Pandangan Al-Quran Tentang Injil

Alkitab-Alquran“Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.” (Qs 5:47).

Satu lagi ayat indah dalam Al-Quran yang membuktikan bahwa Injil adalah benar firman Allah. Kesimpulan: Injil wajib diperhatikan oleh, bukan orang Kristen saja, tetapi juga umat Muslim.

Dalam Injil Ada Kebenaran

Bila dalam Injil tidak ada kebenaran, jelas Al-Quran tidak akan memerintahkan agar pengikut Injil memutuskan perkara menurut apa yang terdapat dalam Injil.

Dalam Injil ada pedoman kebenaran.  Akibatnya Al-Quran memerintahkan agar Muhammad bertanya kepada pembaca Injil atas wahyu yang diterimanya. “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu...” (Qs 10:94)

Injil Pedoman Kepercayaan

Al-Quran berkata, siapa yang tidak memutuskan perkara menurut firman Allah yang terdapat dalam Injil, mereka adalah orang-orang fasik (Qs 5:47). Al-Quran juga memerintahkan Muhammad untuk memastikan wahyu yang diterimanya kepada orang yang membaca Injil (Qs 10:94).

Kedua ayat di atas secara langsung telah menjelaskan bahwa isi Injil wajib untuk dikuasai oleh setiap umat beragama, termasuk umat Muslim dan Kristen. Tujuannya, agar mereka tidak termasuk bagian dari orang fasik.

Mengungkap Kebenaran Injil

Injil adalah 'kabar baik'.  Injil yang dibawa Isa Al-Masih adalah berita kasih Allah.  Berita ini dikhususkan untuk manusia yang telah berdosa dan terpisah dari Allah. Allah adalah Allah yang adil.  Setiap orang yang berdosa harus dihukum, sebab upah dosa adalah maut.

Tetapi Allah yang adil itu juga Maha Kasih. Dia tidak ingin manusia ciptaan-Nya mati binasa akibat dosa yang mereka derita. Untuk itulah, Allah mengutus Firman-Nya dalam diri Isa Al-Masih ke dunia.  Sebagai tebusan Allah, orang yang percaya kepada Isa Al-Masih tidak binasa.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan {qluetip title=[Anak-Nya]}Kata kiasan untuk Kalimat Allah, Isa Al-Masih{/qluetip}yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Kalimat/Firman Allah, yaitu Isa Al-Masih, datang ke dunia untuk memerdekakan setiap orang yang hidup dalam kegelapan dan ikatan belenggu dosa. “. . . kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:32).

Demikianlah Al-Quran memberi penilaian terhadap Injil. Dalam Injil ada petunjuk, bukan hanya dapat digunakan untuk memutuskan sebuah perkara, tetapi juga untuk memastikan wahyu yang diterima oleh Muhammad.


[Staff Isa dan Islam – Kiranya Pembaca dapat menyelidiki lebih dalam tentang Keselamatan dalam Isa Al-Masih]


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# nureen rafi 2011-06-13 12:12
*
Mengapa hanya Qs.5: 47 saja?

Bagaimana saudara menerangkan ayat seterusnya yakni ayat 48 ? "Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu..."

Kami memang beriman dengan Injil yang dibawa oleh nabi Isa tetapi bukan Bible atau Alkitab saudara. Karena Alkitab itu ditulis atas dasar ilham dari penulisnya, kemudian diubah-ubah oleh ahli agama Kristian dan Yahudi.

Bagaimana dengan Firman Allah dalam Qs.2:91,”Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kepada Al Qur'an yang diturunkan Allah", mereka berkata: "Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami". Dan mereka kafir kepada Al Qur'an yang diturunkan sesudahnya, sedang Al Qur'an itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka..."
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-15 15:31
~
Saudara Nureen Rafi,

Kami mengutip Qs.5:47, karena ayat tersebut menyatakan kebenaran yang terdapat dalam Injil.

Kebenaran Allah di dalam Injil tidak perlu diuji atau diragukan lagi, melainkan untuk diimani dan ditaati. Kebenaran Allah itu menyatakan bahwa manusia berdosa harus dimurkai.Namun Isa Al-Masih sudah disalibkan menjadi korban bagi manusia yang percaya kepada-Nya.

Allah itu Mahakuasa, tentunya Allah yang mampu menjaga kemurnian dari kitab-kitab sebelumnya yaitu Taurat, Kitab Zabur, dan Injil. Allah juga memerintahkan kepada Saudara untuk beriman kepada kitab-kitab tersebut. Namun Saudara sendiri justru menolaknya dengan dalih bahwa Injil telah diubah.

Kami juga percaya kepada ayat dalam kitab Saudara misalnya, ”...Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. . .” (Qs. 2:253). Untuk ayat semacam ini, kami senang menggunakannya karena tidak bertentangan dengan ayat dalam Alkitab.
~
SL
Quote
# nureen rafi 2011-06-13 13:57
*

Sebagai tambahan rujukan dari ayat di atas, perhatikan Qs. 2:91
Sepatutnya Saudara faham bahwa ayat Al-Quran yang Saudara kemukakan itu adalah asli dari Tuhan dan bukan hasil rekaan Muhammad. Baik Al-Quran maupun Injil, kami akui berasal dari Allah.

Sepatutnya Saudara juga beriman kepada Al-Quran, dan kitab Perjanjian Baru yang Allah turunkan bukan sebagai bahan menggugat keyakinan muslim.

Jangan anggap bahwa ayat yang indah itu hanya dalam Injil saja. Saudara harus sadar bahwa semua ayat dalam Al-Quran juga indah. Terutama sekali ayat Qs. 5:48, yang enggan Saudara dedahkan di sini.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-15 15:40
~
Saudara Nureen Rafi,

Sebagai kitab suci yang diwahyukan oleh Allah tentunya antara Alkitab dan Al-Quran saling cocok. Namun dikabarkan bahwa Al-Quran itu didiktekan melalui Jibril, langsung kepada Muhammad. Dengan demikian, apakah ini berarti semua ayat dalam Al-Quran adalah perkataan Muhammad atau langsung firman Allah?

Kitab Suci yang diwahyukan oleh Allah itu tidak bercacat cela. "Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman" (Zabur, Kitab Mazmur 19:8).

Pengikut Isa Al-Masih juga menghargai ayat-ayat yang terdapat dalam kitab Saudara, selama ayat-ayat tersebut cook dengan standard yang dipakainya yaitu Alkitab.

Adapun ayat-ayat Alkitab yang kami kutip sebenarnya untuk memberikan pengertian yang benar tentang Isa Al-Masih kepada umat Muslim yaitu keseluruhan kebenaran yang diwahyukan Allah.

Semua tulisan yang diwahyukan oleh Allah itu indah jika seseorang bersedia untuk melakukannya karena dapat mengubah dan menjaga kelakuan . Keindahan ayat-ayat dalam kitab suci itu tidak ada manfaatnya kalau hanya dibaca dan dilagukan saja.
~
SL
Quote
# anonym 2011-06-15 21:05
*
Oke, itu memang benar semuanya merupakan kitab-kitab Allah yaitu Taurat, Zabur, lalu penyempurnanya adalah Injil. Kalau injil sebagai kitab penyempurna kitab sebelumnya, lalu kitab Injil, Taurat, Zabur disempurnakan oleh kitab apa? Tiada lain dan tiada bukan kitab itu adalah Al-Quran.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-16 14:58
~
Saudara Anonym,

Bagaimana mungkin Al-Qur'an menyempurnakan Injil, justru dia berkata untuk membenarkannya?

Al-Qur'an berkata: "Dia menurunkan Alkitab kepadamu dengan sebenarnya membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil, sebelum Al-Qur'an menjadi petunjuk bagi manusia...” (Qs. 3:3,4).

Ini merupakan petunjuk yang jelas yang mengakui bahwa tidak mungkin untuk sebuah kitab lain yang datang untuk mengesahkan kitab yang sudah ada.

Seorang penafsir bernama Al-Jallalain mengatakan,"Seb elum turunnya Al-Qur'an, Taurat dan Injil diturunkan untuk membimbing manusia dari kesalahan (Al-Jallalain 66). Tidak ada pertentangan, kalau Allah menurunkan Taurat kepada Musa dan Injil kepada Isa sebelumnya sebagai pembimbing manusia, dan bimbingan Allah yang sangat jelas ini tentunya tidak ada pertentangan" (H. At-Tabari 6/160-1).

Bimbingan Allah tidak dihapuskan dan kitab-kitab sebelumnya yang diwahyukan Allah. Bimbingan itu tetap berlaku, karena dunia masih membutuhkannya untuk membawa manusia keluar dari kegelapan kepada terang kebenaran. Jadi tidak ada satu ayat pun dalam Al-Qur'an yang menunjukkan bahwa dia menyempurnakan Injil ataupun ajaran-ajaran Isa Al-Masih.
~
SL
Quote
# anonym 2011-06-15 21:06
*
Sebagai orang Islam, ada rukun Islam yang harus dipelajari. Salah satunya yaitu meyakini adanya kitab-kitab Allah, seperti yang disebutkan tadi.

Lalu apa nama kitab penyempurna Al-Quran itu? Ya, sudah tidak ada lagi karena ia merupakan kitab penyempurna dari semua kitab dan bersifat universal (berlaku hingga akhir zaman).Bahkan selain 4 kitab itu masih ada yg lainnya, yaitu suhuf yang berupa lembaran-lembar an. Jadi apalagi yang harus dipertanyakan kelengkapannya, karena semua itu ada dalam Al-Quran (agama Islam)

Mohon Saudara memberikan penjelasan, sebenarnya apa ajaran para nabi-nabi yang diutus Allah sebelum Muhammad ? Jika ajaran-ajaran itu mirip dengan Al-Quran dan menyerukan Allah sebagai Tuhan yang Esa, maka Saudara harus beragama apa sekarang ini?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-17 08:18
~
Saudara Anonym,

Agama dengan kepercayaannya “rukun Islam” dan berbagai kelengkapan kitab sucinya, hanya mengajarkan kepada manusia moralitas yang lebih baik, dan agar selamat . Namun Agama tidak yang berani mengajarkan: “Jika engkau menganut agama ini, pasti engkau selamat masuk ke sorga!”

Hal ini sangat berbeda dengan setiap pengikut Isa Al-Masih, mereka tidak perlu khawatir akan 'keselamatan' nya. Juga tidak perlu menunggu hingga penghakiman pada hari kiamat untuk mengetahui apakah mereka masuk sorga atau tidak.

Disinilah terletak keindahan “keselamatan” yang dibawa Isa Al-Masih.” Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal” (Injil, Surat 1 Yohanes 5:13).

Keselamatan dalam Isa Al-Masih inilah yang diajarkan atau dinubuatkan oleh para nabi. Dengan sabar nabi-nabi zaman dahulu menanti-nantika n kedatangan seorang Juruselamat yang dijanjikan oleh Allah sendiri, untuk menebus manusia dari kematian kekal.
~
SL
Quote
# nureen rafi 2011-06-17 09:17
*
Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12 dan Injil, Surat 1 Yohanes 5:13 bukanlah ayat-ayat yang menunjukkan jaminan jalan keselamatan. Sebab Alkitab pegangan Saudara bukan Injil sejati. Ia diragukan keasliannya dari Isa Al-Masih atau Tuhan, karena manusia telah merubahnya.

Lihat The Catholic Encyclopedia, Online Edition, Vol.III "Pendapat yang mengatakan Alkitab Lengkap seperti asal adalah tidak berasas sama sekali. Sebenarnya Alkitab yang menjadi pegangan umum seperti juga Kitab perjanjian Lama telah melalui beberapa proses akhirnya diputuskan isinya oleh Majelis Trident." Siapa yang memutuskan isi Alkitab? Bukan Isa Al-Masih tetapi Majelis Trident.

Dari the Cambridge history of the Bible bab The new testament in Making,1970 Vol.I, hal 233:"Kebanyakan dari tulisan dalam Perjanjian Baru adalah dari sumber yang tidak di ketahui asal-usulnya kecuali surat-surat yang ditulis oleh St.Paul" Bagaimana tulisan Paulus dianggap sebagai Kalam Tuhan? Adakah Paulus itu setaraf dengan Isa Al-Masih? Satu bukti bahwa Alkitab bukan sejati Kalam Tuhan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-20 17:09
~
Saudara Nureen Rafi,

Saudara mengatakan bahwa Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12 dan Injil, Surat 1 Yohanes 5:13 bukan merupakan ayat tentang jaminan keselamatan karena bukan berasal dari Injil yang sejati, melainkan dari Injil yang sudah diubah . Dapatkah Saudara menunjukan kepada kami, Injil yang sejati itu?

Kalaupun Injil yang ada pada umat Kristen bukan Injil yang sejati, pastilah Allah tidak mewahyukan ayat seperti ini: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat dan Injil yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu" (Qs 5:68).

Dan juga tidak akan ada perintah agar Nabi Muhammad untuk memastikan wahyu yang diterimanya kepada orang yang membaca Injil (Qs 10:94).

Tidak ada seorangpun yang mempunyai gelar “Kalimat Allah”atau “Kalam Allah” selain Isa Al-Masih. Paulus pun juga tidak, dia hanyalah hamba Isa Al-Masih yang dipanggil menjadi rasul, pemberita Injil dan salah satu penulis surat-surat dalam Perjanjian Baru.
~
SL
Quote
# nureen rafi 2011-06-17 10:43
*
Apakah bukti bahwa Alkitab Saudara dijamin terpelihara keasliannya?
Tidak ada! Karena semua telah diubah naskah atau terjemahan dari yang naskah asli diterjemahakan oleh penulis mengikut tahap pengertian yang berbeda-beda. Sebab itu Alkitab mempunyai banyak versi hasil tulisan dari tokoh Kristen yang kemudian.

Menurut Rev. David J. Fant, seorang Setiausaha Umum bagi New York Bible Society:"Persoa lannya biasanya ketika ditanyakan, adakah naskah-naskah asli Alkitab masih ada hingga sekarang? Jawabannya tidak ada.Naskah-nask ah asli ditulis di atas papirus dan bahan-bahan lain yang mudah rusak semuanya telah lama hilang." Pernyataan yang dikutip oleh Rev. David J Fant,Simple Helps and Visual Aids to Understand The Bible.

Oleh karena itu keaslian Alkitab diragukan dan Jalan Keselamatan seperti perkatanaan Saudara juga tidak sah. Isa Al-Masih adalah Anak Allah tidak benar. Isa Al-Masih mati disalib sebagai penebus jiwa juga tidak benar.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-20 17:20
~
Saudara Nureen Rafi,

Naskah Asli dari Alkitab memang tidak ada.
Alkitab yang dipakai oleh umat Kristen adalah hasil terjemahan naskah tua. Penerjemah Alkitab adalah orang-orang yang sangat piawai dalam bidangnya, berpegang teguh pada prinsip yang harus digunakan dalam menterjemahkan dan juga mereka dipimpin oleh Roh Kudus.“Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri” (Injil, Surat 2 Petrus 1:20).

Orang Kristen tidak pernah percaya bahwa Isa Al-Masih adalah anak keturunan Allah. Ini adalah salah satu kesalahan pengertian dari umat Muslim. Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan. Jikalau Alkitab menggunakan istilah “Anak Allah” kepada Isa Al-Masih. Istilah “Anak Allah” ini bermaksud menekankan bahwa Isa Al-Masih adalah Allah yang kekal adanya.Karena hanya Allah saja yang dapat menyelamatkan manusia dari kebinasaan kekal.

Al-Quran dalam Qs. 3:55 menyatakan bahwa Isa Al-Masih benar-benar mati,”(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa-Almasih, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku...” Pada hal Saudara menyatakan bahwa Isa Al-Masih tidak mati disalib untuk menebus jiwa. Manakah yang dapat dipercaya pengakuan Saudara atau Al-Quran?
~
SL
Quote
# nureen rafi 2011-06-17 11:29
*
Mari lihat sejarah, Al-Quran berasal dari kata qara’a artinya bacaan. Al-Quran dibacakan oleh malaikat atau dari Allah kepada Nabi Muhammad. Kemudian Nabi Muhammad mengajarkan kepada pengikutnya, mereka menghafal dan menulis. Sedangkan Nabi Muhammad sendiri menyimak untuk memastikan agar tidak terjadi kesalahan.

Lihat Ulum Al-Quran,Ahmed Von Denver,Islamic Foundation,UK.1 983. Turun temurun setelah nabi wafat, sahabat-sahabat nabi sebagai pemimpin dalam menyalin dari manuskrip asal dengan teliti di atas lembaran khusus. Dan disimak oleh sekumpulan sahabat-sahabat nabi yang hufaz Alquran agar tidak ada setitik pun perubahan ayat berlaku. Dokumen ini masih tersimpan dimuseum Topkapi di Turki.

Jaminan dari Allah: "Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Quran dan Kamilah yang memeliharanya" (Qs 15:9). Sehingga ayat-ayat didalam Alquran yang kami baca sama dengan ayat-ayat yang di ajar oleh Nabi Muhammad 1400 tahun yang lalu. Dan banyak sekali ayat –ayat jaminan keselamatan didalamnya, tidak cukup tempatnya jika ditulis di sini.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-20 17:34
~
Saudara Nureen Rafi,

Saudara mengatakan bahwa dalam Al-Quran terdapat banyak sekali ayat-ayat jaminan keselamatan. Pada hal Nabi Muhammad sendiri mengaku bahwa ia tidak tahu tentang nasibnya dan umatnya di akhirat. "… Aku bukanlah rasul yang pertama diantara rasul rasul, dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan terhadap kamu …" (Qs 46:9).

Oleh karena tidak ada jaminan bahwa Nabi Muhammad dapat masuk sorga maka Allah memberikan perintah kepada umat Muslim untuk mendoakan nabi, sahabat sahabat nabi dan sanak kerabat nabi dalam bentuk sholawat setiap hari. "...Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” (Qs 33:56).

Sekarang bandingkan dengan pengakuan Isa Al-Masih tentang jaminan keselamatan yang diberikan kepada setiap orang yang percaya kepadaNya. "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Dirumah BapaKu banyak tempat tinggal...Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu...” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:1-2).
~
SL
Quote
# nureen rafi 2011-06-21 04:18
*
Kunci pintu ke sorga ialah mengucap kalimat tiada Tuhan melainkan Allah, dan Muhammad itu Pesuruh Allah. Jalan ke sorga ialah seperti berikut: "Dan taatlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, supaya kamu diberi rahmat."(Qs. 3:132).

“ Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghu ni surga; mereka kekal di dalamnya"(Qs. 7:42).

Ada banyak lagi ayat yang menceritakan pintu-pintu ke sorga, tapi apa gunanya diberikan semuanya itu, sebab kalian tidak beriman kepada Al-Quran.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-21 14:43
~
Saudara Nureen Rafi,

Memang banyak ayat-ayat dalam kitab suci agama yang menyatakan tentang jalan ke sorga tetapi tidak ada satu pun yang dapat menjamin seseorang pasti masuk ke sorga.

Hal ini berbeda dengan Isa Al-Masih yang mengatakan: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku"(Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Mengapa Isa Al-Masih dapat menjamin setiap orang yang percaya kepadaNya masuk ke sorga?
Karena Isa Al-Masih pemilik sorga.
~
SL
Quote
# nureen rafi 2011-06-21 22:05
*
Tidak ada gunanya jalan keselamatan itu kalau tidak ada kunci untuk masuk sorga. Sampai di penghujung jalan keselamatan Saudara memerlukan kunci untuk membuka pintu sorga.
Di mana kunci itu? Carilah! Kalaupun saya beri tahu Saudara tetap tidak akan percaya dan berbelit-belit.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-22 15:32
~
Saudara Nureen Rafi,

Sebagai pemilik kerajaan sorga tentunya Isa Al-Masih juga pemegang kunci kerajaan sorga.

Alkitab menyatakan bahwa umat Kristen yang sungguh percaya kepada Isa Al-Masih memiliki status kewargaan baru yaitu warga kerajaan sorga, meskipun saat ini mereka masih berada di dunia ini. “Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus (Isa Al-Masih) sebagai Juruselamat” (Injil, Surat Filipi 3:20).

Karena status umat Kristen adalah warga kerajaan sorga, maka dengan sendirinya mereka akan diberi kunci kerajaan sorga. “Kepadamu akan kuberikan kunci kerajaan sorga” (Injil, Rasul Matius 16:19).
~
SL
Quote
# abduh 2011-06-27 00:11
*
“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu”(Qs 5:48).

Al-Quran itu penutup kitab suci Allah dan koreksi kitab-kitab yang telah diselewengkan oleh umat Yahudi dan umat Nasrani (Kristen).

“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu” (Qs 2:79).

“Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Alkitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: "Ia dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui” (Qs 3:78).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-06-30 13:14
~
Saudara Abduh,

Sebagai seorang Muslim tentunya Saudara beriman kepada Al-Quran. Sedangkan Al-Quran sendiri menyatakan bahwa tidak mungkin ada seorangpun yang dapat mengubah kalimat Allah (Qs. 6:34).

Namun Saudara menuduh bahwa umat Yahudi dan Kristen telah mengubah kitab suci Allah. Dapatkah Saudara menunjukkan ayat-ayat mana yang telah diubah itu?
~
SL
Quote
# ranny 2011-08-19 11:46
*
Dear Abduh saudaraku,
Lucu juga ya? Mereka menanyakan ayat mana yang dirubah?
Sementara di halaman ini, mereka memenuhinya dengan penggalan ayat ayat yang tidak utuh, dan memutar balikkannya hingga maknanya sesuai keinginan mereka.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-24 11:44
~

Alkitab adalah pernyataan dan penyaksian ajaran, hukum, janji, dan karya Allah yang bersifat orisinil. Tidak ada orang Kristen yang berkepentingan untuk menyelewengkan ayat-ayat yang begitu luhur. Dan tidak ada yang berani dengan sengaja memalsukan atau mengubahnya.

Alkitab sendiri menyaksikan bawah dirinya murni tidak dijamah oleh tangan manusia.“Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya. Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta” (Zabur, Kitab Amsal 30:5-6).
~
SL
Quote
# nureen rafi 2011-08-24 22:20
*
[quote name="Staff Isa dan Al-Quran"]~
Tidak ada orang Kristen yang berkepentingan untuk menyelewengkan ayat-ayat yang begitu luhur. Dan tidak ada yang berani dengan sengaja memalsukan atau mengubahnya.

Kasihan dong staff, tidak membaca sejarah Paulus yang mengubah ajaran Isa Al-Masih menjadi Kristen. Disokong oleh kerajaan Roma itu menjadi Roma Katholik. Banyak bukti percanggahan dalam Bible. Itu bukti ajaran Isa Al-Masih dan ajaran Paulus dan pengikutnya bercampur-baur.

Tiada ketulian firman Allah. Mana mungkin Tuhan yang suci membicarakan cerita seks dalam kitab suciNya. Lihat Bible chapter Kidung Agung/Songs of Solomon. Layakkah chapter ini dibaca kepada anak-anak kalian?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-25 11:23
~
Istilah Kristen berarti pengikut Kristus (Isa Al-Masih), bukan pengikut Paulus.

Pengikut Paulus disebut "Golongan Paulus", dan istilah "Golongan Paulus" ini justru ditentang oleh Paulus sendiri : “ Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus... Atau aku dari golongan Kristus. Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?” (Injil, Surat 1 Korintus 1:12-13).

Alkitab adalah wahyu Allah, apa yang dikatakan porno oleh manusia, tidak selalu berarti porno untuk Allah. Ukuran manusia tidak bisa disamakan untuk Allah. Ataukah karena pikiran kita yang porno, sehingga menyatakan kisah kasih sebagai sesuatu yang porno.
~
SL
Quote
# Ismail SH 2011-08-26 14:08
*
Yang jelas setelah membaca dan menyimpulkan, situs ini punya orang ( non muslim ).
Injil,memang kitab yg di turunkan Allah kepada nabi Isa AS. Tetapi, Injil sudah banyak ternodai dan di ubah-ubah. Oleh karenanya Allah menurunkan Nabi muhammad SAW untuk menyempurnakan agama-agama sebelumnya sekaligus menjadi nabi penutup ( akhirul anbiya' wal mursalin ).

Menurut saya, tidak ada ujungnya jika membicarakan agama, karena selalu ada celah untuk saling "menyerang". Isa adalah nabi, bukan Tuhan. Isa adalah anak Maryam, bukan anak Allah.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-29 13:50
~
Melalui Nabi Muhammad, Allah SWT dalam Al-Qur’an memberi perintah agar orang-orang Muslim untuk mempelajari Injil. Tentunya Allah yang maha tahu, tidak akan memberi perintah semacam itu jikalau Injil telah diubah.

Bagaimana mungkin Nabi Muhammad menyempurnakan ajaran Isa Al-Masih ?
Nabi Muhammad sendiri mengatakan bahwa dirinya belum tentu masuk sorga. Ia dengan jujur bersaksi tentang Al-Masih bahwa Isa Al-Masih adalah Juruselamat ,seorang yang terkemuka di dunia dan di akhirat dan Dia termasuk orang-orang yang didekatkan kepada Allah.

Hal yang paling penting dari website ini adalah bukan “menyerang” umat beragama melainkan memperkenalkan Juruselamat dunia yaitu Isa Al-Masih. Dengan demikian umat beragama tidak lagi mengatakan “insya Allah” tentang keselamatan pribadinya. Melainkan “pasti selamat” dan masuk ke sorga pada waktu meninggalkan dunia (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SL
Quote
# Ismail SH 2011-08-26 14:11
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Saudara Nureen Rafi,

Memang banyak ayat-ayat dalam kitab suci agama yang menyatakan tentang jalan ke sorga tetapi tidak ada satu pun yang dapat menjamin seseorang pasti masuk ke sorga.

Hal ini berbeda dengan Isa Al-Masih yang mengatakan: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku"(Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Mengapa Isa Al-Masih dapat menjamin setiap orang yang percaya kepadaNya masuk ke sorga? Karena Isa Al-Masih pemilik sorga.
~
SL

Sungguhkah Isa Al-Masih pemilik sorga?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-08-29 13:46
~
Al-Quran menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah seorang yang terkemuka di dunia dan akhirat (Qs. 3:45). Ini berarti bahwa pribadi yang menjadi nomor satu di akhirat pasti nomor satu di sorga karena Dia pemilik sorga. Jadi adalah benar kalau Isa Al-Masih itu adalah Allah pemilik sorga karena Dia yang terkemuka di akhirat.

Injil telah memberi kesaksian bahwa Isa Al-Masih berada di sorga. Isa Al-Masih berasal dari sorga, maka Dia tahu jalan ke sorga, itulah sebabnya saat ini Dia berada di sorga, menyediakan tempat bagi orang-orang yang telah menerima Keselamatan dari-Nya.

“Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:2).
~
SL
Quote
# keswara 2011-08-31 16:35
*
Saya beranggapan, sebagai manusia biasa kita semua hendak saling berdamai dalam hal agama. Karena menurut saya, debat dalam hal agama merupakan suatu hal yang sensitif.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2011-09-05 10:25
~
Tujuan dari situs ini adalah memperkenalkan siapa sesungguhnya Isa Al-Masih menurut kitab suci sebagai wahyu Allah. Kami ingin memperkenalkan Isa Al-Masih secara lengkap yang tertulis dalam Alkitab maupun Al-Quran.

Situs ini mengutamakan dialog antar umat beragama bukan debat. Dengan berdialog maka akan dapat mengurangi kesalapahaman karena ketidaktahuan di antara kita.

Untuk mengenal siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya, kami memgundang Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan.
~
SL
Quote
# Sorga 2012-01-07 21:02
*
Allah itu Mahakuasa, tentunya Allah yang mampu menjaga kemurnian dari Kitab-kitab sebelumnya yaitu Taurat, Kitab Zabur, Kitab Para Nabi dan Injil. Allah juga memerintahkan kepada Saudara untuk beriman kepada Kitab-kitab tersebut. Namun Saudara sendiri justru menolaknya dengan dalih bahwa Injil telah diubah.

Di Islam banyak yang hapal Al-Quran, jadi kalau ada yang merubah pasti ketahuan. Oleh karena itu Allah menjamin kemurnian Al-Quran (Qs.75:17).

Nah, kalau Kristen ada yang hapal atau tidak Kitabnya?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-01-12 11:50
~
Kebenaran dan kemurnian Kitab suci tidak diukur dari seberapa banyak orang yang hafal. Walaupun tidak tertutup kemungkinan bahwa memang ada orang yang menghafal Kitab suci tersebut.

Kitab suci adalah Firman Allah untuk dibaca, dimengerti dan direnungkan, untuk kemudian diamalkan dan dilakukan dalam kehidupan kita sehari-hari. Adalah lebih baik bagi kita untuk melakukan perintah Allah, daripada hanya sekedar menghafalnya.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku” (Zabur, Kitab Mazmur 119:105).
~
SL
Quote
# grandma 2012-01-08 08:07
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Melalui Nabi Muhammad, Allah dalam Al-Quran memberi perintah agar orang-orang Muslim untuk mempelajari Injil. Tentunya Allah yang maha tahu, tidak akan memberi perintah semacam itu jikalau Injil telah diubah.
~
SL

Tunjukkan ayat mana di dalam Al-Quran, yang Allah perintahkan agar Muslim mempelajari Injil?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-01-12 13:12
~
Menurut umat Muslim bahwa Taurat dan Injil adalah Kitab suci yang telah dipalsukan . Tetapi Al-Quran mengatakan bahwa sesungguhnya Allah memerintahkan kepada Nabi saudara untuk 'beriman' atau belajar kepada Kitab-kitab sebelumnya agar mendapat cahaya Ilahi.

"Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan 'Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa" (Qs 5:46).

Pada saat Muhammad kembali ragu-ragu menerima Al-Quran, Allah juga menggunakan standar dasar Kitab suci sebagai petunjuk bagi bani Israel. "Dan Sesungguhnya Kami telah berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat), maka janganlah kamu (Muhammad) ragu menerima (Al-Quraan itu) dan Kami jadikan Al-Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil" (Qs. 32:23).

Nabi Muhammad tetap disuruh beriman kepada Kitab suci Allah yang lebih dahulu(Qs. 3:84, 29:46).

Bahkan secara tersirat Al-Quran menginstruksika n orang-orang Muslim tidak hanya mempelajari Taurat dan Injil tetapi untuk menjunjung tinggi dan menaati Taurat dan Injil (Qs 5:44-48).
~
SL
Quote
# grandma 2012-01-08 08:54
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Saudara Nureen Rafi,

Naskah Asli dari Alkitab memang tidak ada.
Alkitab yang dipakai oleh umat Kristen adalah hasil terjemahan naskah tua. Penerjemah Alkitab adalah orang-orang yang sangat piawai dalam bidangnya, berpegang teguh pada prinsip yang harus digunakan dalam menterjemahkan dan juga mereka dipimpin oleh Roh Kudus.“Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,” (Injil, Surat 2Petrus 1:20)
~
SL

Sekarang mengaku kalau Kitab Nabi Isa yang asli telah pupus. Kitab Injil asli ini yang dimaksudkan oleh Firman Allah didalam Al-Quran. Janganlah kalian keliru. Bagaimana dapat diterjemah kalau yang asli sudah pupus?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-01-12 13:17
~
Perlu saudara ketahui bahwa naskah asli Injil ditulis di gulungan papyrus. Naskah asli sudah tidak ada lagi, rusak karena faktor umur. Naskah-naskah bahasa Asli yang ada sekarang memang adalah salinan naskah kuno.

Walaupun naskah asli Injil (demikian juga naskah asli Al-Quran) tidak ada, tetapi Injil dapat diandalkan.

Karena, ada ribuan salinan Injil kuno yang berdasarkan naskah asli. Yang mengherankan, ribuan salinan ini 99.9 persen cocok satu sama yang lain. Sehingga tidak perlu khawatir akan keabsahannya, kalau tidak mempunyai naskah aslinya.

Selain disalin dari naskah kuno, Injil juga diterjemahkan langsung dari bahasa Ibrani dan Yunani ke berbagai bahasa. Karena lebih bermanfaat membaca Kitab Suci dalam bahasa yang dapat kita mengerti daripada membaca sebuah Kitab Suci yang tidak kita mengerti.
~
SL
Quote
# grandma 2012-01-08 15:17
*
Staf Isa dan Islam memang tidak mau mengerti walaupun telah dimaklumkan berkali-kali oleh ramai pengkaji Muslim.

Injil yang dimaksudkan didalam Al-Quran ialah Injil asli dalam bahasa Ibrani. Semua kalimatnya adalah Firman Allah. Injil asli ini telah dijelaskan oleh pakar Bible sudah pupus.

Alkitab/Bible bukan sepenuhnya Kalimat Allah. Malah pengakuan pakar Bible sendiri mengatakan 85 persen Bible adalah bukan perkataan Yesus.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-01-12 13:24
~
Kalau ada pakar Alkitab yang menyatakan bahwa tidak ada walau hanya 15% dari isi Alkitab (Injil) yang benar-benar merupakan perkataan Yesus. Adalah suatu kebohongan besar yang disampaikan oleh Robert Funk pada tahun 1985. Ada cukup banyak kejanggalan dalam Jesus Seminar ini sehingga laporan yang dikeluarkan tidak bisa dipercaya.

Sebagai pengikut Isa Al-Masih, kami meyakini bahwa keseluruhan Alkitab adalah wahyu Allah yang ditulis oleh manusia dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Perjanjian Lama (PL) ditulis dalam bahasa Ibrani, sedangkan Perjanjian Baru (PB) ditulis bahasa Yunani. Roh Kuduslah yang menginspirasi para penulis Alkitab.

“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran” (Injil, Surat 2 Timotius 3:16).
~
SL
Quote
# grandma 2012-01-08 15:38
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Istilah Kristen berarti pengikut Kristus (Isa Al-Masih), bukan pengikut Paulus.
Alkitab adalah wahyu Allah, apa yang dikatakan porno oleh manusia, tidak selalu berarti porno untuk Allah. Ukuran manusia tidak bisa disamakan untuk Allah. Ataukah karena pikiran kita yang porno, sehingga menyatakan kisah kasih sebagai sesuatu yang porno.
~
SL

Ingin saya ingatkan pesan dari Kitab anda: “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,” (Injil, Surat 2 Petrus 1:20).

Silakan anda jawab, adakah ayat-ayat itu benar-benar wahyu Tuhan?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-01-12 13:32
~
Bagaimana bila gambar pria dan wanita telanjang itu kita temukan di buku pelajaran-pelaj aran kedokteran? Apakah porno?

Bila Saudara menyatakan "porno", maka sebenarnya pikiran saudaralah yang kotor. Bukan pada buku pelajarannya yang porno. Jangan salahkan pihak lain bila ternyata yang porno adalah pikiran saudara sendiri.

Sejajar dengan ilmu yang terdapat dalam buku-buku kedokteran, deskripsi mengenai ketelanjangan pria dan wanita dalam pelajaran dari Tuhan yang tercantum dalam Alkitab juga bukan hal yang porno. Sebab itu adalah ilmu atau pelajaran.

Pelajaran ada dua jenis, pelajaran yang baik untuk dicontoh dan pelajaran yang buruk untuk tidak dicontoh. “Karena itu baiklah kita berusaha ..., supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga” (Injil, Surat Ibrani 4:11).
~
SL
Quote
# grandma 2012-01-08 16:02
*
Bagaimana dapat anda buktikan bahwa ayat-ayat ini adalah wahyu Tuhan dan tidak dianggap lucah oleh Tuhan.

Kitab Nabi Yehezkiel 23:20, "Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda."

Kitab Hakim-Hakim 19:25, "Tetapi orang-orang itu tidak mau mendengarkan perkataannya. Lalu orang Lewi itu menangkap gundiknya dan ...., kemudian mereka bersetubuh dengan perempuan itu dan semalam-malaman itu mereka mempermainkanny a, sampai pagi. Barulah pada waktu fajar menyingsing mereka melepaskan perempuan itu."

Saya menunggu jawaban.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-01-12 13:52
~
Saudara perlu mengerti lebih dahulu makna ungkapan alegoris dengan kenyataan.

Kitab Yehezkiel 23:1-49 berbicara tentang Ohola dan Oholiba. Nama Ohola dan Oholiba bukan nama sebenarnya, nama-nama ini adalah kiasan untuk Samaria (Kerajaan Utara) dan Yerusalem(Keraj aan Selatan) atau Yehuda.

Kedua kerajaan itu digambarkan kakak-beradik, dua-duanya dikawinkan dengan Allah. Kedua-duanya dituduh berzinah mengkhianati Allah, suami mereka. Artinya mereka dengan sukarela terlibat dan bersekutu secara politis dengan bangsa-bangsa lain.

Dengan demikian ayat-ayat diatas adalah kiasan saja, maksud sebenarnya adalah kecaman terhadap penduduk kota Samaria dan Yerusalem yang memiliki perilaku tidak setia, sering berpaling dari Allah.
~
SL
Quote
# Tr 2012-01-08 17:33
*
Memang pakar-pakar bergelar profesor itu siapa? Mereka siapa? Dewa juga bukan. Zaman sekarang banyak yang bersifat manipulatif, banyak kesyirikan yang membutakan orang awam yang tidak tahu apa-apa.

Kalau mau berargumen, jangan saudara bilang "kata mereka", bilang saja "kata saya"! Saudara pun tentu tidak tahu-menahu bagaimana itu terjadi.

Bagaimana mereka mengkajinya, bagaimana prosesnya, kalian cuma terima info jadi. Sebab statement para pakar tersebut memperkuat pernyataan-pern yataan di Al-Quran saja.

Sungguh tidak bijaksana.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-01-12 13:56
~
Ada banyak usaha dari pakar bidat Kristen untuk membungkam ajaran Isa Al-Masih dalam Injil. Bahkan yang lebih menarik lagi adalah bahwa Kitab Thomas dianggap asli ucapan Isa Al-Masih! Dan Kitab ini dianggap Injil yang lebih berotoritas dibandingkan dengan Kitab Injil kanonik.

Mereka juga mengatakan bahwa bahwa 80 persen dari yang dianggap ucapan Isa Al-Masih dalam Alkitab sebenarnya tidak diucapkan-Nya. Namun bagi umat Kristen yang sungguh percaya pada Isa Al-Masih tidak terpengaruh terhadap isu-isu tersebut.

“Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan oleh tipu daya pendusta-pendus ta yang hati nuraninya memakai cap mereka” (Injil, Surat 1Timotius 4:1-2).
~
SL
Quote
# akungtama 2012-02-16 10:49
*
Anda yakin Alkitab itu asli tidak berubah-ubah, sedang kami orang Islam yakin Alkitab ada yang diubah tapi tidak semua, masih ada ayat-ayat yang masih asli.

Ya sudah mari kita yakini keyakinan masing-masing.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-02-17 15:39
~
Sudahkah saudara membaca Alkitab secara keseluruhan? Jika belum pernah, mengapa mengambil kesimpulan bahwa Alkitab sudah diubah? Dapatkah saudara menyebutkan secara spesifik “ayat yang telah diubah tersebut”? Untuk apa orang Kristen mengubah Kitab Sucinya? Kapan mereka mengubahnya?

Jika benar tuduhan saudara bahwa Alkitab telah diubah oleh orang Kristen, saudara tidak perlu cemas karena mereka pasti akan mendapat hukuman dari Allah.

"Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perka taan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-mala petaka yang tertulis di dalam kitab ini” (Injil, Surat Wahyu 22:18).
~
SL
Quote
# grandma 2012-03-21 02:23
*
Quoting Staff Isa dan Al-Quran:
~
Jika benar tuduhan saudara bahwa Alkitab telah diubah oleh orang Kristen, saudara tidak perlu cemas karena mereka pasti akan mendapat hukuman dari Allah.
~
SL

Tidak ada yang cemas dengan tindakan itu. Apa lagi kami umat Islam. Persoalannya, apakah layak kitab yang sudah berbaur kata-kata manusia seperti kitab kalian dianggap kitab suci?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-03-22 19:55
~
Alkitab tidak “didiktekan” oleh Allah langsung dari sorga, melainkan ditulis oleh manusia. Para penulis ini adalah raja, nelayan, imam, pejabat pemerintah, petani, gembala, dan dokter. Sehingga bentuk tulisan di dalam Alkitab dapat berupa sejarah, dialog, puisi, nubuat, biografi, dan surat-surat.

Para penulis tersebut hidup pada jaman yang berbeda, mereka tidak kenal satu sama lain namun tulisan mereka harmonis. Keharmonisan ini karena pada dasarnya Alkitab hanya memiliki satu Penulis, Allah sendiri. Alkitab adalah karya Allah sendiri.

Pantaskah seorang manusia menilai kitab suci Allah sebagai sebuah karya yang penuh dengan dosa?
~
SL
Quote
# rudi 2012-08-10 13:32
*
Untuk mencari pembenaran ayat ayat Alkitab umat Kristen selalu merujuk merujuk kepada Al-Quran. Bagi umat Islam Al-Quran tidak ada keraguan padanya petunjuk bagi orang yang beriman (Qs 1:2).

Apabila ditanyakan kepada mereka apakah mereka mengakui Al-Quran? Mereka ragu-ragu, akan tetapi apa bila ada ayat ayat yang cocok lalu mereka mengutipnya untuk dijadikan pendukung ayat Alkitab.

Apabila ada ayat yang bertentangan dengan ayat Alkitab mereka tidak menggunakannya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-08-14 13:22
~
Kiranya saudara perlu mengetahui bahwa tujuan dari situs ini adalah memberikan pengertian yang benar tentang Isa Al-Masih berdasarkan Alkitab dan Al-Quran.

Sebagai wahyu Allah tentunya terdapat beberapa hal kesamaan Al-Quran dan Injil dalam menilai Isa Al-Masih. Tetapi tidak sedikit pula perbedaan yang diajukan oleh kedua Kitab Suci tersebut.

Oleh sebab itu tentunya bukan merupakan kesalahan kalau kami mengutip ayat Al-Quran, hanya pada bagian yang sama dengan ayat Alkitab.
~
SL
Quote
# mitra 2012-08-11 10:49
*
Staff Isa dan Al-Quran,

Dari penuturan Staff IDI jelaslah bahwa bagi mereka hanya senang mengutip ayat-ayat Al-Quran yang cocok untuk membenarkan ayat Alkitab. Akan tetapi apabila ada ayat Al-Quran yang tidak cocok baginya, maka dikatakannyalah bahwa Al-Quran itu bohong.

Adapun ayat dalam Qs 2:91 tersebut adalah pemberitahuan dari Allah agar mereka beriman kepada Al-Quran. Akan tetapi karena mereka tetap percaya menurut keyakinannya.

Bagi kita selaku umat Islam tugas kita hanyalah menyampaikan. Diterima atau tidak bagi mereka kita serahkan kepada Allah.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-08-14 13:26
~
Kami menjelaskan tentang Isa Al-Masih yang sesuai ajaran Alkitab, sebagai satu-satunya kebenaran Allah. Dan Alkitab menuliskannya secara sistematis. Oleh sebab itu kami sebenarnya tidak perlu mencari pembenaran dari siapapun. Kalaupun kami mengutip Al-Quran maka hanya pada bagian yang sama dengan Alkitab.

Mengapa demikian? Karena tidak sedikit perbedaan yang ada dalam Injil dan Alquran. Misalnya, dalam Injil, Rasul Besar Matius 27:45-66 kita dapat mengetahui tentang kematian Isa Al-Masih. Lebih jelas lagi pada ayat 50 dikatakan “Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.”

Namun Tidak ada ayat yang pasti dalam Al-Quran yang mengatakan apakah Isa Al-Masih benar mati di kayu salib atau tidak.
~
SL
Quote
# mitra 2012-08-11 21:23
*
“Namun dikabarkan bahwa Al-Quran itu didiktekan melalui Jibril, langsung kepada nabi Saudara. Dengan demikian, apakah ini berarti semua ayat dalam kitab Saudara adalah perkataan nabi Saudara atau langsung firman Allah?”

Jawabannya: Benar. Yaitu wahyu Allah yang disampaikan malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. Apa kurang jelas!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-08-14 13:30
~
Sebagai utusan Allah malaikat Jibril adalah malaikat yang menyampaikan wahyu Allah yang ditulis baik dalam Al-Quran maupun dalam Injil.

Katakanlah: "... Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman...” (Qs 2:97).

Dalam Al-Quran, Malaikat Jibril adalah malaikat yang menyampaikan berita kelahiran Isa Al-Masih. Namun dalam Injil malaikat utusan Allah ini menyampaikan bahwa Isa Al-Masih yang lahir itu adalah Tuhan dan Juruselamat.

Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa; Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Injil, Rasul Lukas 2:10-11).
~
SL
Quote
# Klimak 2012-08-23 08:45
*
Para Staff IDI,

Saran saya kalau anda mengutip ayat ayat Al-Quran untuk pembanding ayat-ayat Alkitab anda, janganlah setengah-seteng ah. Sejauh pengamatan saya di website ini anda selalu menyatakan bahwa Alkitab anda adalah paling benar.

Ketahuilah bahwa Al-Quran diturunkan Allah kepada Muhammad untuk memperjelas, menyempurnakan, serta membongkar kebohongan dalam kitab nabi terdahulu. Allah tidak pernah berbohong melalui Al-Quran tentang firman-Nya. Allah menyuruh umat Mukmin beriman kepada kitab Zabur, Taurat dan Injil dan bukan untuk dipraktekkan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-08-23 15:27
~
Saudara Klimak,

Pertama-tama maaf karena beberapa komentar saudara kami hapus. Saran kami, bila saudara memberi komentar, gunakalah hanya pada satu kolom saja. Atau saudara dapat mengirim komentar saudara langsung kepada staf kami bila saudara merasa satu kolom tidak cukup untuk menuliskan apa yang ingin saudara sampaikan.

Terimakasih atas saran saudara. Mengapa kami tidak mengutip seluruh isi ayat? Karena kami hanya ingin menegaskan apa yang ingin kami sampaikan kepada pembaca. Al-Quran tidak memperjelas dan menyempurnakan kitab sebelumnya. Sebaliknya justru Al-Quran membuat ajaran tersebut menjadi bertentangan.

Saudara mengatakan “Allah menyuruh umat Mukmin beriman kepada kitab Zabur, Taurat dan Injil dan bukan untuk dipraktekkan”. Dapatkah saudara Klimak memberi salah satu contoh bagaimana cara umat Muslim mengimani kitab Zabur, Taurat, dan Injil?
~
SO
Quote
# Saloom 2012-08-28 21:18
*
Nabi Daud dengan kitab Zabur. Nabi Musa dengan kitab Taurat. Nabi Isa dengan kitab Injil dan Nabi Muhammad dengan kitab Al-Quran.

Antara keempat kitab kitab suci tersebut kesemuanya saling mendukung, bersinergi dan saling melengkapi. Al-Quran mengakui dan mengimani ketiga tiga kitab tersebut.

Lain halnya dengan kitab anda namanya saja Alkitab. Sekedar untuk diketahui bahwa Injil adalah Alkitab. Sedangkan Alkitab bukanlah Injil.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-08-30 14:17
~
Alkitab dibagi atas dua bagian utama, yaitu Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama. Bagian-bagian utama ini disebut "Perjanjian" karena Allah bangsa Israel membuat perjanjian kepada manusia. Pertama kalinya antara Musa dan bangsa Israel dan kedua kalinya antara Isa Al-Masih dan seluruh umat manusia.

Injil disebut Kabar Baik, karena umat Kristen percaya bahwa narasi keempat Injil yang berpuncak pada kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih. Injil merupakan kisah penyelamatan Allah kepada umat manusia yang berdosa, supaya manusia dapat kembali mengenal Allah dan dapat masuk ke sorga.

Untuk memperoleh penjelasan yang lebih lengkap tentang Alkitab maupun Injil, silakan Saudara membaca pada link Alkitab atau Injil.
~
SL
Quote
# ritme 2012-09-04 16:54
*
Sebuah pertanyaan buat Staff IDI,

Dapatkah anda menunjukkan sebuah ayat dalam Alkitab anda yang menerangkan bahwa Yesus itu adalah pencipta alam semesta? Bukan menurut pendapat anda atau perkiraan anda.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-07 17:58
~
Saudara Ritme,

Injil menyatakan bahwa Isa Al-Masih tidak hanya menciptakan alam semesta, melainkan Dia menciptakan segala sesuatu baik yang ada di sorga maupun di bumi.

“Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia” (Injil, Surat Kolose 1:15-17).
~
SL
Quote
# mutia sari 2012-09-05 14:32
*
Bila Al-Quran dan Injil detik ini ditiadakan dimuka bumi, lantas manakah yang akan tetap ada.
Begitu banyak penghafal Al-Quran sepanjang waktu terus bertambah. Bagaimana dengan injil?
Bukankah tiap tahun isinya berubah disesuaikan keinginan tangan manusia?

Sungguh saya mengasih-sayang i teman-teman non Muslim. Saya tidak sampai hati, Kristen kalian bukanlah ajaran Isa Al-Masih, melainkan ajaran Paulus.

Sadarlah kembali keajaran semua Nabi yang meng-Esakan-Nya . Semoga melalui blog ini kita menjadi sadar dengan akal yang dikaruniakan. Belajarlah dari para ilmuan, Dia menurunkan hidayah pada orang-orang cerdas dengan maksud tertentu!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-07 18:11
~

Bagaimanapun para penentang Injil berusaha menyerang, serta melenyapkan, namun Injil tetap kokoh tidak berubah. Umat Kristen memiliki keyakinan yang tinggi bahwa Injil yang dimiliki hari ini adalah Injil yang sama yang ditulis pertama kalinya. Bukankah Isa Al-Masih telah berkata, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataanKu tidak akan berlalu” (Injil, Rasul Markus 13:31).

Injil bukanlah ajaran manusia tetapi wahyu Allah. Jika tidak demikian tentunya Al-Quran tidak akan memerintahkan agar Muhammad bertanya kepada pembaca Injil atas wahyu yang diterimanya. “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu...” (Qs 10:94).

Injil adalah berita kasih Allah. Berita ini dikhususkan untuk manusia yang telah berdosa yang akan menerima hukuman dari Allah. Tetapi Allah yang Maha Kasih. Dia tidak ingin manusia ciptaan-Nya mati binasa akibat dosa. Untuk itulah, Allah mengutus Firman-Nya dalam diri Isa Al-Masih ke dunia. Setiap orang yang percaya kepada Isa Al-Masih tidak binasa.

Kami juga menyampaikan terima kasih atas sarannya.
~
SL
Quote
# bravo 2012-09-08 13:23
*
"Mutia sari"
Bagaimanapun kita menjelaskan bahwa ajaran yang dianut oleh saudara kita ini sudah jauh dari konsep Nabi Isa as. Kadang kadang kita tidak habis pikir begitu banyaknya istilah-istilah yang dipakainya sehingga membingungkan.

Sebagai contoh :
Al-Quran menerangkan dengan sejelas jelasnya Nabi Isa adalah Nabi/Rasul yang diutus bagi umat Israel dengan kitab suci bernama Injil. Islam cuma mengenal 4 kitab suci yaitu : Zabur,Taurat, Injil dan Al-Quran. Ke empat nama kitab suci itu adalah pemberian dari Allah yang tidak pernah berubah sampai akhir zaman. Injil adalah Alkitab tetapi Alkitab bukan Injil.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-13 08:43
~
Saudara Bravo,

Alkitab sebagai wahyu Allah adalah sederhana dan tidak membingungkan. Tema terbesar dari keseluruhan Alkitab – mulai dari Kitab Kejadian sampai Wahyu adalah Isa Al-Masih sendiri!

Isa Al-Masih sendiri juga mengatakan bahwa Dia adalah tema sentral dari keseluruhan Alkitab. “Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi” (Injil, Rasul Lukas 24:27).

Bukankah mula-mula Al-Quran mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah, pribadi yang terkemuka di dunia dan di akhirat (Qs 3:45), namun selanjutnya Isa Al-Masih “dikerdilkan” sebagai utusan Allah hanya untuk umat Israel.
~
SL
Quote
# Silva 2012-09-10 20:07
*
Kepada Staff IDI,

“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu...” (Qs 10:94).

Ayat di atas anda tafsirkan bahwa Muhammad itu dalam keragu-raguan. Ketahuilah bahwa yang dimaksud dengan ayat diatas ini adalah bahwa peristiwa yang terjadi sewaktu turunnya ayat tersebut Muhammad belum ada.

Makanya Allah berfirman "jika" kamu Muhammad dalam keragu-raguan tanyakanlah kepada orang orang sebelum kamu. Akan tetapi Muhammad tidak dalam keragu-raguan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-13 08:47
~
Prinsip yang ada dalam Qs 10:94 sudah tepat, tidak perlu ditafsirkan dengan yang lain. Alkitab sebagai wahyu pertama dari Allah, tentunya telah dipastikan kebenarannya oleh semua Nabi-nabi termasuk Muhammad.

Wahyu yang lebih awal harus menjadi pengukur terhadap semua wahyu-wahyu yang datang kemudian. Dengan demikian Alkitab harus dijadikan standar acuan dari semua wahyu-wahyu baru termasuk Al-Quran sendiri.

Oleh sebab itu langkah yang diambil oleh Muhammad untuk memastikan wahyu yang diterimanya kepada orang yang membaca Injil adalah benar.

“Jika kamu berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu...” (Qs 10:94).
~
SL
Quote
# Dinda 2012-09-10 20:13
*
Staff IDI,

Yang aneh adalah Allah itu pencipta. Dijadikan manusia dalam keadaan berdosa. Lalu diutusnyalah Anak-Nya yang tunggal untuk menebus manusia dari dosa. Apakah Allah tidak punya pekerjaan?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-13 08:50
~
Saudara Dinda,

Jalan keselamatan melalui Isa Al-Masih adalah wahyu Allah yang tertulis dalam Injil. Kalaupun untuk menyelamatkan manusia, Allah menghendaki dengan cara mengutus Kalimat Allah untuk mati menebus manusia, mengapa kita harus mempermasalahkan?

Dapatkah manusia mengetahui kehendak dan pekerjaan Allah?

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir” (Kitab, Pengkhotbah 3:11).
~
SL
Quote
# Dinda 2012-09-18 17:04
*
Staff Isa dan Al-Quran,

Sudah sejak lama saya jelaskan kepada anda bahwa sudut pandang agama Islam tidak sama
dengan agama Kristen. Perlu anda ketahui bahwa ayat Al-Quran itu mempunyai 3 kategori :
1. Terjemahan
2. Tafsiran
3. Harfiah

Adapun ayat anda kutip tersebut (Qs 10:94) adalah ayat dalam bentuk terjemahan bukan tafsiran, oleh sebab itu jangan asal mengutip ayat Al-Quran.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-19 20:30
~
Saudara Dinda,

Sebelumnya mohon maaf, kalau kami terpaksa menghapus komentar saudara. Saran kami, bila saudara memberi komentar, gunakan pada satu kolom saja. Namun bila satu kolom tidak cukup, saudara dapat menulis email kepada:

Terima kasih atas informasi dan saran saudara, berkaitan dengan Al-Quran.
Kalaupun kami mengutip sebagian ayat dalam Al-Quran, ayat tersebut hanya kami gunakan sebagai referensi saja. Karena bagi kami ayat-ayat Alkitab mempunyai otoritas yang paling tinggi.

~
SL
Quote
# mutia sari 2012-09-20 02:56
*
Maaf sebelumnya, mengapa comment saya pada tanggal 5 September 2012 diedit?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-24 01:34
~
Saudara Mutia Sari,

Kiranya perlu saudara ketahui bahwa agar dapat fokus pada isi artikel, sebuah comment tidak lebih dari dua kalimat pokok.

Penulisan comment sebaiknya menggunakan Pedoman Umum Ejaan Yang Disempunakan.

Sebuah comment seharusnya berhubungan dengan isi artikel dan cukup ditulis hanya pada satu kolom. Namun bila satu kolom tidak cukup, saudara dapat menulis email kepada:

Demikian harap makhlum dan terima kasih.
~
SL
Quote
# mutia sari 2012-09-24 11:21
*
Amat naif bila Staff mengklaim kebenaran (Injil anda) dengan menggunakan Al-Quran. Karena yang dimaksud Al-Quran adalah Injil yang asli belum dimanipulasi oleh tangan manusia.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-27 20:49
~
Saudara Mutia Sari, menyatakan seakan-akan bahwa Alkitab yang sekarang telah diubah isinya oleh tangan manusia. Dan Al-Quran telah memberikan bukti kebenarannya dalam mengkoreksi dan menunjukkan adanya ayat-ayat yang diubah tersebut.

Sebenarnya apa yang saudara sampaikan itu hanyalah keyakinan pribadi, bukan bukti bahwa Alkitab telah diubah. Saudara tidak mau melihat kebenaran Alkitab dari sudut pandang Alkitab sendiri. Dan hanya mendiskreditkan nya dengan dalih yang berputar-putar

Pada hal Al-Quran sendiri tidak pernah mengatakan teks Injil itu palsu, malahan sebaliknya berulang-ulang kali membenarkan Alkitab, dan menyerukan orang-orang mukmin untuk mengimaninya.

“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan ’Isa putera Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat...” (Qs 5:46).
~
SL
Quote
# Wisynu 2012-09-25 16:18
*
Staff Isa dan Al-Quran,

Apabila anda menemukan ayat- ayat Al-Quran yang cocok dengan Alkitab anda, lalu apakah anda percaya kepada Al-Quran?

Bagaimana seandainya terdapat ayat- ayat Al-Quran yang bertentangan dengan ayat- ayat Alkitab, apakah anda diamkan saja atau tetap dipergunakan?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-27 20:44
~
Saudara Wisynu,

Kami mempercayai Alkitab sebagai wahyu Allah. Alkitab sendiri tanpa keraguan mengklaim diri sebagai wahyu Allah.

“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran” (Injil, Surat 2 Timotius 3:16).

Menurut umat Muslim, Al-Quran juga wahyu yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad, melalui perantaraan malaikat Jibril yang sampai ke zaman sekarang secara mutawatir.

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Quran, dan kamilah yang akan menjaganya” (Qs 15:9).

Jadi kalau Alkitab dan Al-Quran itu sama-sama wahyu Allah, tentunya tidak ada ayat-ayat Alkitab yang bertentangan dengan ayat-ayat Al-Quran.
~
SL
Quote
# anonimuuus 2012-09-25 16:48
*
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu dan telah kuridhoi Islam itu sebagai agamamu” (Qs. 5:3)

“Sesungguhnya agama (yang haq) di sisi Allah adalah Islam” (Qs. 3:19).

Aku kasihan melihat kamu terlahir sebagai Kristiani, seandainya terlahir sebagai Muslim, tentu tidak bersusah payah seperti ini menyangkal kebenaran Al-Quran. Siapa Allah yang kamu sebut selama ini, dia adalah Tuhan yang Maha Esa, Tuhan ku dan juga Tuhan dari nabi kami Isa AS, tidakkah kamu berfikir?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-09-27 20:38
~
Saudara Anonimus,

Mengapa umat Kristen perlu diberi belas kasihan? Bukankah menurut Al-Quran, umat Kristen itu adalah umat yang ditinggikan oleh Allah pada hari kiamat.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Bahkan Allah juga memerintahkan Muhammad untuk bertanya kepada orang Yahudi dan Kristen, ketika ia ragu-ragu terhadap wahyu yang diterimanya. Allah tidak pernah menginstruksika n Muhammad untuk berkonsultasi pada penganut Budha, Hindu, Konfusius, Tao atau Zoroaster.

"Maka jika kamu (Muhammad)  berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu" (Qs 10:94).
~
SL
Quote
# Samsul 2012-10-01 11:42
*
Para Staff IDI,

Adapun ayat Al-Quran yang anda kutip dibawah ini berbunyi :
"Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu" (Qs. 10:94).

Ketahuilah bahwa dalam ayat itu terdapat kata kata " Maka jika ". Jadi yang dimaksud adalah Muhammad dalam keadaan pengandaian, bukan dalam arti yang sebenarnya.
Oleh sebab itu Muhammad bukan dalam keragu-raguan. Mudah mudahan anda memperdalam dalam mempelajari ilmu Al-Quran.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-10-04 20:55
~
Allah itu maha tahu. Dia mengetahui bukan hanya semua perkataan dan perbuatan, melainkan semua pikiran orang, termasuk yang berada di alam bawah sadar, yang sebagiannya tidak mereka sadari.

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (Qs 50:16). 

Kalau Allah tidak mengetahui bahwa suatu ketika Muhammad akan mengalami keraguan terhadap wahyu yang diterimanya, buat apa Allah menurunkan Qs 10:94.

Justru dalam kemaha-tahuan-N ya, Allah ingin menolong Muhammad yang pada saat itu ragu terhadap wahyu yang diterimanya dari Allah.
~
SL
Quote
# Netral 2012-10-01 13:56
*
Kepada Staff IDI,

Alkitab dan Al-Quran itu sama-sama wahyu Allah, tentunya tidak ada ayat-ayat Alkitab yang bertentangan dengan ayat-ayat Al-Quran.

Dalam situs ini anda banyak sekali mengutip ayat-ayat Al-Quran. Berarti anda percaya dengan Al-Quran. Atas alasan apa anda sehingga anda tidak merasa malu untuk mengopynya kemudian anda sanding kan dengan ayat-ayat Alkitab.

Lalu anda nyatakan bahwa Al-Quran telah mendukung kebenaran ajaran anda. Bila ada ayat-ayat yang cocok anda ambil. Bagaimana dengan ayat-ayat yang berbeda dengan ayat ayat Alkitab anda. Apakah anda akan menolaknya?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-10-04 21:01
Saudara Netral,

Pernyataan kami sudah jelas bukan? Sebagai wahyu Allah tentunya tidak ada ayat-ayat dalam Alkitab dan Al-Quran yang saling bertentangan. Namun bila ada ayat-ayat Al-Quran dengan Alkitab maka Al-Quran harus mengkoreksi diri.

Alkitab sebagai wahyu pertama yang harus menjadi pengukur wahyu yang datang kemudian. Apalagi semua nabi-nabi termasuk Muhammad telah membenarkan Alkitab.

“Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil sebelum (Al-Quran), menjadi petunjuk bagi manusia” (Qs 3:3).

Jadi bila muncul sebuah kitab baru tetapi isinya tidak sesuai dengan kitab-kitab sebelumnya, layak untuk dipertanyakan, benarkah Allah yang telah memberi wahyu dalam kitab tersebut?
~
SL
Quote
# haidi 2012-10-05 23:12
*
Saudara Pengarang,

Banyak sekali hujah-hujah yang membenarkan Alkitab, tapi adakah kita benar benar mengenal Allah dengan apa yang di bincangkan? Kita terlupa tentang DIA. Awal-awal agama mengenal Allah, semua 4 kitab itu benar, sebagai panduan untuk manusia mengenal Allah.

Amin
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-10-08 17:44
~
Kita dapat mengenal Allah melalui firman Allah yang tertulis yaitu Alkitab. Melalui Alkitab, kita dapat menemukan tuntunan hidup dan rahasia jalan keselamatan.

Alkitab menyatakan bahwa kita dapat mengenal Allah hanya melalui Isa Al-Masih. "Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:7).

Tanpa mengenal Isa Al-Masih, kita tidak akan pernah bisa mengenal Allah, dan dengan demikian kita tidak akan pernah bisa datang menghampiri-Nya dan menerima janji-janji-Nya.

Isa Al-Masih berkata: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SL
Quote
# Sunyoto 2012-10-11 17:22
*
Kepada Staff IDI,

Tolong tunjukkan dalam Al-Quran bahwa umat Kristen adalah umat yang ditinggikan oleh Allah pada hari Kiamat.

Dalam Al-Quran Allah tidak ada satu ayat pun yang menyebut istilah kata Kristen, yang ada hanyalah umat Yahudi, umat Nasrani dan Majusi. Kristen adalah hasil rekayasa Paulus.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2012-10-18 12:52
~
Drs. Nasruddin Rozak dalam bukunya “Dienul Islam” halaman 55 menyatakan,

“Agama Kristen adalah nama berasal dari pengajarannya yaitu Jesus Christ, dan pengikut-pengik ut Kristen disebut dengan orang-orang Kristen.  Kaum Muslimin biasanya menyebut agama Kristen sebagaimana yang disebut dalam Al-Quran, Agama Nasrani karena disandarkan dari asal daerah Yesus, yaitu Nasaret / Nasrani “(Yesus of Nasareth).”

Jadi umat Kristen atau Nasrani adalah umat pengikut Isa Al-Masih. Menurut Al-Quran mereka akan ditinggikan Allah pada hari kiamat.

Ingatlah ketika Allah berkata: ‘Hai Isa, sesungguhnya Aku menyampaikan kepada Kamu kepada akhir ajalMu – wafat dan mengangkat kamu kepadaKu serta membersihkan Kamu dari orang-orang kafir dan menjadikan orang-orang pengikutMu“ (Qs 3:55).
~
SL
Quote
# hakkuallah 2013-03-12 11:06
*
Staff Isa dan Islam,

Coba anda baca dari Qs 5:41-50. Kalau mau memahami ayat-ayat Allah jangan setengah-seteng ah, perhatikan ayat-ayat tersebut.

Apa yang dibicarakan di dalamnya bukan hanya membicarakan tentang Kitab Injil, melainkan Kitab Taurat, Injil, dan Al-Quran.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-03-21 22:06
~
Saudara Hakkuallah,

Kalaupun kami hanya menggunakan Qs 5:47, kiranya Saudara harap makhlum. Karena ayat-ayat selanjutnya khususnya Qs. 5:51, “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrini sebagai teman setiamu.”

Bertentangan dengan ayat Al-Quran yang memerintahkan agar Muhammad bertanya kepada pembaca Injil (orang Kristen) atas wahyu yang diterimanya.

“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu...” (Qs 10:94).

Jadi umat Kristen hanya menggunakan ayat-ayat Al-Quran, tetapi hanya ayat-ayat yang tidak bertentangan dengan Kitab Injil.
~
SL
Quote
# Anoynimus 2013-04-05 22:00
*
Maaf mengganggu, kalau boleh tanya Saudara ini beragama apa?

Menurut saya, Injil sekarang sudah berubah. Sudah diganti-ganti isinya. Injil sekarang tidak 100% asli . Dan Al-Quran adalah penyempurna kitab-kitab sebelumnya. Al-Quran sudah paling sempurna.

Terima kasih.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-04-09 10:01
~
Saudara Anoynimus,

Kami para staff Isa dan Islam adalah pengikut Isa Al-Masih.

Sukar bagi kami untuk membuktikan bahwa kitab Injil yang sekarang ada “telah tercampur dengan tangan manusia.” Memang sering terdengar suara semacam itu, tetapi di mana buktinya?

Pada saat Al-Quran ditulis, Injil dianggap suatu terang dan benar; jika tidak, pasti tidak akan ada perintah untuk menyambutnya. Kelihatannya Muhammad yakin bahwa kitab Taurat, Zabur, dan Injil yang ada masih benar.

Jika Kitab Injil yang ada sekarang sudah diubah, pasti Muhammad tidak akan mendorong supaya orang mempercayai dan mengikuti kitab-kitab itu.

“Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui“ (Qs 21:7).

Al-Quran memberi penilaian terhadap Injil. Karena dalam Injil ada petunjuk tentang Keselam atan dalam Isa Al-Masih.
~
SL
Quote
# ariffin 2013-04-13 07:23
*
Saudara yang berpandukan Injil sebagai jalan, anda mengelirukan orang yang ingin mendalami Islam. Memang Injil adalah kitab yang mula diturunkan tetapi ada orang dari kaum Yahudi mengubahnya lalu diturunkan Al-Quran.

Yahudi tidak percaya adanya Tuhan secara logik mereka tidak nampak dan tidak tahu. Lahirnya Isa Putera Maryam yang mempunyai kelebihan dari manusia biasa mereka anggap Tuhan atau Anak Tuhan.

Seperti dalam Kitab Injil Anda mengatakan bahwa Tuhan yang menciptakan sekalian alam. Tapi anda mengatakan bahwa Isa adalah Anak Tuhan dari Maryam yang menciptakan. Anda salah!

Tuhan tidak diperanakan dan tidak di jadikan. Tuhan bukan laki-laki atau perempuan dan manusia tidak akan tahu rupa Tuhan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-04-22 03:47
~
Sebenarnya Injil tidak pernah berubah. Kalaupun ada orang yang menuduh Injil sudah diubah, itu hanya karena mereka tidak dalam memahami kedalaman Injil.

Andaikan Injil yang sekarang telah diubah, berarti Allah gagal dalam menjaga agar firman-Nya. Allah yang mahakuasa tentunya sanggup untuk menjaga agar firman-Nya tidak diubah oleh manusia, bukan?

"Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi" (Injil, Rasul Besar Matius 5:18).

Orang Yahudi maupun orang Kristen tidak pernah mentahbiskan Isa Al-Masih sebagai Anak Allah. Kalaupun mereka mempercayai Isa Al-Masih sebagai Allah atau Anak Allah karena kesaksian dari sorga.

“lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan" (Injil, Rasul Besar Matius 3:17).

Dan sebagai Anak Allah, Isa Al-Masih lah yang menyatakan Allah kepada manusia. Karena tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah, kecuali Anak Allah.
~
SL
Quote
# Christian 2013-05-02 08:38
*
Berapa kali Injil dirubah?
Kenapa gambar Yesus berbeda di tiap negara?
Adanya patung Yesus atau salib menggambarkan adanya pelanggaran terhadap Injil itu sendiri.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-06 14:59
~
Saudara Christian,

Sebelumnya mohon maaf, kalau kami terpaksa menghapus sebagian komentar saudara.

Tuduhan saudara bahwa Injil sudah diubah tidak ada dasarnya. Kalau injil sudah diubah, kenapa Allah masih menyuruh Muhammad bertanya kepada orang-orang yang membaca Injil (Qs. 29:46)? Seharusnya Allah melarang Muhammad kepada ahli kitab karena kitabnya sudah diubah.

Bagaimana sebenarnya rupa Isa Al-Masih? Pada masa kini tidak seorang pun mengetahui bagaimana persisnya wajah Isa Al-Masih. Yang paling penting untuk diingat bahwa Kalimat Allah pernah menjadi manusia, Isa AI-Masih.

Orang Kristen tidak pernah menyembah patung dan salib Isa Al-Masih. Mereka menyembah Allah di dalam Isa Al-Masih yang adalah Roh dan Kebenaran.
~
SL
Quote
# christian 2013-05-07 10:46
*
Nabi Muhammad adalah nabi penyempurna. Pengakuan terhadap kitab-kitab sebelumnya menandakan pengakuan terhadap nabi sebelumnya.

Dasar Injil diubah jelas ada pada bahasa asli Injil. Dan Injil yang anda gunakan sekarang bahasa apa? Apa anak-anak anda memahami atau mengenal bahasa asli Injil.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-14 12:13
~
Sebagai nabi penyempurna, tentunya Muhammad mengimani seluruh ajaran yang terdapat dalam Injil.
Karena dalam Al-Quran, Allah memerintahkan agar para mukmin beriman kepada seluruh kitab-kitab yang diturunkan Allah (Qs. 2:136).

Namun kenyataannya Muhammad bukan saja tidak beriman kepada ajaran Injil, melainkan ia meniadakan ajaran Injil yang paling mendasar yaitu penyaliban Isa Al-Masih.

“...Sesungguhny a Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka” (Qs 19:33).

Injil yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia tidak dapat dijadikan bukti bahwa Injil telah diubah. Bukankah sekarang ini juga banyak Al-Qur an yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, bukan?

Kalaupun kita ingin membaca dan mempelajari injil dalam bahasa asli, dapat kita download pada tinyurl.com/coj3rvb
~
SL
Quote
# christian 2013-05-07 10:49
*
Al-Quran diturunkan melalui Nabi Muhammad setelah Injil. Menurut anda posisi Al-Quran sebagai apa kalau bukan penyempurna.

Allah menjaga Al-Quran dengan banyaknya penghafal dari anak kecil hingga dewasa, apa anda hafal Injil? Apa jaminannya Injil tidak diubah?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-14 12:17
~
Benarkah ajaran Isa Al-Masih yang terdapat dalam Injil telah disempurnakan dengan ajaran Muhammad yang terdapat dalam Al-Quran sehingga Injil tidak berlaku lagi?

Tidak dapat diketahui dengan jelas apa yang menjadi alasan umat Muslim mengklaim bahwa ajaran Injil telah disempurnakan oleh Al-Quran. Tidak ada bukti-bukti sejarah yang membenarkan pernyataan tersebut.

Jelas, ayat di bawah inii merupakan bukti bahwa Al-Quran mengakui Injil tidak diubah dan Injil tidak pernah kedaluwarsa.

“... Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Kami sangat menghargai umat beragama yang hafal ayat-ayat kitab sucinya, namun hal ini akan lebih baik apabila mereka juga sungguh melakukannya.

“Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman  dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri” (Injil, Surat Yakobus 1:22).
~
SL
Quote
# christian 2013-05-14 22:27
*
Injil yang diakui Al-Quran yang benar adalah Injil yang dibawa Nabi Isa A.S waktu itu.

Jika anda paham sejarah injil silahkan bukalah Injil tahun 1962 dengan sekarang, silahkan anda baca sampai tuntas dan bandingkan dengan pada Alkitab sekarang

Baca manuskrip paling tua, yaitu Codex Siniaticus dan Codex Vaticanus dan juga Injil Markus pasal 16 hanya ada 8 ayat, tapi sekarang menjadi 20 ayat.

Jangan hanya memakai ayat Al-Quran untuk pembenaran Injil anda sekarang!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-05-15 15:20
~
Injil versi 1960 tentunya berbeda dengan Injil versi sekarang. Karena Bahasa Indonesia itu senantiasa berubah dan berkembang.

Ayat 9-20 dalam Injil Rasul Markus 16 memang tidak terdapat dalam kedua codex itu. Kami menyadari bahwa Codex Sinaiticus maupun Codex Vaticanus hanyalah manuskrip kuno yang memang mungkin bisa memberi kesaksian tentang sebuah teks tertentu.

Tetapi yang jelas, fakta ini sama sekali bukan dasar bukti bahwa Injil sekarang ini palsu.
Karena Injil adalah wahyu Allah yang ditulis manusia.

Bagaimana dengan Al-Quran?
Pada tahun 632-634M, Kalif Abu Bakar memerintahkan Zayed Ibn Thabit untuk menyusun ulang Al-Quran. Zayed dapat mengumpulkan ayat-ayat Al-Quran sejumlah 7900 ayat dari ingatan istri, budak, dan para sahabat Muhammad.

Al-Quran versi sekarang hanya memiliki 6236 ayat. Walaupun ada 1664 ayat yang telah dimusnakan, ternyata masih banyak ayat-ayat Al-Quran yang saling bertentangan.
~
SL
Quote
# Islam KTP 2013-05-28 18:47
*
“Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah” (Injil, Surat Roma 1:1).

“Dari Paulus, seorang rasul, bukan karena manusia, juga bukan oleh seorang manusia, melainkan oleh Yesus Kristus dan AIIah, Bapa, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati,…” (Injil, Surat Galatia 1:1).

“Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa peristiwa yang telah,...” (Injil, Rasul Lukas 1:1).

“Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis rentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus,...” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 1:1).

Benarkah tulisan-tulisan di atas itu datangnya dari Allah?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-06-10 12:42
~
Kalau Alkitab hanya ditulis oleh satu penulis atau bersumber dari satu saksi, maka amat sulit bagi kita percaya bahwa Alkitab benar-benar merupakan wahyu dari Allah. Karena satu saksi bisa mengatakan apa saja.

Alkitab ditulis oleh kurang lebih 40 saksi yang diantara mereka ada yang tidak kenal satu sama lain namun Alkitab mempunyai keselarasan yang begitu tinggi yang tidak terdapat dalam kitab-kitab atau buku-buku lain.

Setiap penulis satu bagian dalam Alkitab dipengaruhi asal usulnya dan zaman. Hal yang membuat tulisan mereka unik adalah Allah mengilhami kebenaran-Nya melalui mereka. Allah memakai mereka sebagaimana adanya, tetapi Allah memimpin mereka untuk menulis apa yang Dia kehendaki.

Kitab-kitab dalam Alkitab mempunyai benang merah yang sama yaitu semua umat manusia telah jatuh di dalam dosa dan Isa Al-Masih adalah satu-satunya Juruselamat bagi umat manusia.
~
SL
Quote
# Nina Anisa 2013-06-28 17:03
*
Saya mau tanya berapa kali setahun Injil diperbaharui?
Apakah Anda tidak tersinggung dengan banyaknya film yang menggunakan patung Yesus dicampuri dengan lelucon oleh Hollywood?

Apakah anda bisa menjamin Injil tidak di salah gunakan Paulus?
Terima kasih.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-03 15:15
~
Sebagai wahyu Allah, Injil tidak berubah dan tidak pernah diperbaharui. Karena Allah akan menghukum seseorang yang menambah ataupun yang mengurangi yang firman-Nya.

“Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perka taan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-mala petaka ...Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perka taan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini" (Injil, Surat Wahyu 22:18-19).

Isa Al-Masih tidak seperti pemimpin agama lain yang harus dibela oleh pengikutnya. Karena Isa Al-Masih adalah Tuhan yang berkuasa, pribadi yang terkemuka di dunia dan akhirat (Qs 3:45).

Paulus adalah salah seorang rasul yang sangat menentang terhadap orang-orang yang berusaha membelokan ajaran Injil. Dalam Injil Surat Galatia, Rasul Paulus berkata:”Jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia” (Injil, Surat Galatia 1:9).
~
SL
Quote
# adrian syah 2013-07-13 08:19
*
Kalau memang Injil tidak pernah diubah/diperbah arui, kenapa harus ada Perjanjian Lama & Perjanjian Baru?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-07-17 15:39
~
Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) adalah wahyu Allah yang bersifat progresif. Perjanjian Lama meletakkan dasar untuk pengajaran-peng ajaran dan peristiwa-peris tiwa dalam Perjanjian Baru.

Jikalau seseorang melangkahi setengah dari buku yang bagus dan berusaha untuk menamatkannya, orang itu akan sulit untuk memahami para pemerannya, jalan ceritanya dan bagian akhirnya.

Demikian pula, Perjanjian Baru hanya dapat dipahami secara utuh ketika dipandang sebagai sesuatu yang dibangun di atas dasar peristiwa-peris tiwa, para pemeran, hukum, sistem persembahan, perjanjian dan berbagai janji Perjanjian Lama.

Dalam kedua Perjanjian, Allah mengungkapkan diriNya kepada kita dan bagaimana kita harus datang kepadaNya melalui Isa Al-Masih. Dalam kedua Perjanjian kita mendapatkan segala yang kita perlukan untuk hidup kekal dan hidup yang saleh (Injil, Surat 2 Timotius 3:15-17).
~
SL
Quote
# adrian syah 2013-07-27 08:21
*
Kalau memang Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru adalah wahyu dari Allah. Berarti wahyu Allah lah yang berhak untuk anda ikuti. Menurut staf Isa dan Al- Quran , Allah apa Yesus yang berhak disembah?

Dalam kitap Injil begitu banyak tanda tanda kebesaran Allah yang begitu besar. Tapi kenapa nama Yesus yang selalu anda besarkan sebagai Tuhan. Apakah nama Yesus yang telah disebutkan atas penciptaan wahyu dan alam semesta ini.

Malaikat saja mengabarkan tentang kelahiran Isa sebagai jalan menuju kepada Allah. Isa adalah orang yang paling mulia dimasa Dia memimpin umat. Allah telah memberi mukzijat kepada Isa sebagai salah satu tanda. Tandanya Allah lah yang patut di sembah.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-02 10:47
~
Pernyataan Allah dalam Alkitab adalah Janganlah menyembah Allah selain YHVH , yaitu TUHAN yang selalu diistilahkan oleh Allah sendiri secara baku sebagai Allah Abraham, Isak, dan Yakub.

Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun” (Taurat kitab Keluaran 3:15).

Alkitab juga menunjukkan meskipun Yesus tidak minta disembah, namun Ia tidak pernah menolak/melaran g orang menyembah-Nya. "Katanya: 'Aku percaya, Tuhan!' Lalu ia sujud menyembah-Nya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 9:38).

Jadi orang Kristen menyembah TUHAN yang telah menjadi manusia dalam pribadi Yesus Kristus. Kalau memang Yesus bukan Tuhan, Dia tentu akan melarang orang-orang untuk menyembah-Nya. Dan Yesus sendiri tidak perlu minta orang untuk menyembahNya, apalagi kepada orang-orang yang tidak percaya kepadaNya.
~
SL
Quote
# adrian syah 2013-08-05 08:25
*
Sebelum Isa Al-Masih dilahirkan sampai mati disalib menurut agama Kristen, apa ada nama Tuhan Yesus?

Hanya nama ALLAH yang sesungguhnya pencipta alam dan mahkluk hidup beserta isinya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-16 15:58
~
Nama Yesus bukan sekedar gelar bagi penyandang nama itu. Nama Yesus dalam bahasa Ibrani adalah "YHVH (TUHAN) adalah keselamatan" at au "YHVH (TUHAN) menyelamatkan"

Ini sesuai dengan yang tertulis dalam Kitab Nabi Yesaya tentang TUHAN sebagai Juruselamat manusia. “Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada Juruselamat selain dari pada-Ku” (Kitab, Nabi Yesaya 43:11).

Sejak dalam Perjanjian Lama, para nabi sudah mengisyaratkan hanya Allah yang dapat menjadi Juruselamat. Dan dalam Perjanjian Baru menuliskan - "Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka" (Injil, Rasul Besar Matius 1:21).

Jadi Yesus Kristus, Sang Juruselamat adalah TUHAN Pencipta alam semesta dan segala isinya.
~
SL
Quote
# john 2013-08-22 22:51
*
Aduh, bagimana ini? Menurut admin IDI enaknya bagaimana?
Sepertinya komentar umat Muslim di artikel IDI selalu mengulang dan mengulang dengan pertanyaan yang sama. Padahal dengan sabar admin IDI selalu juga menjawabnya dengan jawaban-jawaban yang sama pula.

Tidak hanya itu saja umat Muslim sedunia juga mempertanyakan pertanyaan-pert anyaan yang sama, dan sudah dijawab ribuan kali melalui berbagai dialog toh umat Muslim selalu saja mempertanyakan hal itu-itu saja.

Umat Kristen sudah menyertakan bukti pendukung melalui ayat Al-Quran dan Hadits untuk mendukung Injil, sepertinya saya melihat umat Muslim tidak mengimani 100% Al-Quran, di dalam Al-Quran sudah jelas "Isa adalah Kalimat Allah." Tetapi umat Muslim masih tidak percaya juga, ini akan merepotkan saja.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-08-27 13:31
~
Saudara John,

Terimakasih atas komentar saudara, juga apresiasi saudara bagi situs ini.

Semoga apa yang saudara jelaskan di atas dapat menjadi pencerahan khususnya bagi saudara-saudara kita umat Muslim. Sehingga mereka dapat menggali kandungan perkara rohani dalam Al-Quran yang lebih penting dari perkara-perkara lahiriah.

“Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi” (Injil, Surat Kolose 3:2) .
~
SL
Quote
# adriansyah 2013-09-25 07:43
*
Di Injil Rasul Besar Matius 15:24; 10:40, Yesus mengakui cuma sebagai utusan Tuhan:
“Jawab Yesus : “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari Umat Israel” (Injil Rasul Besar Matius Matius 15:24).
“Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku” (Injil Rasul Besar Matius Matius 10:40).

Yesus menyuruh hanya menyembah kepada Allah. Bukan diri-Nya: “Maka berkatalah Yesus kepadanya: ”Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya Dia sajalah engkau berbakti!” (Injil Rasul Besar Matius 4:10).
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-09-30 18:19
~
Saudara Adriansyah,

Jika kita mempercayai bahwa Alkitab adalah wahyu Allah dan ayat ayat Alkitab itu benar adanya, maka argumen saudara berdasarkan ayat-ayat Alkitab tersebut adalah benar. Sebaliknya, jika saya mengutip ayat-ayat yang lain untuk mendukung argumentasi saya bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan juga benar.

1) Pertama-tama, Pernyataan Isa Al-Masih adalah Anak Allah ditegaskan sendiri oleh Allah Bapa pada saat Pembaptisan Isa Al-Masih, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nya Aku berkenan” (Injil, Rasul Lukas 3:22).
2) Yesus adalah Tuhan yang mengatasi para malaikat. Setelah Dia mengatasi cobaan Iblis di padang gurun, para malaikat- pun datang melayani Dia (Injil, Rasul Besar Matius 3:11).
3) Yesus adalah Tuhan karena berkuasa mengampuni dosa. “Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia  berkua sa mengampuni dosa" (Injil, Rasul Lukas 5:24).
4) Yesus menyatakan Diri-Nya sebagai Tuhan, dengan berkata “Aku adalah… ” yang mengacu pada perkataan Allah kepada nabi Musa pada semak yang berapi, “Aku adalah Aku,” (Taurat, Kitab Keluaran 3:14).
~
SL
Quote
# taenia pita 2013-10-12 12:07
*
Injil juga ada dalam Al-Quran, namun ayat yang mengatakan bahwa Nabi Isa bukan Tuhan juga ada. Kenapa kaum Kristiani masih bersikeras bahwa Nabi Isa sebagai Tuhan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-24 18:09
~
Umat Kristen tidak menolak ayat-ayat kitab suci yang menyatakan Isa Al-Masih manusia. Namun umat Kristen juga mempercayai ayat-ayat kitab suci tentang keilahian Isa Al-Masih.

Jika Isa Al-Masih bukan benar-benar Allah, Ia tidak dapat menjadi Juruselamat dan mengampuni dosa manusia. Namun jika Dia tidak benar-benar menjadi manusia, Dia tidak dapat mati demi dosa kita.

Jadi jelasnya umat Kristen beriman kepada Allah yang telah turun ke dunia dan menjadi manusia dalam pribadi Isa Al-Masih. Kemudian mati di kayu salib untuk menebus manusia dari kebinasaan kekal di neraka.

Pandangan di atas mengambil dasar utama dari Injil Surat Filipi 2: 6-11 yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih, “yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia…. Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib,...” 
~
SL
Quote
# dhiki wira 2013-10-17 00:15
*
Muhammad saja masih minta doa untuk masuk surga, tapi masih saja ada orang yang percaya ya!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-24 18:11
~
Saudara Dhiki Wira,

Kami sampaikan terima kasih untuk komentarnya. Semoga komentar saudara dapat menjadi bahan perenungan bagi saudara kita umat Muslim.

Orang Mukmin sering mengucapkan doa bagi Nabi Muhammad: “Assalamu’alaik a ayyuhan Nabi” artinya “Semoga keselamatan tercurah kepadamu hai Nabi.”

Sedangkan Kitab Suci Allah menyatakan bahwa Isa Al-Masih selalu bersyafaat bagi para pengikut-Nya. “Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku” (Injil, Rasul besar Yohanes 17:9).
~
SL
Quote
# Ingin Tahu 2013-10-22 10:35
*
Berkaitan dengan artikel di atas, pertanyaannya: Kehidupan kekal setelah mati (alam kubur) sebagai orang berdosa, dilihat dari sisi Islam dan Kristen. Mohon penjelasannya serta ayat-ayatnya? Terima kasih.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-10-24 18:04
~
Setiap orang pasti berhadapan dengan kematian. “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,” (Injil, Surat Ibrani 9:27)

"Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh" (Qs 4: 78).

 Setelah mati, manusia (tubuh jasmaninya) akan kembali menjadi debu, tetapi rohnya akan kembali kepada Allah, Sang Penciptanya. Berarti rohnya manusia tidak mati! "Dan debu kembali menjadi tanah seperti semula, dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakanny a" (Kitab Nabi Pengkhotbah 12:7 ).

Sesudah itu akan ada penghakiman yang adil dari Allah. Penghakiman itu terjadi pada akhir zaman, bagi yang percaya kepada Isa Al-Masih akan dibangkitkan dan beroleh hidup yang kekal, dan bagi yang tidak percaya akan beroleh penghukuman yang kekal.

"Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkanny a pada akhir zaman"( Injil, Rasul Besar Yohanes 6:40 ) .

Al-Quran juga menyatakan bahwa ada kehidupan kekal di balik kematian. “Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya” (Qs 2:154).
~
SL
Quote
# Anti Static 2013-11-17 23:16
~
Saudara Isa dan Al-Quran.

Menyimak kalimat-kalimat anda, nampak anda meyakini bahwa Isa AS adalah Allah. Adakah ayat dalam Alkitab yang menyatakan Isa AS adalah Allah?
Tolong sebutkan ayat tersebut jika memang ada!
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-11-20 12:50
~
Tidak ada satu ayatpun dalam Alkitab yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Allah, dengan berkata:” Akulah Allah, sembahlah Aku!”

Jelas Isa Al-Masih tidak akan pernah berkata demikian. Dia ingin orang-orang mengenal siapa Dia melalui perbuatan-Nya yang nyata. Perbuatan-Nya secara tidak langsung mengklaim bahwa sebenarnya Dia adalah Allah yang layak disembah.

Misalnya: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati ” (Injil, Rasul Besar Yohanes 11: 25). Hidup kekal yang ditawarkan Isa Al-Masih tergantung akan iman seseorang kepada-Nya. Jelas hal ini hanya dapat dilakukan Allah saja.

Demikian juga hal dengan pengampunan dosa, untuk ini Isa Al-Masih berkata: “Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" (Injil, Rasul Markus 2:10).

Tentunya kita mengetahui bahwa hanya Allah saja yang berhak mengampuni dosa manusia, bukan?
~
Slamet
Quote
# Anti Static 2013-12-01 01:18
~
Staff Isa dan Al Quran,

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang Engkau utus” (Injil, Rasul Besar Yohanes 17:3).

"Bukan yang menyembah Aku (Yesus) yang akan masuk surga, melainkan yang mengikuti kehendak (menyembah) Tuhan (Allah)" (Injil, Rasul Besar Matius 7:21).

Pertanyaan untuk anda, apa makna kedua ayat itu?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-13 20:08
~
Dalam Alkitab ada cukup banyak ayat-ayat mengenai keilahian dan kemanusiaan Isa Al-Masih. Ayat tentang kemanusian-Nya tidak boleh digunakan untuk menolak sifat keilahian-Nya, demikian sebaliknya.

Mengapa umat Muslim tidak pernah menggunakan ayat-ayat tentang keilahian Isa Al-Masih? Mungkinkah umat Muslim gagal melihat sifat keilahian Isa Al-Masih, Sang Kalimat Allah yang telah menjadi manusia?

Umat Muslim hanya memfokuskan diri pada sifat kemanusiaan-Nya dan menyangkal sifat ketuhanan Isa Al-Masih.

Tidak ada perintah untuk menyembah Isa Al-Masih dalam Injil Rasul Besar Matius 7:21 ini. Namun Isa Al-Masih tidak menolak penyembahan kita. “Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan" (Injil, Surat Filipi 2:10-11).
~
Slamet
Quote
# Anti Static 2013-12-13 22:31
~
Staff Isa dan Al Quran

Anda berkata, “Tidak ada perintah untuk menyembah Isa Al-Masih dalam Injil Rasul Besar Matius 7:21 ini. Namun Isa Al-Masih tidak menolak penyembahan kita. sesuai (Injil, Surat Filipi 2:10-11).”

Jika tidak ada perintah seperti kata anda, mengapa mesti anda lakukan, namun anda abaikan sabda atau kata-kata langsung secara explisit dari Yesus untuk tidak menyembah dia dan hanya menyembah kepada Tuhan (Allah) .

"Bukan yang menyembah Aku (Yesus) yang akan masuk surga, melainkan yang mengikuti kehendak (menyembah) Tuhan (Allah)" (Injil, Rasul Besar Matius 7:21).

Bagaimana anda menjelaskan ini ?
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2013-12-23 14:43
~
Isa Al-Masih memerintahkan umat-Nya untuk menyembah Allah. “Jawab Isa Al-Masih: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa” (Injil, Rasul Markus 12:29).

Namun di sisi lain Isa Al-Masih tidak melarang para pengikut-Nya, menyembah-Nya. “Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya” (Injil, Rasul Besar Matius 28:9).

Dan tidak ada satupun ayat Alkitab yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih melarang seseorang yang menyembah-Nya. Padahal Isa Al-Masih tahu bahwa hanya kepada Tuhan sajalah manusia boleh menyembah. Hal ini semakin jelas menunjukkan kepada kita bahwa Isa Al-Masih memang Tuhan yang layak disembah.
~
Slamet
Quote
# Anti Static 2013-12-25 01:51
~
Staff Isa dan Al-Quran

Anda berkata,
“Dan tidak ada satupun ayat Alkitab yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih melarang seseorang yang menyembah-Nya. Padahal Isa Al-Masih tahu bahwa hanya kepada Tuhan sajalah manusia boleh menyembah. Hal ini semakin jelas menunjukkan kepada kita bahwa Isa Al-Masih memang Tuhan yang layak disembah”.

Sekarang anda jelaskan apakah ayat di bawah ini sebuah larangan untuk tidak menyembah Yesus atau bukan. "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga" (Injil, Rasul Besar Matius 7:21).

Tolong jelaskan !
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-22 09:48
~
Kalau kita melihat juga konteks ayat-ayat di atasnya yaitu dalam Injil, Rasul Besar Matius 7: 15-20. Isa Al-Masih sebenarnya menjelaskan ciri-ciri ajaran sesat dari nabi-nabi palsu. Isa Al-Masih memperingatkan bahwa ucapan bibir saja tidak cukup untuk menyelamatkan seseorang dari neraka.

Isa Al-Masih menyatakan bahwa pintu sorga tidak terbuka bagi mereka yang hanya berseru, “Tuhan, Tuhan”, tetapi mereka harus melaksanakan kehendak Tuhan. Sebab tolok ukur bahwa kita mengasihi Tuhan adalah jika kita melakukan segala perintah-perintah-Nya.

“Anak-anakku, Marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran” (Injil, Surat 1 Yohanes 3:18).
~
Slamet
Quote
# kus66 2013-12-28 07:50
~
Sebenarnya kalau mau jujur penginjil itu seharusnya setiap ayat dalam Injil diteliti kebenarannya apakah benar firman tuhan atau hanya rekayasa manusia. Karena beberapa Injil terbitan versi baru sangat banyak perbedaan dengan versi lama. Apalagi dalam kutipan dalam bibel mengesakan Tuhan dan nabi Isa itu adalah rasul dan bukan Tuhan.

Setelah saya tarik sejarah lagi ternyata Isa itu dinobatkan menjadi Tuhan. Setelah staf kerajaan Roma mengadakan sidang yang menerima menjadi tuhan hanya 1/3 dari peserta sidang sedangkan 2/3 menerima sebagai manusia biasa yang ditugasi sebagai rasul. Jikalau ini benar berarti penginjil tidak menguasai asal usul kitabnya.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-22 09:56
~
Isi Kitab Injil baik terjemahan versi lama dan baru tidaklah berbeda, yang berbeda adalah ejaan yang digunakan. Terjemahan versi lama menggunakan ejaan lama sedangkan terjemahan versi baru menggunakan ejaan baru.

Sebenarnya jauh sebelum konsili Nicea dilakukan, umat Kristen percaya bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan yang telah menjadi manusia. Dalam Kitab Suci tertulis bahwa Isa Sang Firman itu telah menjadi manusia.

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14).

Jadi klaim bahwa Isa Al-Masih diangkat menjadi Tuhan baru pada Konsili Nicea adalah ide yang sesat. Karena konsili Nicea diadakan karena munculnya ajaran yang menolak Isa Al-Masih sebagai Tuhan.
~
Slamet
Quote
# alfatih 2014-01-01 08:56
~
Kalau memberi ayat Al-Quran yang jelas jangan terputus-putus membuat orang tersesat saja.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-01-22 09:59
~
Saudara Al-Fatih,

Kami senang apabila saudara dapat memberikan komentar yang sesuai dengan topik yang sedang akan yaitu Pandangan Al-Quran Tentang Injil.

Kami tidak memotong ayat Al-Quran dan hadist untuk kepentingan kami. Apa yang kami tulis di atas sesuai dengan kebenarannya.
~
Slamet
Quote
# Cuma Petapa Miskin 2014-01-13 07:56
~
Apakah Anda yakin bahwa Injil cuma satu? Bagaimana dengan 16 versi Injil lainnya yang dibakar saat koncili Nicea 325 M saat mana Yesus ditahbiskan menjadi Anak bersamaan dengan Rohul Kudus sebagai oknum Trinitas.

Semua injil yang dibakar adalah injil yang tegas menyebut Yesus adalah rasul.

Saya mempunyai banyak literatur yang ditulis kalangan Kristen tentang sejarah itu. Bahkan di Kota Roma sudah bukan lagi Rahasia tentang sejarah "Gelap" itu.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-03 11:54
~
Allah hanya mewahyukan satu Injil sebagai kabar sukacita.

"Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia" (Injil, Surat Galatia 1:8).

Konsili Nicea tidak mentahbiskan Isa Al-Masih dan Roh Kudus sebagai Allah dalam doktrin Allah Tritunggal. Konsili ini diadakan karena munculnya ajaran yang menolak Isa Al-Masih adalah Allah.
~
Slamet
Quote
# Cuma Petapa Miskin 2014-01-13 08:00
~
Adakah perikop yang tegas berisi pengakuan Yesus adalah TUHAN?

"Maka celakalah bagi orang ­orang yang menulis kitab dengan tangan mereka, kemudian mereka katakan : Ini adalah dari sisi Allah, karena mereka hendak menjualnya dengan harga yang sedikit. Celaka bagi mereka dari apa yang ditulis oleh tangan mereka, dan celaka bagi mereka lantaran penghasilan mereka" (Qs: 79 )
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-02-03 12:19
~
Walaupun dalam Kitab Suci tidak ada yang menuliskan perkataan Isa Al-Masih: "Akulah TUHAN, sembahlah Aku!"

Sebenarnya ada banyak ayat-ayat dalam berbagai perikop yang menyatakan tentang ke-Ilahian Isa Al-Masih. Namun tidak semua orang dapat mengenal Isa Al-Masih yang sesungguhnya, kalau Allah tidak menyatakan kepadanya.

"Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman" (Injil, Rasul Besar Yohanes 6:44).
~
Slamet
Quote
# shacidiva 2014-02-21 21:27
~
Al-Quran menggunakan jalan pintas dengan menyalahkan Alkitab. Sedangkan Al-Quran itu sendiri isinya acak-acakan, ayat demi ayat tidak berhubungan.
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-03-07 12:02
~
Saudara Shacidiva,

Agar tidak terjadi salah paham, mohon maaf kalau kami terpaksa menghapus sebagian kalimat pada komentar saudara.

Memang harapan kita Al-Quran sebagai wahyu Allah, seharusnya tidak bertentangan dengan kitab-kitab Allah sebelumnya. Bahkan seharusnya dalam Al-Quran terdapat penggenapan nubuat yang ada pada Kitab Injil.
~
Slamet
Quote
# Staff Isa dan Al-Quran 2014-06-30 11:00
Saudara Lulus K,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami juga memberikan komentar. Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus sebagian komentar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
Slamet
Quote

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer