Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir

KetidakpercayaanOrang-orang Islam sering menyebut mereka yang non-Muslim sebagai kafir. Apakah ada orang yang senang disebut kafir? Jelas tidak ada, bukan? Sebelum kita memberi “label” ini kepada seseorang, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan kafir.

Arti Kata Kafir

Kata “kafir” berasal dari bahasa Arab. Artinya: orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran. Dalam terminologi kultural, kata ini digunakan dalam agama Islam untuk merujuk kepada orang yang mengingkari nikmat Allah.

Bila melihat pengertian di atas, jelas orang Kristen tidak termasuk dalam bagian tersebut. Karena orang Kristen tidak menyembunyikan atau mengingkari kebenaran Allah.

Lalu, sungguhkah Allah sendiri yang memberi label ini kepada golongan manusia tertentu? Menurut firman Allah, semua manusia yang ada di dunia ini diciptakan oleh Allah yang sama. Sehingga, Tuhan yang menciptakan orang Islam, adalah Tuhan yang sama, yang menciptakan orang Budha, Kristen, Hindu, Ateis, dll. Dan seharusnya Dia tidak pilih kasih kepada ciptaan-Nya, bukan?

Pengikut Isa Bukan Orang Kafir

Kami percaya Allah adalah Tuhan yang adil dan maha kasih. Sehingga walau pun seseorang melanggar hukum-Nya, Ia tetap mengasihinya. Karena Allah adalah sumber dari segala kasih.

Tentang pengikut Isa Al-Masih, Al-Quran berkata, “dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).

Dengan jelas Al-Quran menyatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kristen, akan diletakkan di atas orang-orang kafir. Sehingga dapat disimpulkan, label “kafir” yang disematkan oleh orang Islam selama ini kepada orang Kristen adalah keliru!

Isa Al-Masih Sumber dari Terang

Sulit untuk dipahami, bagaimana mungkin pengikut Isa Al-Masih, "seorang terkemuka di dunia dan di akhirat" (Qs 3:45), dapat disebut kafir?

Isa Al-Masih berkata, "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12).

Orang-orang yang mengikuti Isa Al-Masih, adalah orang-orang yang telah menerima terang kemuliaan Allah. Sehingga mereka disebut sebagai anak-anak Allah yang telah menerima warisan Kerajaan Allah. Dan mereka bukanlah orang kafir seperti yang dituduhkan umat Muslim selama ini.

[Staf Isa dan Al-Quran – Sungguh indah bukan bila berada dalam terang kasih Allah? Bila saudara rindu untuk mendapatkan terang tersebut, silakan klik di sini.]

[Staff Isa dan Islam – Kiranya Pembaca dapat menyelidiki lebih dalam tentang Keselamatan dalam Isa Al-Masih]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Tags: Al-Quran

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# kumbang 2011-06-25 10:11
~
Kafir berarti menyembah selain Allah. Umat Kristiani menyembah Yesus Kristus . Nabi Isa meminta umatnya menyembah Allah. “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam."(Qs 5:72). "Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: 'Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa'"(Qs 5:73).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-08 10:50
~
Saudara Kumbang,

Istilah kata "kafir" artinya tidak percaya, kata itu tergantung dari sudut mana dan siapa yang mengatakan. Contoh, dari penganut agama tertentu mengatakan pengikut agama lain itu kafir. Pernyataan itu wajar, karena tidak percaya kepada agama yang diyakini dan diimaninya.

Orang Kristen itu bukanlah orang kafir, malah ada pernyataan Al-Quran mengatakan bahwa mereka akan ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55).

Orang Kriten juga tidak menyembah tiga Allah, melainkan Allah yang esa dalam tiga oknum. Ajaran ini dikenal dengan istilah "Tritunggal". Walaupun istilah ini tidak ada dalam Alkitab (juga istilah "tauhid" tidak ada dalam Al-Quran), namun keseluruhan Kitab Suci mengajarkan bahwa Allah Yang Maha esa, juga beroknum tiga.
~
SL
Quote
# farida 2011-06-26 22:25
~
Apa itu kafir? "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: 'Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu'". (Qs 5:72).

Berkatalah Isa “Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus."(Qs 3:51). Umat Kristiani menyembah Yesus Kristus bukan Allah. Jadi, orang Kristen itu kafir.

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab (yahudi dan Kristen) dan orang-orang yang musyrik masuk ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” (Qs 98: 6).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-09-22 08:41
~
Saudara Farida,

Istilah "kafir" artinya tidak percaya. Ini berarti orang Kristen bukan orang kafir karena mereka percaya dan menyembah Allah. Al-Quran tak pernah mengatakan bahwa orang Kristen itu kafir, malah ada Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs 3:55).

Maryam tidak pernah melahirkan Allah! Maryam melahirkan manusia Isa Al-Masih. Namun baik Injil maupun Al-Quran menyatakan bahwa Isa Al-Masih itu dalam pra keberadaan-Nya sebagai manusia adalah Kalimat/Firman Allah. Dia adalah Allah karena Kalimat Allah tidak dapat dipisahkan dengan Allah.
~
SL
Quote
# santoso 2011-06-28 03:35
~
“Orang-orang Yahudi dan Kristen tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka…"(Qs 2:120).

Ternyata website ini selalu mengutip ayat Al-Quran secara sepotong-potong untuk pembenaran agama Kristen. Mereka tidak jujur dan itu namanya licik, cocok dengan kutipan ayat di atas.

"Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (Al Fatihah :5-7)

Ayat tersebut menyatakan umat Islam hanya menyembah Allah, bukan menyembah Yesus Kristus. Itu namanya kafir, dan orang kafir masuk neraka. "Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) dan orang-orang yang musyrik masuk ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk" (Qs 98:6).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-08 10:14
~
Saudara Santoso,

Saudara mengatakan kalau Allah membenci orang-orang kafir. Dan pada akhirnya orang kafir akan dimasukan ke dalam neraka. Tetapi Isa Al-Masih, Kalimat Allah, tidak membenci orang kafir. Ia datang untuk mencari orang kafir agar diselamatkan. ”Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang"(Injil, Rasul Lukas 19:10).

Umat Kristen bukanlah orang kafir, mereka adalah pengikut Isa Al-Masih. Al-Quran sendiri menuliskan bahwa pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang diselamatkan pada hari kiamat.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs. 3:55).

Sedangkan Injil menyatakan bahwa barang siapa percaya kepada Isa Al-Masih, ia akan beroleh hidup yang kekal (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16). Sudahkah Saudara memiliki hidup yang kekal nanti dalam sorga? Kami mengundang Saudara untuk merenungkan: isadanislam.com /jalan-keselama tan
~
SL
Quote
# fisabilillah 2011-11-22 23:35
~
Kafir adalah tidak beriman, atau hanya beriman pada yang sebagian dan meninggalkan yang sebagian. Yang benar bukanlah Isa dan Al-Fatihah, melainkan Isa dan Al-Quran. Bukankah Al-Fatihah itu terdapat dalam kitab Al-Quran?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-11-28 11:52
~
Saudara Fisabililah,

Alkitab menyatakan bahwa orang yang tidak mengenal Allah disebut kafir. Injil, Rasul Besar Matius 5:47 menyatakan, “Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudara mu saja, apakah lebihnya daripada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?”

Memang benar kalau dikatakan surah Al-Fatihah itu ada dalam Al-Quran. Karena surah Al-Fatihah adalah surah pertama dalam Al-Quran. Surah ini disebut Al-Fatihah (Pembukaan), karena dengan surah inilah dibuka dan dimulainya Al-Quran. Dinamakan Ummul Kitab karena dia merupakan induk dari semua isi Al-Quran.

Kalaupun kami menggunakan istilah: Isa dan Al-Fatihah itupun juga tidak salah. Karena tujuannya untuk memaparkan beberapa fakta mengenai Pribadi Isa Al-Masih yang termuat dalam Al-Quran. Khususnya dalam surah Al-Fatihah sebagai Ummul Kitab ini, kita dapat melihat bagaimana Isa Al-Masih mengajarkan tentang jalan keselamatan.
~
SL
Quote
# muhammad yusuf malma 2012-04-14 23:19
~
Salamun Alaikum,

Kita semua mengetahui ada dua penyebab rusaknya aqidah umat manusia:
1. Mempersekutukan Allah
2. Mempersekutukan ajaran-Nya (Al-Quran)
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-11-21 09:58
~
Saudara Muhammad Yusuf Malma,

Orang Kristen tidak mempersekutukan Allah dengan manusia. Mereka tidak pernah membuat Isa Al-Masih menjadi Tuhan. Namun, Isa Al-Masih adalah sudah Tuhan sejak sebelum Ia menjelma menjadi manusia dan dikenal sebagai Isa putra Maryam.

Bahkan Al-Quran memberi nama “Kalimat Allah” kepada Isa Al-Masih. Istilah “Kalimat Allah” jelas menekankan bahwa Isa Al-Masih kekal adanya. Karena Dia kekal, maka Dia adalah Allah. Orang Kristen juga tidak menjadikan Kitab Suci hanya “berharga” melainkan menaati ajaran yang tertulis dalam Kitab Suci.

“Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan” (Injil, Rasul Besar Matius 23:23).  

Dengan demikian segala sesuatu yang lebih kita utamakan dari pada Allah, dan menjadikannya “allah lain” dalam kehidupan kita. Inilah yang dimaksud dengan istilah "mempersekutuka n Allah."
~
SL
Quote
# Isa Utusan allah 2013-04-30 12:54
~
Islam tidak menyebut kafir pengikut Isa Al-Masih, karena pada masanya pengikut Nabi Isa mengagungkan Allah. Tapi masa kini terdapat pertentangan antara ajaran Isa yang dulu dengan pemahaman Isa adalah jelmaan Tuhan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-06 14:36
~
Saudara Isa Utusan Allah,

Al-Quran tidak pernah mengatakan bahwa orang Kristen atau pengikut Isa itu Kafir, malah Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55).

Ayat itu dengan tegas menyatakan orang-orang yang mengikuti Isa (Yesus) status dan kedudukannya ditinggikan (dimuliakan) di atas orang-orang kafir, sampai batas kapan berlakunya pernyataan itu? Sampai hari kiamat.

Jadi dengan kata lain, sebelum kiamat tiba pintu pertobatan masih terbuka lebar, maka dari itu siapa saja yang mau menjadi pengikut Isa Al-Masih akan selamat pada hari kiamat, hidup kekal di sorga. Alangkah senangnya menjadi pengikut Isa Al-Masih, bukan?
~
SL
Quote
# Mohajit 2013-05-01 14:52
~
Pengkualifikasian kafir dan bukan kafir tidak berdasarkan agamanya namun berdasarkan ketakwaannya kepada Tuhan alam semesta, dan berdasarkan ketaatannya terhadap perintah/hukum Allah.

Dalam Al-Quran digambarkan bahwa orang kafir itu memang sudah sangat keterlaluan dalam mendustakan Tuhan. Mereka mendustakan nikmat-nikmat Tuhan, ingkar kepada Tuhan, penentang para rasul, dan seterusnya. Jadi, kafir itu dimaksudkan bukan bagi pemeluk agama tertentu.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-06 14:42
~
Saudara Mojahit,

Terima kasih atas komentar saudara yang menjelaskan pengertian kata “kafir". Menurut paparan artikel ini, kata “kafir” berasal dari bahasa Arab. Artinya, orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran. Sehingga dalam konteks agama Islam, istilah ini hanya merujuk kepada orang yang mengingkari nikmat Allah.

Berdasarkan pengertian di atas, jelas orang Kristen tidak termasuk dalam bagian tersebut. Karena orang Kristen tidak menyembunyikan atau mengingkari kebenaran Allah. Demikian halnya dengan agama-agama lainnya, bukankah agama Budha, Hindu, Kristen, dan Islam tidak pernah mengingkari kebenaran Allah?
~
SL
Quote
# yuni 2013-05-02 06:21
~
Al-Quran tidak menyekutukan Tuhan seperti anda, apalagi menyekutukan dengan nabinya sendiri sungguh terlalu. Jangan sampai anda mengungkapkan menyekutukan Allah dengan nabinya dan mengambil dukungan ayat Al-Quran karena itu jelas aneh.

Tertulis dalam Al-Quran,”Isa putra Maryam.” Isa bukanlah Tuhan, Isa hanya nabi. Injil yang diridhoi Allah bukanlah Injil yang menganggap Isa adalah Tuhan. Semuanya telah dijelaskan dalam Al-Quran, hasil pembelotanlah yang terjadi sekarang.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-07 21:05
~
Saudara Yuni,

Alkitab tidak pernah mengangkat seorang nabi menjadi Tuhan, sehebat apapun mujizat yang dapat dilakukannya, dia tetap manusia. Misalnya, Nabi Musa yang terkenal dengan perbuatan mujizat, dia tetap manusia/hamba Allah (Kitab Nabi Yosua 1:1).

Pada saat kelahiran Isa Al-Masih, Malaikat Gabriel utusan Allah menyampaikan wahyu Allah kepada para gembala, “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (Injil, Rasul Lukas 2:11)

Namun setelah 600 tahun pesan tersebut diganti oleh tiruan Malaikat Gabriel yang bernama Jibril dengan kalimat yang menyatakan “Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul,..." (Qs 5:75). Dari ayat-ayat ini kita mengetahui, siapakah sebenarnya yang membelot itu, bukan?
~
SL
Quote
# Feri Gunawan 2013-05-02 13:10
~
Saudari Yuni,

Al-Quran tidak menyekutukan nabinya dengan Allah karena memang nabinya adalah manusia dan mempunyai akhir kehidupan (mati). Kristen pun tidak menyekutukan nabi-nabi-nya dengan Allah jika memang nabi tersebut adalah manusia, yang dilahirkan ke dunia ini melalui (maaf) hubungan suami istri.

Apakah anda tidak membaca di Al-Quran, kalau Isa tidak mempunyai ayah manusia? Saya merasa anda sudah mengetahui kebenaran tentang hal ini. Isa itu memang manusia secara raga karena raga Isa adalah jelmaan dari firman Allah. Sedangkan Roh Isa adalah Allah sendiri. Nah, anda tidak tahu hal ini, bukan? Cobalah buka topik "Mengapa Para Mukmin Gelisah Akan Kiamat". Terimakasih.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-07 21:08
~
Saudara Feri Gunawan,

Terimakasih atas komentarnya, sehingga dapat menjadi bahan referensi bagi kita semua. Kami setuju dengan saudara bahwa orang Kristen tidak pernah menyekutukan nabi dengan Allah. Isa Al-Masih bukanlah nabi yang diangkat menjadi Allah, Dia adalah Kalimat Allah yang telah menjadi manusia.

“Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. ” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14)
~
SL
Quote
# manusia 2013-05-07 02:55
~
Hai Saudaraku khususnya situs ini,

Al-Quran memang tidak setuju, kalau Kristen disebut kafir. Memangnya apa ada ayat yang menyebut Kristen itu kafir, anda telah membacanya sendiri, bukan? Kalaupun ada orang yang menyebut Kristen itu kafir, dan sebaliknya mereka hanyalah orang-orang yang belum mengerti, memahami saja tentang ajaran agamanya. Nah, tugas kitalah yang memberi pengertian, dan pemahaman kepada mereka. Bukan agama atau kitabnya yang salah tapi umatnya atau manusianya itu sendiri yang tidak mengerti.

Siapapun dapat disebut kafir meskipun statusnya beragama! Pada saat kita tunduk kepada harta, itu artinya kita menuhankan siapa? Di saat kita dikendalikan oleh hawa nafsu, kita menuhankan siapa? Menuhankan diri, bukan? Jadi, bukan hanya orang yang tidak memercayai adanya Tuhan saja yang disebut kafir, kita pun bisa disebut kafir.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-14 10:59
~
Saudara Manusia,

Terimakasih atas komentarnya. Menurut Alkitab, semua manusia yang ada di dunia ini diciptakan oleh Allah yang sama. Artinya Allah tidak pernah membeda-bedakan golongan manusia. Alkitab memandang orang “kafir” tidaklah dipandang hina. Malah justru mendatangkan kebaikan dan pertolongan serta juga mendapatkan berkah dari Allah jika ia mengasihi sesama.

Jikalau orang “kafir” dapat bersikap baik dengan mengasihi sesama, maka tentunya orang yang beragama pun seharusnya juga demikian, bukan?

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Injil, Rasul Besar Matius 7:12)
~
SL
Quote
# Asyraffi Ramdhani 2013-07-03 16:09
~
Hanya pada saat ajaran Nasrani (Kristen) belum menyembah Yesus (Isa), pada saat ajarannya masih asli, tapi sekarang sudah diubah Paulus. Seperti dijelaskan oleh Al-Quran “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam." (Qs 5:72). "Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa"(Qs 5:73).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-10 09:53
~
Saudara Asyraffi,

Dapatkah saudara menunjukkan? Pada tahun berapa agama Kristen berubah dari agama asli menjadi palsu? Selama berabad-abad, sejak berdirinya gereja mula-mula sampai sekarang, umat Kristen menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Juruselamat (Injil, Rasul Lukas 2:11).

Umat Kristen memercayai bahwa kekristenan itu adalah Isa Al-Masih. Jika Isa Al-Masih itu dihapus dari kitab suci umat Kristen maka agama Kristen pasti hancur berantakan. Pantaskah sebuah ajaran agama yang baru muncul 700 tahun setelah gereja mula-mula menuduh bahwa orang Kristen itu adalah orang kafir?

Orang Kristen bukanlah orang kafir. Kitab Suci Allah menyatakan bahwa mereka adalah anak-anak Allah yang menjadi ahli waris sorga. “Tetapi semua orang yang menerimanya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12)
~
SL
Quote
# kiki irawan 2013-07-10 06:16
~
Coba anda baca kisah Nabi Isa dalam Al-Quran, yang menjadi Yesus itu bukan Nabi Isa namun murid Nabi Isa yang bersekutu dengan kaum Yahudi. Sehingga Allah mengangkat Nabi Isa ke langit dan murid Nabi Isa yang berkhianat itu mukanya dirubah menjadi muka Nabi Isa. Jadi, dialah yang disalib bukan Nabi Isa yang disalib dan Nabi Isa akan turun ke bumi setelah hari kiamat. Jadi, kesimpulan bahwa umat Kristen itu kafir karena dia menyembah orang lain bukan Nabi Isa.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-17 15:26
~
Saudara Kiki Irawan,

Menurut Kitab, Isa Al-Masih mati karena disalib. Murid Isa Al-Masih yang menjadi pengkianat bernama Iskariot. Kemudian ia menyesal karena telah mengkianati gurunya dan akhirnya ia mati menggantung diri (Injil, Rasul Besar Matius 27:3-5).

Walaupun umat Muslim tidak percaya Isa Al-Masih mati, tetapi Al-Quran memberi kesaksian bahwa Dia benar mati dan dibangkitkan: “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku (Isa Al-Masih), pada hari aku dilahirkan,pada hari aku (Isa Al-Masih) meninggal dan pada hari aku (Isa Al-Masih) dibangkitkan hidup kembali”(Qs 19:33).

Isa Al-Masih adalah pribadi yang terkemuka di dunia dan akhirat, bagaimana mungkin pengikut-Nya disebut orang kafir? Justru Al-Quran mengatakan para pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang dimuliakan Allah pada hari kiamat.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat.”(Qs 3:55) 
~
SL
Quote
# khuswaty 2013-07-28 09:07
~
Bagi siapa yang menganggap Isa Al-Masih adalah Allah, maka kafirlah mereka! Seperti yang di jelaskan dalam (Qs 5:72-73) “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.”
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-02 10:37
~
Saudara Khuswati,

Umat Muslim sering menyebut orang Kristen sebagai orang kafir. Namun, Al-Quran tidak pernah mengatakan bahwa orang Kristen atau pengikut Isa itu kafir, malah ada pernyataan Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55).

Jadi, kalimat ayat itu tegasnya menyatakan orang-orang yang mengikuti Isa (Yesus) status dan kedudukannya ditinggikan (dimuliakan) di atas orang-orang kafir. Sampai batas kapan berlakunya pernyataan itu? Sampai hari kiamat.

Jadi, dengan kata lain sebelum kiamat tiba pintu pertobatan masih terbuka lebar, maka dari itu siapa saja yang mau menjadi pengikut Isa Al Masih atau Yesus Kristus akan selamat pada hari kiamat, hidup kekal bahagia di sorga.
~
SL
Quote
# alfa 2013-08-19 12:15
~
Betul orang yang mengikuti Isa Al-Masih tidak kafir. Tapi yang mengatakan/iman Isa Al-Masih adalah Tuhan pencipta alam adalah kafir.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-22 18:02
~
Saudara Alfa,

Al-Quran menyatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang “ditinggikan oleh Allah di atas orang kafir” yaitu orang yang diselamatkan dari hukuman Allah. Siapakah pengikut Isa Al-Masih? Alkitab menjelaskan, Pengikut Isa Al-Masih disebut orang percaya atau pengikut jalan Tuhan.

Pengikut Jalan Tuhan adalah orang yang percaya kepada kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih. Mereka adalah orang-orang yang telah menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat, dengan suatu kesadaran bahwa dia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri dari murka Allah.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).
~
SL
Quote
# mikaeel 2013-09-23 21:07
~
Surat Al-Kafirun, Katakanlah," Hai orang-orang kafir! Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah. Dan tiada (pula) kamu menyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku bukan penyembah apa yang biasa kamu sembah. Dan kamu bukanlah penyembah Tuhan yang aku sembah. Bagimu agamamu dan untukku agamaku.”

Renungan: Ketegasan telah dinyatakan sendiri oleh Allah. Ketegasan sekaligus toleransi yang maha luas. Pengaktualisasi keyakinan yang tidak menyinggung keyakinan lainnya. Sangat jelas tersirat kebebasan penentuan akan keyakinan. Sangat jelas pula pembagian golongan keyakinan. Sangat Jelas tidak ada pemaksaan keyakinan. Tidak ada pemaksaan. Tentramlah segala umat di dunia.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-09-27 18:21
~
Saudara Mikaeel,

Isa Al-Masih memang melarang umat-Nya untuk menyembah “berhala” orang kafir, tetapi Dia mengasihi orang kafir. Isa Al-Masih memerintahkan agar mengasihi musuh-musuh kita.

“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44-45).

Bagaimana kita bisa mengasihi musuh-musuh kita? Isa Al-Masih memberitahukan kepada kita. Pertama, memandang kepada Bapa yang “membuat matahari terbit bagi si jahat dan si baik” dan “curah hujan bagi orang yang adil dan tidak adil”. Allah “mengasihi semua orang.”

Isa Al-Masih juga memberitahu kita untuk menjadi “sempurna seperti Bapa Surgawi sempurna”, meniru Bapa-Nya dengan kesempurnaan kasih itu. Dan pada akhirnya Dia memperingatkan kepada kita bahwa orang suka yang membalas dendam sebenarnya bukan orang Kristen.
~
SL
Quote
# Nik Ahmad 2013-09-30 12:43
~
Kafir bukan berarti tidak percaya, malah berarti ingkar terhadap Allah (degil/tidak mahu patuh terhadap perintah-perint ah Allah). Allah memerintahkan supaya percaya bahwa Allah tunggal, tidak beranak dan tidak diperanakkan dan supaya manusia mengikut Rasulullah Muhammad (bersalawatlah ke atas baginda).

"Sungguh orang-orang kafir (yang tak akan beriman), sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan kepadanya atau tak kamu beri peringatan kepadanya, mereka tetap tidak akan beriman” (Qs 2:6).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-08 07:54
~
Saudara Nik Ahmad,

Orang Kristen menolak ide bahwa Allah beristri dan mempunyai anak. Ini adalah penghujatan terhadap Allah. Darimana Muhammad mendapat gagasan seperti ini tentang Allah? Tidak mungkin Allah mengirimkan wahyu seperti ini kepada para nabi Allah.

Dalam kitab Taurat Allah memperkenalkan diri-Nya kepada Nabi Musa sebagai Allah yang esa. “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” (Taurat, Kitab Ulangan 6:4). Nabi Musa kenal baik dengan Isa Al-Masih dan Nabi Elia secara timbal balik. Namun Nabi Musa tidak mengenal Muhammad. Hanya Muhammad sajalah yang selalu mengaku-ngaku kenal dan tahu siapa itu Nabi Musa, Isa Al-Masih, dan nabi-nabi Israel lainnya.

Oleh sebab itu, berkaitan dengan keselamatan dari hukuman kekal di neraka, Kitab Suci Injil tidak pernah menyebutkan nama Muhammad melainkan nama Isa Al-Masih. “Keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).
~
SL
Quote
# Unggung widhiantoro 2013-10-17 18:45
~
Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir" (Qs 18:29).

Al-Quran diturunkan kepada manusia dengan jaminan dijaga keotentikannya sampai akhir yang harus kita percayai sepenuhnya termasuk ayat yang menyampaikan. "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam"(Qs 5:72). Ayat itu sudah sangat jelas dan tidak ada penafsiran lain.

Jadi terserah anda, anda mau kafir atau pun beriman itu adalah hak anda. Kebenaran datangnya dari Allah, bukan dari pembenaran yang dibuat-buat oleh manusia.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-24 17:23
~
Saudara Unggung,

Komentar yang menuduh bahwa umat Kristen adalah kafir sudah kami berikan tanggapan. Untuk lebih jelasnya perhatikan tanggapan terhadap komentar # khuswaty 2013 -07-28 09:07.

Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..."(Qs. 3:55). Namun apabila memerlukan penjelasan yang lebih lengkap saudara dapat menuliskan email kepada:

Demikian harap makhlum.
~
SL
Quote
# wisdom 2013-11-29 03:25
~
Shalom Assalamualaikum ,

Sebenarnya bagi saya kalau umat Muslim menganggap umat Kristen kafir, itu bukan urusan kita sebagai manusia. Kita hanyalah manusia yang berasal dari debu dan pasti akan kembali ke debu. Mereka boleh menganggap kita kafir.

Kenapa? Karena kita umat Kristen mengetahui, kalau Yesus Kristus saja yang tidak berdosa rela disalib apalagi kita. Padahal salib adalah hukuman untuk orang yang melanggar hukum Romawi. Jadi tetaplah bersyukur walaupun dianggap kafir. Lihatlah apa yang nantinya akan terjadi.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-13 19:38
~
Saudara Wisdom,

Terimakasih untuk komentarnya. Kami setuju dengan saudara bahwa sebagai orang Kristen, kita harus memikul salib. Ini memang syarat pertama dan mutlak yang harus dipenuhi sebagai pengikut Isa Al-Masih.

“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku” (Injil, Rasul Lukas 9:23).

Bagi kami masalah bukan tidak bersedia “memikul salib” setiap hari, melainkan kami ingin menunjukkan kebenaran dalam Al-Quran. Sehingga umat Muslim tidak asal main tuduh terhadap umat Kristen.

Allah dalam Al-Quran mewahyukan bahwa orang Kristen bukan kafir. Al-Quran berkata, “dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).
~
Slamet
Quote
# manusiabiasa 2013-11-29 03:44
~
Saudara terkasih Staff Isa dan Al-Quran,

Ingat kalau kita pengikut Yesus, kita tidak boleh menyangkal diri dari Yesus. Yesus saja mau dihina, dimaki, difitnah, dicambuk, dan disalib. Kalau dikatakan kafir, kita terima saja. Ada hal yang lebih berarti dibalik itu. Kita punya panggilan masing masing, bukan? Jadi, tidak usah menawar kalau kita memang kafir bagi mereka.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-13 19:40
~
Saudara Manusia Biasa,

Terima kasih untuk komentar dan apresiasi yang saudara berikan. Semoga komentar saudara dapat memberikan pencerahan dan hidayah bagi kita semua. Memang sebagai orang Kristen, kita dipanggil untuk menderita bersama Isa Al-Masih. ”Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia” (Injil, Surat Filipi 1:29).
~
Slamet
Quote
# Sulaiman 2013-12-15 21:37
~
Lucu sekali, menafsirkan teks Islam tapi dari sudut pandang selain Islam. Kalau mau menafsirkan "kafir" yang dicatut dari teks Islam, maka harus ditafsirkannya dari asal kalimat/kata itu, yaitu Al-Quran. Dalam Al-Quran sangat eksplisit dikatakan siapakah golongan yang disebut kafir.

Saya juga setuju definisi kafir secara umum yakni orang yang menutupi atau mengingkari nikmat Allah. Sedangkan dalam kamus Islam yang namanya nikmat Allah itu sesungguhnya adalah nikmat iman dan Islam.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-23 14:51
~
Saudara Sulaiman,

Saudara menyatakan bahwa untuk menafsirkan istilah-istilah dalam agama Islam harus menggunakan Al-Quran, tidak boleh keluar dari koridor kitab suci Al-Quran. Pandangan saudara ini dapat diterima kalau Al-Quran dapat memberikan jawaban yang tepat dan jelas. Masalahnya tentang istilah “kafir”, Al-Quran memberikan jawaban yang menggunakan standard ganda. Ini justru membuat orang bingung! Sebenarnya siapakah golongan kafir itu?

Satu sisi Al-Quran menyebutkan bahwa orang Kristen adalah kafir. “Mereka (orang-orang kafir) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya” (Qs 2:116).

Ayat yang lain dalam Al-Quran menunjukkan bahwa justru orang Kristen inilah yang dimuliakan Allah pada hari kiamat. “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat...” (Qs 3:55).

Tetapi Kitab Suci Injil dengan jelas dan tegas menyatakan bahwa Allah sangat mengasihi orang berdosa dan Allah “menghendaki agar semua orang selamat” (Injil, Surat 1 Timotius 2:4).
~
Slamet
Quote
# foct 2013-12-24 21:45
~
Yang namanya kafir itu adalah mereka yang menyembah Tuhan selain Allah. Kristen itu Tuhannya Yesus, Islam Tuhannya Allah. Jadi, Kristen itu kafir, karena Tuhannya Yesus, bukan Allah.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-21 20:50
~
Saudara Foct,

Tuhan umat Muslim adalah Allah yaitu Tuhan yang disembah oleh nabi Muhammad dan orang Arab. Dan umat Muslim mengklaim bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang sejati. "Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "wahai kaumku sembahlah Allah. Sekali kali tak ada Tuhan bagimu selain Nya" (Qs 7 :59).

Sedangkan Tuhan umat Kristen adalah Tuhan dalam Alkitab. Tuhan Alkitab adalah Tuhan yang disembah orang Israel dan orang Kristen dikenal sebagai Tuhannya Abraham, Ishak dan Yakub. Dan yang menyatakan diri dalam pribadi Isa Al-Masih.

Walaupun umat Kristen dituduh kafir karena menyembah Isa Al-Masih, namun umat Kristen tetap kuat beriman kepada Isa Al-Masih sang Juruselamat. “Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya” (Kitab Nabi Mikha 4:5).
~
Slamet
Quote
# Tommy Boy 2014-01-07 17:55
~
"Sesungguhnya orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, .........;tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati" (Qs 2:62). "Barangsiapa yang mati dalam agama Isa sebelum mendengar aku maka dia mati dalam kebaikan. Barangsiapa yang telah mendengar aku dan tidak mengimaniku maka dia celaka" (Hadist Nabi).

Islam tidak mengenal Kristen, karena Kristen bukan pengikut Isa. Kristen adalah kepercayaan yang dipelopori oleh Paulus yang menjadikan Isa sebagai Tuhan Yesus. Dan meniadakan sebagian isi perintah dalam Taurat. Jadi, jelas Kristen adalah kafir!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-21 21:17
~
Saudara Tommy Boy,

Sebagai pengikut Isa Al-Masih, orang Kristen adalah orang-orang yang telah dibenarkan oleh Allah karena telah menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat. “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Injil, Surat Roma 5:1).

Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih yaitu orang-orang Kristen statusnya di atas orang kafir. “…Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat ” (Qs 3:55).

Dengan jelas ayat di atas mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih (orang Kristen) dijadikan Allah di atas orang-orang kafir. Bila benar apa yang dikatakan ayat ini berasal dari Allah, bagaimana mungkin orang Kristen dituduh sebagai orang kafir?
~
Slamet
Quote
# soto 2014-01-08 21:40
~
Biar kafir yang penting tidak mengganggu, memaksa, mengusir orang lain yang tidak sesuai dengan mereka.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-21 21:08
~
Saudara Soto,

Walaupun orang Kristen dituduh sebagai orang kafir, orang Kristen tidak akan membalasnya. Justru mereka akan mendoakan agar para penuduh mereka mendapat rahmat dan hidayah dari Allah.

Mengapa demikian? Karena Isa Al-Masih mengajarkan untuk mengasihi sesama. "Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu” (Injil, Rasul Lukas 6:27-28).
~
Slamet
Quote
# eno 2014-01-29 00:41
~
Isa yang orang Nasrani percayai sungguh jauh berbeda dengan Isa yang dipercayai umat Muslim. Orang Nasrani mendeskripsikan Isa sebagai Tuhan. Tetapi bagi umat Muslim, Isa adalah seorang rasul yang diutus Allah. Isa umat Muslim mengharamkan memakan babi,dan meminum anggur. Dan kami umat Muslim tidak melakukannya.

Lantas siapa Isa yang kalian sebut sama dengan Isa yang umat Muslim percayai? Itulah alasan umat Muslim menyebut Kristen itu termasuk kafir.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 10:21
~
Saudara Eno,

Yesus Kristus atau Isa Al-Masih adalah orang yang sama. Dia bukan orang Arab melainkan orang Yahudi keturunan Raja Daud. Dia dilahirkan di Betlehem kota Daud. "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (Injil, Rasul Lukas 2:11) .

Selama berada di dunia, Isa Al-Masih mengajarkan tentang kasih dan belas kasihan Allah kepada manusia. Dia tidak pernah mempersoalkan makanan haram dan yang tidak haram. Isa Al-Masih justru mengajarkan bukan apa yang masuk ke mulut (dimakan) yang membuat orang berdosa, tetapi yang keluar dari mulut (dari hati) manusia yang menyebabkan orang itu berdosa.

"Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang" (Injil, Rasul Besar Matius 15:11). Bagaimana mungkin pengikut Isa Al-Masih dikatakan kafir? Bukankah Allah "menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55), bukan?
~
Slamet
Quote
# bone 2014-01-31 12:02
~
Kafir dalam Islam diartikan menyembah selain kepada Allah. Umat Kristen menyamakan Nabi Isa Al-Masih dengan Allah. Sedangkan Allah menyatakan Keesaan-Nya dalam Al-Quran surat Al-Ikhlas (1-4).

"Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia" (Qs 112:1-4).

Jadi jelas kalau agama Kristen bertentangan dengan Firman Allah dalam Al-Quran. Menyembah selain Allah atau menyekutukan Allah adalah kafir.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 11:11
~
Saudara Bone,

Orang Kristen tidak menyamakan Isa Al-Masih dengan Allah, melainkan Isa Al-Masih memang Allah yang telah menjadi manusia. Orang Kristen juga tidak pernah percaya kepada tiga Allah, tetapi kepada satu Allah yang Esa! (Taurat, Kitab Ulangan 6:4). Dan Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa Allah adalah Esa yang beroknum tiga.

Jadi, tidak ada dasarnya menuduh orang Kristen kafir, karena tidak menyembah Allah dan ajaran Kristen bertentangan dengan Firman Allah.
~
Slamet
Quote
# Deo 2014-02-03 03:34
~
Saya menyimpulkan bahwa dalam Al-Quran terdapat dua penjelasan yang bertentangan tentang sebutan kafir bagi umat Kristiani. ("Ini membingungkan orang!" Menurut komentar Staff Isa dan Al-Quran pada tanggal 2013-12-23 14:51).

Sebuah ayat dalam Alkitab saya menyebutkan "Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan"(Injil, Rasul Besar Yohanes 12:46-47).

Ayat ini mengartikan, Yesus Kristus mengajak semua umat manusia ikut pada-Nya dan menyelamatkan tanpa memandang status kepercayaannya, termasuk yang belum percaya kepada-Nya (kafir). Mungkin bisa introspeksi diri bagi yang membutuhkan. Ajaran agama Katolik atau Kristen atau pun yang lainya, tidak bisa ditafsirkan semata berdasarkan Al-Quran. Karena agama ini adalah setara.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 12:01
~
Saudara Deo,

Terima kasih atas komentarnya. Sebagai Pencipta tentunya Allah tidak pernah membeda-bedakan manusia. Allah tidak pilih kasih. Dalam pemandangan Allah semua manusia adalah sama. Yaitu semua manusia telah berdosa dan memerlukan Juruselamat.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Bila Allah mau datang kepada manusia di dunia, dan manusia menerima kedatangan-Nya serta percaya kepada-Nya, dapatkah itu disebut kafir? Bagaimana saudara?
~
Slamet/Solihin
Quote
# nona 2014-02-03 17:39
~
Lebih bersyukur disebut kafir di dunia tapi masuk sorga, dari pada disebut mulia di dunia tapi akhirnya tinggal neraka. Saya rasa yang menyebut diri mereka bukan kafir, belum tentu punya sikap lebih bijaksana dari orang kafir. Justru mereka sungguh-sungguh kafir dalam hati dan sikap yang munafik.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 12:12
~
Saudara Nona,

Terimakasih untuk komentarnya. Menurut Alkitab, di luar Isa Al-Masih kita ini bukan saja disebut sebagai orang kafir yang hidup tanpa Allah. Tetapi juga orang-orang yang telah mati secara rohani. Kita layak bersyukur kepada Allah "karena di dalam Isa Al-Masih, Ia telah membangkitkan kita dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga" (Injil, Surat Efesus 2:6).
~
Slamet
Quote
# NN 2014-02-07 22:21
~
Alkitab sendiri tidak mengajarkan untuk menyebut kafir.

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala" (Injil, Rasul Besar Matius 5:22).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-19 09:47
~
Saudara NN,

Terima kasih untuk komentarnya. Isa Al-Masih mengajarkan kepada pengikut-Nya agar mereka saling mengasihi. Bukan hanya mengasihi orang-orang yang baik kepadanya, bahkan yang membenci pun harus dikasihi.

"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu" (Injil, Rasul Besar Matius 6:27-28). Betapa indahnya kehidupan ini, apabila kita saling mengasihi, bukan?
~
Slamet
Quote
# mas alip 2014-02-18 23:47
~
Anda bilang orang Kristen bukan kafir, itu menurut pendapat anda karena anda orang Kristen. Bagi kami yang beragama Islam, Kristen itu adalah kafir. Saya juga merenungkan apakah orang yang beragama Islam tapi tidak taat kepada Allah itu juga kafir?

Jadi, kafir itu adalah orang yang tidak menyembah Allah. Dan juga orang Kristen yang telah menyalahartikan bahwa Isa adalah Tuhan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-20 08:39
~
Saudara Mas Alip,

Orang Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih. Mereka adalah orang yang telah dibenarkan oleh Allah karena percaya kepada Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat. “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Injil, Surat Roma 5:1).

Al-Quran juga menunjukkan bahwa pengikut Isa Al-Masih atau orang Kristen adalah orang yang ditinggikan Allah di atas orang kafir. “… dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat ” (Qs 3:55).

Jelas melalui ayat-ayat di atas kita mengetahui bahwa pengikut Isa Al-Masih (orang Kristen) bukanlah orang kafir. Bila benar apa yang dikatakan dalam Al-Quran sebagai wahyu Allah bahwa orang Kristen bukan kafir. Bagaimana mungkin orang Islam masih menuduh orang Kristen sebagai orang kafir?
~
Slamet
Quote
# Umat Allah 2014-03-14 00:38
~
Assalamualaikum,

Wahai semua saudara dan saudari di sini. Bagi saya, kenapa perlu kami umat Islam memberi 'label' kafir laknatullah kepada yang bukan beragama Islam? Bukankah mereka juga dicipta oleh Allah yang sama? Allah adalah Tuhan, dan Tuhanlah yang mencipta segala kehidupan dan alam semesta.

Walaupun mereka mengatakan Allah bukan Tuhan mereka, kita tidak perlu melabelkan mereka 'kafir'. Kita sebagai umat patutnya membantu mereka ke jalan yang benar. Islam juga mengajar untuk menghormati antara satu sama lain walaupun beda agama maupun bangsa.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-03-26 12:12
~
Saudara Umat Allah,

Allah adalah Maha Pengasih dan Penyayang, Dia sangat mengasihi setiap manusia. Allah tidak pernah melaknakti manusia sebagai ciptaan paling sempurna yang diciptakan menurut gambar-Nya. “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Taurat, Kitab Kejadian 1:27).

Pada mulanya Allah memberikan segala sesuatu yang baik kepada manusia, tetapi semuanya itu telah dirusak oleh Iblis! Hal inilah menyebabkan manusia jatuh ke dalam dosa, mengakibatkan hubungan antara manusia dan Allah terputus.

Namun demikian melalui Isa Al-Masih, Allah ingin memulihkan keadaan manusia. Dia berusaha mencari dan menyelamatkan manusia yang telah hilang itu. “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Injil, Rasul Lukas 19:10).
~
Slamet
Quote
# Pug 2014-03-15 16:04
~
Tahukah teman-teman kata "kafir" ada 525 kali disebut yang tersebar di 73 surat dari 114 surat-surat Al-Quran? Sedangkan kata "kasih" dalam Injil disebut sebanyak 492 kali. Hendaklah kita semua penuh kasih daripada menunjuk-nunjuk orang lain kafir. GBU.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-03-26 12:21
~
Saudara Pug,

Terimakasih untuk komentarnya. Isa Al-Masih melarang pengikut-Nya melaknat dan mencaci-maki terhadap sesama manusia.

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil ! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala "(Injil, Rasul Besar Matius 5:22).
~
Slamet
Quote
# dewi sinta 2014-03-22 13:50
~
Orang-orang Nasrani percaya bahwa Yesus putra Maryam adalah Tuhan. Lihat apa yang ada di Al-Quran: "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata : 'Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putra Maryam" (Al Maidah:17).

"Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: 'Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga'" (Al Maidah :73). "Orang-orang kafir dari Bani Israel telah dilaknat melalui lisan Daud dan Isa putra Maryam" (Al Maidah :78). "Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam" (Al Bayyinah :6).

Jadi, yang dimaksud ahli kitab dalam ayat ini adalah kaum Nasrani.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-04-05 18:30
~
Saudara Dewi Sinta,

Tuduhan umat Muslim bahwa ahli kitab atau umat Nasrani kafir tidaklah benar. Mengapa demikian? Allah dalam Al-Quran sendiri mengatakan bahwa umat Nasrani atau pengikut Isa Al-Masih adalah orang-orang yang ditinggikan Allah pada hari kiamat. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55).

Nabi Muhammad sendiri diperintahkan Allah untuk bertanya kepada ahli kitab, apabila ragu terhadap wahyu Allah yang disampaikan kepadanya. “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu” (Qs 10:94).

Jadi, bagaimana mungkin umat Nasrani dituduh kafir, kalau Allah dan nabi umat Muslim sendiri sangat menghormati umat Nasrani, bukan?
~
Slamet
Quote
# mujahidin 2014-04-27 18:46
~
Dalam agama Islam, bagi seluruh umat yang tidak menyembah Allah swt dikatakan kafir. Sebagaimana tertulis dalam surat Al-Kafirun: "Katakanlah Hai orang-orang kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah dan aku tidak akan pernah menyembah Tuhan yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah pula menyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, untuk ku agama ku.”

Kesimpulan dari ayat itu ialah bagi umat yang tidak menyembah Allah akan tetap dikatakan kafir.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-05-04 18:37
~
Saudara Mujahidin,

Alkitab menjelaskan bahwa Allah Pencipta langit dan bumi memperkenalkan namanya sebagai Allah Abraham, Ishak dan Yakub. Dia menyatakan diri-Nya dan memperkenalkan nama-Nya kepada nabi Musa bangsa Israel bukan orang Arab. Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah" (Taurat, Kitab Keluaran 3:6).

Allah Abraham, Ishak, dan Yakub ini telah memperkenalkan nama-Nya secara khusus yaitu Isa Al-Masih. Sehingga setiap orang yang menyembah-Nya memperoleh bagian dalam kerajaan sorga. Pertanyaannya adalah apakah umat yang memperoleh bagian dalam kerajaan sorga bisa disebut kafir? Bagaimana saudara?
~
Slamet/Solihin
Quote
# rizqi 2014-05-27 05:40
~
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kepada Al Quran yang diturunkan Allah," mereka berkata: "Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami". Dan mereka kafir kepada Al Quran yang diturunkan sesudahnya, sedang Al Quran itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah: "Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman?" (Qs 2:91).

Dan masih banyak ayat-ayat lain yang menginformasika n mengenai kata "kafir". Artikel di atas lebih banyak bermain "jika...maka" tanpa menghadirkan bukti otentik yang ada, termasuk dalam Injil sendiri.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-10 12:21
~
Saudara Rizqi,

Bagaimana dengan ayat Al-Quran yang mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih akan ditinggikan oleh Allah pada akhir zaman?

“dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu[yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).

Jelas ayat ini membuktikan bahwa orang Kristen atau pengikut Isa Al-Masih bukan orang kafir. Mereka adalah orang yang dimuliakan Allah di sorga. Mengapa Allah dalam Al-Quran menuliskan ayat ini bukan untuk pengikut Muhammad?
~
Slamet
Quote
# dank yan 2014-06-09 05:13
~
Jadi, umat Kristen yang menganggap Isa sebagai Tuhan atau inkarnasi Allah atau Allah dalam tiga pribadi tidak pantas disebut “orang-orang yang mengikuti kamu (Isa).” Karena umat Kristen yang demikian itulah yang dimaksud sebagai “ahli kitab” yang digolongkan kafir seperti pada Qs 98:6.

Jadi tidak ada pertentangan dalam Al-Quran antara Qs 98:6 dan Qs 3:55 tentang siapakah ahli kitab yang digolongkan “kafir”, dan siapakah ahli kitab yang termasuk “pengikut Nabi Isa AS yang di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” itu. Ini sangat jelas dipahami oleh orang-orang yang “ingin mencari kebenaran”, kecuali oleh orang-orang yang “ingin mencari pembenaran sendiri”.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-11 10:11
~
Saudara Dank Yan,

Komentar saudara sebaiknya tidak lebih dari satu kolom. Karena itu, mohon maaf kalau kami terpaksa menghapus sebagaian komentar saudara. Kiranya saudara memaklumi ini. 

Sejak abad pertama sampai dengan jaman Muhammad (abad tujuh) bahkan sampai zaman modern ini, istilah “Kristen” tidak pernah berubah. Istilah ini adalah sebutan bagi para pengikut Isa Al-Masih/Yesus Kristus. Kata "Kristen" sendiri memiliki arti "pengikut Kristus atau "pengikut Yesus". Murid-murid Yesus Kristus untuk pertama kalinya disebut Kristen ketika mereka berkumpul di Antiokia. “Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen” (Kisah Para Rasul 11:26b).

Dan hal paling penting yang perlu direnungkan oleh umat Muslim berkaitan dengan Qs 3:55 ini. Mengapa justru “pengikut Isa Al-Masih” bukan “pengikut Muhammad” yang ditinggikan Allah di atas orang kafir pada hari kiamat?
~
Slamet
Quote
# DWI SUNARYATI 2014-06-11 22:32
~
Salam Saudaraku,

Isa memang mendapat kedudukan istimewa dalam Islam. Dan sejauh dari beberapa yang telahi kami pelajari, pengikut Isa bukanlah orang kafir. Sejauh yang saya tahu, mereka yang diperangi rasulullah yang disebut sebagai kafir dalam banyak kejadian sejarah masa rasulullah hidup adalah mereka para penyembah berhala, bukan para pengikut Isa atau Musa.

Kalau dikaji dalam kacamata sejarah, pengikut Isa atau Musa dianggap sebagai kafir oleh orang Islam (maaf yang beberapa dari kami sebut sebagai pengikut buta) setelah masa perang salib (yang bagi saya adalah perang memalukan) di mana agama terlalu masuk dan diracuni oleh politik. Demikian dari apa yang saya ketahui.

Salam.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-20 12:01
~
Saudara Dwi Sunaryati,

Terima kasih atas komentar saudara. Kiranya ini akan memberikan pencerahan bagi para pembaca. Alkitab menyebut pengikut Isa Al-Masih dengan istilah "anak-anak Allah." "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12).
~
Slamet
Quote
# Patek 2014-08-05 11:00
~
Pengikut Isa yang "ditinggikan Allah" adalah mereka yang mengikuti ajaran Allah swt. Bukan malah menyembah dan menuhankan Isa. Umat Muslim pengikut nabi Muhammad saw, tapi tidak menuhankan Rasulullah. Kritis!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-08-08 09:26
~
Sebelum Muhammad lahir, orang Kristen atau pengikut Isa Al-Masih sudah ada, mereka tidak pernah menyembah Allah Swt dalam Al-Quran.

Orang Kristen menyembah Allah Sang Pencipta yang telah menjadi manusia dalam pribadi Isa Al-Masih. "Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.Firman itu telah menjadi manusia" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14).

Kalaupun umat Islam tidak menyembah Muhammad, itulah hal yang benar. Karena Muhammad manusia biasa, kini ia yang telah mati dan dikuburkan.
~
Slamet
Quote
# muhammad nur hudha 2014-08-05 12:32
~
"Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman" (Qs 2:6).

Seperti apa yang diramalkan ayat ini, kalian tidak akan pernah beriman dan akan tetap kafir, pada hal kalian tahu kebenarannya. Kalian mempelajari kitab Al-Quran kami hanya untuk kalian mengambil ilmunya saja tapi kalian tidak beriman kepada-Nya (Allah) yang menurunkan kitab kami.

Sungguh kalian musuh kami yang nyata, kalian kami anggap sahabat jika kalian mengakui Tuhan yang esa, bukan Nabi Ia AS sebagai Tuhan. Jadi itulah kenapa kalian disebut kafir.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-08-08 10:55
~
Saudara Muhammad,

Agar komentar saudara fokus pada isi artikel, mohon maaf kalau kami harus mengedit maupun menghapus sebagian komentar saudara.

Jelas umat Kristen bukanlah orang kafir karena mereka beriman kepada Allah. Bahkan Allah sendiri dengan tegas menyebut mereka adalah umat-Nya.

"Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku" (Injil, Surat Ibrani 8:10).

Umat Kristen tidak pernah menjadikan umat Muslim sebagai musuh, justru sebaliknya. Sebagian besar umat Kristen mendoakan umat Muslim, agar umat Muslim juga menerima anugerah keselamatan di dalam Isa Al-Masih.
~
Slamet
Quote
# yudi 2014-08-07 02:29
~
Menurutku orang kafir itu ada di semua agama. Mereka itu adalah orang yang menuhankan dunia, lupa dengan kematian dan segala sesuatu yang menuju ke jalan Tuhan. Semua agama itu baik dan mengajarkan kebaikan cuma manusianya saja yang aneh-aneh.

Aku yakin selama manusia melakukan kebaikan maka mereka berada dalam kebenaran. Percayalah jika engkau melakukan kebaikan maka engkau akan menerima kebaikan dan jika engkau melakukan kejahatan maka engkau akan menerima kejahatan. Itulah pepatah yang tak boleh kita lupakan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-08-08 11:22
~
Memang kita tidak boleh main hakim sendiri dengan memberikan sebutan kafir bagi orang yang berbeda agama dengan kita. Tentunya tidak ada agama yang mengajarkan kepada umatnya untuk mengingkari nikmat Allah, bukan?

Dan kalau kita menginginkan hidup yang baik tentunya kita harus menjaga tingkah laku kita dari perbuatan jahat."Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu" (Injil, Surat 1 Petrus 3:10).
~
Slamet
Quote
# Nathanael 2014-08-10 09:42
~
Yesus adalah terang hidup, Putra Allah, yang di kandung oleh Roh Kudus dan lahirkan oleh perawan Maria, yang membawa tanda dari Allah. Melalui Yesus lah kita dapat berdoa kepada Bapa “Tidak ada yang dapat berdoa melalui Bapa , tanpa melawati Aku.”

Kami bukan orang Kafir seperti yang kalian tuduhkan, karena Yesus adalah Allah yang di sembah, bukan berhala. Yesus terang dunia, kenapa kalian orang Islam membenci kami? Bukankah kami tidak mencari masalah kepadamu.

Bukankah Kristen dan Yahudi merupakan agama Abrahamik yang tertua? Bahkan sebelum Muhammad lahir orang Kristen sudah ada di Yerusalem dan orang Kristen yang masuk lebih dahulu bersama orang Yahudi ke Arab. Namun kenapa selalu di sebut kafir?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-08-12 11:59
~
Saudara Nathanael,

Kami sependapat dengan saudara bahwa pengikut Isa Al-Masih bukanlah orang Kafir. Bahkan Al-Quran sendiri mencatatnya dalam Qs 3:55, "dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat."

Kalaupun sebagai pengikut Isa Al-Masih, kita dibenci atau dianiaya oleh orang dunia itu sudah wajar. Bukankah Kitab Suci Allah telah menuliskan tentang hal ini. "Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya" (Injil, Surat 2 Timotius 3;12).
~
Slamet
Quote
# antum 2014-08-10 11:38
Quoting kumbang:
~
Kafir berarti menyembah selain Allah. Umat Kristiani menyembah Yesus Kristus . Nabi Isa meminta umatnya menyembah Allah. “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam."(Qs 5:72). "Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: 'Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa'"(Qs 5:73).

Benar, orang kafir tetap kafir tidak mau percaya dengan Lafazd "Asyhadu an la ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan rasulu llah."
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-08-12 11:41
~
Salah satu tujuan shalat adalah memperoleh “puncak nikmat Allah” yaitu keselamatan masuk ke sorga. Oleh karena itu, tidaklah salah setiap kali umat Muslim menjalankan shalat, selalu meneriakkan "Asyhadu an la ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan rasulu llah." Namun faktanya baik Allah maupun Muhammad tidak pernah memberikan kepastian masuk sorga.

Jelas hal ini sangat berbeda dengan jaminan keselamatan yang telah disediakan oleh Isa Al-Masih. Apabila kita mau berseru kepada Isa Al-Masih, maka Dia akan menyelamatkan kita. “Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 10:31).

Kalaupun sudah ada yang menyediakan kepastian keselamatan, mengapa kita tetap bertahan mengikuti yang tidak pasti!
~
Slamet
Quote
# vynzefanya 2014-08-10 23:45
~
Buat semuanya,

Terutama buat kalian yang merasa bukan kafir! Nama saya, Alvin ; Agama saya, Kristen. Tidak perlu melabelkan Kafir pada siapa pun, urus semua kehidupan kalian, urus moral kalian, urus amal kalian. Agama semuanya benar, cuman orang-orang yang seperti kalian yang menganggap agama tertentu itu kafir. Jangan mentafsirkan agama ini dan itu kafir! Tapi pahami dan renungkan secara dewasa.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-08-12 11:37
~
Saudara Vynzefanya,

Terima kasih atas komentarnya. Semoga komentar saudara dapat memberikan pencerahan dan hidayah kepada setiap pembaca.

Dan kiranya Allah “menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat" (Qs 3:55).
~
Slamet
Quote
# Furqan 2014-08-12 12:40
~
Al-Quran tidak mengatakan pengikut Yesus itu kafir, karena merekalah yang beriman kepada Allah. Yang dikatakan Al-Quran kafir itu adalah orang orang Kristen yang mengingkari Allah, menyembunyikan kebenaran Allah, dan mengutak atik ayat-ayat Allah.

Kristen tidak pernah disebut dalam Alkitab. Kristen hanyalah pengikut Paulus yang mengingkari ayat-ayat dalam Kitab Allah.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-08-13 11:09
~
Orang Kristen yang dikenal dengan sebutan pengikut Isa Al-Masih bukanlah orang kafir. Al-Quran justru memandang orang Kristen sebagai orang yang ditinggikan oleh Allah, “...dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu[yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat"(Qs 3:55).

Bahkan Kitab Suci Allah menunjukkan bahwa orang-orang Kristen akan menghakimi orang-orang dunia bersama dengan Isa Al-Masih pada hari kiamat. “...tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia?” (Injil, Surat 1 Korintus 6:2).

Orang Kristen bukanlah pengikut Paulus, mereka adalah pengikut Isa Al-Masih. Dan orang Kristen sudah ada di Antiokhia, kurang lebih 600 tahun sebelum agama Islam lahir.

"Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen" (Injil, Surat Kisah Para Rasul 11:26).
~
Slamet
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-08-13 11:17
~
Saudara Furqan,

Mohon memberikan komentar yang sesuai dengan norma-norma yang ada. Kami berhak menghapus komentar yang kasar, mengejek dan bersifat menyerang termasuk komentar yang tidak ada hubungannya dengan artikel di atas. Silakan menggunakan bahasa yang jelas dan tidak menggunakan singkatan!

PEDOMAN MEMASUKKAN KOMENTAR:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukkan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan Saudara mengemail untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.

Wassalam,
Staff, Isa dan Islam
Quote
# hendrik koto 2014-08-20 21:24
~
"Wahai Isa. Aku mengambilmu dan mengangkatmu kepadaKU, serta menyucikanmu dari orang orang kafir, dan menjadikan orang orang yang mengikutimu diatas orang orang yang kafir hingga hari kiamat.....” (Qs. 3:55).

Ingat ya, mengikuti bukan menyembah, yang dimaksud "mengikuti" di sini adalah ketika nabi Isa dan umat-Nya menyembah Allah.

Tetapi mengapa nabi Isa disembah oleh orang Kristen? Janji Allah untuk memuliakan pengikut nabi Isa memang benar, tapi yang menyembah Allah bukan yang menyembah nabi Isa.

Benarlah ayat ini, "sungguh telah kafir orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu dialah Al Masih putera Maryam" padahal Al-Masih sendiri berkata : Wahai Bani Israil! Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu" (Qs 3:72).
~
Slamet
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-08-27 09:33
~
Pengikut Isa Al-Masih tidak menyembah manusia. Mereka menyembah Allah Sang Pencipta yang telah menjadi manusia dalam pribadi Isa Al-Masih.

"Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.Firman itu telah menjadi manusia" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14).

Kalau Saudara Hendrik, benar-benar percaya bahwa Al-Quran adalah wahyu Allah, mengapa saudara tidak bersedia menjadi pengikut Isa Al-Masih?
Bukankah Al-Quran menunjukkan bahwa pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang ditinggikan Allah di atas orang kafir, bukan?

“… dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat ” (Qs 3:55).
~
Slamet
Quote
# peaceman 2014-08-24 20:21
~
Anda menyatakan diri sebagai pengikut Isa, tapi kebanyakan dari anda adalah ingkar. Ingkar adalah kafir.

Bukti nyata, Pada Injil Yohanes, Matius, dan banyak ayat perjanjian lama melarang makan daging babi, melarang minum Alkohol dan lain lain, tapi kalian?

Nabi kami, Isa dikhitan. Tapi kalian? Bahkan kami yang Muslim lebih Kristen dari kalian sebagai Kristen itu sendiri. Kami percaya Yesus. Kami pengikut Yesus, tapi kami tidak menyembah Yesus.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-08-27 10:14
~
Pengikut Isa Al-Masih bukanlah orang yang ingkar. Pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang bersandar sepenuhnya kepada Isa Al-Masih.

"Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku" (Injil, Surat Galatia 2:20).

Saudara mengaku telah disunat, tidak makan babi, tidak minum alkhohol dan menyembah Allah yang esa itu baik. Namun itu semua belum memenuhi syarat untuk menjadi pengikut Isa Al-Masih.

Bukankah saudara termasuk salah satu orang yang menolak bahwa Isa Al-Masih telah mati disalib dan bangkit pada hari yang ketiga, bukan? Jadi sangatlah naif bila saudara mengaku orang yang lebih Kristen dari kami.
~
Slamet
Quote
# Erzano 2014-09-03 17:21
~
"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: 'Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putra Maryam', padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu seorang penolong pun" (Qs 5:72).

"Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: 'Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga', padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih" (Qs 5:73).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-09-05 08:58
~
Saudara Ezrano,

Terima kasih untuk ayat-ayat Al-Quran yang saudara sampaikan. Namun kami akan senang bila saudara memberikan komentar yang berupa pertanyaan yang berhubungan dengan topik artikel di atas.

Demikian harap maklum.
~
Slamet
Quote
# alfata.yakub 2014-09-03 20:53
~
Ajaran nabi Isa as adalah ajaran yang benar dan lalu disebarkan oleh pengikut-Nya, tapi setelah kedatangan Paulus maka berubahlah semua.

Sampai di abad ke 21 ini semua jadi berubah dikarenakan para Ahli Kitab yang membenci ajaran nabi Isa as merubah isi kitab kepada jalan yang bertentangan dengan ajaran Isa Al-Masih yang sebenarnya itulah masalahnya.

Sebelumnya ajaran tersebut adalah ajaran yang datang dari Allah yang membawa agama ketauhidan yang mengesakan Allah, tapi telah dirusak oleh para Ahli Kitab.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-09-05 09:57
~
Saudara Alfata,

Memang sebelum bertobat Paulus adalah seorang yang sangat menentang ajaran Isa Al-Masih. Namun
setelah bertemu dengan Isa Al-Masih secara adikodrati, ia menjadi utusan Isa Al-Masih yang paling berani dan bersemangat.

"Dan Aku akan mengutus engkau kepada mereka, untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah" (Injil, Surat Kisah Para Rasul 26:17-18).

Jadi tidaklah benar tuduhan umat Muslim bahwa Paulus atau Ahli Kitab telah mengubah dan merusak ajaran Isa Al-Masih.

Dan tentunya Allah tidak akan mewahyukan kepada Muhammad, "Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu" (Qs 10:94), apabila Ahli Kitab telah mengubah kitab Allah.
~
Slamet
Quote
# Erzano 2014-09-04 16:05
~
Kristen bukan agama dari nabi Isa AS. Israel adalah umat nabi Isa AS yang sebenarnya. Jadi Kristen itu adalah kafir.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-09-05 10:13
~
Saudara Ezrano,

Memang Isa Al-Masih tidak beragama Kristen, dan Isa Al-Masih juga tidak menyebarkan agama Kristen. Karena tujuan Isa Al-Masih ke dunia adalah menyelamatkan manusia berdosa dari kebinasaan kekal.

"Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Markus 10:45).

Dan orang-orang yang membuka hati dan menerima penebusan Isa Al-Masih inilah yang disebut Kristen. Mereka adalah orang-orang yang ditinggikan Allah "di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat ” (Qs 3:55).
~
Slamet
Quote
# Erzano 2014-09-07 11:17
~
Orang Kristen memang mengikuti Isa tapi dia salah mengartikan siapa Nabi Isa tersebut. Dan menganggap nabi Isa adalah Tuhan itu sama seperti dosa syirik.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya . Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar” (Qs 4:48).

Jadi Kristen agama yang kafir dan akan dimasukan ke dalam neraka oleh Allah.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-09-22 09:28
~
Orang Kristen tidak pernah menjadikan Isa Al-Masih, sebagai Tuhan. Mereka hanya mempercayai kesaksian dari Kitab Suci Allah bahwa Isa Al-Masih lebih dari sekedar nabi utusan Allah.

Malaikat Jibril memberi kesaksian bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Juruselamat. "Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (Injil, Rasul Lukas 2:10-11).

Rasul Thomas menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Allah, "Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" (Injil, Rasul Besar Yohanes 20:28).

Bahkan Al-Quran sendiri mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah satu-satunya pribadi yang terkemuka di dunia dan di akhirat. Hanya Allah saja pribadi yang nomor satu di dunia dan di sorga, bukan?

"Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat..." (Qs 3:45).
~
Slamet
Quote
# june krisman dachi 2014-09-09 18:14
~
Diberkatilah kau Staf Isa dan Al-Quran!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-09-22 09:37
~
June Krisman Dachi,

Terima kasih untuk komentar saudara. Namun kami senang apabila saudara dapat memberikan komentar yang sesuai dengan topik artikel yaitu Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir.
~
Slamet
Quote
# Haidar Shofiyanto 2014-09-13 13:25
~
Perdebatan di sini adalah menanggap apakah orang Kristen itu kafir atau tidak. Menurut saya di atas perdebatan ini ada satu hal mendasar, dan jangan sampai dilupakan.

Salah satu perbedaan Islam dan Kristen itu secara aqidah adalah bahwa orang Kristen tidak mengakui Muhammad SAW sebagai rasul utusan Allah. Sehingga tidak dapat menjalankan rukun iman itu. Terimakasih.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-09-23 08:50
~
Saudara Haidar Shofiyanto,

Walaupun umat Muslim menyatakan bahwa Muhammad adalah nabi utusan Allah yang dinubuatkan dalam Al-Quran.

"Dan (ingatlah) ketika Isa putera Maryam berkata, "Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad" (Qs 61:6).

Namun umat Kristen tidak pernah mengakui bahwa Muhammad adalah nabi dari Allah, karena faktanya seluruh kitab Taurat dan Kitab Para Nabi hanya menjurus kepada Isa Al-Masih. Kitab-kitab ini sama sekali tidak pernah menyinggung soal datangnya Muhammad. Hal inilah yang menjadi akar persoalan teologis Islam dengan Kristen dan Yudaisme.

Sebaliknya andaikan nama Muhammad ada dinubuatkan dalam Kitab Perjanjian Lama, tanpa harus dipaksa tentunya umat Kristen akan percaya kalau Muhammad itu nabi Allah.

Jadi tidaklah benar kalau umat Kristen tidak percaya kalau Muhammad itu bukan nabi kemudian secara gegabah dikatakan kafir.
~
Slamet
Quote
# redy 2014-09-15 16:24
~
Orang kafir itu tidak ada, orang kafir itu cuma dongengan orang-orang terdahulu.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-09-23 09:08
~
Saudara Redy,

Orang kafir menurut pengertian Al-Quran adalah orang yang mengingkari Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah dan mengingkari Muhammad Rasulullah SAW sebagai utusan-Nya.

Menurut pengertian ini orang kafir bisa dari kalangan Yahudi, Nasrani, Atheis, Majusi, Hindu, Budha, Konghucu dan yang lainya. Mereka adalah orang-orang yang tidak mengimani Allah SWT dan rasul-rasul-Nya serta ajarannya.

"Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian); dan Allah mempunyai karunia yang besar" (Qs 2:105).
~
Slamet
Quote
# dede 2014-09-15 17:20
~
Tentu tidak seorang pun yang suka dirinya disebut kafir, saya pun tersinggung karena bapak saya Kristen dan saya Islam.

Bagaimanakah saya tega mengucapkan kafir kepada orang yang telah membesarkan dan mendidik saya dengan tulus. Selamanya saya tidak akan pernah mengatakan Kristen itu kafir, karena orang yang berbuat kebaikan akan dibalas dengan kebenaran dan kebahagiaan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-09-23 09:21
~
Pengikut Isa Al-Masih atau orang Kristen bukanlah orang kafir. Alkitab mengatakan bahwa orang kristen adalah orang yang memiliki terang karena Isa Al-Masih Sang Terang Dunia itu bersinar di dalam diri mereka.

"Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: 'Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12).

Bahkan Al-Quran “menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat" (Qs 3:55).
~
Slamet
Quote
# Eddy Marlon 2014-09-25 13:04
~
Saudaraku Staf Isa dan Islam,
Dalam setiap pembahasaan anda selalu menjawab dengan (Qs 3:55). Anda benar dan Al Quran sebagai firman Allah sudah dipastikan kebenarannya.

Masalahnya adalah siapa yang mengikuti ajaran Yesus (Isa Al Masih) yang sebenarnya baik di zamannya ataupun kini, karena Yesus, disunat, tidak minum minuman yang memabukan dan tidak memakan babi berarti umat islam lebih mengikuti ajaran Yesus tersebut daripada umat Nasrani, yang tidak mengikuti ajaran Yesus tersebut.

Nah, begitu pula dengan ayat disampaikan Al-Quran, yang menerangkan bahwa pengikut Yesus lebih di atas dari kaum kafir yang tidak mengikuti ajaran-Nya. Bahkan berkembang sebagai Tuhan, padahal kita ketahui bahwa tidak ada di Injil manapun juga yang mengatakan bahwa Yesus pernah berkata: "Saya Tuhan, maka sembahlah saya!"
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-09-30 10:46
~
Saudara Eddy Marlon,

Isa Al-Masih adalah penggenapan Hukum Taurat yang diajarkan Musa.Oleh karena itu, Dia tidak mengajarkan tentang sunat maupun makan haram. Namun Isa Al-Masih tidak melarang orang untuk dikerat kulit khatannya.

Kalaupun Isa Al-Masih disunat dan tidak makan babi ketika masih di bumi karena Dia hidup dalam budaya Yahudi, bukan Arab.

Menurut Isa Al-Masih yang paling penting bukan sunat lahiriah tetapi sunat hati, "Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat" (Injil, Rasul Besar Matius 15:19)

Juga bukan makan yang masuk ke mulut yang diharamkan Isa Al-Masih melainkan hal-hal najis yang berasal dari hati manusia itulah yang najiskan. "Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu yang masuk ke dalam mulut turun ke dalam perut lalu dibuang di jamban? Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang" ( Injil, Rasul Besar Matius 15:17-18).

Walaupun Isa Al-Masih tidak minta disembah, namun Isa Al-Masih tidak menolak penyembahan manusia maupun malaikat. "Dan ketika Allah membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia" (Injil, Surat Ibrani 1:6).
~
Slamet
Quote
# moch agung bawono 2014-10-11 02:19
~
Selain kafir umat Kristen itu telah musyrik karena menduakan bahkan mentigakan Tuhan. Hal ini menyedihkan sekali akhir nasib dari orang-orang Kristen, andaikan mereka tidak kembali ke ajaran yang hak, yaitu Islam.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-10-14 08:50
~
Saudara Moch Agung Bawono,

Memang Qs 5:73 memberi kesan bahwa orang Kristen percaya akan adanya tiga Allah. Bahkan melalui Qs 5:116, dituduhkan orang Kristen menyembah Maryam sebagai Tuhan. “...Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?" (Qs 5:116).

Setelah membaca ayat-ayat ini, pernahkah saudara
bertanya darimanakah penulis Al-Quran mendapat ide bahwa orang Kristen percaya pada tiga Allah, bahkan mengangkat Maryam menjadi Tuhan?

Pertanyaan ini sebenarnya sangat membingungkan orang Kristen. Karena orang Kristen tidak percaya akan adanya tiga Allah. Juga orang Kristen tidak pernah mengangkat Maryam sebagai Tuhan.

Jelas Allah mengetahui bahwa orang Kristen tidak pernah menganggap Maryam sebagai Tuhan. Sehingga Dia tidak mungkin menurunkan wahyu seperti ini. “Dari mana ide palsu ini datang?” Jelas ini tidak datang dari Allah!
~
Slamet
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-10-14 08:56
~
Saudara Much Agung Bawono,

Mohon memberikan komentar yang sesuai dengan norma-norma yang ada. Kami berhak menghapus komentar yang kasar, mengejek dan bersifat menyerang termasuk komentar yang tidak ada hubungannya dengan artikel di atas. Silakan menggunakan bahasa yang jelas dan tidak menggunakan singkatan!

PEDOMAN MEMASUKKAN KOMENTAR:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukkan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan Saudara mengemail untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.
~
Slamet
Quote
# alfata.yakub 2014-10-24 10:18
~
Saya juga sangat setuju pengikut Isa Al-Masih bukanlah kafir, tapi pengikut yang dulu. Mereka mengakui nabi Isa adalah seorang nabi yang diturunkan pada bani Israel dan mengikutiNya.

Sedang yang kafir itu adalah setelah datang ajaran Paulus yang menjadikan Isa sebagai Tuhan dan disembah. Karena walaupun yang disalib Isa Al-Masih beliau tidak boleh disembah sebagai Tuhan. Apalagi yang disalib itu adalah Yudas Iskariot maka bertambah parahlah kekafiran itu.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-10-28 11:50
~
Pengikut Isa Al-Masih atau orang Kristen, adalah orang yang sejak awal sampai akhir percaya kepada Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Gelar kafir bagi orang Kristen adalah hadiah pemberian Muhammad. Ketika Muhammad masih menjalin hubungan baik dengan orang Kristen, mereka disebut sebagai orang-orang yang ditinggikan Allah di atas orang kafir (Qs 3:55).

Sebaliknya ketika orang-orang Kristen maupun orang Yahudi tidak mengakui kenabian Muhammad, mereka disebut sebagai orang kafir.

Dan orang Kristen tidak pernah menahbiskan Isa Al-Masih menjadi Tuhan. Justru Isa Al-Masih adalah Allah yang telah menjadi manusia, mati disalib untuk menyelamatkan orang Kristen.

"Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia" (Injil, Surat Ibrani 9:28).
~
Slamet
Quote
# rahadi new 2014-10-24 14:58
~
Siapa orang kafir hanya Tuhan yang tahu. Kita sebagai manusia biasa tentu tidak akan tahu bagai mana pribadi orang lain, karena semua yang tersembunyi dan lahir semuanya milik Tuhan.

Andaikan surga dan neraka tidak pernah ada apakah kita akan masih menyembah Tuhan? Apapun agamamu siapapun dirimu sembahlah Tuhanmu dengan ikhlas tanpa mengharapkan surga.

Bilamana kita mengharapkanya sama saja kita menginginkan kesenangan indera yang tak ada batasnya. Yakinilah agama masing-masing janganlah saling mencari kelemahan agama orang lain, karena kebencian takkan pernah berakhir, ikhlaslah dengan semua yang telah di tentukan Tuhan.

Karena ikhlas itu membawa pada kebaikan dan kebaikan itu membawa pada kebenaran jalan Tuhan yang sesungguhnya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-10-29 12:07
~
Allah tidak pernah memandang muka terhadap manusia ciptaan-Nya. Dalam pemandangan Allah semua manusia sudah berdosa. "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" (Injil, Surat Roma 3:23).

Namun Allah sangat mengasihi manusia, Dia "menghendaki supaya semua orang diselamatkan" (Injil, Surat 2 Timotius 2:4). Oleh karena itu, Allah rela menjadi manusia dan mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia.

Kedatangan-Nya ke dunia dan kerelaan-Nya menanggung semua beban dosa kita di atas kayu salib jelas menunjukkan hati-Nya yang penuh dengan kasih. Inilah jalan dan kebenaran Allah yang harus diimani dan ditaati oleh semua orang.
~
Slamet
Quote
# james gabriel 2014-11-04 00:07
~
Kristen bukanlah kafir, seperti yang selalu disematkan saudara-saudara Muslim kepada Kristen. Namun Kristen mengakui bahwa Yesus adalah Allah sendiri yang menyatakannya sebagai firman. Karena Allah - Yesus - Roh Kudus itulah Tritunggal. Dan di akhir zaman Yesus sendiri yang datang kembali ke dunia menjemput orang-orang yang hidup dijalan-Nya agar bersamanya di sorga.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-11-10 11:21
~
Saudara James,

Kalaupun umat Muslim menyebut Kristen itu kafir karena Al-Quran sendiri mengajarkan demikian.
“Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: ‘Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga,’ padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa” (Qs 5:73).

Memang hal ini patut disayangkan, mengapa umat Kristen yang percaya kepada Allah Tritunggal diberikan predikat kafir? Sebenarnya Qs 5:73 memberi kesan bahwa orang Kristen percaya akan adanya tiga Allah adalah salah. Karena orang Kristen tidak percaya akan adanya tiga Allah.

Yang membingungkan, dari manakah penulis Al-Quran mendapat ide bahwa orang Kristen percaya pada tiga Allah?
~
Slamet
Quote
# amink 2014-11-05 14:42
~
Memang pengikut Isa ditinggikan di atas orang-orang kafir oleh Allah hingga kiamat. Tapi menurut saya orang-orang Kristen bukanlah pengikut Isa, melainkan pengikut Paulus. Jadi mereka kafir karena sudah menuhankan Nabi Isa.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-11-10 11:23
~
Saudara Amink,

Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasar pada ajaran Isa Al-Masih. Pemeluknya disebut Kristen atau Nasrani. Arti “Kristen” adalah pengikut Kristus atau Al-Masih.

Isa Al-Masih adalah pribadi “yang terkemuka di dunia dan akhirat”. Dia adalah satu-satunya pribadi yang sangat ditinggikan oleh Allah. Oleh karena itu sebagai pengikut Isa Al-Masih, orang Kristen bersyukur kalau mereka juga ditinggikan Allah di atas orang kafir.

Walaupun Rasul Paulus cukup berperan dalam menyebarkan agama Kristen. Namun orang-orang Kristen tidak mengikuti Paulus. Karena Rasul Paulus tidak dapat memberi jaminan keselamatan. Hanya Isa Al-Masih saja yang sanggup dan telah berjanji untuk memberikan keselamatan bagi siapa saja yang mau menerimanya.

“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12).
~
Slamet
Quote
# baib 2014-11-09 04:37
~
Al-Quran berkata, “dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat" (Qs 3:55).

Apakah Kristen sekarang ini pengikut Isa atau Paus?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-11-10 11:31
~
Jelas orang Kristen alah Pengikut Isa Al-Masih, bukan pengikut Paus. Karena adalah manusia biasa dan Paus tidak dapat memberi jaminan keselamatan.

Namun tidak demikian halnya dengan Isa Al-Masih, Dia sanggup dan telah berjanji untuk memberikan keselamatan bagi siapa saja yang mau menerima-Nya.

“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12-13).
~
Slamet
Quote
# syaifullah husein 2014-11-11 03:01
~
Al-Quran telah banyak mengoreksi ajaran Nabi Isa AS. karena Al-Quran lah kitab terakhir yang turun ke bumi. Jadi Al-Quran telah menyempurnakan agama yang turun ke bumi. Pakai logika saja.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-11-18 08:52
~
Saudara Syaiful Husein,

Bila benar Al-Quran banyak mengoreksi ajaran Isa Al-Masih, dapatkah saudara menunjukkan ajaran Isa Al-Masih yang mana?

Isa Al-Masih mengajarkan, "Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu" (Injil, Rasul Lukas 6:27-28).

Sedangkan Al-Quran merintahkan kepada umat Muslim, "Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian" (Qs 9:5).

Sebenarnya ajaran manakah yang perlu dikoreksi? Kami persilakan saudara memakai logika untuk merenungkannya.
~
Slamet
Quote
# Abdulah 2014-11-12 15:00
~
Allah SWT tidak sama dengan makhluk-makhluk ciptaan. Mengapa Isa disebut jelmaan Allah?

Selama kita masih di dunia tentunya tidak ada seorangpun yang dapat melihat wujud Allah yang Maha Agung.

Nabi Musa as pun tidak sanggup melihat Allah yang
Maha Agung. Bahkan gunung-gunung yang kokoh pun hancur. Allah lah yang mempunyai Arsy yang mulia dan ditopang oleh 8 malaikat-Nya.

Wassalam.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-11-18 09:23
~
Saudara Abdullah,

Saudara mengatakan hal yang benar, bahwa Allah itu tidak sama dengan ciptaan-Nya. Kalaupun Isa Al-Masih dinyatakan sebagai inkarnasi dari Allah, itu karena Kitab Suci Allah yang menyatakannya.

"Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14).

Memang benar bahwa selama di dunia ini tidak ada seorangpun yang dapat melihat Allah yang Maha Suci, kecuali Isa Al-Masih Sang Anak Allah itu.

"Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:18).
~
Slamet
Quote
# narto 2014-11-15 03:07
~
Di mana di Injil yang menyebutkan Yesus itu adalah Tuhan? Sejak kapan Yesus diangkat menjadi Tuhan?

Kenapa sebelum Yesus meninggal di tiang salib tidak ada yang menganggap dia Tuhan? Karena kalau ada yang menganggap Yesus adalah Tuhan, semasa Yesus masih hidup, pasti akan dibantah oleh Yesus sendiri.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-11-18 10:23
~
Saudara Narto,

Isa Al-Masih tidak pernah ditahbiskan menjadi Tuhan, karena Dia memang adalah Kalimat Allah yang kekal sebelum kedatangan ke dunia.

Oleh karena itu, ketika Kalimat Allah ini datang dalam wujud bayi manusia terlebih dahulu Dia memerintahkan malaikat Gabriel untuk menyampaikan pesan: "Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, ... Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (Injil, Rasul Lukas 2:10-11).

Ketika Isa Al-Masih berada di dunia Dia juga tidak menolak kalaupun ada orang yang datang menyembah-Nya dan menyebut-Nya Allah. "Tomas menjawab Dia: 'Ya Tuhanku dan Allahku!'" (Injil, Rasul Besar Yohanes 19:28).
~
Slamet
Quote
# Rendya 2014-11-15 22:44
~
Setelah melihat postingan ini, ada beberapa hal yang saya ingin sampaikan.

1. Saya merasa takjub sekali dengan anda yang telah membaca Al-Quran dengan rinci. Percayalah, bahwa orang yang bilang bahwa anda membujuk umat Islam dengan mengutip ayat Al-Quran itu adalah orang yang belum sepenuhnya mengerti isi dari Al-Quran tersebut.

2. Jujur saja, saya sebagai Islam, saya juga berpikir bahwa Kristen bukanlah kafir. Tapi (kalau secara gamblangnya dan maaf jika menyakiti perasaan anda) saya bisa bilang bahwa Kristen adalah agama yang ajarannya sedikit melenceng dari moral. (Sebagai contoh di mana Yesus pernah tidak mengakui bahwa Maria bukanlah ibu-Nya).

3.Dan karena melenceng itulah, Allah SWT. menyempurnakann ya dengan agama baru yaitu Agama Islam dan diturunnya Al-Quran.

Sekian dan maaf jika menyakiti perasaan anda.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-11-18 10:06
~
Saudara Rendya,

Kalaupun kami mengutip ayat Al-Quran, bukan untuk "membujuk" seseorang, melainkan hanya sebagai dasar dari pernyataan yang kami sampaikan.

Isa Al-Masih sebagai pribadi yang mengangkat status para pengikut-Nya "di atas orang Kafir", tidaklah mungkin mengajarkan hal yang menyimpang dari moral. Jelas Isa Al-Masih sangat mengasihi Maria ibu-Nya.

Misalnya, sebelum Isa Al-Masih meninggalkan dunia ini, Dia memerintahkan kepada Rasul Yohanes untuk ibu-Nya seperti ibunya sendiri. "Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya : 'Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya'" (Injil, Rasul Besar Yohanes 19:27).

Oleh karena Isa Al-Masih mengajarkan kasih yaitu ajaran moral yang paling sempurna, maka para pengikut-Nya tidak memerlukan agama baru.
~
Slamet
Quote
# SeravimZ 2014-11-17 01:24
~
Adalah benar, "Pengikut Nabi Isa. AS (Yesus) bukan golongan Kafir."

Tetapi pengikut yang mana? Tentunya yang benar-benar mengikuti/menci ntai Isa. AS. Mereka adalah orang yang menyembah Allah, mencintai Isa. AS dengan mengikuti perintah dan menghindari larangannya.

Yaitu tidak makan babi maupun miras; menutup kepala bagi wanitanya; dan mengikuti pesan Dia selanjutnya yaitu "Ahmad/Muhammad yang akan datang setelah Dia (Isa. AS)."
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-11-18 11:08
~
Orang Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih. Mereka tidak menyembah manusia melainkan Allah yang Esa. Firman Allah dalam Alkitab. “....TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” (Taurat, Kitab Ulangan 6:4).

Isa Al-Masih tidak melarang seseorang secara jasmani suci, tetapi ini harus didahului kesucian rohani. Dalam pengajaran-Nya, Isa Al-Masih tidak semata-mata menekankan penyucian hal-hal lahiriah. Seperti tidak makan daging babi, dikerat kulit khatan.

Bahkan terhadap orang-orang bangga dengan kesucian lahiriah tetapi bukan yang batiniah Isa Al-Masih memberikan kecaman yang sangat keras.Isa Al-Masih menyebut mereka sebagai orang munafik.

"Celakalah kamu, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran" (Injil, Rasul Besar Matius 23:27).

Alkitab menunjukkan bahwa Isa Al-Masih tidak pernah menubuatkan kedatangan Muhammad. Karena tidak ada nabi Allah yang datang dari bangsa Arab.
~
Slamet
Quote
# nadera de hougsia 2014-11-17 20:56
~
Iman sebagian, ingkar sebagian itu lah kafir. Kafir sederet etimology dengan kufur, ingkar.

Nabi membawa ajaran kitab yang dibawa rasulullah (utusan Allah). Isa adalah utusan Allah yang membawa Injil. Musa adalah utusan Allah yang membawaTaurat.

Ketika dalam Taurat diubah, Uzhair Anak Allah maka Isa turun tangan. Ketika Injil yang dibawa-Nya, terdapat pengacakan kembali seperti Isa Anak Allah, Allah dalam tiga maka Muhammad turun tangan.

Berakhir sudah, Muhammad adalah nabi dan rasul penutup.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-11-18 11:41
~
Menurut Al-Quran, Allah tidak pernah menurunkan kitab Taurat dan Injil yang palsu. Oleh karena itu Nabi Muhammad dan umat Islam dinasihati supaya bertanya kepada mereka yang telah menerima kitab-kitab sebelumnya.

Apabila mereka dalam mempelajari Al-Quran bertemu wahyu yang tidak pasti dan kabur, maka mereka dapat bertanya kepada ahli Alkitab untuk mendapat jawabannya!

"Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui" (Qs 21:7)

Faktanya Nabi Muhammad bukan saja membenarkan kebenaran dalam Taurat dan Injil tetapi juga mempercayainya bahwa kitab-kitab tersebut tidak berubah.

Jadi jelas bahwa Allah berkuasa menjaga kitab-kitab-Nya , yaitu Taurat dan Inji. Oleh karena itu, Al-Quran berkata, "Tiada bertukar-tukar Kalimat Allah..." (Qs 10:64).
~
Slamet
Quote
# jamil 2014-11-17 23:28
~
Kata kafir dalam pengertian Al-Quran menyembah selain Allah.

Di dalam Islam sendiri menyatakan belum pantas orang itu disebut Islam, kecuali ia meyakini bahwa Isa adalah nabi Allah bukan Tuhan. Seperti yang selama ini orang Kristen yakini sebagai Anak Allah dan wajib di sembah.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-11-20 10:16
~
Orang Kristen tidak menyembah manusia, melainkan menyembah Allah yang menyatakan diri dalam Isa Al-Masih. Karena Isa Al-Masih dan Allah adalah satu
(Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30). Dan barangsiapa telah melihat Isa Al-Masih, ia telah melihat Allah (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:9).

Selain itu Isa Al-Masih juga tidak pernah melarang murid-murid-Nya menyembah kepada Dia. “Ketika melihat Dia [Isa Al-Masih] mereka menyembah-Nya" (Injil, Rasul Besar Matius 28:17).

Sebenarnya Al-Quran juga menunjukkan kepada umat Muslim bahwa Isa Al-Masih bukan hanya sekedar utusan Allah.

Isa Al-Masih adalah pribadi yang terkemuka di dunia dan akhirat (Qs 3:45). Isa Al-Masih dinyatakan tahu hari kiamat ( Qs 43:61) Bahkan hadith Anas bin Malik 72 menunjukkan bahwa Isa Al-Masih adalah Roh Allah dan Kalimat Allah.

Umat Muslim justru menutup mata terhadap kitab sucinya, bukankah ciri-ciri yang disebutkan Al-Quran ini adalah hanya dimiliki Allah saja, bukan?
~
Slamet
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-11-20 10:32
~
Saudara Pembaca yang terhormat,

Staf IDI berharap agar para Pembaca hanya memberi komentar yang sesuai dengan topik artikel "Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir"

Mohon maaf, apabila kami terpaksa menghapus yang menyimpang dari topik yang dipaparkan, walaupun itu komentar dari kalangan Kristen maupun Islam,

Demikian harap maklum dan terima kasih.
~
Slamet
Quote
# Hamba Allah 2014-11-24 02:10
~
"Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Alkitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, ... dan pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali". Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-banta han tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia" (Qs 19:30-35)

Di dalam Islam, Isa hanya seorang Utusan Allah yang memegang Kitab Injil. yang membawa umat-Nya hanya untuk menyeru kepada-Nya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-04 09:35
~
Kalau Isa Al-Masih hanya sekedar utusan Allah, sebagaimana hal nya dengan Muhammad sebagai pembawa Al-Quran, maka tidak ada hal-hal yang istimewa.

Faktanya ada banyak ayat-ayat di dalam Al-Quran yang menunjukkan bahwa Isa Al-Masih lebih dari utusan Allah.

Misalnya, Isa Al-Masih adalah "Kalimat Allah yang terkemuka di dunia dan di akhirat" (Qs 3:45). Dan hanya Isa Al-Masih saja yang merupakan “Tiupan Roh dari Allah” (Qs 4:171).

Hadistpun juga memberi gelar yang sama, "Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya [Kalimat-Nya]” (Hadist Anas Bin Malik Hal, 72).

Mengapa bukan Muhammad yang diberi gelar "ilahi" seperti di atas?
~
Slamet
Quote
# Hamba Allah 2014-11-24 02:12
~
Isa dilahirkan tanpa seorang ayah dari seorang wanita bernama Maryam, itu adalah sebuah mujizat dari Allah, dan semua itu atas izin Allah!

Maryam berkata: "Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun." Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya . Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: "Jadilah", lalu jadilah dia" (Qs 3:47).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-04 10:05
~
Walaupun Isa Al-Masih lahir secara mujizat melalui rahim perawan Mariam, namun Dia bukan termasuk ciptaan Allah.

Al-Quran sendiri yang menjelaskan demikian, bukan? “Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan roh daripada-Nya” (Qs 4:171).

Jadi jelas bahwa Kalimat Allah tidak diciptakan. Dia kekal adanya. "Pada mulanya adalah Firman [Kalimat, Kalam]; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).
~
Slamet
Quote
# Hamba Allah 2014-11-24 03:02
~
Anda mengatakan bahwa di dalam ajaran yang ada anut, semua akan masuk kedalam surga. Dan Yesus akan memastikan semua akan ke surga. Bagaimana dengan orang yang berperilaku jahat? Maksiat? Apa mereka mati, akan masuk surga?

Memang didalam Islam tidak menjanjikan semua umat-Nya masuk ke dalam surga. Melainkan orang-orang yang bertaqwa, beriman, dan beramal soleh, yang bisa menjauhi larangan-Nya, seperti dalam Firman Allah: " Dan orang-orang yang beriman serta berama sholeh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya" (Qs 2:82).

Kalau ada surga pasti ada neraka.. Kalau tidak ada neraka, mau di kemanakan orang yang selama ini berbuat kejahatan?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-04 10:35
~
Keselamatan adalah rahmat Allah melalui iman kepada Isa Al-Masih. Masuk ke sorga itu hanya kita peroleh karena iman kepada Isa Al-Masih yang telah menanggung dosa kita, bukan karena amal ibadah kita.

"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu" (Injil, Surat Efesus 2:8-9).

Setelah diselamatkan/di tebus dari dosa (menjadi ciptaan baru dalam Isa Al-Masih), barulah kita mampu melakukan perbuatan baik dan ibadah yang berkenan kepada Allah. "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya" (Injil, Surat Efesus 2:10).

Neraka disediakan bagi setiap orang yang menolak Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat.
~
Slamet
Quote
# Hamba Allah 2014-11-24 21:16
~
Cukup unik untuk dapat memaparkan siapa Yesus itu sebenarnya. Untuk admin, saya ingin bertanya beberapa hal,

1. Dapatkah anda menjelaskan, ketika Yesus masih didalam kandungan Maria/Maryam, siapa yang menciptakan bumi ini? Siapa Tuhan sebelum yesus lahir dan menjadi Juru selamat yang sampai sekarang diyakini oleh kaum Nasrani? Padahal sebelum Yesus lahir, sudah banyak manusia yang terlahir di bumi.

2. Atas dasar apa Maria/Maryam bisa melahirkan seorang bayi yang diberi nama Isa, padahal Dia tidak mempunyai suami?

3. Lantas, apa yang mendasari kaum nasrani bisa mengatakan Yesus itu Tuhan yang patut disembah? Padahal Yesus juga salah satu ciptaan Tuhan. Jika Allah tidak menghendaki Isa lahir, siapa yang akan kalian sembah?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-04 11:03
~
Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang telah menjadi manusia. Dia adalah Allah yang kekal. Oleh karena itu, Dia adalah pencipta yang sudah ada sebelum kelahiran-Nya sebagai bayi di Betlehem.

"Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,3)

Yesus adalah nama yang diberikan oleh malaikat Gabriel kepada anak yang dikandung oleh perawan Mariam. "Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus" (Injil, Rasul Besar Matius 1:21)

Wahyu Allah sendiri menyatakan bahwa Yesus Kristus itu bukanlah ciptaan. Dia adalah Tuhan dan Juruselamat. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (Injil, Rasul Lukas 2:10-11).
~
Slamet
Quote
# abdulah 2014-11-25 12:25
~
Jawaban anda mengada-ada. Allah tidak beranak dan tidak pula di peranakan. Rasululah SAW ketika miraj, tidak bisa melihat wujud Allah Yang Maha Esa.

Beliau bersabda rasululah SAW: "Sungguh Allah itu tertutup oleh hijab cahaya mana mungkin Yesus bisa melihat Allah SWT.

Sedangkan Nabi Muhammad SAW raja para nabi kesayangan Allah.SWT tidak di izinkan melihat wujud Yang Maha Esa. Allah memiliki arsy yang Agung, untuk apa Allah turun ke Bumi?

Apa bila Allah turun ke bumi niscaya bumi akan hancur bagai debu. Karena bumi takut ke pada Allah yang Maha Kuat. Maha benar Allah dengan segala firma-Nya. Menciptakan manusia ada yang mukmin dan ada yang kafir. 100% Anda kafir. Insaallah saya Mukmin.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-04 11:23
~
Kami tidak mengada-ada, yang kami sampaikan adalah kebenaran Allah yang sesuai dengan Kitab Suci.

Jelas manusia berdosa tidak mungkin melihat kemuliaan Allah Yang Maha Suci. Karena mereka tidak tahan dan bisa mati, termasuk Muhammad. Itulah sebabnya mengapa Muhammad tidak dapat melihat Allah di sorga.

Namun tidak demikian dengan Isa Al-Masih, hanya Dia satu-satunya pribadi yang dapat melihat Allah dan menyatakannya kepada semua manusia. "Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:18).

Memang semua makhluk dan alam semesta ciptaan Allah tidak hancur, oleh karena itu Allah turun ke bumi dalam pribadi Isa Al-Masih "Firman itu telah menjadi manusia" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14).
~
Slamet
Quote
# RLA 2014-11-25 12:41
~
Kalau anda wafat dalam kekafiran. Neraka Jahanam adalah tempat anda kembali. Anda tidak pula hidup dan tidak pula mati. Juga tidak ada makanan kecuali dari pohon yang berduri dan yang tidak mengenyangkan. Ini peringatan!.

Allah yang berhak memberi hidayah kepada hamba-hamba-Nya . Apa tidak kasihan sama keluarga anda? Coba berfikir jangan jadi orang bodoh. Menyembah berhala jelas-jelas itu bahan bakar api neraka.

Kita semua akan dikumpulkan oleh Allah SWT di hari yang sangat sulit. Di mana orang-orang kafir tidak ada penolong atas mereka. "Saya mengajak anda untuk menyembah satu yang tidak ada duanya Allah SWT."
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-04 11:51
~
Tuduhan Saudara tampaknya salah alamat.

Isa Al-Masih telah menyediakan tempat tinggal di sorga, setelah kami meninggalkan dunia. "Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:2).

Al-Quran juga memberikan jaminan sorga bagi para pengikut Isa Al-Masih. "Aku ... menjadikan orang orang yang mengikutimu di atas orang orang yang kafir hingga hari kiamat ...” (Qs 3:55). Mengapa Allah tidak meninggikan Mukmin?

Memang suatu saat Allah akan menghakimi semua manusia dan Allah telah menyerahkan penghakiman itu kepada Isa Al-Masih sebagai Hakim Adil. "Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum" (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:28-29).
~
Slamet
Quote
# KORAY 2014-11-25 19:15
~
Kalau anda tidak beriman kepada Allah SWT dan rasulnya Muhammad SAW, anda dan pengikut anda kafir.
Jelas-jelas Allah SWT hanya meridoi agama Islam, selain itu hanya agama buatan manusia. Bukan turun dari Allah Yang Maha Esa.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-04 12:16
~
Kami memang sering mendengar kalimat yang seperti saudara ucapkan ini :"Jelas Allah hanya meridoi agama Islam!"

Namun benarkah dalam agama Islam ada jaminan keselamatan? Bukankah justru Allah dalam Al-Quran sudah menetapkan bahwa setiap orang akan mendatangi neraka! Karena Allah berkuasa untuk menyiksa siapa pun yang Dia kehendaki.

“Dan tidaklah ada seorangpun daripadamu melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan ” (Qs 19:71).

Bukan agama Islam melainkan hanya Allah saja yang dapat memberikan jaminan hidup kekal melalui Kalimat Allah, yaitu Isa Al-Masih.

Renungkanlah firman Allah ini, "Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya [Kalimat-Nya]. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup" (Injil, Surat 1 Yohanes 5:11-12).
~
Slamet
Quote
# marshen suwito 2014-11-25 22:05
~
Langsung saja ya agama saya Islam, sedangkan saudara kandung saya yang lain agamanya Kristen. Saya lebih memilih Islam di situ mengandung kebenaran dalam Kitab Al-Quran nya dan tidak ada perubahan dari jaman nabi Muhammad sampai sekarang. Sedangkan di Injil banyak yang sudah dimodifikasi dari tahun ke tahun ada saja yang berubah dari kata arti huruf sampai angka.

Bagaimana kalian yang punya situs Isa dan Al-Quran dalam pengartian yang sama saya tidak setuju sedangkan isi Injil sekarang saja banyak yang berubah bagaimana bisa dipercaya?

Saya sebagai umat Islam mengimani bahwa Isa itu adalah rosul atau nabi yang dikirim oleh Allah untuk suatu kaum dan bukan untuk semua kaum, bangsa ataupun dunia. Hal ini beda dengan Islam yang dikirim oleh Allah untuk isi bumi ini melalui Al-Quran nya. Itu saja dari saya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-04 16:54
~
Pada umumnya umat Muslim memang memiliki pandangan seperti saudara, mereka mengatakan bahwa Kitab-kitab terdahulu yaitu Taurat, Zabur dan Injil telah diubah sehingga tidak asli lagi.

Namun pandangan mereka ini sebenarnya tidak memiliki dasar yang jelas. Karena bagaimana mungkin Firman Allah dapat diubah seenaknya oleh manusia. Apakah Allah yang maha kuasa itu tidak sanggup untuk menjaga Firman-Nya?

Kalaupun tuduhan saudara adalah benar bahwa Firman Allah (Injil) sudah diubah, tentunya Allah tidak memerintahkan Nabi Muhammad mencari pertolongan dari mereka yang membaca Alkitab untuk menghilangkan segala macam keraguannya, bukan?

"Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu" (Qs 10:94).
~
Slamet
Quote
# nandi 2014-11-26 02:59
~
Assalamualkaikum,

Yang dimaksudkan Al-Quran bahwa pengkut Isa akan ditinggikan di hari kiamat di atas orang kafir adalah pengikut nabi Isa yang meyakini Allah adalah Tuhan yang maha esa.

Tapi yang meyakini Isa sebagai Tuhan maka hal tersebut di atas tidak berlaku dan yang demikian disebut kafir. Islam tidak pernah menyebutkan membenci orang kafir, tapi selalu berwasiat bahwa orang yang menyekutukan (menganggap Tuhan ada selain Allah/menyamaka nnya dengan suatu bentuk/zat/manu sia/duniawi) dan mendustakan Allah (kafir) akan celaka kelak di akhirat.

Tidak mungkin yang menciptakan sama dengan yang diciptakan dan menyamakan yang menciptakan dengan yang diciptakan.Tuka ng kayu dapat membuat kursi.namun kursi tidak akan pernah menjadi tukang kayu (manusia).Jadi Tuhan terlalu sempurna untuk disamakan/menja di manusia.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-04 17:26
~
Pengikut Isa Al-Masih atau orang Kristen adalah orang yang telah diselamatkan oleh Isa Al-Masih dari kebinasaan kekal di neraka. Sebutan ini tidak berubah sejak abad pertama sampai sekarang.

Bahkan Al-Quran memberikan pujian bagi orang Kristen pada jaman nabi Muhammad. yaitu sura Al-Hadid ayat 27 yang berbunyi: “Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang.”

Kalau Allah dalam Al-Quran telah mengubah hati orang Kristen, sehingga mereka memiliki hati yang baik. Bagaimana mungkin orang Kristen dikatakan kafir?
~
Slamet
Quote
# handrian 2014-11-26 03:12
~
Orang Kristen boleh selalu mencari pembenaran sesuai akal manusia, tapi akal manusiapun juga diberikan kemampuan untuk mencerna mana yang benar dan batil.

Bagimu agamamu, bagiku agamaku. Islam tidak ada paksaan di dalamnya bukan seperti Kristen yang selalu mencari "domba tersesat" dan memiliki 1001 macam cara untuk mencari jalan mengajak orang tersesat. Dan mengajak orang memeluk agama yang banyak dicampuri akal dan nafsu manusia. Sehingga kehilangan kebenaran hakikinya.

Manusia itu bukan Tuhan, semulia-muliany a nabi dan rasul, mereka hanya manusia biasa. Isa as adalah nabi yang diagungkan di ajaran Islam, tapi Ia tetap manusia. Tidaklah manusia menyembah manusia lainnya kecuali ia adalah seorang kafir.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-04 18:00
~
Sebagaimana yang ditulis dalam Al-Quran bahwa
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam)" (Qs 2:256). Demikian juga untuk menjadi pengikut Isa Al-Masih, jelas tidak ada paksaan.

Kami juga tidak memberitakan "dusta" melainkan kebenaran Allah yang ada di dalam pribadi Isa Al-Masih. Pribadi yang sangat ditinggikan oleh Allah baik menurut Alkitab maupun Al-Quran.

Jadi kami hanyalah menyampaikan berita keselamatan oleh Isa Al-Masih. Selanjutnya apakah orang yang mendengarnya bersedia menerima atau menolaknya, itu kami kembalikan kepada Allah.
~
Slamet
Quote
# hamba Allah 2014-11-28 09:06
~
Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi" (Qs19:30).

"Katakanlah Dia adalah Allah yang satu, Allah tempat bersandar, tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan jangan mau bila ada yang menganjurkan untuk menyekutukannny a dengan sesuatu" Al-ikhlass.

Alhamdulillah, Al-Quran dengan tata bahasanya yang unik terpelihara sejak diturunkan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-05 08:05
~
Kami sangat setuju dengan saudara bahwa Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan secara biologis.

Orang yang mempunyai pandangan demikian tentunya ia tidak memahami dan mengenal Allah.

Agar dapat memahami tentang Allah, kami persilakan saudara membaca dan merenungkan artikel "Apakah Yang Dimaksud Dengan “Anak Allah”? pada link tinyurl.com/cv9lkk9.
~
Slamet
Quote
# LittleChild 2014-11-29 14:41
~
Hamba Allah,

Tidak ada ajaran di agama Kristen yang mengatakan bahwa semua orang masuk surga.

Alkitab mengatakan pada kita agar berbuat baik seperti yang Yesus lakukan.
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-05 08:26
~
Memang Allah menghendaki "supaya semua orang diselamatkan" (Injil, Surat 1 Timotius 2:4), masuk ke sorga. Namun Allah tidak memaksa seorang-pun untuk menerima anugerah yang Dia sampaikan kepada kita.

Kita masing-masing mempunyai kebebasan berkehendak atau memilih untuk menerima atau juga menolak anugerah Allah, kasih Allah, dan keselamatan melalui Isa Al-Masih ini.

"Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:29).
~
Slamet
Quote
# nita 2014-11-30 18:10
~
Yang dimaksud pengikut Isa lebih tinggi dari pada orang kafir adalah pengikut Isa yang masih berpedoman dengan ajaran asli nabi Isa sebelum kitab aslinya dilencengkan.

Apa dalilnya yang menyatakan bahwa Yesus menyebut dirinya Tuhan?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-05 08:46
~
Nabi Muhammad mengetahui dengan jelas siapakah pengikut Isa Al-Masih itu. Oleh karena itu Nabi Muhammad sangat menghormati pengikut Isa Al-Masih/orang Kristen.

Mereka adalah orang-orang yang mempunyai "rasa santun dan kasih sayang" (Qs 57:27). Dan sangat ditinggikan oleh Allah "di atas orang kafir hingga hari kiamat" (Qs 3:55).
~
Slamet
Quote
# chika 2014-12-02 18:35
~
Benarkah kaum Kristen percaya Allah? Staff hanya mengada-ada. Pada hal orang Kristen sendiri mengakui bahwa Isa Al-Masih bukanlah Allah SWT.

Namun orang Kristen percaya bahwa nabi Isa itu adalah Tuhan. Berarti jelas umat Kristiani itu adalah kafir. Dan yang lebih jelas lagi Allah berfirman "Sesungguhnya agama yang paling benar di sisi Allah adalah Islam" (Qs 3:19).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-05 09:09
~
Al-Quran menunjukkan kepada kita hanya Isa Al-Masih saja yang diberi gelar Kalimat Allah. “Isa putera Maryam adalah utusan Allah dan KalimatNya” (Qs 4:171).

Mengapa bukan Muhammad yang menjadi Kalimat Allah? Kalau Isa memang Kalimat Allah bukankah Isa sama kekalnya dengan Allah, bukan?

Orang Kristen tidak pernah “men-Tuhankan" manusia. Namun Allah dapat, dan bahkan karena kasihNya yang besar Dia sudah menurunkan derajatNya dari Allah menjadi manusia di dalam diri Isa Al-Masih.

Penjelasan selengkapnya saudara dapat membaca artikel "Benarkah Isa Al-Masih Adalah Manifestasi Dari Allah ?” pada tinyurl.com/899uaqm
~
Slamet
Quote
# oon 2014-12-02 19:44
~
Kalau Isa adalah Allah, siapakah yang memegang kendali alam semesta raya ketika Isa mati di tiang salib?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-05 09:27
~
Isa Al-Masih adalah Allah yang telah menjadi manusia. Sehingga dalam pribadi Isa Al-Masih terdapat unsur Allah dan manusia.

Oleh karena itu, ketika Isa Al-Masih disalib yang mati adalah tubuh-Nya, sedangkan ke-Allah-an Nya tidak mati. Dengan Firman-Nya yang sangat berkuasa Isa Al-Masih menopang alam semesta.

"Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan" (Injil, surat Ibrani 1:3).
~
Slamet
Quote
# john 2014-12-05 04:31
~
Quoting Oon:
Kalau Isa adalah Allah, siapakah yang memegang kendali alam semesta raya ketika Isa mati di tiang salib?

Pengertianmu itu terbalik, Allah itu Maha Sempurna. Misalnya manusia sempurna secara fisik, bila tangannya putus satu menjadi cacat dan tidak sempurna lagi.

Dalam iman Kristen, Allah menyingkapkan bahwa Allah itu Esa dalam Bapa, Anak (Firman) dan Roh Kudus. (Anologi: kalau manusia, kepala- badan- kaki; kalau atom netron, proton elektron). Anak menjadi manusia dalam Yesus. Bila Allah Maha sempurna, saat Anak menjadi manusia, Allah tidak mungkin kehilangan keabsolutannya/ kesempurnaannya .

Karena kalau hilang artinya Allah sama saja seperti manusia, hilang tangannya menjadi tidak sempurna lagi. Lalu apa bedanya antara yang maha sempurna dengan yang sempurna?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-05 09:59
~
Saudara John,

Kiranya penjelasan saudara dengan ilustrasinya membuat saudara Oon semakin memahami tentang Allah.
~
Slamet
Quote
# john 2014-12-05 04:32
~
Quoting Oon:
Kalau Isa adalah Allah, siapakah yang memegang kendali alam semesta raya ketika Isa mati di tiang salib?

Kalian ini ribut membicarakan tentang keyakinan pengikut Isa. Jelas pengertian iman Kristen tidak sama dengan pengertian anda, baik pengertian Tritunggal yang jauh dari pengertian yang mengatakan Yesus adalah Allah (dalam pengertian umat Muslim). Kita ini selalu berselisih tentang masalah ini.

Al-Quran mu itu mengatakan "Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).

Jadi untuk masalah yang kita pertentangkan, adalah ketauhidan Islam dengan Kristen, kiranya Allah sendiri yang memutuskan-Nya. Mengapa kalian pada mau menjadi Allah? Apakah kalian lebih tahu dari Tuhanmu?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-05 09:47
~
Saudara John,

Terimakasih untuk komentarnya. Semoga saudara Oon dapat memahami penjelasan saudara.
~
Slamet
Quote
# john 2014-12-05 04:36
~
Quoting Chika:
Benarkah kaum Kristen percaya Allah? Staff hanya mengada-ada. Pada hal orang Kristen sendiri mengakui bahwa Isa Al-Masih bukanlah Allah SWT.

Namun orang Kristen percaya bahwa nabi Isa itu adalah Tuhan. Berarti jelas umat Kristiani itu adalah kafir. Dan yang lebih jelas lagi Allah berfirman "Sesungguhnya agama yang paling benar di sisi Allah adalah Islam" (Qs 3:19).

Kamu lebih lucu lagi. Kalian mengatakan bahwa agama samawi itu adalah Yahudi, Kristen dan Islam. Mengapa Islam nama Tuhannya beda sendiri (katanya samawi?).

Dari teks paling kuno pun tidak pernah ada tulisan Allah swt. Karena nabi-nabi sebelumnya bukanlah orang Arab.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-05 10:15
~
Saudara John,

Terimakasih untuk penjelasan saudara yang begitu baik tentang Allah. Kiranya saudara Chika tidak lagi dengan mudah menuduh orang Kristen kafir.
~
Slamet
Quote
# ahiung 2014-12-05 23:37
~
Salam,

Saya beragama Buddha, memang saya tidak begitu paham akan ajaran agama Islam dan Kristen. Namun sbuah kata kafir tidak lah layak diucapkan kepada semua makhluk hidup. Jika saya ditanya, siapa Tuhan mu? Jawaban ku "simple" saja, Tuhan ku adalah Tuhanmu. Karena hanya Tuhanlah yang bisa menciptakan alam semesta ini dan manusia.
Sekian
Nammobuddaya: Semoga semua makhluk hidup berbahagia!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-15 11:45
~
Saudara Ahiung,

Terima kasih untuk komentarnya.

Memang benar bahwa Allah tidak membeda-bedakan manusia. Allah sangat mengasihi manusia berdosa, Dia menghendaki tidak seorangpun binasa di neraka.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
Slamet
Quote
# LoveAndPiss 2014-12-07 19:24
~
Interesting. Melihat dahsyatnya semua orang membela, mempertahankan, meng"iman"kan agamanya masing-masing.

Saya sendiri bukanlah orang yang sangat mengerti isi dari semua kitab, tapi bagaimanapun juga men"cap" dengan kata "kafir" buat saya bukanlah hal yang baik. Karena kafir adalah orang yang mangkir dari perintah Tuhan dan meninggalkan Tuhan, menyangkal Tuhan.

Ada satu cerita dari Alkitab yang saya suka, ketika Yesus menyelamatkan seorang wanita yang kedapatan berzinah, Yesus hanya menuliskan di tanah. "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:7). Mungkin kita semua bisa merenungkannya!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-15 11:54
~
Saudara LoveAndPiss,

Terima kasih atas komentarnya, kiranya penjelasan saudara dapat memberikan pencerahan bagi saudara kita, terutama umat Muslim.
~
Slamet
Quote
# AxA 2014-12-11 11:55
~
Admin saya mau tanya,

Anda selalu merujuk ke 1 ayat Al-Quran (Qs 3:55) tapi banyak dari ayat-ayat Injil yang anda rujukan. Padahal di Al-Quran banyak dijelaskan tentang orang-orang kafir itu.

Dan setiap anda menjawab komentar, terlihat anda mencari pembelaan. Di sini begitu banyak surat Injil yang anda rujukan, kenapa?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-15 12:43
~
Memang ada banyak ayat Al-Quran yang memberikan gambaran kebencian Allah terhadap orang kafir. Misalnya Allah menyebabkan mereka berdosa dan menghukumnya. Hal ini dilakukan Allah dengan cara “mengirim syaitan-syaitan kepada orang-orang kafir untuk menghasut mereka berbuat ma’siat” (Qs 19:83).

Allah juga “Melakukan tipu-daya pada orang kafir” (Qs 3:45). Alasan Allah melakukan ini adalah untuk, “... menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya ...” (Qs 16:93).

Mungkinkah Allah ar-Rahman r-Rahim penyebab manusia berdosa dan menghukum mereka? Jelas hal ini bertentangan dengan sifat Allah di Alkitab. Dia adalah Allah yang "menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran" (Injil, Surat 1 Timotius 2:4).

Juga ada cukup banyak ayat dalam Alkitab yang menuliskan bagaimana Allah begitu meninggikan orang-orang yang telah menjadi pengikut Isa Al-Masih. Kalau di Al-Quran hanya tertulis dalam Qs 3:55 saja.
~
Slamet .
Quote
# f_09 2014-12-11 19:15
~
Saudara mengatakan kalau Allah membenci orang-orang kafir. Dan pada akhirnya orang kafir akan dimasukkan ke dalam neraka. Tetapi Isa Al-Masih, Kalimat Allah, tidak membenci orang kafir. Ia datang untuk mencari orang kafir agar diselamatkan. ”Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang" (Injil, Rasul Lukas 19:10).

Jika orang kafir diselamatkan bukankah bumi ini akan bobrok? Tolong berpikirlah yang logis. Dengan mendapat penyelamatan, justru mereka semakin menyeleweng ke jalan yang salah. Mereka berzinah dan lain-lain namun karena mereka diberi keleluasaan mereka justru akan melakukan kejahatan untuk apa bertaubat? Jika Tuhannya sendiri akan menebus dosa mereka. Bukankah itu tidak adil, mereka berfoya-foya Tuhanlah yang menebus dosa?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-16 08:48
~
Memang benar tujuan Isa Al-Masih datang ke dunia adalah untuk "untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang" (Injil, Rasul Lukas 19:10), termasuk orang kafir.

Namun keselamatan ini dapat terjadi apabila seseorang sungguh percaya kepada Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Dan tindakan percaya ini sebenarnya dapat mengubah seseorang menjadi ciptaan baru di dalam Isa Al-Masih.

"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang" (Injil, Surat 2 Korintus 5;17).

Walaupun orang yang percaya kepada Isa Al-Masih, memang masih dapat/mungkin berbuat dosa, namun tentunya dia tidak akan lagi terus menerus berbuat.
"Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah" (Injil, Surat 1 Yohanes 3:9).
~
Slamet
Quote
# hamba Allah 2014-12-16 00:44
~
"Katakanlah: 'Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah'. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: 'Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).'"
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-16 08:52
~
Saudara Hamba Allah,

Kami akan menanggapi dengan senang apabila saudara berkenan memberikan komentar yang sesuai dengan topik artikel "Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir."
~
Slamet
Quote
# kaseenoer 2014-12-16 03:56
~
"Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya ('Isa) sebelum kematiannya . Dan di hari kiamat nanti 'Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka" (Qs 4:156-159).

Jadi jelas yang diterima hanya mereka (pengikut Isa As. saat sebelum Dia diangkat oleh Allah. Mereka yang sesudahnya adalah golongan bukan pengikut Isa As. Semoga bermanfaat.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-12-16 09:24
~
Pengikut Isa Al-Masih atau orang Kristen adalah seorang yang sudah menyerahkan dirinya kepada Isa Al-Masih. Mereka adalah orang Kristen yang hidup ketika Isa Al-Masih berada di dunia maupun orang Kristen yang lahir setelah Isa Al-Masih naik ke sorga.

Dan orang Kristen adalah seorang yang telah diberikan hidup baru di dalam Isa Al-Masih. Dia adalah seorang anak Allah, anggota dari kerajaan sorga.

"Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14).
~
Slamet
Quote
# toni 2014-12-17 00:05
kayanya orang-orang pinter semua nih....cuma mau komentar aja...
"Siapapun yang melakukan Cinta Kasih dlm kehidupannya,ma ka kan masuk ke dalam Kerajaan Surga,krn itu yg paling terutama,...Apa pun itu agamanya..." maaf jika ada yang tidak berkenan dr komentar saya.thx
Quote

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer