Al-Quran Mewajibkan Umat Muslim Percaya akan Kitab Taurat

TauratQs 5:46 berkata, “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan ’Isa putera Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat...”

Ayat di atas membuktikan bahwa yang benar dihadapan Allah adalah Kitab Taurat.

Taurat Menubuatkan Kedatangan Isa Al-Masih

Injil adalah berita Kabar Baik yang dibawa oleh Isa Al-Masih. Berita ini sudah dinubuatkan dalam kitab sebelum Injil, oleh nabi Yesaya “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” (Kitab Nabi  Besar Yesaya 9:5)

Nubuat serupa juga terdapat dalam Kitab Taurat, “Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.” (Taurat, Kitab Ulangan 18:18)

Selain kedua ayat di atas, masih ada beberapa ayat lain dalam kitab sebelum Injil yang menubuatkan kedatangan Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih Menggenapi Nubuat Taurat

Kedatangan Isa Al-Masih telah menggenapi nubuat yang disampaikan para nabi Allah ratusan tahun sebelumnya. Selama berada di dunia, Dia juga telah melakukan apa yang menjadi tugas-Nya, yaitu menyelamatkan manusia dari ikatan belenggu dosa. Dosa yang telah memisahkan manusia dari Kemuliaan Allah. Isa Al-Masih juga telah menjadi “Jalan” agar manusia dapat belajar mengenai "Kebenaran" tentang Allah dan menemukan "Hidup" bersama Allah.

Selain itu, Isa Al-Masih juga telah menggenapi nubuat tentang bagaimana kematian-Nya, seperti yang disampaikan oleh Nabi Besar Yesaya, “Tetapi dia (Isa Al-Masih) tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia (Isa Al-Masih) diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya (Isa Al-Masih), dan oleh bilur-bilurnya (Isa Al-Masih) kita menjadi sembuh” (Kitab Nabi Besar Yesaya 53:5).

Demikianlah, kedatangan Isa A-Masih telah membenarkan kitab sebelumnya, yaitu Taurat: "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.” (Injil Rasul Besar Matius 5:17)

Umat Beragama Wajib Mengimani Semua Kitab Allah Termasuk Taurat

Salah satu rukun iman Islam adalah beriman kepada kitab-kitab Allah, termasuk Taurat. Walaupun umumnya umat Muslim menolak bahwa Taurat adalah firman Allah, tetapi Al-Quran membenarkan bahwa Taurat adalah Firman Allah yang harus diakui.

Selain itu, Taurat juga dikatakan sebagai petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. Petunjuk itu adalah Isa Al-Masih, Kalimat Allah, satu-satunya jalan yang dapat membawa manusia pada kebenaran Allah dan telah membenarkan kitab suci Allah sebelumnya.


[Staff Isa dan Islam – Kiranya Pembaca dapat mempelajari tentang penyediaan keselamatan Allah secara lebih mendalam di www.isadanislam.com]


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# nas 2011-05-28 08:24
*
Salam,

Tolong memberikan informasi dalam kitab umat Kristiani (ayat-ayat agung) yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih sebagai Tuhan.

Terimakasih atas jawabannya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-05-30 11:51
~
Saudara Nasrul,

Di bawah ini saya tuliskan beberapa ayat kitab suci yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan:

“Aku (Isa Al-Masih)dan Bapa adalah satu” (Injil Rasul Besar Yohanes 10:30).

“Tidak ada keselamatan di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia (Isa Al-Masih), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).

“Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias (Isa Al-Masih) dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!” (Injil, Surat Roma 9:5).

“Supaya dalam nama Yesus (Isa Al-Masih) bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku, "Yesus Kristus (Isa Al-Masih) adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!” (Injil, Surat Filipi 2:10-11).

“Akan tetapi, kita tahu bahwa Anak Allah (Isa Al-Masih) telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus (Isa Al-Masih). Dialah Allah yang benar dan hidup yang kekal” (Injil, Surat 1 Yohanes 5:20).
~
SL
Quote
# nas 2011-05-31 08:59
*
Salam, terimakasih atas jawaban yang diberikan.

Namun saya kira; Allah (Bapak) dan Isa Al-Masih adalah dua zat yang berbeda, karena saya pernah membaca kitab yang bunyinya: "Sebelum dihukum, Stefanus melihat Isa Al-Masih di sorga. Isa menampakkan diri padanya. Stefanus berkata, ". . . Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia (Isa Al-Masih) berdiri di sebelah kanan Allah" (Injil, Kisah Para Rasul 7:56).

Mohon untuk ditanggapi. Terimakasih.
Salam
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-07-01 09:38
~
Saudara Nasrul,

Kiranya saudara perlu mengetahui bahwa kitab suci tidak mengajar adanya dua Tuhan. Namun umat Kristen mempercayai bahwa Allah yang Maha Esa itu beroknum tiga. ”Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” (Kitab Taurat, Ulangan 6:4).

"Berdiri di sebelah kanan" adalah suatu ungkapan alegoris. Kata "kanan" sering digunakan oleh orang-orang Israel sebagai simbol kekuasaan. Maka ungkapan "Berdiri di sebelah kanan Allah" dalam Injil, Kisah Para Rasul 7:56 menunjukkan bahwa Isa Al-Masih sebagai pemegang otoritas keallahan sejati ketika kembali dalam kemuliaan-Nya di sorga.
~
SL
Quote
# Azriady 2011-06-04 20:39
*
Ada tiga ramalan dalam kitab Taurat yang dinantikan oleh orang Yahudi.
Orang Yahudi mengutus para imam bertanya kepada Yohanes( Yahya ) Pembabtis dalam Injil Rasul Besar Yohanes 1:21 ,siapakah dirinya ?

1. Apakah Mesias?
2. Apakah Elia?
3. Apakah “nabi itu”?

Mohon jawabannya atas tiga pertanyaan dari orang Yahudi tersebut!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-06 17:28
~
Saudara Azriady,

Yahya Pembaptis bukanlah Mesias, ia adalah orang yang dinubuatkan oleh Nabi Maleakhi, yaitu salah seorang utusan yang mempersiapkan jalan bagi Mesias, yaitu Isa Al-Masih, "Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia" ( Injil, Rasul Besar Yohanes 1:29)

Walaupun Isa Al-Masih pernah menyatakan bahwa Yahya Pembaptis adalah Elia yang akan datang (Injil,Rasul Matius 11:14). Namun pernyataan tersebut tidak bermakna bahwa Yahya Pembaptis adalah Elia yang turun kembali ke bumi, melainkan Yahya Pembaptis akan berjalan dalam roh dan kuasa Elia. Isa Al-Masih menyamakan Elia dengan Yahya Pembabtis dalam arti rohani.

Sedangkan nabi yang diharapkan kedatangannya oleh orang-orang Yahudi adalah menghunjuk kepada pengharapan yang terdapat dalam nubuatan Kitab Taurat Ulangan 18:15, yaitu Isa, nabi besar yang juga bergelar Mesias.
~
SL
Quote
# Azriady 2011-06-04 21:07
*
Mesias dalam bahasa Arab adalah Al Masih yaitu Isa Almasih.
Elia menurut Isa Al-Masih adalah Yahya tetapi Yahya sendiri menolak disebut Elia. Dan pertanyaan saya adalah siapa "nabi itu"?

Nabi adalah pemimpin umat,dan pada akhir zaman yang paling dinantikan tidak lain adalah Nabi Muhammad
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-06 17:33
~
Saudara Azriady,

Orang Yahudi sedang menanti-nantika n kedatangan seorang Mesias yang dijanjikan, dan "nabi yang akan datang" yang dimaksud adalah seorang nabi besar yang juga bergelar Mesias. Mereka bertanya kepada Yahya Pembaptis apakah dia itu adalah Mesias atau "nabi yang akan datang" itu?

Yahya Pembaptis memberikan jawaban dalam Injil Rasul Besar Yohanes 1:34, “Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah" yaitu Isa Al-Masih yang adalah Mesias dan nabi yang dinjanjikan itu.
~
SL
Quote
# hanafi 2011-06-26 23:59
*
“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu”(Qs 5:48).

Al-Quran itu penutup kitab suci Allah dan koreksi kitab-kitab yang telah diselewengkan oleh umat Yahudi dan umat Nasrani (Kristen).

“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu” (Qs 2:79).

“Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: "Ia dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui” (Qs 3:78).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-28 11:59
~
Saudara Hanafi,

Sebagai seorang Muslim tentunya Saudara beriman kepada Al-Quran. Sedangkan Al-Quran sendiri menyatakan bahwa tidak mungkin ada seorang yang dapat mengubah kalimat Allah (Qs. 6:34).

Namun Saudara menuduh bahwa umat Yahudi dan Kristen telah mengubah kitab suci Allah. Dapatkah Saudara menunjukkan ayat-ayat mana yang telah diubah itu?
~
SL
Quote
# bejo 2011-06-27 00:07
*
“Wahai Ahli Kitab (nasrani), janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu , dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, 'Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya . Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya” (Qs 4:171).

Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah" (Qs 3:64).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-28 12:03
~
Saudara Bejo,

Umat Kristen mempercayai bahwa Allah itu esa. Mereka menolak ajaran bahwa Allah itu tiga. “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”(Qs. 5:73).

Umat Kristen juga tidak pernah menyamakan berhala dengan Tuhan,”Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus (Isa Al-Masih) dengan Belial (berhala)?” ( Injil, Surat 2 Korintus 6:15).
~
SL
Quote
# Penganut Muslim 2012-02-14 06:48
*
Mungkin umat Nasrani sendiri sudah tahu, kalau ada perbedaan isi Injil dari tahun ke tahun! Akui saja.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-02-15 09:58
~
Setiap Kalimat Allah telah teruji. Dia adalah perisai kepada mereka yang berlindung dengan-Nya. Janganlah menambah apa-apa kepada Kalimat-kalimat -Nya, kelak Dia memurkaimu dan engkau terbukti seorang pendusta (Zabur, Kitab Amsal 30:5-6).

Alkitab itu adalah benar dan Al-Quran tidak pernah mengajar bahwa Alkitab telah dipalsukan. Hanya salah tafsiran dan pernyataan sepihak dari orang-orang yang mendorong mereka untuk mempercayai bahwa Alkitab telah dipalsukan.

Menurut Al-Quran, Allah tidak pernah menurunkan Kitab yang palsu. Nabi Muhammad dan umat Islam dinasihati supaya berpaling kepada mereka yang telah menerima kitab-kitab sebelumnya.

"Kami tiada mengutus sebelum engkau, (ya Muhammad), melainkan beberapa laki-laki, yang Kami wahyukan kepada mereka, maka tanyakanlah kepada orang-orang ahli kitab, jika kamu tiada tahu" (Qs 21:7).
~
SL
Quote
# Penganut Muslim 2012-02-14 06:50
*
Isa Al-Masih berdoa kepada Allah ketika di salib: “Elli, Elli Lama Sabaktani”. Artinya Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
Jadi Isa adalah nabi bukan Tuhan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-02-15 10:02
~
Oleh karena keterbatasan fisik Isa Al-Masih pada saat disalibkan, Dia hanya mengucapkan satu baris kalimat “Eli Eli Lama Sabaktani” dari Zabur Kitab Mazmur 22. Secara keseluruhan ayat tersebut merupakan suatu pernyataan akan kemenangan Tuhan terhadap segala penderitaan dan juga termasuk kematian.

Isa Al-Masih berdoa bukan minta diselamatkan, namun untuk kepentingan manusia. Dia ingin menunjukkan kepada kita bagaimana seharusnya sebagai manusia kita berdoa, yaitu bahwa kita harus senantiasa tunduk kepada kehendak Allah, meskipun di dalam situasi yang paling sulit sekalipun.

Mungkin akan sulit untuk menerima argumentasi di atas tanpa percaya terlebih dahulu bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia, karena apapun yang dilakukan oleh Yesus senantiasa bersumber pada kodrat-Nya sebagai persatuan antara kodrat Tuhan dan kodrat manusia.
~
SL
Quote
# aku 2012-03-17 00:37
*
Sebenarnya ajaran yang dibawa Muhamad adalah ajaran Yesus dan disempurnakan Allah. Itulah sebabnya mengapa Yesus paling banyak dibahas dalam Al Quran.

Ajaran Kristiani yang sekarang bukan ajaran Yesus, tapi ajaran Paulus. Coba terangkan pada kami dan cari dalam Injil pernahkah Yesus beribadah pada hari minggu. Dan pernahkah Yesus mengatakan Aku adalah Tuhan mu, dan surga itu hanya Aku peruntukan hanya untuk Orang-orang kristiani kalau ada dalil yang kami sebutkan saya sip jadi penginjil sejati.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-03-17 17:11
~
Saudara Aku,

Mari kita ambil beberapa contoh dari ajaran Muhammad dan Yesus.

Yesus
- Monogami, dan perceraian diharamkan. “Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel” (Kitab Nabi Besar Maleaki 2:16).
- 'Kasih' adalah inti utama ajaran Yesus. “Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini" (Injil, Rasul Markus 12:31).

Muhammad
- Poligami, bahkan boleh mempunyai isteri 4 sekaligus. Perceraian diperbolehkan. Bahkan seorang suami boleh memukul isterinya.
- 'Jihad' adalah inti dari ajaran Islam. Walau Islam mengaku sebagai agama damai, tetapi tidak kurang dari 94 ayat dalam Al-Quran yang bicara tentang perang dan pembunuhan.

Bila memang benar ajaran yang dibawa Muhammad adalah menyempurnakan ajaran Yesus, dalam hal apakah Muhammad menyempurnakannya?

Orang-orang Kristen adalah pengikut Yesus. Sedangkan Paulus adalah salah satu dari rasul Yesus. Tentang berdoa, Yesus tidak pernah mengajarkan orang Kristen berdoa hanya hari minggu.

Dan inilah pengakuan Yesus tentang diri-Nya: “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:13).

Sebelum saudara menjadi penginjil seperti yang saudara katakan di atas, ada baiknya saudara terlebih dahulu mengenal Pribadi Yesus yang sebenarnya.
~
SO
Quote
# jelan 2012-06-08 22:39
*
Dan inilah pengakuan Yesus tentang diri-Nya: “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:13).

Sudah jelas Isa Al-Masih dipanggil guru, maksudnya tidak ada yang lain kecuali Dia, tiada Tuhan selain Allah.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-06-15 18:30
~
Walaupun Isa Al-Masih tidak pernah secara langsung memperkenalkan diri-Nya sebagai Tuhan. Namun para pengikut-Nya percaya bahwa Dia adalah Tuhan.

Sejak awal semua pengikut Isa Al-Masih nampak yakin bahwa Dia adalah sepenuhnya Tuhan dalam rupa manusia. Rasul Besar Yohanes menyatakan bahwa Yesus menciptakan dunia ini. Rasul Petrus berkata: "Setiap orang yang percaya kepada-Nya menerima pengampunan dosa melalui nama-Nya."

Bahkan orang yang dahulu membenci-Nya, kini mengatakan: "Dia adalah gambar dari Allah yang tidak kelihatan...did alam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan" (Injil, Surat Kolose 1:15,19) .
~
SL
Quote
# jelan 2012-06-09 12:15
*
Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawa ban. Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati” (Taurat, Kitab Ulangan 18:19-20).

Orang Kristen-lah yang dimaksud, sebab Yesus menyuruh menyembah Allah (Injil, Rasul Markus 12:29).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-06-15 18:25
~
Dalam konteks ayat ini Nabi Musa menubuatkan tentang Isa Al-Masih sebagai nabi terakhir seperti dirinya. Nabi Musa memberikan peringatan kepada umat Israel agar mereka percaya dan mentaati perkataan Isa Al-Masih. Karena perkataan Isa-Al-Masih adalah perkataan Allah.

Agar Allah juga tidak menuntut pertanggunganja wab kepada kita, maka kita harus percaya kepada perkataan Isa Al-Masih. “Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap berada di atasnya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:36).
~
SL
Quote
# jelan 2012-06-10 07:11
*
Saudara Aku,
Mari kita ambil beberapa contoh dari ajaran Yesus.
'Kasih' adalah inti utama ajaran Yesus. “Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini" (Injil, Rasul Markus 12:31).

Ini adalah hukum yang kedua, sedangkan hukum yang pertama adalah “Dengarlah hai Israel, Tuhan Allah kita itu Tuhan yang esa”. Jelas sudah terbukti bahwa Yesus mengajarkan ketauhidan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-06-15 18:20
~
Umat Kristen percaya kepada konsep “Allah Maha Esa Beroknum Tiga“ karena hal ini dengan jelas dinyatakan dalam Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi dan Injil. Kitab Suci menjelaskan bahwa ada tiga yang ilahi, yaitu Allah Bapa, Kalimat Allah dan Roh Allah, namun Allah Maha Esa. Konsep Trinitas menyatakan tentang fakta-fakta ini.

Bahkan dalam Injil, Yesus mengajarkan tentang konsep ini kepada murid-murid-Nya , “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Injil, Rasul Besar Matius 28:19-20).
~
SL
Quote
# jelan 2012-06-10 07:19
*
Maryam berkata: “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!” (Qs. Maryam: 20)

Jibril berkata: “Demikianlah Tuhanmu berfirman: ‘Hal itu adalah mudah bagi-Ku (ALLAH); dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.“ (Qs. Maryam: 21)
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-06-15 18:12
~
Ayat ini menjelaskan bahwa malaikat Jibril memberitahu seorang perawan suci Maryam akan melahirkan bayi laki-laki yang bernama Isa Al-Masih. Ketika mendengar perkataan malaikat Jibril, Maryam sangat terkejut. Karena ia telah bersumpah untuk menjaga kesuciannya kepada Allah. Untuk menenangkan Maryam, malaikat Jibril mengatakan bahwa perkara ini adalah perkara yang mudah bagi Allah.

Hal ini menunjukkan betapa uniknya Isa Al-Masih ini, Dia adalah satu-satunya bayi yang tidak berdosa. Bahkan Al-Quran sendiri menyatakan bahwa Isa Al-Masih disebut  Ruhullah dan K alimatullah. Da n seorang yang terkemuka di dunia dan di akhirat.

Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat,” (Qs 3:45).
~
SL
Quote
# Wirda 2012-08-23 10:14
*
Walaupun umumnya umat Muslim menolak bahwa Taurat adalah firman Allah, tetapi Al-Quran membenarkan bahwa Taurat adalah Firman Allah yang harus diakui.

Para pembaca yang terhormat. Apakah benar menurut anda bahwa umat Muslim menolak bahwa Taurat adalah firman Tuhan?

Beginilah citra umat non-Muslim yang ingin menjelek-jelekk an umat Islam. Oleh sebab itu berhati hatilah.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-08-23 15:28
~
Saudara Wirda,

Sungguh kami tidak mengerti maksud dari komentar saudara di atas. Dalam hal apakah umat non-Muslim menjelek-jelekk an umat Muslim?

Faktanya, orang Islam tidak mau mengakui Taurat dan Injil sebagai firman Allah. Menurut mereka, Taurat dan Injil sudah tidak asli. Juga kitab-kitab ini sudah kadaluarsa dan telah disempurnakan oleh Al-Quran.

Tapi Al-Quran bicara lain. Menurut Al-Quran justru sesungguhnya di dalam Taurat dan Injil-lah terdapat petunjuk dan cahaya bagi orang-orang bertakwa.

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Bahkan, Muhammad yang adalah nabi orang Islam, diperintahkan bertanya kepada orang-orang yang membaca Taurat dan Injil bila dia berada dalam keragu-raguan.

“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu...”
(Qs 10:94).
~
SO
Quote
# mutia sari 2012-09-20 03:45
*
Islam memelihara hukum Taurat sebagai kitab yang ada bahkan sebelum Injil. Islam memelihara ajaran sunat yang juga dimana Yesus pun disunat, mengharamkan babi, dan tidak menyembah "bapa"yang lain kecuali Allah di surga. Bukankah ini hukum yang penting, sebuah iota dari hukum Taurat dilarang sendiri oleh Yesus untuk ditiadakan?

Lalu dengan embel-embel kasih, Paulus menghapus hukum tersebut dengan filosofi "bahwa Yesus datang untuk membatalkannya" . Sangat tidak konsisten dengan perkataan Yesus "....siapa yang meniadakan salah satu hukum Taurat yg paling kecil sekalipun, ia akan menduduki tempat yg paling rendah....tapi siapa yg melakukan hukum Taurat ia akan menduduki tempat yang tinggi...."

Kalau begitu bisa diambil kesimpulan, siapa yang lebih taat pada Yesus dan siapa pengikut Paulus?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-24 01:30
~
Memang benar bahwa Isa Al-Masih sendiri mengatakan bahwa kedatangan-Nya bukan untuk membatalkan hukum Taurat melainkan untuk menggenapi. Karena hukum Taurat berisi pikiran-pikiran Allah sendiri dan mengenai jalan hidup suci yang ditawarkan-Nya kepada umat-Nya.

Paulus ataupun para rasul yang lain tidak punya otoritas membatalkan hukum Taurat, “Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman?" (Injil, Surat Roma 3:31). Paulus tidak menyatakan bahwa hukum Taurat telah dibatalkan, tetapi di dalam Isa Al-Masih, hukum Taurat telah digenapi.

Mengapa demikian? Karena keselamatan itu hanya melalui Isa Al-Masih saja (bukan Isa Al-Masih dan Taurat), “sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:17).
~
SL
Quote
# mutia sari 2012-09-24 11:06
*
Menggenapi artinya menyempurnakan, bukan menghapusnya. Bila ditilik dengan logika dasar sampai yang terumit sekalipun kita bisa merasakan terdapat isi yang berlawanan mengenai hukum tersebut dengan praktik umat Kristian sendiri.

Kemana perginya hukum itu yang diharamkan sendiri oleh Yesus untuk ditiadakan? Ketahuilah nabi-nabi amat konsisten dan tidak akan menentang kata-katanya sendiri, termasuk Yesus.

Sayangnya pendapat dan filosofi Paulus lah yang digabungkan dengan kultur masyarakat pagan Romawi dahulu, yang digunakan sebagai ajaran orang Kristen hingga kini.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-27 20:26
~
Alkitab menyatakan bahwa kedatangan Isa Al-Masih bukan untuk meniadakan hukum Taurat melainkan menggenapinya dengan hukum kasih. Aku berkata: “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu” (Injil, Rasul Lukas 6:35).

Kitab Taurat dan kitab para nabi juga mengajarkan tentang kasih. Bahkan Paulus yang dianggap “rasul palsu” dalam Injil, Surat 1 Korintus 13:4-8, secara eksplisit juga menulis tentang kasih. “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong … Kasih tidak berkesudahan.”

Namun tidak ada satu ayatpun dalam Al-Quran yang menunjukkan bahwa Muhammad mendapat wahyu dari Allah tentang kasih.

Jadi konsistenkah ajaran Al-Quran dengan ajaran kitab-kitab pendahulunya?
~
SL
Quote
# Netral 2012-10-01 14:07
*
Staff Isa dan Al-Quran,

Apakah dalam ajaran agama Kristen terdapat nama/istilah beraneka ragam? Dalam Alkitab, siapakah sebenarnya Isa Al-Masih itu?

Dalam sebuah ayat menyebutkan nama Isa Al-Masih. Sedangkan di ayat yang lain menyebutkan Isa Al-Masih. Kemudian di lain ayat menyebutkan nama Immanuel.

Pada hal orangnya itu itu juga. Jelaslah di sini bahwa ayat-ayat Alkitab tidak konsisten.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-10-04 21:06
~
Perlu diketahui, bahwa pribadi yang ditunjuk dengan menggunakan nama Isa Al-Masih maupun nama Isa Al-Masih itu bukan orang Arab dan bukan pula orang Yunani, melainkan orang Ibrani, khususnya suku Yehuda.

Imanuel adalah sebuah gelar yang diberikan Allah kepada Isa Al-Masih melalui malaikat Gabriel."Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.” (Injil, Rasul Besar Matius 1:23)

Isa Al-Masih adalah Imanuel. Artinya melalui kelahiran Isa Al-Masih, Allah datang ke dunia untuk menyertai dan menolong manusia. Allah bukan lagi Allah yang jauh, tetapi kini melalui Isa Al-Masih, Dia adalah Allah yang dekat.

~
SL
Quote
# Netral 2012-10-01 14:14
*
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-06-15 18:30
~
Walaupun Isa Al-Masih tidak pernah secara langsung memperkenalkan diri-Nya sebagai Tuhan. Namun para pengikut-Nya percaya bahwa Dia adalah Tuhan.
~
Justru di sinilah kebodohan umat Kristen.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-10-04 21:11
~
Isa Al-Masih menyatakan ke-Tuhanan-Nya bukan dengan mengatakan: “Akulah Allah, sembahlah Aku.”

Justru Iblislah yang tidak tahu malu, minta untuk disembah. "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku" (Injil, Rasul Besar Matius 4:9).

Umat Kristen mempercayai Isa Al-Masih sebagai Tuhan karena Dia memiliki kuasa yang hanya dimiliki oleh Allah sendiri. Misalnya: Isa Al-Masih berkuasa untuk mengampuni dosa manusia.

“Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” (Injil, Rasul Markus 2:10).
~
SL
Quote
# Bernard 2013-07-07 06:22
*
Perjanjian Lama
“Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khitannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya; ia telah mengingkari perjanjian-Ku” (Taurat, Kitab Kejadian 17:14).

Perjanjian Baru
“Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu” (Injil, Surat Galatia 5:2).

Saya menjadi bingung sendiri dengan 2 ayat yang bertentangan diatas. Saya seorang Kristen, dan saya juga sudah disunat, jikalau saya membaca kembali Galatia saya jadi takut dan cemas.

Lebih lagi pada ayat yang satu ini,
“Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah” (I Korintus 7:19).

Kalaupun Paulus menyuruh kita untuk tidak bersunat, itu artinya dia juga tidak mengakui bahwa Isa Al Masih adalah Tuhan, dan para nabi sebelum Dia. Karena Yesus dan nabi-nabi sebelumnya juga melakukan sunat.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-17 15:10
~
Saudara Bernard,

Sebelumnya mohon maaf kalau kami harus mengedit komentar saudara menjadi satu kolom.

Hukum Sunat menurut Taurat Kitab Ulangan 4:44 yang dipaparkan Musa terdiri dari 5 ketentuan Allah sebagai satu kesatuan mengenai Hukum Sunat. Sehingga sunat tidak sah bila salah satu ketentuan itu saja diabaikan. (Sudah kami jelaskan melalui email)

Apabila ada orang yang dikerat kulit khatannya, dia belum tentu disunat. Kalaupun ia merasa sudah menerapkan Hukum Sunat, itu sungguh keliru. Orang yang dipotong kulit khatannya namun tidak mengerti artinya itu hanya sebuah tradisi bukan Hukum Sunat yang sesuai Taurat.

Orang Kristen tidak dilarang sunat, namun bila ada orang Kristen yang tidak disunat bukan berarti ia menolak ke-Tuhan-an Isa Al-Masih, atau melanggar Firman Tuhan. Karena paling penting sunat hati oleh yang dilakukan Isa Al-Masih.

“Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa” (Injil, Surat Kolose 2:11).
~
SL
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-11-08 08:45
~
Saudara Adimulyo,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami, dan juga memberikan komentar. Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus komentar-koment ar saudara yang tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Saran kami, sebelum saudara memberi komentar, kiranya saudara dapat membaca aturan yang terdapat di bawah setiap artikel yang ada. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini kami tuliskan kembali aturan tersebut.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat memaklumi.
~
Slamet
Quote
# sugi 2013-11-06 21:38
~
Kenapa Tuhan Allah harus menjadi manusia dan dilahirkan dari rahim wanita bangsa Israel?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-11-12 15:44
~
Pada mulanya manusia merupakan ciptaan Allah yang terbaik. Allah mempunyai persekutuan yang begitu intim dengan mereka.Oleh karena dosa, manusia tidak lagi boleh menghampiri Allah yang kudus. Manusia tidak dapat berhadapan dengan Allah karena siapa saja yang memandang wajah Allah pasti akan mati.

Allah sangat mengasihi manusia, dan Allah ingin memulihkan 'persekutuan' yang semula dengan manusia. Itulah sebabnya Allah tidak mempertahankan kedudukannya yang ilahi dengan turun ke dunia, menjadi sama seperti manusia.Dan untuk melaksanakan rencana-Nya itu maka Allah memilih seorang gadis bangsa Israel bernama Maryam yang melahirkan isa Al-Masih.

Dengan kata lain, tujuan Allah itu terlaksana melalui Isa Al-Masih. Dia dikandung dan dilahirkan oleh seorang anak dara bernama Maria melalui kuasa Roh Kudus (bukan atas perhubungan suami/isteri). Sebab itu Isa Al-Masih tidak berdosa sejak dia dibentuk dalam rahim 'ibu'Nya (tidak mewarisi dosa warisan). Dan bahkan sejak Dia lahir sehingga akhir hayat 'manusia-Nya", Dia tidak berdosa.

Oleh sebab itu Isa Al-Masih layak melakukan kehendak Allah, dengan mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai korban. Hal itu dilakukan-Nya sekali saja untuk selama-lamanya.

“Yesus Kristus sudah melakukan apa yang dikehendaki Allah dan mempersembahkan diri-Nya sebagai kurban. Dengan persembahan itu, yang dilakukan-Nya hanya sekali saja untuk selama-lamanya, kita semua dibersihkan dari dosa” (Injil, Surat Ibrani 10:10).
~
Slamet
Quote
# Wahyu 2013-11-11 10:01
~
Apakah anda sudah membaca "Five Gospels" hasil seminar dari sarjana-sarjana Kristen terkemuka. Apakah ayat diatas termasuk yang dicetak merah, merah muda, abu-abu, atau hitam? Karena apabila tercetak abu-abu atau bahkan hitam, yang menyatakan bahwa bukan Nabi Isa yang berkata dalam ayat tersebut.

Maka jelasnya bahwa kitab-kitab Allah telah diubah menyesuaikan kepentingan manusia. Umat Islam hanya beriman kepada Kitab Allah yang Asli dan tidak diubah-ubah seperti kondisi Injil saat ini.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-11-20 11:57
~
Saudara Wahyu,

Untuk mengetahui bahwa Kitab Suci Allah itu wahyu Allah atau hanya filsafat manusia, kenapa harus mencari dukungan dari sarjana-sarjana Kristen Barat?

Bukankah Al-Quran sendiri menyatakan bahwa tidak mungkin Allah menurunkan kitab suci yang bukan wahyu-Nya. Bahkan apabila ada keraguan tentang ayat-ayat yang ada dalam Al-Quran, Allah memerintahkan umat Muslim untuk bertanya kepada Ahli Kitab.

“Maka jika kamu berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu” (Qs 10:94).

Barangkali memang saat ini saudara mengalami kebimbangan terhadap wahyu Allah, namun kami tidak. Kami tetap beriman kepada Kitab Suci Allah, yang menuliskan bahwa “keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).
~
Slamet
Quote

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer