Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir

KetidakpercayaanOrang-orang Islam sering menyebut mereka yang non-Muslim sebagai kafir. Apakah ada orang yang senang disebut kafir? Jelas tidak ada, bukan? Sebelum kita memberi “label” ini kepada seseorang, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan kafir.

Arti Kata Kafir

Kata “kafir” berasal dari bahasa Arab. Artinya: orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran. Dalam terminologi kultural, kata ini digunakan dalam agama Islam untuk merujuk kepada orang yang mengingkari nikmat Allah.

Bila melihat pengertian di atas, jelas orang Kristen tidak termasuk dalam bagian tersebut. Karena orang Kristen tidak menyembunyikan atau mengingkari kebenaran Allah.

Lalu, sungguhkah Allah sendiri yang memberi label ini kepada golongan manusia tertentu? Menurut firman Allah, semua manusia yang ada di dunia ini diciptakan oleh Allah yang sama. Sehingga, Tuhan yang menciptakan orang Islam, adalah Tuhan yang sama, yang menciptakan orang Budha, Kristen, Hindu, Ateis, dll. Dan seharusnya Dia tidak pilih kasih kepada ciptaan-Nya, bukan?

Pengikut Isa Bukan Orang Kafir

Kami percaya Allah adalah Tuhan yang adil dan maha kasih. Sehingga walau pun seseorang melanggar hukum-Nya, Ia tetap mengasihinya. Karena Allah adalah sumber dari segala kasih.

Tentang pengikut Isa Al-Masih, Al-Quran berkata, “dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).

Dengan jelas Al-Quran menyatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kristen, akan diletakkan di atas orang-orang kafir. Sehingga dapat disimpulkan, label “kafir” yang disematkan oleh orang Islam selama ini kepada orang Kristen adalah keliru!

Isa Al-Masih Sumber dari Terang

Sulit untuk dipahami, bagaimana mungkin pengikut Isa Al-Masih, "seorang terkemuka di dunia dan di akhirat" (Qs 3:45), dapat disebut kafir?

Isa Al-Masih berkata, "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12).

Orang-orang yang mengikuti Isa Al-Masih, adalah orang-orang yang telah menerima terang kemuliaan Allah. Sehingga mereka disebut sebagai anak-anak Allah yang telah menerima warisan Kerajaan Allah. Dan mereka bukanlah orang kafir seperti yang dituduhkan umat Muslim selama ini.

[Staf Isa dan Al-Quran – Sungguh indah bukan bila berada dalam terang kasih Allah? Bila saudara rindu untuk mendapatkan terang tersebut, silakan klik di sini.]

[Staff Isa dan Islam – Kiranya Pembaca dapat menyelidiki lebih dalam tentang Keselamatan dalam Isa Al-Masih]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# kumbang 2011-06-25 10:11
~
Kafir berarti menyembah selain Allah. Umat Kristiani menyembah Yesus Kristus . Nabi Isa meminta umatnya menyembah Allah. “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam."(Qs 5:72). "Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: 'Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa'"(Qs 5:73).
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-08 10:50
~
Saudara Kumbang,

Istilah kata "kafir" artinya tidak percaya, kata itu tergantung dari sudut mana dan siapa yang mengatakan. Contoh, dari penganut agama tertentu mengatakan pengikut agama lain itu kafir. Pernyataan itu wajar, karena tidak percaya kepada agama yang diyakini dan diimaninya.

Orang Kristen itu bukanlah orang kafir, malah ada pernyataan Al-Quran mengatakan bahwa mereka akan ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55).

Orang Kriten juga tidak menyembah tiga Allah, melainkan Allah yang esa dalam tiga oknum. Ajaran ini dikenal dengan istilah "Tritunggal". Walaupun istilah ini tidak ada dalam Alkitab (juga istilah "tauhid" tidak ada dalam Al-Quran), namun keseluruhan Kitab Suci mengajarkan bahwa Allah Yang Maha esa, juga beroknum tiga.
~
SL
# farida 2011-06-26 22:25
~
Apa itu kafir? "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: 'Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu'". (Qs 5:72).

Berkatalah Isa “Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus."(Qs 3:51). Umat Kristiani menyembah Yesus Kristus bukan Allah. Jadi, orang Kristen itu kafir.

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab (yahudi dan Kristen) dan orang-orang yang musyrik masuk ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” (Qs 98: 6).
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-09-22 08:41
~
Saudara Farida,

Istilah "kafir" artinya tidak percaya. Ini berarti orang Kristen bukan orang kafir karena mereka percaya dan menyembah Allah. Al-Quran tak pernah mengatakan bahwa orang Kristen itu kafir, malah ada Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs 3:55).

Maryam tidak pernah melahirkan Allah! Maryam melahirkan manusia Isa Al-Masih. Namun baik Injil maupun Al-Quran menyatakan bahwa Isa Al-Masih itu dalam pra keberadaan-Nya sebagai manusia adalah Kalimat/Firman Allah. Dia adalah Allah karena Kalimat Allah tidak dapat dipisahkan dengan Allah.
~
SL
# santoso 2011-06-28 03:35
~
“Orang-orang Yahudi dan Kristen tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka…"(Qs 2:120).

Ternyata website ini selalu mengutip ayat Al-Quran secara sepotong-potong untuk pembenaran agama Kristen. Mereka tidak jujur dan itu namanya licik, cocok dengan kutipan ayat di atas.

"Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (Al Fatihah :5-7)

Ayat tersebut menyatakan umat Islam hanya menyembah Allah, bukan menyembah Yesus Kristus. Itu namanya kafir, dan orang kafir masuk neraka. "Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) dan orang-orang yang musyrik masuk ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk" (Qs 98:6).
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-08 10:14
~
Saudara Santoso,

Saudara mengatakan kalau Allah membenci orang-orang kafir. Dan pada akhirnya orang kafir akan dimasukan ke dalam neraka. Tetapi Isa Al-Masih, Kalimat Allah, tidak membenci orang kafir. Ia datang untuk mencari orang kafir agar diselamatkan. ”Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang"(Injil, Rasul Lukas 19:10).

Umat Kristen bukanlah orang kafir, mereka adalah pengikut Isa Al-Masih. Al-Quran sendiri menuliskan bahwa pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang diselamatkan pada hari kiamat.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs. 3:55).

Sedangkan Injil menyatakan bahwa barang siapa percaya kepada Isa Al-Masih, ia akan beroleh hidup yang kekal (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16). Sudahkah Saudara memiliki hidup yang kekal nanti dalam sorga? Kami mengundang Saudara untuk merenungkan: isadanislam.com /jalan-keselama tan
~
SL
# fisabilillah 2011-11-22 23:35
~
Kafir adalah tidak beriman, atau hanya beriman pada yang sebagian dan meninggalkan yang sebagian. Yang benar bukanlah Isa dan Al-Fatihah, melainkan Isa dan Al-Quran. Bukankah Al-Fatihah itu terdapat dalam kitab Al-Quran?
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-11-28 11:52
~
Saudara Fisabililah,

Alkitab menyatakan bahwa orang yang tidak mengenal Allah disebut kafir. Injil, Rasul Besar Matius 5:47 menyatakan, “Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudara mu saja, apakah lebihnya daripada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?”

Memang benar kalau dikatakan surah Al-Fatihah itu ada dalam Al-Quran. Karena surah Al-Fatihah adalah surah pertama dalam Al-Quran. Surah ini disebut Al-Fatihah (Pembukaan), karena dengan surah inilah dibuka dan dimulainya Al-Quran. Dinamakan Ummul Kitab karena dia merupakan induk dari semua isi Al-Quran.

Kalaupun kami menggunakan istilah: Isa dan Al-Fatihah itupun juga tidak salah. Karena tujuannya untuk memaparkan beberapa fakta mengenai Pribadi Isa Al-Masih yang termuat dalam Al-Quran. Khususnya dalam surah Al-Fatihah sebagai Ummul Kitab ini, kita dapat melihat bagaimana Isa Al-Masih mengajarkan tentang jalan keselamatan.
~
SL
# muhammad yusuf malma 2012-04-14 23:19
~
Salamun Alaikum,

Kita semua mengetahui ada dua penyebab rusaknya aqidah umat manusia:
1. Mempersekutukan Allah
2. Mempersekutukan ajaran-Nya (Al-Quran)
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-11-21 09:58
~
Saudara Muhammad Yusuf Malma,

Orang Kristen tidak mempersekutukan Allah dengan manusia. Mereka tidak pernah membuat Isa Al-Masih menjadi Tuhan. Namun, Isa Al-Masih adalah sudah Tuhan sejak sebelum Ia menjelma menjadi manusia dan dikenal sebagai Isa putra Maryam.

Bahkan Al-Quran memberi nama “Kalimat Allah” kepada Isa Al-Masih. Istilah “Kalimat Allah” jelas menekankan bahwa Isa Al-Masih kekal adanya. Karena Dia kekal, maka Dia adalah Allah. Orang Kristen juga tidak menjadikan Kitab Suci hanya “berharga” melainkan menaati ajaran yang tertulis dalam Kitab Suci.

“Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan” (Injil, Rasul Besar Matius 23:23).  

Dengan demikian segala sesuatu yang lebih kita utamakan dari pada Allah, dan menjadikannya “allah lain” dalam kehidupan kita. Inilah yang dimaksud dengan istilah "mempersekutuka n Allah."
~
SL
# Isa Utusan allah 2013-04-30 12:54
~
Islam tidak menyebut kafir pengikut Isa Al-Masih, karena pada masanya pengikut Nabi Isa mengagungkan Allah. Tapi masa kini terdapat pertentangan antara ajaran Isa yang dulu dengan pemahaman Isa adalah jelmaan Tuhan.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-06 14:36
~
Saudara Isa Utusan Allah,

Al-Quran tidak pernah mengatakan bahwa orang Kristen atau pengikut Isa itu Kafir, malah Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55).

Ayat itu dengan tegas menyatakan orang-orang yang mengikuti Isa (Yesus) status dan kedudukannya ditinggikan (dimuliakan) di atas orang-orang kafir, sampai batas kapan berlakunya pernyataan itu? Sampai hari kiamat.

Jadi dengan kata lain, sebelum kiamat tiba pintu pertobatan masih terbuka lebar, maka dari itu siapa saja yang mau menjadi pengikut Isa Al-Masih akan selamat pada hari kiamat, hidup kekal di sorga. Alangkah senangnya menjadi pengikut Isa Al-Masih, bukan?
~
SL
# Mohajit 2013-05-01 14:52
~
Pengkualifikasian kafir dan bukan kafir tidak berdasarkan agamanya namun berdasarkan ketakwaannya kepada Tuhan alam semesta, dan berdasarkan ketaatannya terhadap perintah/hukum Allah.

Dalam Al-Quran digambarkan bahwa orang kafir itu memang sudah sangat keterlaluan dalam mendustakan Tuhan. Mereka mendustakan nikmat-nikmat Tuhan, ingkar kepada Tuhan, penentang para rasul, dan seterusnya. Jadi, kafir itu dimaksudkan bukan bagi pemeluk agama tertentu.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-06 14:42
~
Saudara Mojahit,

Terima kasih atas komentar saudara yang menjelaskan pengertian kata “kafir". Menurut paparan artikel ini, kata “kafir” berasal dari bahasa Arab. Artinya, orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran. Sehingga dalam konteks agama Islam, istilah ini hanya merujuk kepada orang yang mengingkari nikmat Allah.

Berdasarkan pengertian di atas, jelas orang Kristen tidak termasuk dalam bagian tersebut. Karena orang Kristen tidak menyembunyikan atau mengingkari kebenaran Allah. Demikian halnya dengan agama-agama lainnya, bukankah agama Budha, Hindu, Kristen, dan Islam tidak pernah mengingkari kebenaran Allah?
~
SL
# yuni 2013-05-02 06:21
~
Al-Quran tidak menyekutukan Tuhan seperti anda, apalagi menyekutukan dengan nabinya sendiri sungguh terlalu. Jangan sampai anda mengungkapkan menyekutukan Allah dengan nabinya dan mengambil dukungan ayat Al-Quran karena itu jelas aneh.

Tertulis dalam Al-Quran,”Isa putra Maryam.” Isa bukanlah Tuhan, Isa hanya nabi. Injil yang diridhoi Allah bukanlah Injil yang menganggap Isa adalah Tuhan. Semuanya telah dijelaskan dalam Al-Quran, hasil pembelotanlah yang terjadi sekarang.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-07 21:05
~
Saudara Yuni,

Alkitab tidak pernah mengangkat seorang nabi menjadi Tuhan, sehebat apapun mujizat yang dapat dilakukannya, dia tetap manusia. Misalnya, Nabi Musa yang terkenal dengan perbuatan mujizat, dia tetap manusia/hamba Allah (Kitab Nabi Yosua 1:1).

Pada saat kelahiran Isa Al-Masih, Malaikat Gabriel utusan Allah menyampaikan wahyu Allah kepada para gembala, “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (Injil, Rasul Lukas 2:11)

Namun setelah 600 tahun pesan tersebut diganti oleh tiruan Malaikat Gabriel yang bernama Jibril dengan kalimat yang menyatakan “Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul,..." (Qs 5:75). Dari ayat-ayat ini kita mengetahui, siapakah sebenarnya yang membelot itu, bukan?
~
SL
# Feri Gunawan 2013-05-02 13:10
~
Saudari Yuni,

Al-Quran tidak menyekutukan nabinya dengan Allah karena memang nabinya adalah manusia dan mempunyai akhir kehidupan (mati). Kristen pun tidak menyekutukan nabi-nabi-nya dengan Allah jika memang nabi tersebut adalah manusia, yang dilahirkan ke dunia ini melalui (maaf) hubungan suami istri.

Apakah anda tidak membaca di Al-Quran, kalau Isa tidak mempunyai ayah manusia? Saya merasa anda sudah mengetahui kebenaran tentang hal ini. Isa itu memang manusia secara raga karena raga Isa adalah jelmaan dari firman Allah. Sedangkan Roh Isa adalah Allah sendiri. Nah, anda tidak tahu hal ini, bukan? Cobalah buka topik "Mengapa Para Mukmin Gelisah Akan Kiamat". Terimakasih.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-07 21:08
~
Saudara Feri Gunawan,

Terimakasih atas komentarnya, sehingga dapat menjadi bahan referensi bagi kita semua. Kami setuju dengan saudara bahwa orang Kristen tidak pernah menyekutukan nabi dengan Allah. Isa Al-Masih bukanlah nabi yang diangkat menjadi Allah, Dia adalah Kalimat Allah yang telah menjadi manusia.

“Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. ” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14)
~
SL
# manusia 2013-05-07 02:55
~
Hai Saudaraku khususnya situs ini,

Al-Quran memang tidak setuju, kalau Kristen disebut kafir. Memangnya apa ada ayat yang menyebut Kristen itu kafir, anda telah membacanya sendiri, bukan? Kalaupun ada orang yang menyebut Kristen itu kafir, dan sebaliknya mereka hanyalah orang-orang yang belum mengerti, memahami saja tentang ajaran agamanya. Nah, tugas kitalah yang memberi pengertian, dan pemahaman kepada mereka. Bukan agama atau kitabnya yang salah tapi umatnya atau manusianya itu sendiri yang tidak mengerti.

Siapapun dapat disebut kafir meskipun statusnya beragama! Pada saat kita tunduk kepada harta, itu artinya kita menuhankan siapa? Di saat kita dikendalikan oleh hawa nafsu, kita menuhankan siapa? Menuhankan diri, bukan? Jadi, bukan hanya orang yang tidak memercayai adanya Tuhan saja yang disebut kafir, kita pun bisa disebut kafir.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-14 10:59
~
Saudara Manusia,

Terimakasih atas komentarnya. Menurut Alkitab, semua manusia yang ada di dunia ini diciptakan oleh Allah yang sama. Artinya Allah tidak pernah membeda-bedakan golongan manusia. Alkitab memandang orang “kafir” tidaklah dipandang hina. Malah justru mendatangkan kebaikan dan pertolongan serta juga mendapatkan berkah dari Allah jika ia mengasihi sesama.

Jikalau orang “kafir” dapat bersikap baik dengan mengasihi sesama, maka tentunya orang yang beragama pun seharusnya juga demikian, bukan?

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Injil, Rasul Besar Matius 7:12)
~
SL
# Asyraffi Ramdhani 2013-07-03 16:09
~
Hanya pada saat ajaran Nasrani (Kristen) belum menyembah Yesus (Isa), pada saat ajarannya masih asli, tapi sekarang sudah diubah Paulus. Seperti dijelaskan oleh Al-Quran “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam." (Qs 5:72). "Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa"(Qs 5:73).
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-10 09:53
~
Saudara Asyraffi,

Dapatkah saudara menunjukkan? Pada tahun berapa agama Kristen berubah dari agama asli menjadi palsu? Selama berabad-abad, sejak berdirinya gereja mula-mula sampai sekarang, umat Kristen menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Juruselamat (Injil, Rasul Lukas 2:11).

Umat Kristen memercayai bahwa kekristenan itu adalah Isa Al-Masih. Jika Isa Al-Masih itu dihapus dari kitab suci umat Kristen maka agama Kristen pasti hancur berantakan. Pantaskah sebuah ajaran agama yang baru muncul 700 tahun setelah gereja mula-mula menuduh bahwa orang Kristen itu adalah orang kafir?

Orang Kristen bukanlah orang kafir. Kitab Suci Allah menyatakan bahwa mereka adalah anak-anak Allah yang menjadi ahli waris sorga. “Tetapi semua orang yang menerimanya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12)
~
SL
# kiki irawan 2013-07-10 06:16
~
Coba anda baca kisah Nabi Isa dalam Al-Quran, yang menjadi Yesus itu bukan Nabi Isa namun murid Nabi Isa yang bersekutu dengan kaum Yahudi. Sehingga Allah mengangkat Nabi Isa ke langit dan murid Nabi Isa yang berkhianat itu mukanya dirubah menjadi muka Nabi Isa. Jadi, dialah yang disalib bukan Nabi Isa yang disalib dan Nabi Isa akan turun ke bumi setelah hari kiamat. Jadi, kesimpulan bahwa umat Kristen itu kafir karena dia menyembah orang lain bukan Nabi Isa.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-17 15:26
~
Saudara Kiki Irawan,

Menurut Kitab, Isa Al-Masih mati karena disalib. Murid Isa Al-Masih yang menjadi pengkianat bernama Iskariot. Kemudian ia menyesal karena telah mengkianati gurunya dan akhirnya ia mati menggantung diri (Injil, Rasul Besar Matius 27:3-5).

Walaupun umat Muslim tidak percaya Isa Al-Masih mati, tetapi Al-Quran memberi kesaksian bahwa Dia benar mati dan dibangkitkan: “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku (Isa Al-Masih), pada hari aku dilahirkan,pada hari aku (Isa Al-Masih) meninggal dan pada hari aku (Isa Al-Masih) dibangkitkan hidup kembali”(Qs 19:33).

Isa Al-Masih adalah pribadi yang terkemuka di dunia dan akhirat, bagaimana mungkin pengikut-Nya disebut orang kafir? Justru Al-Quran mengatakan para pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang dimuliakan Allah pada hari kiamat.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat.”(Qs 3:55) 
~
SL
# khuswaty 2013-07-28 09:07
~
Bagi siapa yang menganggap Isa Al-Masih adalah Allah, maka kafirlah mereka! Seperti yang di jelaskan dalam (Qs 5:72-73) “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.”
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-02 10:37
~
Saudara Khuswati,

Umat Muslim sering menyebut orang Kristen sebagai orang kafir. Namun, Al-Quran tidak pernah mengatakan bahwa orang Kristen atau pengikut Isa itu kafir, malah ada pernyataan Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55).

Jadi, kalimat ayat itu tegasnya menyatakan orang-orang yang mengikuti Isa (Yesus) status dan kedudukannya ditinggikan (dimuliakan) di atas orang-orang kafir. Sampai batas kapan berlakunya pernyataan itu? Sampai hari kiamat.

Jadi, dengan kata lain sebelum kiamat tiba pintu pertobatan masih terbuka lebar, maka dari itu siapa saja yang mau menjadi pengikut Isa Al Masih atau Yesus Kristus akan selamat pada hari kiamat, hidup kekal bahagia di sorga.
~
SL
# alfa 2013-08-19 12:15
~
Betul orang yang mengikuti Isa Al-Masih tidak kafir. Tapi yang mengatakan/iman Isa Al-Masih adalah Tuhan pencipta alam adalah kafir.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-22 18:02
~
Saudara Alfa,

Al-Quran menyatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang “ditinggikan oleh Allah di atas orang kafir” yaitu orang yang diselamatkan dari hukuman Allah. Siapakah pengikut Isa Al-Masih? Alkitab menjelaskan, Pengikut Isa Al-Masih disebut orang percaya atau pengikut jalan Tuhan.

Pengikut Jalan Tuhan adalah orang yang percaya kepada kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih. Mereka adalah orang-orang yang telah menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat, dengan suatu kesadaran bahwa dia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri dari murka Allah.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).
~
SL
# mikaeel 2013-09-23 21:07
~
Surat Al-Kafirun, Katakanlah," Hai orang-orang kafir! Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah. Dan tiada (pula) kamu menyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku bukan penyembah apa yang biasa kamu sembah. Dan kamu bukanlah penyembah Tuhan yang aku sembah. Bagimu agamamu dan untukku agamaku.”

Renungan: Ketegasan telah dinyatakan sendiri oleh Allah. Ketegasan sekaligus toleransi yang maha luas. Pengaktualisasi keyakinan yang tidak menyinggung keyakinan lainnya. Sangat jelas tersirat kebebasan penentuan akan keyakinan. Sangat jelas pula pembagian golongan keyakinan. Sangat Jelas tidak ada pemaksaan keyakinan. Tidak ada pemaksaan. Tentramlah segala umat di dunia.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-09-27 18:21
~
Saudara Mikaeel,

Isa Al-Masih memang melarang umat-Nya untuk menyembah “berhala” orang kafir, tetapi Dia mengasihi orang kafir. Isa Al-Masih memerintahkan agar mengasihi musuh-musuh kita.

“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44-45).

Bagaimana kita bisa mengasihi musuh-musuh kita? Isa Al-Masih memberitahukan kepada kita. Pertama, memandang kepada Bapa yang “membuat matahari terbit bagi si jahat dan si baik” dan “curah hujan bagi orang yang adil dan tidak adil”. Allah “mengasihi semua orang.”

Isa Al-Masih juga memberitahu kita untuk menjadi “sempurna seperti Bapa Surgawi sempurna”, meniru Bapa-Nya dengan kesempurnaan kasih itu. Dan pada akhirnya Dia memperingatkan kepada kita bahwa orang suka yang membalas dendam sebenarnya bukan orang Kristen.
~
SL
# Nik Ahmad 2013-09-30 12:43
~
Kafir bukan berarti tidak percaya, malah berarti ingkar terhadap Allah (degil/tidak mahu patuh terhadap perintah-perint ah Allah). Allah memerintahkan supaya percaya bahwa Allah tunggal, tidak beranak dan tidak diperanakkan dan supaya manusia mengikut Rasulullah Muhammad (bersalawatlah ke atas baginda).

"Sungguh orang-orang kafir (yang tak akan beriman), sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan kepadanya atau tak kamu beri peringatan kepadanya, mereka tetap tidak akan beriman” (Qs 2:6).
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-08 07:54
~
Saudara Nik Ahmad,

Orang Kristen menolak ide bahwa Allah beristri dan mempunyai anak. Ini adalah penghujatan terhadap Allah. Darimana Muhammad mendapat gagasan seperti ini tentang Allah? Tidak mungkin Allah mengirimkan wahyu seperti ini kepada para nabi Allah.

Dalam kitab Taurat Allah memperkenalkan diri-Nya kepada Nabi Musa sebagai Allah yang esa. “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” (Taurat, Kitab Ulangan 6:4). Nabi Musa kenal baik dengan Isa Al-Masih dan Nabi Elia secara timbal balik. Namun Nabi Musa tidak mengenal Muhammad. Hanya Muhammad sajalah yang selalu mengaku-ngaku kenal dan tahu siapa itu Nabi Musa, Isa Al-Masih, dan nabi-nabi Israel lainnya.

Oleh sebab itu, berkaitan dengan keselamatan dari hukuman kekal di neraka, Kitab Suci Injil tidak pernah menyebutkan nama Muhammad melainkan nama Isa Al-Masih. “Keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).
~
SL
# Unggung widhiantoro 2013-10-17 18:45
~
Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir" (Qs 18:29).

Al-Quran diturunkan kepada manusia dengan jaminan dijaga keotentikannya sampai akhir yang harus kita percayai sepenuhnya termasuk ayat yang menyampaikan. "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam"(Qs 5:72). Ayat itu sudah sangat jelas dan tidak ada penafsiran lain.

Jadi terserah anda, anda mau kafir atau pun beriman itu adalah hak anda. Kebenaran datangnya dari Allah, bukan dari pembenaran yang dibuat-buat oleh manusia.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-24 17:23
~
Saudara Unggung,

Komentar yang menuduh bahwa umat Kristen adalah kafir sudah kami berikan tanggapan. Untuk lebih jelasnya perhatikan tanggapan terhadap komentar # khuswaty 2013 -07-28 09:07.

Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa ditinggikan di atas orang-orang kafir. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..."(Qs. 3:55). Namun apabila memerlukan penjelasan yang lebih lengkap saudara dapat menuliskan email kepada:

Demikian harap makhlum.
~
SL
# wisdom 2013-11-29 03:25
~
Shalom Assalamualaikum ,

Sebenarnya bagi saya kalau umat Muslim menganggap umat Kristen kafir, itu bukan urusan kita sebagai manusia. Kita hanyalah manusia yang berasal dari debu dan pasti akan kembali ke debu. Mereka boleh menganggap kita kafir.

Kenapa? Karena kita umat Kristen mengetahui, kalau Yesus Kristus saja yang tidak berdosa rela disalib apalagi kita. Padahal salib adalah hukuman untuk orang yang melanggar hukum Romawi. Jadi tetaplah bersyukur walaupun dianggap kafir. Lihatlah apa yang nantinya akan terjadi.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-13 19:38
~
Saudara Wisdom,

Terimakasih untuk komentarnya. Kami setuju dengan saudara bahwa sebagai orang Kristen, kita harus memikul salib. Ini memang syarat pertama dan mutlak yang harus dipenuhi sebagai pengikut Isa Al-Masih.

“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku” (Injil, Rasul Lukas 9:23).

Bagi kami masalah bukan tidak bersedia “memikul salib” setiap hari, melainkan kami ingin menunjukkan kebenaran dalam Al-Quran. Sehingga umat Muslim tidak asal main tuduh terhadap umat Kristen.

Allah dalam Al-Quran mewahyukan bahwa orang Kristen bukan kafir. Al-Quran berkata, “dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).
~
Slamet
# manusiabiasa 2013-11-29 03:44
~
Saudara terkasih Staff Isa dan Al-Quran,

Ingat kalau kita pengikut Yesus, kita tidak boleh menyangkal diri dari Yesus. Yesus saja mau dihina, dimaki, difitnah, dicambuk, dan disalib. Kalau dikatakan kafir, kita terima saja. Ada hal yang lebih berarti dibalik itu. Kita punya panggilan masing masing, bukan? Jadi, tidak usah menawar kalau kita memang kafir bagi mereka.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-13 19:40
~
Saudara Manusia Biasa,

Terima kasih untuk komentar dan apresiasi yang saudara berikan. Semoga komentar saudara dapat memberikan pencerahan dan hidayah bagi kita semua. Memang sebagai orang Kristen, kita dipanggil untuk menderita bersama Isa Al-Masih. ”Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia” (Injil, Surat Filipi 1:29).
~
Slamet
# Sulaiman 2013-12-15 21:37
~
Lucu sekali, menafsirkan teks Islam tapi dari sudut pandang selain Islam. Kalau mau menafsirkan "kafir" yang dicatut dari teks Islam, maka harus ditafsirkannya dari asal kalimat/kata itu, yaitu Al-Quran. Dalam Al-Quran sangat eksplisit dikatakan siapakah golongan yang disebut kafir.

Saya juga setuju definisi kafir secara umum yakni orang yang menutupi atau mengingkari nikmat Allah. Sedangkan dalam kamus Islam yang namanya nikmat Allah itu sesungguhnya adalah nikmat iman dan Islam.
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-23 14:51
~
Saudara Sulaiman,

Saudara menyatakan bahwa untuk menafsirkan istilah-istilah dalam agama Islam harus menggunakan Al-Quran, tidak boleh keluar dari koridor kitab suci Al-Quran. Pandangan saudara ini dapat diterima kalau Al-Quran dapat memberikan jawaban yang tepat dan jelas. Masalahnya tentang istilah “kafir”, Al-Quran memberikan jawaban yang menggunakan standard ganda. Ini justru membuat orang bingung! Sebenarnya siapakah golongan kafir itu?

Satu sisi Al-Quran menyebutkan bahwa orang Kristen adalah kafir. “Mereka (orang-orang kafir) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya” (Qs 2:116).

Ayat yang lain dalam Al-Quran menunjukkan bahwa justru orang Kristen inilah yang dimuliakan Allah pada hari kiamat. “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat...” (Qs 3:55).

Tetapi Kitab Suci Injil dengan jelas dan tegas menyatakan bahwa Allah sangat mengasihi orang berdosa dan Allah “menghendaki agar semua orang selamat” (Injil, Surat 1 Timotius 2:4).
~
Slamet
# foct 2013-12-24 21:45
~
Yang namanya kafir itu adalah mereka yang menyembah Tuhan selain Allah. Kristen itu Tuhannya Yesus, Islam Tuhannya Allah. Jadi, Kristen itu kafir, karena Tuhannya Yesus, bukan Allah.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-21 20:50
~
Saudara Foct,

Tuhan umat Muslim adalah Allah yaitu Tuhan yang disembah oleh nabi Muhammad dan orang Arab. Dan umat Muslim mengklaim bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang sejati. "Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "wahai kaumku sembahlah Allah. Sekali kali tak ada Tuhan bagimu selain Nya" (Qs 7 :59).

Sedangkan Tuhan umat Kristen adalah Tuhan dalam Alkitab. Tuhan Alkitab adalah Tuhan yang disembah orang Israel dan orang Kristen dikenal sebagai Tuhannya Abraham, Ishak dan Yakub. Dan yang menyatakan diri dalam pribadi Isa Al-Masih.

Walaupun umat Kristen dituduh kafir karena menyembah Isa Al-Masih, namun umat Kristen tetap kuat beriman kepada Isa Al-Masih sang Juruselamat. “Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya” (Kitab Nabi Mikha 4:5).
~
Slamet
# Tommy Boy 2014-01-07 17:55
~
"Sesungguhnya orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, .........;tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati" (Qs 2:62). "Barangsiapa yang mati dalam agama Isa sebelum mendengar aku maka dia mati dalam kebaikan. Barangsiapa yang telah mendengar aku dan tidak mengimaniku maka dia celaka" (Hadist Nabi).

Islam tidak mengenal Kristen, karena Kristen bukan pengikut Isa. Kristen adalah kepercayaan yang dipelopori oleh Paulus yang menjadikan Isa sebagai Tuhan Yesus. Dan meniadakan sebagian isi perintah dalam Taurat. Jadi, jelas Kristen adalah kafir!
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-21 21:17
~
Saudara Tommy Boy,

Sebagai pengikut Isa Al-Masih, orang Kristen adalah orang-orang yang telah dibenarkan oleh Allah karena telah menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat. “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Injil, Surat Roma 5:1).

Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih yaitu orang-orang Kristen statusnya di atas orang kafir. “…Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat ” (Qs 3:55).

Dengan jelas ayat di atas mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih (orang Kristen) dijadikan Allah di atas orang-orang kafir. Bila benar apa yang dikatakan ayat ini berasal dari Allah, bagaimana mungkin orang Kristen dituduh sebagai orang kafir?
~
Slamet
# soto 2014-01-08 21:40
~
Biar kafir yang penting tidak mengganggu, memaksa, mengusir orang lain yang tidak sesuai dengan mereka.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-21 21:08
~
Saudara Soto,

Walaupun orang Kristen dituduh sebagai orang kafir, orang Kristen tidak akan membalasnya. Justru mereka akan mendoakan agar para penuduh mereka mendapat rahmat dan hidayah dari Allah.

Mengapa demikian? Karena Isa Al-Masih mengajarkan untuk mengasihi sesama. "Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu” (Injil, Rasul Lukas 6:27-28).
~
Slamet
# eno 2014-01-29 00:41
~
Isa yang orang Nasrani percayai sungguh jauh berbeda dengan Isa yang dipercayai umat Muslim. Orang Nasrani mendeskripsikan Isa sebagai Tuhan. Tetapi bagi umat Muslim, Isa adalah seorang rasul yang diutus Allah. Isa umat Muslim mengharamkan memakan babi,dan meminum anggur. Dan kami umat Muslim tidak melakukannya.

Lantas siapa Isa yang kalian sebut sama dengan Isa yang umat Muslim percayai? Itulah alasan umat Muslim menyebut Kristen itu termasuk kafir.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 10:21
~
Saudara Eno,

Yesus Kristus atau Isa Al-Masih adalah orang yang sama. Dia bukan orang Arab melainkan orang Yahudi keturunan Raja Daud. Dia dilahirkan di Betlehem kota Daud. "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (Injil, Rasul Lukas 2:11) .

Selama berada di dunia, Isa Al-Masih mengajarkan tentang kasih dan belas kasihan Allah kepada manusia. Dia tidak pernah mempersoalkan makanan haram dan yang tidak haram. Isa Al-Masih justru mengajarkan bukan apa yang masuk ke mulut (dimakan) yang membuat orang berdosa, tetapi yang keluar dari mulut (dari hati) manusia yang menyebabkan orang itu berdosa.

"Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang" (Injil, Rasul Besar Matius 15:11). Bagaimana mungkin pengikut Isa Al-Masih dikatakan kafir? Bukankah Allah "menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55), bukan?
~
Slamet
# bone 2014-01-31 12:02
~
Kafir dalam Islam diartikan menyembah selain kepada Allah. Umat Kristen menyamakan Nabi Isa Al-Masih dengan Allah. Sedangkan Allah menyatakan Keesaan-Nya dalam Al-Quran surat Al-Ikhlas (1-4).

"Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia" (Qs 112:1-4).

Jadi jelas kalau agama Kristen bertentangan dengan Firman Allah dalam Al-Quran. Menyembah selain Allah atau menyekutukan Allah adalah kafir.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 11:11
~
Saudara Bone,

Orang Kristen tidak menyamakan Isa Al-Masih dengan Allah, melainkan Isa Al-Masih memang Allah yang telah menjadi manusia. Orang Kristen juga tidak pernah percaya kepada tiga Allah, tetapi kepada satu Allah yang Esa! (Taurat, Kitab Ulangan 6:4). Dan Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa Allah adalah Esa yang beroknum tiga.

Jadi, tidak ada dasarnya menuduh orang Kristen kafir, karena tidak menyembah Allah dan ajaran Kristen bertentangan dengan Firman Allah.
~
Slamet
# Deo 2014-02-03 03:34
~
Saya menyimpulkan bahwa dalam Al-Quran terdapat dua penjelasan yang bertentangan tentang sebutan kafir bagi umat Kristiani. ("Ini membingungkan orang!" Menurut komentar Staff Isa dan Al-Quran pada tanggal 2013-12-23 14:51).

Sebuah ayat dalam Alkitab saya menyebutkan "Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan"(Injil, Rasul Besar Yohanes 12:46-47).

Ayat ini mengartikan, Yesus Kristus mengajak semua umat manusia ikut pada-Nya dan menyelamatkan tanpa memandang status kepercayaannya, termasuk yang belum percaya kepada-Nya (kafir). Mungkin bisa introspeksi diri bagi yang membutuhkan. Ajaran agama Katolik atau Kristen atau pun yang lainya, tidak bisa ditafsirkan semata berdasarkan Al-Quran. Karena agama ini adalah setara.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 12:01
~
Saudara Deo,

Terima kasih atas komentarnya. Sebagai Pencipta tentunya Allah tidak pernah membeda-bedakan manusia. Allah tidak pilih kasih. Dalam pemandangan Allah semua manusia adalah sama. Yaitu semua manusia telah berdosa dan memerlukan Juruselamat.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Bila Allah mau datang kepada manusia di dunia, dan manusia menerima kedatangan-Nya serta percaya kepada-Nya, dapatkah itu disebut kafir? Bagaimana saudara?
~
Slamet/Solihin
# nona 2014-02-03 17:39
~
Lebih bersyukur disebut kafir di dunia tapi masuk sorga, dari pada disebut mulia di dunia tapi akhirnya tinggal neraka. Saya rasa yang menyebut diri mereka bukan kafir, belum tentu punya sikap lebih bijaksana dari orang kafir. Justru mereka sungguh-sungguh kafir dalam hati dan sikap yang munafik.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-05 12:12
~
Saudara Nona,

Terimakasih untuk komentarnya. Menurut Alkitab, di luar Isa Al-Masih kita ini bukan saja disebut sebagai orang kafir yang hidup tanpa Allah. Tetapi juga orang-orang yang telah mati secara rohani. Kita layak bersyukur kepada Allah "karena di dalam Isa Al-Masih, Ia telah membangkitkan kita dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga" (Injil, Surat Efesus 2:6).
~
Slamet
# NN 2014-02-07 22:21
~
Alkitab sendiri tidak mengajarkan untuk menyebut kafir.

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala" (Injil, Rasul Besar Matius 5:22).
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-19 09:47
~
Saudara NN,

Terima kasih untuk komentarnya. Isa Al-Masih mengajarkan kepada pengikut-Nya agar mereka saling mengasihi. Bukan hanya mengasihi orang-orang yang baik kepadanya, bahkan yang membenci pun harus dikasihi.

"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu" (Injil, Rasul Besar Matius 6:27-28). Betapa indahnya kehidupan ini, apabila kita saling mengasihi, bukan?
~
Slamet
# mas alip 2014-02-18 23:47
~
Anda bilang orang Kristen bukan kafir, itu menurut pendapat anda karena anda orang Kristen. Bagi kami yang beragama Islam, Kristen itu adalah kafir. Saya juga merenungkan apakah orang yang beragama Islam tapi tidak taat kepada Allah itu juga kafir?

Jadi, kafir itu adalah orang yang tidak menyembah Allah. Dan juga orang Kristen yang telah menyalahartikan bahwa Isa adalah Tuhan.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-20 08:39
~
Saudara Mas Alip,

Orang Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih. Mereka adalah orang yang telah dibenarkan oleh Allah karena percaya kepada Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat. “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Injil, Surat Roma 5:1).

Al-Quran juga menunjukkan bahwa pengikut Isa Al-Masih atau orang Kristen adalah orang yang ditinggikan Allah di atas orang kafir. “… dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat ” (Qs 3:55).

Jelas melalui ayat-ayat di atas kita mengetahui bahwa pengikut Isa Al-Masih (orang Kristen) bukanlah orang kafir. Bila benar apa yang dikatakan dalam Al-Quran sebagai wahyu Allah bahwa orang Kristen bukan kafir. Bagaimana mungkin orang Islam masih menuduh orang Kristen sebagai orang kafir?
~
Slamet
# Umat Allah 2014-03-14 00:38
~
Assalamualaikum,

Wahai semua saudara dan saudari di sini. Bagi saya, kenapa perlu kami umat Islam memberi 'label' kafir laknatullah kepada yang bukan beragama Islam? Bukankah mereka juga dicipta oleh Allah yang sama? Allah adalah Tuhan, dan Tuhanlah yang mencipta segala kehidupan dan alam semesta.

Walaupun mereka mengatakan Allah bukan Tuhan mereka, kita tidak perlu melabelkan mereka 'kafir'. Kita sebagai umat patutnya membantu mereka ke jalan yang benar. Islam juga mengajar untuk menghormati antara satu sama lain walaupun beda agama maupun bangsa.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-03-26 12:12
~
Saudara Umat Allah,

Allah adalah Maha Pengasih dan Penyayang, Dia sangat mengasihi setiap manusia. Allah tidak pernah melaknakti manusia sebagai ciptaan paling sempurna yang diciptakan menurut gambar-Nya. “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Taurat, Kitab Kejadian 1:27).

Pada mulanya Allah memberikan segala sesuatu yang baik kepada manusia, tetapi semuanya itu telah dirusak oleh Iblis! Hal inilah menyebabkan manusia jatuh ke dalam dosa, mengakibatkan hubungan antara manusia dan Allah terputus.

Namun demikian melalui Isa Al-Masih, Allah ingin memulihkan keadaan manusia. Dia berusaha mencari dan menyelamatkan manusia yang telah hilang itu. “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Injil, Rasul Lukas 19:10).
~
Slamet
# Pug 2014-03-15 16:04
~
Tahukah teman-teman kata "kafir" ada 525 kali disebut yang tersebar di 73 surat dari 114 surat-surat Al-Quran? Sedangkan kata "kasih" dalam Injil disebut sebanyak 492 kali. Hendaklah kita semua penuh kasih daripada menunjuk-nunjuk orang lain kafir. GBU.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-03-26 12:21
~
Saudara Pug,

Terimakasih untuk komentarnya. Isa Al-Masih melarang pengikut-Nya melaknat dan mencaci-maki terhadap sesama manusia.

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil ! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala "(Injil, Rasul Besar Matius 5:22).
~
Slamet
# dewi sinta 2014-03-22 13:50
~
Orang-orang Nasrani percaya bahwa Yesus putra Maryam adalah Tuhan. Lihat apa yang ada di Al-Quran: "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata : 'Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putra Maryam" (Al Maidah:17).

"Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: 'Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga'" (Al Maidah :73). "Orang-orang kafir dari Bani Israel telah dilaknat melalui lisan Daud dan Isa putra Maryam" (Al Maidah :78). "Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam" (Al Bayyinah :6).

Jadi, yang dimaksud ahli kitab dalam ayat ini adalah kaum Nasrani.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-04-05 18:30
~
Saudara Dewi Sinta,

Tuduhan umat Muslim bahwa ahli kitab atau umat Nasrani kafir tidaklah benar. Mengapa demikian? Allah dalam Al-Quran sendiri mengatakan bahwa umat Nasrani atau pengikut Isa Al-Masih adalah orang-orang yang ditinggikan Allah pada hari kiamat. "... dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs. 3:55).

Nabi Muhammad sendiri diperintahkan Allah untuk bertanya kepada ahli kitab, apabila ragu terhadap wahyu Allah yang disampaikan kepadanya. “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu” (Qs 10:94).

Jadi, bagaimana mungkin umat Nasrani dituduh kafir, kalau Allah dan nabi umat Muslim sendiri sangat menghormati umat Nasrani, bukan?
~
Slamet
# mujahidin 2014-04-27 18:46
~
Dalam agama Islam, bagi seluruh umat yang tidak menyembah Allah swt dikatakan kafir. Sebagaimana tertulis dalam surat Al-Kafirun: "Katakanlah Hai orang-orang kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah dan aku tidak akan pernah menyembah Tuhan yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah pula menyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, untuk ku agama ku.”

Kesimpulan dari ayat itu ialah bagi umat yang tidak menyembah Allah akan tetap dikatakan kafir.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-05-04 18:37
~
Saudara Mujahidin,

Alkitab menjelaskan bahwa Allah Pencipta langit dan bumi memperkenalkan namanya sebagai Allah Abraham, Ishak dan Yakub. Dia menyatakan diri-Nya dan memperkenalkan nama-Nya kepada nabi Musa bangsa Israel bukan orang Arab. Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah" (Taurat, Kitab Keluaran 3:6).

Allah Abraham, Ishak, dan Yakub ini telah memperkenalkan nama-Nya secara khusus yaitu Isa Al-Masih. Sehingga setiap orang yang menyembah-Nya memperoleh bagian dalam kerajaan sorga. Pertanyaannya adalah apakah umat yang memperoleh bagian dalam kerajaan sorga bisa disebut kafir? Bagaimana saudara?
~
Slamet/Solihin
# rizqi 2014-05-27 05:40
~
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kepada Al Quran yang diturunkan Allah," mereka berkata: "Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami". Dan mereka kafir kepada Al Quran yang diturunkan sesudahnya, sedang Al Quran itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah: "Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman?" (Qs 2:91).

Dan masih banyak ayat-ayat lain yang menginformasika n mengenai kata "kafir". Artikel di atas lebih banyak bermain "jika...maka" tanpa menghadirkan bukti otentik yang ada, termasuk dalam Injil sendiri.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-10 12:21
~
Saudara Rizqi,

Bagimana dengan ayat Al-Quran yang mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih akan ditinggikan oleh Allah pada akhir zaman?

“dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu[yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).

Jelas ayat ini membuktikan bahwa orang Kristen atau pengikut Isa Al-Masih bukan orang kafir. Mereka adalah orang yang dimuliakan Allah di sorga. Mengapa Allah dalam Al-Quran menuliskan ayat ini bukan untuk pengikut Muhammad?
~
Slamet
# dank yan 2014-06-09 05:13
~
Jadi, umat Kristen yang menganggap Isa sebagai Tuhan atau inkarnasi Allah atau Allah dalam tiga pribadi tidak pantas disebut “orang-orang yang mengikuti kamu (Isa).” Karena umat Kristen yang demikian itulah yang dimaksud sebagai “ahli kitab” yang digolongkan kafir seperti pada Qs 98:6.

Jadi tidak ada pertentangan dalam Al-Quran antara Qs 98:6 dan Qs 3:55 tentang siapakah ahli kitab yang digolongkan “kafir”, dan siapakah ahli kitab yang termasuk “pengikut Nabi Isa AS yang di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” itu. Ini sangat jelas dipahami oleh orang-orang yang “ingin mencari kebenaran”, kecuali oleh orang-orang yang “ingin mencari pembenaran sendiri”.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-11 10:11
~
Saudara Dank Yan,

Komentar saudara sebaiknya tidak lebih dari satu kolom. Karena itu, mohon maaf kalau kami terpaksa menghapus sebagaian komentar saudara. Kiranya saudara memaklumi ini. 

Sejak abad pertama sampai dengan jaman Muhammad (abad tujuh) bahkan sampai zaman modern ini, istilah “Kristen” tidak pernah berubah. Istilah ini adalah sebutan bagi para pengikut Isa Al-Masih/Yesus Kristus. Kata "Kristen" sendiri memiliki arti "pengikut Kristus atau "pengikut Yesus". Murid-murid Yesus Kristus untuk pertama kalinya disebut Kristen ketika mereka berkumpul di Antiokia. “Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen” (Kisah Para Rasul 11:26b).

Dan hal paling penting yang perlu direnungkan oleh umat Muslim berkaitan dengan Qs 3:55 ini. Mengapa justru “pengikut Isa Al-Masih” bukan “pengikut Muhammad” yang ditinggikan Allah di atas orang kafir pada hari kiamat?
~
Slamet
# DWI SUNARYATI 2014-06-11 22:32
~
Salam Saudaraku,

Isa memang mendapat kedudukan istimewa dalam Islam. Dan sejauh dari beberapa yang telahi kami pelajari, pengikut Isa bukanlah orang kafir. Sejauh yang saya tahu, mereka yang diperangi rasulullah yang disebut sebagai kafir dalam banyak kejadian sejarah masa rasulullah hidup adalah mereka para penyembah berhala, bukan para pengikut Isa atau Musa.

Kalau dikaji dalam kacamata sejarah, pengikut Isa atau Musa dianggap sebagai kafir oleh orang Islam (maaf yang beberapa dari kami sebut sebagai pengikut buta) setelah masa perang salib (yang bagi saya adalah perang memalukan) di mana agama terlalu masuk dan diracuni oleh politik. Demikian dari apa yang saya ketahui.

Salam.
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-20 12:01
~
Saudara Dwi Sunaryati,

Terima kasih atas komentar saudara. Kiranya ini akan memberikan pencerahan bagi para pembaca. Alkitab menyebut pengikut Isa Al-Masih dengan istilah "anak-anak Allah." "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12).
~
Slamet

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer