
*
Coba anda baca kisah Nabi Isa dalam Al-Quran, yang menjadi Yesus itu bukan Nabi Isa namun murid Nabi Isa yang bersekutu dengan kaum Yahudi.

Sehingga Allah mengangkat Nabi Isa ke langit dan murid Nabi Isa yang berkhianat itu mukanya dirubah menjadi muka Nabi Isa. Jadi dialah yang di salib bukan Nabi Isa yang disalib dan Nabi Isa akan turun ke bumi setelah hari kiamat.

Jadi kesimpulan bahwa umat Kristen itu kafir karena dia menyembah orang lain bukan Nabi Isa.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-17 15:26
~
Menurut Kitab, Isa Al-Masih mati karena disalib. Murid Isa Al-Masih yang menjadi pengkianat bernama Iskariot. Kemudian ia menyesal karena telah mengkianati gurunya dan akhirnya ia mati menggantung diri. (Injil, Rasul Besar Matius 27:3-5)

Walaupun umat Muslim tidak percaya Isa Al-Masih mati, tetapi Al-Quran memberi kesaksian bahwa Dia benar mati dan dibangkitkan: “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku (Isa Al-Masih), pada hari aku dilahirkan,pada hari aku (Isa Al-Masih) meninggal dan pada hari aku (Isa Al-Masih) dibangkitkan hidup kembali”(Qs 19:33).

Isa Al-Masih adalah pribadi yang terkemuka di dunia dan akhirat, bagaimana mungkin pengikut-Nya disebut orang kafir? Justru Al-Quran mengatakan para pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang dimuliakan Allah pada hari kiamat.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat.”(Qs 3:55) 
~
SL
# khuswaty 2013-07-28 09:07
*
Bagi siapa yang menganggap Isa Al-Masih adalah Allah maka kafirlah mereka! Seperti yang di jelaskan dalam (Qs 5:72-73) “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.”
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-02 10:37
~
Umat Muslim sering menyebut orang Kristen sebagai orang kafir.

Namun Al-Quran tidak pernah mengatakan bahwa orang Kristen atau pengikut Isa itu Kafir, malah ada pernyataan Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55).

Jadi kalimat ayat itu tegasnya menyatakan orang-orang yang mengikuti Isa (Yesus) status dan kedudukannya ditinggikan (dimuliakan) di atas orang-orang kafir.

Sampai batas kapan berlakunya pernyataan itu? Sampai hari kiamat. Jadi dengan kata lain sebelum kiamat tiba pintu pertobatan masih terbuka lebar, maka dari itu siapa saja yang mau menjadi pengikut Isa Al Masih atau Yesus Kristus akan selamat pada hari kiamat, hidup kekal bahagia di sorga.
~
SL
# KrontoZN 2013-08-09 08:57
*
Saya mengambil kesimpulan bahwa Al-Quran itu sesat.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-22 17:55
~
Al-Quran dengan jelas menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah “seorang yang terkemuka di dunia dan di akhirat "seorang terkemuka di dunia dan di akhirat" (Qs 3:45) dan “Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. . . . . ” (Qs 43:61)

Mengenai pengikut Isa Al-Masih atau orang Kristen, Al-Quran menempatkan orang Kristen di atas orang-orang kafir. “dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu[yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat" (Qs 3:55).

Isa Al-Masih sendiri mengakui bahwa pengikut-Nya adalah orang-orang yang mempunyai terang hidup. "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup." (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12)

Jadi sebenarnya Al-Quran tidak sesat. Al-Quran tidak pernah menyebut orang Kristen dengan sebutan kafir. Hanya orang Islam yang selama ini mengatakan bahwa orang Kristen adalah kafir.
~
SL
# alfa 2013-08-19 12:15
*
Betul orang yang mengikuti Isa Al-Masih tidak kafir. Tapi yang mengatakan/iman Isa Al-Masih adalah Tuhan pencipta alam adalah kafir.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-22 18:02
~
Al-Quran menyatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang “ditinggikan oleh Allah di atas orang kafir” yaitu orang yang diselamatkan dari hukuman Allah.

Siapakah pengikut Isa Al-Masih? Alkitab menjelaskan, Pengikut Isa Al-Masih disebut orang percaya atau pengikut jalan Tuhan.

Pengikut Jalan Tuhan adalah orang yang percaya kepada kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih. Mereka adalah orang-orang yang telah menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat, dengan suatu kesadaran bahwa dia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri dari murka Allah.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).
~
SL
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-09-27 18:14
~
Saudara Jeckson Reka,

Kami mengucapkan terimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami dan memberi komentar di artikel kami. Namun maaf, kami terpaksa menghapus komentar-koment ar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang telah kami tetap.

Saran kami, dalam memberi komentar ikutilah ketentuan yang sudah ada. Yaitu:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.
~
SL
# mj 2013-09-22 23:57
*
Lakum dinukum waliyadin.
Untukmu agamamu, untukku agamaku..
Bereskan saja, jangan berdebat lagi.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-09-27 18:18
~
Saudara MJ,

Sebagai umat beragama memang kita harus saling menghargai seperti yang dinyatakan dalam Sura Al Kafirun ayat 6, “Bagimu agamamu, bagiku agamaku.”

Namun kami ingin berbagi dengan semua umat beragama tentang kebenaran Allah dalam Isa Al-Masih.
Kami menyampaikan ini bukan karena kami merasa baik. Juga bukan karena kesalehan kami, karena kesalehan manusia dalam pemandangan Allah bagaikan kain kotor.

“Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin” (Kitab Nabi Yesaya 64:6).

Justru kami berharap agar semua pihak bisa berpikir dengan hati yang ikhlas agar kita semua bisa mendapatkan kebenaran yang sejati dari Allah.
~
SL
# mikaeel 2013-09-23 21:07
*
Surat Al-Kafirun
Katakanlah," Hai orang-orang kafir! Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah. Dan tiada (pula) kamu menyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku bukan penyembah apa yang biasa kamu sembah. Dan kamu bukanlah penyembah Tuhan yang aku sembah. Bagimu agamamu dan untukku agamaku.”

Renungan: Ketegasan telah dinyatakan sendiri oleh Allah. Ketegasan sekaligus toleransi yang maha luas. Pengaktualisasi keyakinan yang tidak menyinggung keyakinan lainnya. Sangat jelas tersirat kebebasan penentuan akan keyakinan. Sangat jelas pula pembagian golongan keyakinan. Sangat Jelas tidak ada pemaksaan keyakinan. Tidak ada pemaksaan. Tentramlah segala umat di dunia.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-09-27 18:21
~
Isa Al-Masih memang melarang umat-Nya untuk menyembah “berhala” orang kafir, tetapi Dia mengasihi orang kafir. Isa Al-Masih memerintahkan agar mengasihi musuh-musuh kita.

“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44-45).

Bagaimana kita bisa mengasihi musuh-musuh kita? Isa Al-Masih memberitahukan kepada kita.
Pertama memandang kepada Bapa yang “membuat matahari terbit bagi si jahat dan si baik” dan “curah hujan bagi orang yang adil dan tidak adil”. Allah “mengasihi semua orang.”

Isa Al-Masih juga memberitahu kita untuk menjadi “sempurna seperti Bapa Surgawi sempurna”, meniru Bapa-Nya dengan kesempurnaan kasih itu.

Dan pada akhirnya Dia memperingatkan kepada kita bahwa orang suka yang membalas dendam sebenarnya bukan orang Kristen.
~
SL
# Nik Ahmad 2013-09-30 12:43
*
Kafir bukan berarti tidak percaya, malah berarti ingkar terhadap Allah (degil/tidak mahu patuh terhadap perintah-perint ah Allah).

Allah memerintahkan:
1. Supaya percaya bahwa Allah tunggal, tidak beranak dan tidak diperanakkan.
2. Supaya manusia mengikut Rasulullah Muhammad (bersalawatlah ke atas baginda)

"Sungguh orang-orang kafir (yang tak akan beriman), sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan kepadanya atau tak kamu beri peringatan kepadanya, mereka tetap tidak akan beriman” (Qs 2:6).
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-08 07:54
~
Orang Kristen menolak ide bahwa Allah beristri dan mempunyai anak. Ini adalah penghujatan, terhadap Allah. Darimana Muhammad mendapat gagasan seperti ini tentang Allah? Tidak mungkin Allah mengirimkan wahyu seperti ini kepada para nabi Allah.

Dalam kitab Taurat Allah memperkenalkan diri-Nya kepada Nabi Musa sebagai Allah yang esa. “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” (Taurat, Kitab Ulangan 6:4)

Nabi Musa kenal baik dengan Isa Al-Masih dan Nabi Elia secara timbal balik. Namun Nabi Musa tidak mengenal Muhammad. Hanya Muhammad sajalah yang selalu mengaku-ngaku kenal dan tahu siapa itu Nabi Musa, Isa Al-Masih, dan nabi-nabi Israel lainnya.

Oleh sebab itu berkaitan dengan keselamatan dari hukuman kekal di neraka, Kitab Suci Injil tidak pernah menyebutkan nama Muhammad melainkan nama Isa Al-Masih.

“Keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).
~
SL
# ragil 2013-10-08 13:42
*
Memang disebutkan di Al-Quran bahwa pengikut Isa akan diselamatkan, dan yang dimaksud pengikut Isa adalah pengikut Isa yang menuruti apa yang diperintahkan Isa agar menyembah Allah bukan umatnya yang menyatakan bahwa Isa adalah Tuhan.

Bagaimana dengan yang diwahyukan oleh Allah dalam Al-Quran surat Al-Maidah 72?
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-17 11:12
~
Sebenarnya kami sudah menanggapi pada komentar sebelumnya tentang “Siapakah pengikut Isa Al-Masih?”

Kitab Suci menjelaskan bahwa pengikut Isa Al-Masih disebut juga dengan istilah “orang percaya” atau “pengikut jalan Tuhan” yaitu orang Kristen . 

Orang Kristen adalah orang yang percaya kepada kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih. Mereka adalah orang-orang yang telah menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat, dengan suatu kesadaran bahwa dia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri dari murka Allah. 

Kitab Suci juga menyebut orang Kristen dengan istilah “anak-anak Allah” seperti yang tertulis dalam Injil Rasul Besar Yohanes 1:12-13, “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.”

Sebenarnya untuk mengimani bahwa orang-orang Kristen adalah anak-anak Allah yaitu orang yang telah diselamatkan dasarnya cukup wahyu Allah dalam Kitab Suci Injil, bukan yang lain. Kalaupun kami terpaksa menggunakan ayat Al-Quran, itu hanya sebagai referensi.
~
SL
# capung 2013-10-08 18:26
*
Terus agama mana yang paling baik dan kesimpulannya apa?
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-17 11:23
~
Saudara Capung,

Semua agama adalah baik, karena agama memberikan ajaran moral dan perilaku hidup yang baik. Namun, dalam hal keselamatan atau memperoleh hidup kekal, agama tidak dapat memberikan jaminan yang pasti.

Mengapa demikian? Agama bukanlah “jalan keselamatan.” Karena agama tidak ada yang berani mengajarkan: “Jika engkau menganut agama ini, pasti engkau selamat!” Semuanya serba “moga-moga” selamat!?

Bagaimana manusia dapat memperoleh hidup kekal sejati?
Hidup kekal hanya diperoleh berdasarkan kemurahan hati Allah yang dinyatakan-Nya dalam iman kepada Isa Al-Masih.

”Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
SL
# jonh ocu 2013-10-10 03:53
*
Sebenarnya apa yang dinyatakan dalam Al-Quran itu sudah jelas dan bila orang Kristen tidak merasa mempercayai apa yang dimaksud itu juga tidak jadi persoalan. Karena memang Al-Quran tidak mungkin diyakini oleh orang Kristen.

Dalam sejarah juga sudah jelas yang selalu dikaitkan dengan kata kafir itu adalah kaum Quraish yang menentang dan menghalangi berkembangnya ajaran Islam. Agama apapun tentulah ukurannya kitab sucinya masing-masing.

Yang jadi persoalan bagi kebanyakan orang adalah masalah kehidupan setelah kematian. Karena masing-masing agama pada mengklaim merekalah bakal masuk sorga. Nanti dibuktikan saja masing-masing kalau sudah mati!
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-17 11:44
~
Saudara Jonh,

Kehidupan kita sekarang di bumi ini sebenarnya persiapan untuk menghadapi kehidupan berikutnya. Hubungan kita dengan Allah di bumi ini akan sangat menentukan hubungan kita dengan-Nya dalam kekekalan di akhirat.

Oleh sebab itu jika kita mengasihi dan mempercayai Kalimat Allah, Isa Al-Masih maka kita akan menghabiskan kekekalan bersama Dia. Sebaliknya, jika kita menolak-Nya maka kita akan menghabiskan kekekalan terpisah dengan Allah selamanya di neraka.

“Dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga” (Injil, Surat Efesus 2:6).

Saudara Jonh, kalau kita menunggu “setelah mati” untuk mengetahui nasib kita, tentunya akan terlambat, bukan?

Anugerah Keselamatan di dalam Isa Al-Masih adalah untuk setiap orang yang bersedia membuka hati bagi-Nya.
Kiranya dengan merenungkan ayat-ayat Kitab Suci Allah dan Jalan Keselamatan pada pada link ini tinyurl.com/7ahb2q9
~
SL
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-17 11:47
~
Saudara Erlin,

Kami mengucapkan terimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami dan memberi komentar di artikel kami. Namun maaf, kami terpaksa menghapus komentar-koment ar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang telah kami tetap.

Saran kami, dalam memberi komentar ikutilah ketentuan yang sudah ada. Yaitu:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk ini dapat kita perhatikan.
~
SL
# Unggung widhiantoro 2013-10-17 18:45
*
Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir" (Qs 18:29).

Al-Quran diturunkan kepada manusia dengan jaminan dijaga keotentikannya sampai akhir yang harus kita percayai sepenuhnya termasuk ayat yang menyampaikan. "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam"(Qs 5:72). Ayat itu sudah sangat jelas dan tidak ada penafsiran lain.

Jadi terserah anda, anda mau kafir atau pun beriman itu adalah hak anda. Kebenaran datangnya dari Allah, bukan dari pembenaran yang dibuat-buat oleh manusia.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-24 17:23
~
Saudara Unggung,

Komentar yang menuduh bahwa umat Kristen adalah kafir sudah kami berikan tanggapan, untuk lebih jelasnya perhatikan tanggapan terhada komentar # khuswaty 2013 -07-28 09:07

Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..."(Qs. 3:55).

Namun apabila memerlukan penjelasan yang lebih lengkap saudara dapat menuliskan email kepada:

Demikian harap makhlum.
~
SL
# Dewi 2013-11-02 11:38
~
Isa diakui oleh Al-Quran, tapi sedikit orang Muslim dan Kristen yang paham akan hal itu. Dalam Al-Quran di jelaskan bahwa Isa Al-Masih bukan Tuhan, Dia hanya nabi seperti Muhammad SAW, namun banyak yang tidak paham dan menganggapnya sebagai Tuhan.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-11-12 16:15
~
Saudara Dewi,

Jika kita membaca Al-Quran, kita akan menemukan istilah-istilah yang menjelaskan bahwa Isa Al-Masih jauh lebih dari seorang nabi biasa. Diantaranya:

Isa Al-Masih adalah “seorang anak laki-laki yang suci” (Qs 19:19).  Pernyataan ini didukung dalam Injil (Kisah Para Rasul 4:30).  Jika kita menyelidiki Al-Quran maupun Alkitab, kita akan melihat bahwa semua nabi lain pernah berdosa. Isa Al-Masih adalah satu-satunya nabi yang tidak pernah berdosa.  Dan hanya Allah yang tidak berdosa.
Kesimpulannya: Isa Al-Masih adalah Tuhan karena Ia juga tidak pernah berdosa.

Isa Al-Masih diberi gelar “Kalimat Allah” (Qs 3:35, 39). Jelas “Kalimat Allah” tidak mempunyai permulaan (Injil, Rasul Yohanes 1:1).  Jika ada permulaan, maka ada masa dimana Allah tidak berkalimat. Itu mustahil!  Karena Isa Al-Masih adalah “Kalimat Allah” maka Ia juga Allah.

 Isa Al-Masih merupakan “Tiupan Roh dari Allah” (Qs 4:171).  Kita tahu bahwa Roh Allah kekal adanya (Injil, Surat Filipi 1:19). Jika Isa Al-Masih adalah tiupan dari Roh Allah, Ia juga kekal adanya. Maka Isa Al-Masih adalah juga Tuhan.
~
Slamet
# noer qalbyie 2013-11-18 10:24
~
Masalahnya apakah Yesus itu Nabi Isa? Karena Islam tidak mengenal Isa yang menjadi Anak Tuhan dan Isa tidak disalibkan.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-11-20 12:52
~
Saudara Noer,

Terimakasih atas komentar saudara. Kami akan senang bila saudara memberikan komentar yang sesuai dengan topik artikel “Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir.”

Sayang komentar saudara tidak sesuai dengan topik artikel di atas. Namun jika saudara ingin membahas tentang Isa Al-Masih, saudara dapat menulis email kepada

Demikian harap makhlum dan terima kasih
~
Slamet
# aisya 2013-11-19 09:15
~
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam"(Qs 5:72).

Orang-orang Kristen bukan pengikut Yesus melainkan Paulus! Yesus tak pernah mengaku diri-Nya Tuhan. Dia tidak pernah meminta diri-Nya untuk disembah. Jadi orang Kristen adalah Kafirun!!
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-11-28 11:09
~
Saudara Aisya,

Umat Muslim sering menuduh umat Kristen sebagai orang kafir berdasarkan (Qs 5:72). “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam"(Qs 5:72).

Untuk mengetahui tanggapan kami, silakan saudara melihat komentar dari saudara Kumbang di atas. Bila saudara yang membutuhkan penjelasan, kami persilakan menghubungi langsung staf kami melalui email:

Demikian harap makhlum adanya.
~
Slamet
# wisdom 2013-11-29 03:25
~
Shalom Assalamualaikum ,

Sebenarnya bagi saya kalau umat Muslim menganggap umat Kristen kafir, itu bukan urusan kita sebagai manusia. Kita hanyalah manusia yang berasal dari debu dan pasti akan kembali ke debu. Mereka boleh menganggap kita kafir.

Kenapa? Karena kita umat Kristen mengetahui, kalau Yesus Kristus saja yang tidak berdosa rela disalib apalagi kita. Padahal salib adalah hukuman untuk orang yang melanggar hukum Romawi. Jadi tetaplah bersyukur walaupun dianggap kafir. Lihatlah apa yang nantinya akan terjadi.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-13 19:38
~
Saudara Wisdom,

Terima kasih untuk komentarnya. Kami setuju dengan saudara bahwa sebagai orang Kristen, kita harus memikul salib. Ini memang syarat pertama dan mutlak yang harus dipenuhi sebagai pengikut Isa Al-Masih.

“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku” (Injil, Rasul Lukas 9:23).

Bagi kami masalah bukan tidak bersedia “memikul salib” setiap hari, melainkan kami ingin menunjukkan kebenaran dalam Al-Quran. Sehingga umat Muslim tidak asal main tuduh terhadap umat Kristen.

Allah dalam Al-Quran mewahyukan bahwa orang Kristen bukan kafir. Al-Quran berkata, “dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).
~
Slamet
# manusiabiasa 2013-11-29 03:44
~
Saudara terkasih Staff Isa dan Al-Quran,

Ingat kalau kita pengikut Yesus, kita tidak boleh menyangkal diri dari Yesus. Yesus saja mau dihina, dimaki, difitnah, dicambuk, dan disalib. Kalau dikatakan kafir, kita terima saja.

Ada hal yang lebih berarti dibalik itu. Kita punya panggilan masing masing, bukan? Jadi tidak usah menawar kalau kita memang kafir bagi mereka.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-13 19:40
~
Saudara Manusia Biasa,

Terima kasih untuk komentar dan apresiasi yang saudara berikan. Semoga komentar saudara dapat memberikan pencerahan dan hidayah bagi kita semua.

Memang sebagai orang Kristen, kita dipanggil untuk menderita bersama Isa Al-Masih. ”Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia” (Injil, Surat Filipi 1:29).
~
Slamet
# Wulandari 2013-12-02 13:46
~
Begini saja, agama mana pun mengajarkan kebaikan, yang buruk adalah yang memahami agamanya sendiri hanya setengah-seteng ah. Sekarang, andaikan surga dan neraka itu tidak pernah ada apakah kalian akan tetap mau berbuat baik?

Apakah kalian juga akan tetap menjalankan shalat dengan baik? Mereka yang Kristen itu juga saudara kita, Nabi Muhamad saw saja bisa berbuat baik kepada mereka, kenapa kita tidak menirunya? Ingatlah hati yang indah adalah surga duniawi, yang kelak akan dibawa mati. Kalau engkau mati dengan membawa kebencian dan prasangka buruk pada orang lain, maka kematian yang indah tak akan berpihak padamu. “Jagalah hati jangan kau kotori, jagalah hati cahaya hidup ini..."
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-13 19:42
~
Saudara Wulandari,

Terima kasih untuk komentar yang saudara berikan. Semoga komentar saudara dapat memberikan pencerahan dan hidayah bagi kita semua.

Isa Al-Masih dalam Kitab Suci Allah memerintahkan agar orang Kristen agar selalu berbuat baik kepada sesama.
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi” (Injil, Rasul Besar Matius 7:12).
~
Slamet
# Pakai Logika 2013-12-03 08:24
~
"Yang namanya nabi, dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad termasuk Nabi Isa, semuanya adalah manusia."

"Yang namanya nabi, dari nabi Adam sampai Nabi Muhammad termasuk nabi Isa, semuanya adalah utusan Tuhan. Bukan Tuhan."

"Yang namanya nabi, dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad termasuk Nabi Isa, semuanya mengajarkan kepada umatnya untuk menyembah Allah, bukan untuk menyembah diri-Nya."
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-23 14:24
~
Semua nabi adalah manusia, dan semua manusia adalah berdosa. Jadi semua nabi mulai dari Nabi Adam sampai dengan Nabi Muhammad adalah orang berdosa kecuali Isa Al-Masih.

“Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (Injil, Surat 2 Korintus 5:21).

Tidak ada nabi utusan Allah yang diberi gelar setara dengan Allah yaitu Kalimat Allah dan yang lahir dari Roh Allah kecuali Isa Al-Masih. ”...Sesungguhny a Al Masih, 'Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya  ya ng disampaikan-Nya kepada Maryam, dan roh dari-Nya..”(Qs 4:171).

Isa Al-Masih tidak memerintahkan orang untuk menyembah-Nya, tetapi Dia tidak menolak orang datang kepada-Nya untuk menyembah-Nya. “Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah” (Injil, Rasul Besar Matius 14:33).
~
Slamet
# Tantan 2013-12-12 17:35
~
Masalah paling inti Allah Swt itu Satu/Tunggal, tidak beranak dan diperanakan. Artinya juga tidak sama dengan yang diciptakan-Nya, titik startnya sama tapi finishnya berbeda. Jadi yang berbelok adalah Allah (Tuhannya) nya beranak, apalagi disamakan dengan ciptaan-Nya. Itulah masalah yang paling mendasarnya, ujungnya yang dibelokan.

Nabi Isa juga tidak menyuruh menyembah diri-Nya, itulah inti masalahnya. Di Islam, Nabi Isa itu sebagai hamba ciptaan Allah. Nabi Isa sama seperti Nabi Muhammad, Nabi Musa, Nabi Ibrahim Dan lain lain. Di Kristen, Nabi Isa dijadikan Anak Allah. Allah beranak berarti Allah bernafsu juga, itulah masalah intinya. Jangan tertipu?
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-23 14:40
~
Alkitab menuliskan bahwa Isa Al-Masih adalah Anak Allah. Diantaranya: "Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan" (Injil, Rasul Besar Matius 3:17).

Ayat di atas tidak berarti bahwa Allah telah melakukan hubungan biologis dengan Maryam dan menghasilkan Isa Al-Masih. Kata "anak" pada kedua ayat tersebut adalah "anak" dalam arti kiasan/figurati f. Seperti: Mesir merupakan anak dari sungai Nil.

Tentunya Alkitab tidak mengajarkan hal-hal yang bertentangan dengan “. . . Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak . . . . “ (Qs 4:171).

Namun Nabi Muhammad nampaknya tidak bisa membedakan antara bahasa figuratif dan harfiah. Sehingga umat Muslim memiliki pemahaman yang salah tentang arti “Anak Allah”.

Anehnya, bila kita mendengar kalimat “Muhammad adalah kekasih Allah” apakah ini berarti Muhammad berpacaran dengan Allah? Tentunya tidak, ungkapan tersebut hanya kiasan, hal yang sama juga berlaku bila kita mendengar kata “Anak Allah”.
~
Slamet
# Sulaiman 2013-12-15 21:37
~
Lucu sekali, menafsirkan teks Islam tapi dari sudut pandang selain Islam. Kalau mau menafsirkan "kafir" yang dicatut dari teks Islam, maka harus ditafsirkannya dari asal kalimat/kata itu, yaitu Al-Quran. Dalam Al-Quran sangat eksplisit dikatakan siapakah golongan yang disebut kafir.

Saya juga setuju definisi kafir secara umum yakni orang yang menutupi atau mengingkari nikmat Allah, sedangkn dalam kamus Islam yang namanya nikmat Allah itu sesungguhnya adalah nikmat iman dan Islam.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-23 14:51
~
Saudara menyatakan bahwa untuk menafsirkan istilah-istilah dalam agama Islam harus menggunakan Al-Quran, tidak boleh keluar dari koridor kitab suci Al-Quran.

Pandangan saudara ini dapat diterima kalau Al-Quran dapat memberikan jawaban yang tepat dan jelas. Masalahnya tentang istilah “kafir” Al-Quran memberikan jawaban yang menggunakan standard ganda. Ini justru membuat orang bingung! Sebenarnya siapakah golongan kafir itu?

Satu sisi Al-Quran menyebutkan bahwa orang Kristen adalah kafir. “Mereka (orang-orang kafir) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya” (Qs 2:116).

Ayat yang lain dalam Al-Quran menunjukkan bahwa justru orang Kristen inilah yang dimuliakan Allah pada hari kiamat.
“Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat...” (Qs 3:55).

Tetapi Kitab Suci Injil dengan jelas dan tegas menyatakan bahwa Allah sangat mengasihi orang berdosa dan Allah “menghendaki agar semua orang selamat” (Injil, Surat 1 Timotius 2:4).
~
Slamet
# sintia agnes 2013-12-24 15:46
~
Semua agama itu benar, tapi agama yang paling benar adalah Islam. Nabi Isa tidak mati di salib tapi diangkat ke langit. Agama terakhir adalah Islam. Jadi agama yang benar adalah Islam
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-21 20:47
~
Dalam Al-Quran, Allah memberikan wahyu bahwa kitab Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Quran diturunkan Allah kepada rasul-Nya.

“ Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya,...” (Qs 4:136).

Kitab Taurat, Zabur, dan Injil sebagai wahyu Allah yang terdahulu dengan jelas menyatakan bahwa Isa Al-Masih mati di kayu salib untuk menebus manusia dari dosa.

Namun 700 tahun setelah kitab Injil diturunkan, Allah memberikan wahyu bahwa Isa Al-Masih tidak mati di kayu salib melainkan diangkat langsung ke langit. Manakah yang benar? Mungkinkah Allah lupa bahwa Dia pernah memberikan wahyu tentang kematian Isa Al-Masih pada kitab-kitab sebelumnya?
~
Slamet
# foct 2013-12-24 21:45
~
Yang namanya kafir itu adalah mereka yang menyembah Tuhan selain Allah.Kristen itu Tuhannya Yesus, Islam Tuhannya Allah. Jadi Kristen itu kafir, karena Tuhannya Yesus, bukan Allah.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-21 20:50
~
Tuhan umat Muslim adalah Allah yaitu Tuhan yang disembah oleh nabi Muhammad dan orang Arab. Dan umat Muslim mengklaim bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang sejati.

"Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "wahai kaumku sembahlah Allah. Sekali kali tak ada Tuhan bagimu selain Nya" (Qs 7 :59).

Sedangkan Tuhan umat Kristen adalah Tuhan dalam Alkitab. Tuhan Alkitab adalah Tuhan yang disembah orang Israel dan orang Kristen dikenal sebagai Tuhannya Abraham, Ishak dan Yakub. Dan yang menyatakan diri dalam pribadi Isa Al-Masih.

Walaupun umat Kristen dituduh kafir karena menyembah Isa Al-Masih, namun umat Kristen tetap kuat beriman kepada Isa Al-Masih sang Juruselamat.

“Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya” (Kitab Nabi Mikha 4:5).
~
Slamet
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-21 20:57
~
Saudara Pembaca,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami juga memberikan komentar.

Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus komentar-koment ar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Saran kami, sebelum saudara memberi komentar, kiranya saudara dapat membaca aturan yang telah kami taruh di bawah setiap artikel yang ada. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini kami tuliskan kembali aturan tersebut.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
Slamet
# Tommy Boy 2014-01-07 17:55
~
"Sesungguhnya orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, .........;tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati" (Qs 2:62).

"Barangsiapa yang mati dalam agama Isa sebelum mendengar aku maka dia mati dalam kebaikan. Barangsiapa yang telah mendengar aku dan tidak mengimaniku maka dia celaka" (Hadist Nabi).

Islam tidak mengenal Kristen, karena Kristen bukan pengikut Isa. Kristen adalah kepercayaan yang dipelopori oleh Paulus yang menjadikan Isa sebagai Tuhan Yesus. Dan meniadakan sebagian isi perintah dalam Taurat

Jadi jelas Kristen adalah kafir!
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-21 21:17
~
Sebagai pengikut Isa Al-Masih, orang Kristen adalah orang-orang yang telah dibenarkan oleh Allah karena telah menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat.

“Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Injil, Surat Roma 5:1).

Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih yaitu orang-orang Kristen statusnya di atas orang kafir.
“…Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat ” (Qs 3:55).

Dengan jelas ayat di atas mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih (orang Kristen) dijadikan Allah di atas orang-orang kafir.

Bila benar apa yang dikatakan ayat ini berasal dari Allah, bagaimana mungkin orang Kristen dituduh sebagai orang kafir?
~
Slamet
# soto 2014-01-08 21:40
~
Biar kafir yang penting tidak mengganggu, memaksa, mengusir orang lain yang tidak sesuai dengan mereka.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-21 21:08
~
Walaupun orang Kristen dituduh sebagai orang kafir, orang Kristen tidak akan membalasnya. Justru mereka akan mendoakan agar para penuduh agar mereka mendapat rahmat dan hidayah dari Allah.

Mengapa demikian? Karena Isa Al-Masih mengajarkan untuk mengasihi sesama.
"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu” (Injil, Rasul Lukas 6:27-28).
~
Slamet
# eno 2014-01-29 00:41
~
Isa yang orang Nasrani percayai sungguh jauh berbeda dengan Isa yang dipercayai umat Muslim. Orang Nasarni mendeskripsikan Isa sebagai Tuhan, tetapi bagi umat Muslim Isa adalah seorang rasul yang diutus Allah. Isa umat Muslim mengharamkan memakan babi,dan meminum anggur.Dan kami umat Muslim tidak melakukannya.

Lantas siapa Isa yang kalian sebut sama dengan isa yang umat Muslim percayai? Itulah alasan umat Muslim menyebut Kristen itu termasuk kafir.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 10:21
~
Yesus Kristus atau Isa Al-Masih adalah orang yang sama. Dia bukan orang Arab melainkan orang Yahudi keturunan Raja Daud. Dia dilahirkan di Betlehem kota Daud.

"Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (Injil, Rasul Lukas 2:11) .

Selama berada di dunia, Isa Al-Masih mengajarkan tentang kasih dan belas kasihan Allah kepada manusia. Dia tidak pernah mempersoalkan makanan haram dan yang tidak haram.

Isa Al-Masih justru mengajarkan bukan apa yang masuk ke mulut (dimakan) yang membuat orang berdosa, tetapi yang keluar dari mulut (dari hati) manusia yang menyebabkan orang itu berdosa.

"Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang" (Injil, Rasul Besar Matius 15:11).

Bagaimana mungkin pengikut Isa Al-Masih dikatakan kafir? Bukankah Allah "menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55), bukan?
~
Slamet
# Ju 2014-01-30 19:38
~
Kristen awalnya memang sebutan bagi pengikut Isa As oleh musuh-musuh-Nya Nabi Isa As termasuk Paulus dari Tarsus. Meskipun Paulus sendiri tidak pernah bertemu Nabi Isa As.

Kristen yang sekarang bukanlah pengikut Nabi Isa As. Karena faktanya, Kristen tidak sunat, tidak mengharamkan alkohol, tidak mengharamkan babi.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 10:46
~
Orang Kristen atau pengikut Isa Al-Masih adalah
orang yang mempercayai Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Tidak ada larangan bagi orang Kristen untuk sunat lahiriah, tetapi sunat batiniah lebih penting. "Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk" (Taurat, Kitab Ulangan 10:16).

Isa Al-Masih juga mengajarkan hal-hal yang haram sehingga menajiskan orang Kristen.

"Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat,kesombong an, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang" (Injil, Rasul Markus 7:20-23).
~
Slamet
# bone 2014-01-31 12:02
~
Kafir dalam Islam diartikan menyembah selain kepada Allah SWT. Umat Kristen menyamakan Nabi Isa Al-Masih dengan Allah. Sedangkan Allah menyatakan Keesaan-Nya dalam Al-Quran surat Al-Ikhlas (1-4).

"Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia" (Qs 112:1-4).

Jadi jelas kalau agama Kristen bertentangan dengan Firman Allah dalam Al-Quran. Menyembah selain Allah atau menyekutukan Allah adalah kafir.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 11:11
~
Orang Kristen tidak menyamakan Isa Al-Masih dengan Allah, melainkan Isa Al-Masih memang Allah yang telah menjadi manusia.

Orang Kristen juga tidak pernah percaya kepada tiga Allah, tetapi kepada satu Allah yang Esa! (Taurat, Kitab Ulangan 6:4). Dan Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa Allah adalah Esa yang beroknum tiga.

Jadi tidak ada dasarnya menuduh orang Kristen kafir, karena tidak menyembah Allah dan ajaran Kristen bertentangan dengan Firman Allah.
~
Slamet
# Taufik Hidayat Nst 2014-02-03 01:47
~
Mohon jangan memberikan pendapat yang tendensius, bukan kah web site ini dibuat untuk menyebarkan kasih dan kedamaian,

"Namun 700 tahun setelah kitab Injil diturunkan, Allah memberikan wahyu bahwa Isa Al-Masih tidak mati di kayu salib melainkan diangkat langsung ke langit. Manakah yang benar? Mungkinkah Allah lupa bahwa Dia pernah memberikan wahyu tentang kematian Isa Al-Masih pada kitab-kitab sebelumnya?" (Komentar Staf Isa dan Al-Quran pada website ini)

Saya tidak setuju jika saudaraku meragukan Allah, Allah itu tidak pernah lupa..Allah itu Maha Teliti, Allah Maha Tahu apa yang engkau tidak ketahui.

Trims.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 11:29
~
Saudara Taufik Hidayat,

Maaf kami terpaksa mengedit komentar saudara dan juga menghapus beberapa diantaranya. Karena peraturan yang kami tentukan, setiap komentar tidak boleh melebihi dari satu kolom.

Kami setuju dengan saudara bahwa Allah tidak mungkin lupa! Masalahnya bagaimana mungkin fakta kematian Isa Al-Masih di kayu salib dan kebangkitan-Nya dari orang mati, dikosongkan oleh Al-Quran?

Memang situs ini bukan dibuka untuk ajang berdebat. Justru kami ingin menunjukkan kepada umat beragama kebenaran tentang Isa Al-Masih menurut Al-Quran dan Alkitab.
~
Slamet
# Deo 2014-02-03 03:34
~
Saya menyimpulkan bahwa dalam Al-Quran terdapat dua penjelasan yang bertentangan tentang sebutan kafir bagi umat Kristiani. ("Ini, membingungkan orang!" menurut komentar Staff Isa dan Al-Quran pada tanggal 2013-12-23 14:51).

Sebuah ayat dalam Alkitab saya menyebutkan "Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan"(Injil, Rasul Besar Yohanes 12:46-47).

Ayat ini mengartikan, Yesus Kristus mengajak semua umat manusia ikut pada-Nya dan menyelamatkan tanpa memandang status kepercayaannya, termasuk yang belum percaya kepada-Nya (kafir). Mungkin bisa introspeksi diri bagi yang membutuhkan.

Ajaran agama Katolik atau Kristen atau pun yang lainya, tidak bisa di tafsirkan semata berdasarkan Al-Quran. Karena agama "ini" adalah setara.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 12:01
~
Saudara Deo,

Terima kasih atas komentarnya.

Sebagai pencipta tentunya Allah tidak pernah membeda-bedakan manusia. Allah tidak pilih kasih.

Dalam pemandangan Allah semua manusia adalah sama yaitu semua manusia telah berdosa dan memerlukan Juruselamat.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
Slamet
# nona 2014-02-03 17:39
~
Lebih bersyukur disebut kafir di dunia tapi masuk sorga, dari pada disebut mulia di dunia tapi akhirnya tinggal neraka.

Saya rasa yang menyebut diri mereka bukan kafir, belum tentu punya sikap lebih bijak sana dari orang kafir. Justru mereka sungguh-sungguh kafir dalam hati dan sikap yang munafik.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 12:12
~
Saudara Nona,

Terima kasih untuk komentarnya.

Menurut Alkitab, di luar Isa Al-Masih kita ini bukan saja disebut sebagai orang kafir yang hidup tanpa Allah. Tetapi juga orang-orang yang telah mati secara rohani.

Kita layak bersyukur kepada Allah "karena di dalam Isa Al-Masih, Ia telah membangkitkan kita dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga" (Injil, Surat Efesus 2:6)
~
Slamet
# NN 2014-02-07 22:21
~
Alkitab sendiri tidak mengajarkan untuk menyebut kafir.

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala" (Injil, Rasul Besar Matius 5:22).
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-19 09:47
~
Saudara NN,

Terima kasih untuk komentarnya.

Isa Al-Masih mengajarkan kepada pengikut-Nya agar mereka saling mengasihi. Bukan hanya mengasihi orang-orang yang baik kepadanya, bahkan yang membenci pun harus dikasihi.

"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu" (Injil, Rasul Besar Matius 6:27-28).

Betapa indahnya kehidupan ini, apabila kita saling mengasihi, bukan?
~
Slamet
# ibagus pd 2014-02-09 00:02
~
Kalau semua umat menyadari akan hal ini, tentunya damai dunia ini.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-19 10:07
~
Saudara Ibagus PD,

Terima kasih untuk komentarnya.

Sebagai umat beragama, tentunya kita semua senang dengan hidup damai dan saling mengasihi.

Bahkan Allah akan memberikan berkat-Nya, kalau kita bisa hidup berdampingan antara sesama dengan rukun.

"Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya" (Zabur, Kitab Mazmur 133:1,3).
~
Slamet
# Hamba Allah 2014-02-09 22:14
~
Saudara Isa,

Cobalah anda pikir dengan logika dan pikiran yang jernih, Allah itu tidak menurunkan agama ke dunia bila hanya untuk menyusahkan manusia. Saya lihat isi dari pernyataan anda hanya memutar balikkan fakta.

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu" (Qs 5:72).
Semoga anda diberi hidayah.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-19 10:46
~
Saudara Hamba Allah,

Agar fokus, mohon maaf kalau kami harus mengedit komentar saudara.

Memang Allah yang telah datang ke dunia dalam Isa Al-Masih, tidak bermaksud menyusahkan manusia dengan agama. Justru Allah ingin melepaskan beban dosa yang dipikul manusia selama ini.

"Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh" (Injil, Surat 1 Petrus 2:24).

Bersediakah saudara membuka hati bagi Isa Al-Masih yang telah mati untuk menyelamatkan saudara?
~
Slamet
# ahmad Sazili 2014-02-18 08:30
~
Bismillahirahmanirahim

Saudaraku, apakah ada dalam Alkitab bahwa Yesus Itu adalah Tuhan dan Dia minta disembah? Kalau ada aku sendiri siap masuk Kristen.

Yesus adalah Muslim, Dia tidak pernah mengaku sebagai Tuhan! Asal kalian tahu bahwa Muslim lebih Kristen, Yesus disunat. Sedangkan Kristen mayoritas tidak sunat dan umat Muslim sunat.

Kami mencintai, menghormati dan mengikuti Yesus, tapi kami tidak menyembah-Nya. Karena Dia adalah nabi Tuhan bukan Tuhan.

Jika kau memang cinta Yesus, kau harus ikut ajaran Nabi Muhammad SAW. "Asyhadu an-Laa Ilaaha Illallah wa Asyhadu an-na Muhammadarrosuu lulloh."
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-19 11:36
~
Di dalam Alkitab, Isa Al-Masih tidak pernah mengatakan, "Akulah Tuhan! Sembahlah Aku!"
Tuhan disembah bukan karena pengakuan-penga kuan seperti itu. Tuhan disembah karena Dia Sang Pencipta dan kebesaran kasih-Nya kepada manusia berdosa.

Tidak semua orang dapat mengikuti dan mengasihi Isa Al-Masih kalau dia tidak ditarik oleh Allah. "Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman" (Injil, Rasul Besar Yohanes 6;44).

Isa Al-Masih memerintahkan pengikut-Nya untuk "sunat" hati, bukan hanya sekedar pengeratan kulit khatannya. "Dan TUHAN, Allahmu, akan menyunat hatimu dan hati keturunanmu, sehingga engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, supaya engkau hidup"(Taurat, Kitab Ulangan 30:6).
~
Slamet
# mas alip 2014-02-18 23:47
~
Anda bilang orang Kristen bukan kafir, itu menurut pendapat anda karena anda orang Kristen. Bagi kami yang beragama Islam, Kristen itu adalah kafir.

Saya juga merenungkan apakah orang yang beragama Islam tapi tidak taat kepada Allah itu juga kafir?

Jadi kafir itu adalah orang yang tidak menyembah Allah. Dan juga orang Kristen yang telah menyalah artikan bahwa Isa adalah Tuhan.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-20 08:39
~
Saudara Mas Alip,

Orang Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih. Mereka adalah orang yang telah dibenarkan oleh Allah karena percaya kepada Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat.

“Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Injil, Surat Roma 5:1).

Al-Quran juga menunjukkan bahwa pengikut Isa Al-Masih / orang Kristen adalah orang yang ditinggikan Allah di atas orang kafir. “… dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat ” (Qs 3:55).

Jelas melalui ayat-ayat di atas kita mengetahui bahwa pengikut Isa Al-Masih (orang Kristen) bukanlah orang kafir. Bila benar apa yang dikatakan dalam Al-Quran sebagai wahyu Allah bahwa orang Kristen bukan kafir. Bagaimana mungkin orang Islam masih menuduh orang Kristen sebagai orang kafir?
~
Slamet
# Nie 2014-02-21 16:56
~
“Barang siapa mencari agama selain agama islam,maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi “ (Qs. 3:85)

"Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu agamamu,dan telah kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhoi islam itu jadi agama bagimu “ (Qs. 5:3).


Penerangan yang jelas tentang kebenaran Islam ada dalam Al-Quran. Kenapa tidak mau percaya? Allah menyuruh orang Islam menyampaikan kebenaran Islam kepada semua manusia secara beriman tanpa paksaan.
Tapi jika masih degil dan tetap tidak mau menerima ajaran Islam menerusi Al-Quran, Allah yang lebih tahu akibatnya di akhirat nanti.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-24 10:26
~
Al-Quran menunjukkan agama yang disahkan Allah adalah Islam. "Sesungguhnya agama yang di sisi Allah adalah Islam” (Qs 3:19).

Namun agama Islam tidak berani mengajarkan: “Jika engkau menganut agama ini, pasti engkau selamat!” Ini berarti keselamatan dalam agama masih belum pasti. Semuanya serba “moga-moga” selamat!

Hanya Isa Al-Masih yang dapat memberikan jaminan keselamatan seseorang. "Akulah (Isa Al-Masih) jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Allah, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Isa Al-Masih adalah “Jalan” keluar dari dosa. Melalui Dia seseorang dapat mengenal "Kebenaran" tentang Allah, dan mengalami "Hidup" bersama Allah.
~
Slamet
# cisko kid 2014-02-23 14:05
~
"Orang Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih. Mereka adalah orang yang telah dibenarkan oleh Allah karena percaya kepada Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat."

Yang jelas, Nabi Isa tidak membawa ajaran Kristen. Jadi darimana logikanya Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih sementara yang diamalkan Kristen adalah menentang ajaran Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-24 09:59
~
Saudara Cisko Kid,

Tidak ada satupun nabi dalam Alkitab yang datang ke dunia, untuk mengajarkan “agama”. Semua nabi tersebut datang dengan tujuan memberitakan jalan Allah. Agar manusia kembali pada jalan Allah.

Demikian halnya dengan Isa Al-Masih. Dia datang bukan untuk mendirikan agama melainkan memberitakan tentang Kerajaan Allah.

"Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" (Injil, Rasul Besar Matius 4:17).

Sedangkan istilah "Kristen" artinya pengikut Kristus. Mereka adalah orang-orang yang mentatati ajaran Isa Al-Masih. Dan sebutan Kristen diberikan di Antiokhia untuk membedakan pengikut Isa dengan orang-orang yang bukan pengikut Isa..

“Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen“ (Injil, Surat Kisah Para Rasul 11:26).
~
Slamet
# Pengikut Kristus 2014-02-28 19:43
~
Di Alkitab tertulis perkataan Yesus Kristus (Isa Al Masih) : "Akulah jalan kebenaran dan hidup tidak ada seorangpun yang sampai kepada Allah Bapa Kalau Tidak Melalui Aku."

Jadi percuma kita berdoa kepada Allah tapi kita tidak percaya kepada Anaknya Yesus Kristus. Itulah sebabnya pada akhir doa orang Kristen mengatakan "Dalam Anak-Mu Yesus Kristus kami telah berdoa Amin"
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-03-11 08:59
~
Saudara Pengikut Kristus,

Kami sampaikan terima kasih atas komentarnya. Namun kami akan lebih senang bila saudara dapat memberikan komentar yang dengan topik artikel "Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir."
~
Slamet
# Umat Allah 2014-03-14 00:38
~
Assalamualaikum,

Wahai semua saudara dan saudari di sini. Bagi saya, kenapa perlu kami umat Islam memberi 'label' kafir laknatullah kepada yang bukan beragama Islam?

Bukan kah mereka juga dicipta oleh Allah yang sama? Allah adalah Tuhan, dan Tuhan lah yang mencipta segala kehidupan dan alam semesta.

Walaupun mereka mengatakan Allah bukan Tuhan mereka, kita tidak perlu melabelkan mereka 'kafir'. Kita sebagai umat patutnya membantu mereka ke jalan yang benar. Islam juga mengajar untuk menghormati antara satu sama lain walaupun beda agama maupun bangsa.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-03-26 12:12
~
Allah adalah Maha Pengasih dan Penyayang, Dia sangat mengasihi setiap manusia. Allah tidak pernah melaknakti manusia sebagai ciptaan paling sempurna yang diciptakan menurut gambar-Nya.

“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Taurat, Kitab Kejadian 1:27).

Pada mulanya Allah memberikan segala sesuatu yang baik kepada manusia, tetapi semuanya itu telah dirusak oleh iblis! Hal inilah menyebabkan manusia jatuh ke dalam dosa, mengakibatkan hubungan antara manusia dan Allah terputus.

Namun demikian melalui Isa Al-Masih, Allah ingin memulihkan keadaan manusia. Dia berusaha mencari dan menyelamatkan manusia yang telah hilang itu. “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Injil, Rasul Lukas 19:10).
~
Slamet
# Pug 2014-03-15 16:04
~
Tahukah teman-teman kata "kafir" ada 525 kali disebut yang tersebar di 73 surat dari 114 surat-surat Al-Quran. Sedangkan kata "kasih" dalam Injil disebut sebanyak 492 kali. Hendaklah kita semua penuh kasih daripada menunjuk-nunjuk orang lain kafir.GBU.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-03-26 12:21
~
Saudara Pug,

Terima kasih untuk komentarnya.

Isa Al-Masih melarang pengikut-Nya melaknat dan mencaci-maki terhadap sesama manusia.

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil ! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala "(Injil, Rasul Besar Matius 5:22).
~
Slamet
# dag dig dug 2014-03-19 08:14
~
Nabi Isa dengan Yesus itu beda,.

Isa Al-Masih adalah putra Maryam.
Seorang anak manusia yang lahir ke dunia ini biasanya dibangsakan kepada Ayah atau Bapak, bukan kepada Ibu. Misalnya dikatakan Muhammad (anak) bin Abdullah (ayah), tidak dikatakan Muhammad (anak) bin Aminah (Ibu).

Adapun Yesus adalah anak Daud anak Abraham. (Injil, Rasul Besar Matius 1:1); anak Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. (Injil, Rasul Besar Matius 1:16). Dan Yesus adalah Anak Allah (Injil, Rasul Markus 1:1).
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-03-26 12:51
~
Memang Isa Al-Quran tampak mirip dengan Yesus Kristus di Alkitab. Namun kemiripan ini hanya ada di permukaan saja. Secara tegas Al-Quran menyangkali keterangan Alkitab yang paling penting mengenai Yesus Kristus.

Al-Quran menyatakan bahwa Yesus hanya seorang manusia utusan Tuhan. Dia tidak pernah mati disalib maupun bangkit dari kematian. Dan Yesus Kristus jauh lebih rendah dibandingkan Muhammad! Bahkan Al-Quran menyangkal status Yesus sebagai Hakim tertinggi dan Tuhan atas segala sesuatu.

Dengan kata lain, Al-Quran secara tegas menolak doktrin serta keyakinan orang Kristen yang dibangun oleh Yesus Kristus.

”Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia” (Injil, Surat Filipi 2:6,7).
~
Slamet
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-03-26 12:58
~
Saudara Kevin,

Agar tidak terjadi salah paham di antara umat beragama, mohon maaf kalau kami terpaksa menghapus komentar saudara.

"Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang" (Injil, Surat Kolose 4:6)
~
Slamet.
# dewi sinta 2014-03-22 13:50
~
Orang-orang Nasrani percaya bahwa Yesus putra Maryam adalah Tuhan. Lihat apa yang ada di Al Quran: "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata : 'Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putra Maryam" (Al Maidah:17).

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga" (Al Maidah:73).

"Orang-orang kafir dari Bani Israel telah dilaknat melalui lisan Daud dan Isa putra Maryam" (Al Maidah : 78).

"Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam" (Al Bayyinah :6).

Jadi yang dimaksud ahli kitab dalam ayat ini adalah kaum Nasrani.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-04-05 18:30
~
Saudara Dewi Sinta,

Tuduhan umat Muslim bahwa ahli kitab atau umat Nasrani kafir tidaklah benar. Mengapa demikian?

Allah dalam Al-Quran sendiri mengatakan bahwa umat Nasrani atau pengikut Isa Al-Masih adalah orang-orang yang ditinggikan Allah pada hari kiamat. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55).

Nabi Muhammad sendiri diperintahkan Allah untuk bertanya kepada ahli kitab, apabila ragu terhadap wahyu Allah yang disampaikan kepadanya.

“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu” (Qs 10:94).

Jadi bagaimana mungkin umat Nasrani dituduh kafir, kalau Allah dan nabi umat Muslim sendiri sangat menghormati umat Narani, bukan?
~
Slamet
# Ahmad Maulana 2014-03-23 19:37
~
Dalam Hadist “Semua rasul yang diutus sebelumku hanya berlaku untuk umat/bangsanya saja, tapi aku diutus untuk semua umat manusia.”

Nabi Muhammad adalah rasul terakhir. Saya mau minta penjelasan, apakah di Alkitab dijelaskan nabi Isa diutus untuk semua umat manusia? Dan pantaskah Kristen disebut Islam!
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-04-05 18:32
~
Menurut ajaran Kitab Suci Allah, semua wahyu Allah diturunkan kepada para nabi Allah yang berasal dari bangsa Israel dan berhenti pada abad pertama.  Jadi setelah itu tidak ada nabi lagi.
 
Kitab Suci Allah juga menjelaskan bahwa keselamatan datang melalui bangsa Israel, namun Al-Masih berkenan menyelamatkan setiap manusia di bawah kolong langit ini.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).  

Al-Quran juga menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah tanda yang besar bagi semesta alam. Artinya Isa Al-Masih tidak menjadi tanda bagi umat tertentu tetapi bagi semua umat manusia.

“Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam” (Qs 21:91).
~
Slamet .
# Timotius Yasmin 2014-03-28 14:48
~
Kita kaum Kristiani bukan menyembah Yesus Kristus (Nabi Isa) tapi, kita percaya akan Allah yang maha Kuasa. Perbedaannya hanya pengucapan saja kalau Islam khan Allah dibaca Alloh, sedangkan kami Kristiani menyebutnya Allah. Jadi, Yesus itu tokoh teladan (Panutan kita), tetap Allah yang kita sembah.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-04-05 18:34
~
Bagi umat Muslim, Allah adalah nama diri Tuhan yg Mahakuasa, Pencipta alam semesta.
Dan bagi umat Kristen, Allah adalah sebutan/panggil an umum bagi Tuhan Yang Mahakuasa, Pencipta alam semesta, atau bagi sesembahan manusia pada umumnya.

Siapakah nama diri Tuhan umat Kristen? Yesus Kristus adalah nama pribadi dari Tuhannya umat Kristen, Tuhan yang berinkarnasi jadi manusia. Mmemang umat Kristen tidak menyembah manusia, tetapi mereka menyembah Tuhan yang telah berinkarnasi dan bernama Yesus Kristus.
~
Slamet
# hakkullah 2014-04-03 18:08
~
Allah swt berfirman:
Karena itu barangsiapa yang kafir (ingkar) kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Jadi, kafir bisa juga dimaknai adalah mengingkari (makna secara umum). Misal: saya kafir terhadap bahwa Yesus itu Tuhan. Dan anda kafir terhadap Allah dan Nabi Muhammad saw.
Apakah anda percaya kepada Allah dan Rasul-Nya? Kalau anda percaya kepada Nabi Muhammad, maka anda tidak kafir, tetapi kalau anda mengingkari Rasul-Nya dan Al-Quran itu namanya kafir.

Kata "kafir" bukan hanya diartikan "menyembunyikan kebenaran", tetapi bisa juga diartikan "mengingkari". Ada orang tidak percaya pada Al-Quran, maka dia disebut "kafir".
# inyonkz 2014-04-07 10:40
~
Di dalam Al-Qur'an, kitab suci agama Islam, kata kafir dan variasinya digunakan dalam beberapa penggunaan yang berbeda:

Kufur at-tauhid (Menolak tauhid): Dialamatkan kepada mereka yang menolak bahwa Tuhan itu satu.

"Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman" (Al-Baqarah ayat 6).

Kufur al-ni`mah (mengingkari nikmat): Dialamatkan kepada mereka yang tidak mau bersyukur kepada Tuhan. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku (la takfurun). (Al-Baqarah ayat 152).
# Plur 2014-04-10 05:11
~
Ingat kalau ingin menafsirkan Al-Quran dengan Ilmu ya! Jangan hanya asal saja, pelajari dulu ilmu kalamnya baru bisa diafsirkan.

Kāfir (bahasa Arab: kafir; plural kuffar) secara harfiah berarti orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran. Dalam terminologi kultural kata ini digunakan dalam agama Islam untuk merujuk kepada orang-orang yang mengingkari nikmat Allah (sebagai lawan dari kata syakir, yang berarti orang yang bersyukur).

Kāfir berasal dari kata kufur yang berarti ingkar, menolak atau menutup. Pada zaman sebelum Islam, istilah tersebut digunakan untuk para petani yang sedang menanam benih di ladang, menutup /mengubur dengan tanah.

Sehingga kalimat kāfir bisa dimplikasikan menjadi "seseorang yang bersembunyi atau menutup diri."
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-04-11 12:43
~
Saudara Hakkullah, Inyonk dan Plur,

Terima kasih atas saran, penjelasan istilah kafir, maupun beberapa penggunaan istilah kafir dalam Al-Quran.

Kami juga akan senang bila saudara memberikan komentar terhadap isi artikel di atas.
~
Slamet
# Iskandar 2014-04-13 04:58
~
Orang Kristen sekarang bukan pengikut Isa Al-Masih, akan tetapi pengikut Paulus.
Agama Kristen yanģ sekarang adalah agama yanģ telah disetir oleh Paulus.
Paulus bukan utusan Allâh.

Pengikut Isa Almasih yanģ dimaksud dalam ayat di atas adalah murid-murid Isa Almasih atau yanģ disebut dengan Alhariyyun.

Arius yanģ hidup di tahun 325 M lebih tepat disebut pengikut Isa Al-Masih. Kelak di hari kiamat Allâh akan memutuskan apa-apa yanģ diperselisihkan oleh Arius dan sahabat-sahabat nya ketika Konsili Nicea. Demikianlah wahai pengikut Paulus.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-04-17 09:00
~
Kekristenan adalah sebuah kepercayaan yang berdasar pada ajaran Isa Al-Masih. Pemeluknya disebut juga Kristiani atau Nasrani. Kata “Kristen” dikenal setelah Isa Al-Masih naik ke sorga. Orang non-Kristen-lah pertama-tama memberi sebutan Kristen pada pengikut Isa Al-Masih.

“Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen” (Injil, Surat Para Rasul 11:26).

Umat Kristen bukan pengikut Paulus. Sebab Paulus tidak dapat memberi jaminan keselamatan. Umat Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih, sebab Dia sanggup dan telah berjanji untuk memberikan keselamatan bagi siapa saja yang mau menerimanya, termasuk saudara!

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).
~
Slamet
# Clement 2014-04-13 15:31
~
Saya cuma mau tanya, siapa penulis artikel ini dan kapan tanggal pembuatannya? Saya butuh data ini untuk mengutip. Terima kasih
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-04-17 08:25
~
Saudara Clement,

Sebenarnya kami senang apabila saudara memberikan komentar yang sesuai dengan topik artikel ini yaitu “Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir.”

Kalau saudara membutuhkan informasi yang berkaitan artikel tersebut, kami sarankan saudara menulis email yang ditujukan kepada .
Demikian harap maklum dan terima kasih,
~
Slamet
# Alkaafiruun 2014-04-16 09:28
~
Pemahaman ini terlalu dipaksakan.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-04-17 08:41
~
Saudara Alkaafiruun,

Kitab Suci Allah menyatakan dengan jelas bahwa pengikut Isa Al-Masih atau yang lebih dikenal dengan orang Kristen disebut anak-anak Allah.

"Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12).

Al-Quran juga berkata, “dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).

Jelas dari ayat-ayat kitab suci di atas tanpa harus ditafsirkan lagi, orang Kristen bukanlah orang kafir, tapi orang yang ditinggikan oleh Allah.

Bagaimana dengan saudara? Kalau saudara ingin diangkat menjadi anak Allah dan dimuliakan Allah , percayalah kepada Isa Al-masih sebagai Tuhan dan Juruselamat!
~
Slamet.
# Arif S 2014-04-17 15:07
~
Assalamualaikum,

Sepengetahuan saya Nabi Isa AS diberi mukjizat untuk menyembuhkan banyak orang sakit pada umat-Nya di kala itu. Tetapi beliau tidak menyuruh umat-Nya untuk menyembah-Nya. Beliau tetap menyuruh agar menyembah Allah.

Jadi pada zaman dulu jikalau ada orang yang punya kelebihan kemudian disembah, sebenarnya bukan bukan dalam konteks iman. Tetapi rasa hormat yang ditujukan kepada Nabi Isa AS. Kalau Nabi Isa AS menyetujui bahwa umatnya menyembahnya atas konteks iman maka otomatis Nabi Isa AS bukanlah seorang nabi.

Ingat! Baginda Rasulullah Nabi Muhammad SAW tidak pernah menghakimi orang dengan kata kafir. kenapa malah kita yang suka menghakimi. Bagi yang Muslim Tunjukkanlah kita bahwa kita mengikuti kisah teladan nabi.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-04-22 13:55
~
Saudara Arif S,

Bila Isa Al-Masih harus memerintahkan orang-orang se-zaman-Nya untuk sujud-menyembah Dia, maka sesungguhnya penyembahan itu tidak ada maknanya sama sekali. Dan meskipun Isa Al-Masih tidak minta disembah, namun Dia tidak pernah melarang orang menyembah-Nya.

Mereka yang datang menyembah Isa Al-Masih, bukan hanya sekedar sebagai tanda perwujudan rasa hormat, tetapi mereka percaya bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan. "Katanya: 'Aku percaya, Tuhan!' Lalu ia sujud menyembah-Nya"(Injil, Rasul Besar Yohanes 9:38).
 
Bahkan Isa Al-Masih sejak mulanya hadir di dunia sudah menerima penyembahan, ayat di bawah ini menunjukkan kali-pertama Isa Al-Masih disembah.

“Datanglah orang-orang majus...dan bertanya-tanya: 'Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untukmenyembah  Dia” (Injil, Rasul Besar Matius 2:1, 2, 11).
~
Slamet
# anastasya 2014-04-23 17:04
~
Al-Quran Surat An Nisaa ayat 157 :
“Dan karena ucapan mereka : “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, ‘Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka (orang kafir) tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalib nya, tetapi ( yang mereka / orang kafir bunuh ialah ) orang yang di serupakan dengan ‘Isa bagi mereka (orang kafir). Sesungguhnya orang-orang yang berselisi paham tentang ( pembunuhan ) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka (orang kafir) tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti prasangka belaka, mereka (orang kafir) tidak ( pula ) yakin bahwa yang mereka (orang kafir) bunuh itu adalah ‘Isa.”

Perhatikan di ayat tersebut Qs 4:157, bahwa “mereka” adalah orang yang kafir terhadap Isa!
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-04-24 09:51
~
Saudara Anastasya,

Dalam Qs 4:157, sebenarnya tidak ada kata-kata “kafir”. Istilah “kafir” yang ditulis di dalam tanda kurung adalah tambahan dari para penafsir Al-Quran.

Para penafsir Muslim mengintepretasi kan ayat tersebut bahwa seorang pengganti Isa Al-Masih telah dibuat terlihat sama seperti Isa Al-Masih dan disalibkan di tempat-Nya, sementara itu Isa Al-Masih sendiri diangkat naik ke surga tanpa kematian.

Namun demikian ada sejumlah penafsir lainnya yang berbeda paham, diantaranya Ibn Abbas (jurubicara Al-Quran yang terpercaya) menegaskan bahwa Isa memang meninggal.
“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal (yauma amuta) dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali" (Qs 19:33).

Ayat ini menjelaskan bahwa Isa Al-Masih telah mati sebelum Dia diangkat ke sorga. Bila tidak demikian, maka Isa Al-Masih mustahil dapat berbicara tentang kematian-Nya. Justru hal ini menunjukkan kepada kita bahwa ayat Al-Quran diatas berkontradiksi dengan Qs 4:157.
~
Slamet
# anastasya 2014-04-24 14:42
~
Saya percaya Yesus adalah Tuhan, tapi banyak orang terjebak terutama kaum Mu'min karena tanpa melihat situasi/zaman ayat itu ditulis.

Mengapa disebut "kafir" kalau orang mengatakan "Al Masih Isa putera Maryam" adalah Tuhan?
Hal itu bertujuan agar pembaca tidak tersesat oleh "nama" tersebut. Sebab tokoh pembawa Injil yang diceritakan Al-Quran hanyalah figur "anak manusia" yang suci saja.

Allah Maha Tahu sejak awal Injil beredar sampai sekarang "nama asli" tokoh utama yang tertulis di dalamnya kurang berkenan bagi hampir semua orang Yahudi di zaman itu kemudian orang Mu'min/Islam sampai hari ini

Jadi Yesus yang bangkit membuktikan Dia adalah Tuhan. Dan nabi Isa di Al-Quran hanya menceritakan sosok Yesus saat menjadi anak manusia yang suci
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-05-04 18:33
~
Saudara Anastsya,

Terima kasih untuk komentar saudara. Semoga komentar saudara dapat memberikan pencerahan bagi setiap pembaca.

Memang tidak ada seorang pun yang dapat percaya bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan, kalau Allah tidak membuka hatinya. “Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman” (Injil, Rasul Besar Yohanes 6:44).
~
Slamet
# mujahidin 2014-04-27 18:46
~
Dalam agama Islam, bagi seluruh umat yang tidak menyembah Allah swt dikatakan kafir. Sebagaimana tertulis dalam surat Al-Kafirun: "Katakanlah Hai orang-orang kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah dan aku tidak akan pernah menyembah Tuhan yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah pula menyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, untuk ku agama ku.”

Kesimpulan dari ayat itu ialah. Bahwa bagi umat yang tidak menyembah Allah swt. Akan tetap di katakan kafir.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-05-04 18:37
~
Alkitab menjelaskan bahwa Allah Pencipta langit dan bumi memperkenalkan namanya sebagai Allah Abraham, Ishak dan Yakub. Dia menyatakan diri-Nya dan memperkenalkan nama-Nya kepada nabi Musa bangsa Israel bukan orang Arab.

Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah" (Taurat, Kitab Keluaran 3:6)..

Allah yang mula-mulanya hanya Allah Abraham saja, kemudian Dia menjadi Allah Abraham dan Ishak. Akhirnya Dia menjadi Allah Abraham, Ishak dan Yakub.

Ini adalah ketetapan Allah untuk selama-lamanya. Abraham, Ishak, dan Yakub adalah garis kenabian, dan Allah berbicara melalui nabi-nabi dari garis mereka. Yesus Kristus sendiri secara manusia lahir dari garis keturunan mereka. 

Kini Allah Abraham, Ishak dan Yakub telah menyatakan diri-Nya dalam pribadi Isa Al-Masih, mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan kekal di neraka.
~
Slamet
# Anoname 2014-05-10 16:15
~
Merugilah kamu! Karena Ahli Kitab zaman dahulu telah memutar balik dan merubah apa isi kitab yang kamu pegang, agar kamu tetap berpegang pada agamanya. Kecuali Al-Quran ul Karim yang tetap suci sampai hari akhir nanti, tidak ada seorangpun yang berani merubahnya, walaupun bahasanya saja.

Padahal pada semua kitab disebutkan bahwa agama Allah hanya satu, Allah juga satu, zat yang maha kuasa, dan tahukah kamu mengapa syafaat di hari akhir diperintahkan Allah agar Rasul Muhammad SAW yang memberikan.

Isa a.s tidak bisa memberimu syafaat karena kamu menyembahnya, bukankah Allah Tuhan semesta alam? Laksanakan shalat, tunaikan zakat, dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku, sujudlah bersama orang-orang yang suju. Wassalam
# rizqi 2014-05-27 05:40
~
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kepada Al Quran yang diturunkan Allah," mereka berkata: "Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami". Dan mereka kafir kepada Al Quran yang diturunkan sesudahnya, sedang Al Quran itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah: "Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman?" (Qs 2:91).

Dan masih banyak ayat-ayat lain yang menginformasika n mengenai kata kafir. Artikel yang di atas lebih banyak bermain "jika maka" tanpa menghadirkan bukti otentik yang ada, termasuk dalam Injil sendiri.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-10 12:21
~
Saudara Rizqi,

Bagimana dengan ayat Al-Quran yang mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih akan ditinggikan oleh Allah pada akhir jaman.

“dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu[yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).

Jelas ayat ini membuktikan bahwa orang Kristen atau pengikut Isa Al-Masih bukan orang kafir, mereka adalah orang yang dimuliakan Allah di sorga. Mengapa Allah dalam Al-Quran menuliskan ayat ini bukan untuk pengikut Muhammad?
~
Slamet
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-11 08:54
~
Memang kami sering mendengar tuduhan bahwa Alkitab sudah diubah, tetapi mana buktinya? Para penuduh sukar untuk membuktikan bahwa Alkitab yang sekarang ada “telah tercampur dengan tangan manusia.” Bahkan Muhammad yakin bahwa kitab Taurat, Zabur, dan Injil yang ada masih benar. Jika tidak, pasti Allah tidak akan memerintahkan Muhammad bertanya kepada Ahli Kitab.

“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu” (Qs 10:94).

Isa Al-Masih tidak memerlukan doa syafaat dari orang Kristen, melainkan Muhammad yang perlu didoakan oleh umat Muslim agar masuk sorga. Justru Isa Al-Masih selalu berdoa syafaat bagi para pengikut-Nya.

“Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 17:9).
~
Slamet
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-11 09:03
~
Saudara Pembaca Yang Terhormat,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami juga memberikan komentar. Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus sebagian komentar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
Slamet
# bakri 2014-06-08 19:25
~
Sekarang bagaimana statusnya pengikut Isa Al-Masih yang tidak mempercayai Yesus adalah Tuhan atau Trinitas seperti keyakinan umat Muslim?

Apakah anda mau membohongi orang bahwa mereka itu tidak ada? Nestorian dan Saksi Jehovah tidak pernah mengklaim atau meyakini Yesus itu adalah Tuhan. Apakah mereka itu kafir atau Kristen?

Saya mengingatkan bahwa doktrin ketuhanan adalah 'subtansi" agama.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-11 09:33
~
Pengikut Isa Al-Masih atau orang Kristen jelas percaya bahwa Yesus Kristus itu adalah Allah karena Dia adalah salah satu pribadi dari Trinitas.

Jadi setiap orang yang menyebut dirinya Kristen tetapi menolak ketuhanan Yesus Kristus, ia bukanlah orang Kristen. Karena hal yang paling penting dalam kekristenan adalah Yesus Kristus adalah Allah yang menjadi manusia, mati disalib untuk menyelamatkan manusia berdosa.

“Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci” (Injil, Surat 1 Korintus 15:3).
~
Slamet
# dank yan 2014-06-09 05:13
~
Jadi umat Kristen yang menganggap Isa AS sebagai Tuhan atau inkarnasi Allah atau Allah dalam 3 pribadi tidak pantas disebut “orang-orang yang mengikuti kamu (Isa).”

Karena umat Kristen yang demikian itulah yang dimaksud sebagai “ahli kitab” yang digolongkan kafir seperti pada Qs 98:6.

Jadi tidak ada pertentangan dalam Al-Quran antara Qs 98:6 dan Qs 3:55 tentang siapakah ahli kitab yang digolongkan “kafir” dan siapakah ahli kitab yang termasuk “pengikut Nabi Isa AS yang di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” itu.

Ini sangat jelas dipahami oleh orang-orang yang “ingin mencari kebenaran”, kecuali oleh orang-orang yang “ingin mencari pembenaran sendiri”.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-11 10:11
~
Saudara Dank Yan,

Komentar saudara sebaiknya tidak lebih dari satu kolom. Karena itu, mohon maaf kalau kami terpaksa menghapus sebagaian komentar saudara. Kiranya saudara memaklumi ini. 

Sejak abad pertama sampai dengan jaman Muhammad (abad tujuh) bahkan sampai jaman modern ini, istilah “Kristen” tidak pernah berubah. Istilah ini adalah sebutan bagi para pengikut Isa Al-Masih/Yesus Kristus.

Kata Kristen sendiri memiliki arti "pengikut Kristus atau "pengikut Yesus". Murid-murid Yesus Kristus untuk pertama kalinya disebut Kristen ketika mereka berkumpul di Antiokia. “Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen” (Kisah Para Rasul 11: 26b).

Dan hal paling penting yang perlu direnungkan oleh umat Muslim berkaitan dengan Qs 3:55 ini, mengapa justru “pengikut Isa Al-Masih” bukan “pengikut Muhammad” yang ditinggikan Allah di atas orang kafir pada hari kiamat?
~
Slamet
# DWI SUNARYATI 2014-06-11 22:32
~
Salam, Saudaraku,

Isa as memang mendapat kedudukan istimewa dalam Islam. Dan sejauh dari beberapa yang telahi kami pelajari, pengikut Isa bukanlah orang kafir.

Sejauh yang saya tahu, mereka yang diperangi Rasulullah yang disebut sebagai kafir dalam banyak kejadian sejarah masa Rasulullah hidup, adalah mereka para penyembah berhala, bukan para pengikut Isa as atau Musa as.

Kalau dikaji dalam kacamata sejarah, pengikut Isa as atau Musa as dianggap sebagai kafir oleh orang Islam (maaf yang beberapa dari kami sebut sebagai pengikut buta) setelah masa perang salib (yang bagi saya adalah perang memalukan) di mana agama terlalu masuk dan diracuni oleh politik. Demikian dari apa yang saya ketahui.
Salam.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-20 12:01
~
Saudara Dwi Sunaryati,

Terima kasih atas komentar saudara, kiranya ini akan memberikan pencerahan bagi para pembaca.

Alkitab menyebut pengikut Isa Al-Masih dengan istilah "anak-anak Allah."
"Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12).
~
Slamet
# Muhammad 2014-06-24 15:27
~
Kenapa admin suka mencampur adukkan antara ayat-ayat Injil dan Al-Quran untuk menjawab komentar? Memang benar Nabi Muhammad tidak memerangi golongan Nasrani karena mereka itu Ahli Kitab, tetapi Nabi Muhammad mengajak mereka untuk mengikuti Islam karena mereka mengetahui Muhammad itu Rasul Allah.

Umat Islam merupakan pengikut Nabi Muhammad yang menyembah Allah. Adakah Umat Kristen yang mengaku pengikut Nabi Isa menyembah Allah? Jika kamu umat Kristen mengaku menyembah Allah, kenapa kamu tidak mengikuti Islam seperti yang di perintah oleh Allah. Kamu mengingkari ayat-ayat Allah dalam Al-Quran.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-27 11:13
~
Sebenarnya ayat-ayat dalam Injil sudah lebih dari cukup untuk digunakan sebagai dasar argumentasi dalam menjawab komentar. Dan kalaupun kami juga menggunakan ayat-ayat Al-Quran, itu kami pilih ayat-ayat yang tidak bertentangan dengan Injil.

Umat Kristen jelas tidak menyembah Allah dalam Al-Quran. Umat Kristen menyembah Allah sorgawi yang telah datang ke dunia dan yang telah menyatakan diri dalam pribadi Isa Al-Masih.

Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah umat Kristen. "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaik at, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan" (Injil, Surat 1 Timotius 3:16).
~
Slamet
# Roma 2014-06-28 04:29
~
"Dan orang-orang Yahudi berkata: "Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan", dan orang-orang Nasrani berkata: " Orang-orang Yahudi tidak mempunyai suatu pegangan", padahal mereka (sama-sama) membaca Al Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili di antara mereka pada hari kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya" (Qs 2:113).

"Aku tidak pernah iri dan selalu bersikap adil terhadap semua mahluk.Bagi-Ku tidak ada yang paling Ku-benci dan tidak ada yang paling Aku kasihi. Tetapi yang berbakti kepada-Ku ,dia berada pada-Ku dan Aku bersamanya pula. Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya bersih? Sebenarnya Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak dianiaya sedikitpun" (Qs 4:49).

Katakanlah:"Kal au sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)" (Qs 18:109)

Ada yang berkorban, ada yang menjauhkan diri dari dunia, ada yang sibuk mempelajari kitab suci, ada yang berpuasa. Apapun yang kau lakukan,lakukan lah dengan kesadaran!
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-07-01 09:06
~
Saudara Roma,

Terima kasih untuk ayat-ayat Al-Quran yang saudara sampaikan. Namun sayang komentar saudara tidak ada hubungannya dengan artikel di atas sehingga kami tidak dapat menanggapinya.

Kami akan senang menanggapi bila saudara memberikan komentar semisal, Mengapa Al-Quran meninggikan pengikut Isa Al-Masih diatas orang kafir?
~
Slamet
# malik 2014-06-28 10:17
~
Injil sekarang sudah palsu, sebagian hanya buatan manusia. Kenapa masih digunakan?

Lagi pula Injil hanya untuk umat sebelum Al-Quran diturunkan. Al-Quran adalah kitab suci paling sempurna dan paling akhir dari Allah. Dan itu berlaku sampai hari kiamat.
Alhamdulillah semoga semua mendapat hidayah
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-07-01 09:29
~
Saudara Malik,

Kami sampaikan terima kasih untuk komentarnya. Namun kami akan menanggapi dengan senang bila saudara memberikan komentar yang sesuai dengan topik artikel di atas.

Kalaupun saudara ingin berdiskusi tentang Kitab Suci Allah, silakan saudara mengunjungi link ini tinyurl.com/6h8rxu3
~
Slamet
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-07-01 09:57
~
Saudara Malik,

Kami sampaikan terima kasih untuk komentar saudara. Namun kami akan menanggapi bila komentar saudara sesuai dengan topik artikel di atas.

~
Saudara Malik,

Kami sampaikan terima kasih untuk komentarnya. Namun kami akan menanggapi dengan senang bila saudara memberikan komentar yang sesuai dengan topik artikel di atas.

Kalaupun saudara ingin berdiskusi tentang Kitab Suci Allah, silakan saudara mengunjungi link ini tinyurl.com/6h8 rxu3
~
Slamet

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer