• Skip to main content
  • Skip to header right navigation
  • Skip to site footer
Isa Dan Al-Quran

Isa Dan Al-Quran

Dialog Agama - Isa dan Al-Quran

  • Maksud Situs Ini
    • Tentang Kami
    • 60 Ayat Tentang Isa dalam Al-Quran
    • Isa dan Al-Fatihah
  • Jalan ke Surga
    • Paspor Menuju Sorga
    • 6 Ayat Terpenting
  • Ayat Al-Quran
  • Artikel
    • Daftar Artikel
  • Kitab TZI
  • Hubungi Kami

Isa Hanya Seorang Nabi? Pandangan Islam Dan Nasrani

Isa Dan Al-Quran > Ayat-Ayat Al-Quran > Al-Imran 3:45 > Isa Hanya Seorang Nabi? Pandangan Islam Dan Nasrani
10 June 2026 | 32 Komentar

 

Pernah ada kejadian menarik. Seorang anak muda ingin melamar pekerjaan di perusahaan milik seorang Billionaire.

Saat itu ia diminta menunggu di halaman depan rumahnya. Lalu ia bertemu bapak tua yang berpakaian sederhana. Ia memakai celana pendek dan kaos agak lusuh.

Pemuda ini memperlakukannya dengan kasar. Karena ia mengira bapak tua itu adalah tukang kebun. Ia terganggu karena bapak tua bertanya banyak pertanyaan.

Namun rupanya bapak tua itu adalah sang Billionaire. Dialah bos besar pemilik perusahaan tersebut.

Tentu saja akhirnya anak muda ini mendapat teguran. Dan ia tidak diterima masuk bekerja dalam perusahaannya.

Penting kita mengetahui kebenaran. Agar kita bisa menghargai atau memperlakukan seseorang dengan benar.

Dalam hal ini umat Islam meyakini Isa hanya seorang nabi. Namun umat Nasrani mengimani-Nya sebagai Allah.

Mengapa ada perbedaan yang sangat jauh? Mari kita simak percakapan saya dengan seorang sahabat. Diskusi ini membantu kita mengerti topik tersebut dengan sederhana.

Awal Diskusi: Apakah Isa Hanya Seorang Nabi

Saya ada teman baik dari sejak SMA. Dahulu kami sering main gim komputer bersama. Ia bernama Rizki.

Satu saat menjelang Natal kami bertemu. Kami ngobrol di satu mall di Jakarta.

Saat itulah Rizki bertanya. “Sebentar lagi hari raya Natal. Kamu pasti merayakannya yah. Dalam hal ini saya masih penasaran. Karena kami menganggap Isa hanya seorang nabi. Namun mengapa kaum Nasrani menyamakan-Nya dengan Allah?”

Ia berani mengutarakan pertanyaan dengan terbuka. Karena kami telah bersahabat lama.

Saat itu saya merespon. “Memang benar dalam Islam, Isa hanya seorang nabi. Tapi mari saya jelaskan apa yang saya ketahui. Ini bukan untuk membantah keyakinan kamu. Melainkan hanya untuk membuat kamu paham pandangan kami.”

Dalil Isa Hanya Seorang Nabi

Saat itu saya mulai dengan pertanyaan. “Kalau menurutmu, apa bedanya nabi dengan Allah?”

Rizki menjawab: “Beda sekali. Allah adalah yang Maha Kuasa dan Maha besar. Pencipta Langit dan bumi.”

“Sedangkan nabi hanyalah manusia biasa. Allah bisa memberi keistimewaan. Maupun menyatakan mukjizat-Nya. Namun tetap mereka manusia.”

“Dalam iman saya, Al-Quran menyatakan Isa hanya seorang nabi (Qs 43:59). Karena itu saya meyakini demikian.”

Isa Lebih dari Seorang Nabi?

“Saya paham pandangan kamu. Baik kita bisa berbicara secara terbuka.” Kata saya.

“Karena itu izinkan saya menjelaskan kepercayaan saya. Dalam iman Nasrani, Allah juga Maha Besar dan Maha Kuasa. Namun Dia mau mendekatkan diri kepada manusia.”

“Allah mau menyajikan diri-Nya secara pribadi. Maka Ia menjelma menjadi manusia. Inilah pribadi Isa Al-Masih. Maka Isa lebih dari seorang nabi.”

Rizki bertanya: “Jika demikian apakah kamu menyembah banyak Allah? Jadi ada Allah di surga. Lalu ada Allah juga yang jadi manusia?”

“Tentu saja tidak!” jawab saya. “Umat Nasrani juga percaya bahwa Allah itu Esa.”

“Allah yang Maha Kuasa tentu berkuasa bukan? Ia bisa menyatakan diri-Nya dengan berbagai cara. Ia tetap Allah di surga, dan mampu menjelma menjadi manusia pada saat bersamaan.”

Rizki menjadi tertarik. Ia menghargai pandangan Nasrani bahwa Allah itu Esa. Namun Ia masih belum paham penjelmaan Allah melalui Isa Al-Masih.

Ilustrasi Penulis Cerita

Kemudiaan saya memberikan gambaran sederhana. Ilustrasi ini bukanlah gambaran semampunya dari apa yang terjadi. Namun hal ini dapat membantu pemahaman kita.

Bayangkan ada seorang penulis terkenal. Ia biasa membuat banyak buku maupun artikel di website dan koran.

Suatu kali ia sangat sedih dengan masalah lingkungan hidup. Tadinya lebat dengan pepohonan. Namun sekarang gundul karena penebangan manusia.”

Ia kemudian menulis sebuah artikel di koran terkemuka. Artikel ini menceritakan penderitaan anak kecil yang tinggal di hutan.

Dalam hal ini ia masuk ke dalam cerita. Penulis ini “menjelma” menjadi anak kecil tersebut. Tujuannya agar ia bisa menyuarakan isi hatinya dengan lantang.

Dari gambaran ini, Allah adalah sang penulis. Sedangkan Isa Al-Masih adalah “Allah yang menjelma” ke dalam cerita hidup manusia. Allah melalui “tulisan-Nya” atau “Firman-Nya” menjadi manusia.

Jadi Isa hanya seorang nabi adalah salah dalam pandangan Nasrani. Melainkan Ia adalah Allah sendiri yang datang langsung ke dunia.

Mustahil Isa Hanya Seorang Nabi?

Kemudian saya bertanya. “Memangnya apa saja dalil Isa Al-Masih dalam kepercayaan kamu, adakah keterangan tentang-Nya?”

Rizki berkata bahwa pandangan agamanya jelas. Isa hanya seorang nabi.

Namun memang ada banyak keterangan tentang Nabi Isa yang menarik. Misalnya Ia adalah satu-satunya yang lahir dari perawan. Juga hanya Isa yang tidak tersentuh setan saat bayi (Shahih Bukhari 3177).

Kemudian salah satu mukjizat Nabi Isa adalah membangkitkan orang mati. Hanya Dia yang mendapat keistimewaan demikian. Dan juga Isa Al-Masih akan datang kembali sebagai hakim adil.

Mendengar penjelasan ini saya merespon. “Wah rupanya banyak juga keistimewaan Isa Al-Masih dalam kepercayaan kamu.”

Dalam Kitab Injil, semua hal itu ada penjelasannya. Karena Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah (Kalimatullah) yang menjadi manusia.

“Kalam [Isa Al-Masih] telah ada dari mulanya. Kalam itu bersama Allah, dan Kalam itu adalah Allah . . . Kalam itu telah menjadi manusia, lalu tinggal di antara kita . . . penuh dengan anugerah dan kebenaran” (Injil, Yahya 1:1,14).

Oleh karena itu, pastilah Ia tidak tersentuh setan. Pastilah Ia penuh kuasa Allah. Dan tentu saja Ia mampu menjadi Hakim adil manusia.

Tujuan Allah Menjadi Manusia

“Menarik juga penjelasan kamu.” Kata Rizki. “Namun pertanyaan selanjutnya adalah untuk apa? Dalam pandangan kami, Allah tidak perlu menjadi manusia.”

“Pertanyaan kamu sangat baik. Ini sudah menyangkut inti kepercayaan Nasrani.” Kemudian saya jelaskan pandangan saya.

Kitab Allah, menyatakan Allah adalah Maha Suci. Namun Ia juga Maha Kasih. Kitab Allah ini maksudnya Kitab Taurat, Zabur dan Injil.

Karena itu Allah mau menyelamatkan manusia. Ia menunjukkan jalan lurus ke surga.

Memang benar Allah berbicara melalui para nabi-Nya. Namun Ia juga mau hadir dan berbicara langsung kepada manusia.

Ia juga berkorban di kayu salib. Tujuannya untuk menangung hukuman dari dosa manusia.

Melalui Isa Al-Masih, kita memperoleh jalan selamat. Allah akan mengampuni dosa dan memberi tuntunan-Nya. Sehingga kita dapat kepastian surga.

“Sebab semua orang telah berdosa dan tidak dapat mencapai kemuliaan Allah. Tetapi, karena anugerah-Nya, mereka dibenarkan dengan cuma-cuma melalui penebusan di dalam Isa Al-Masih” (Injil, Surat Rum 3:23-24).

Isa Bukan Hanya Seorang Nabi

“Jadi jelas dalam pandangan Nasrani Isa hanya seorang nabi adalah keliru. Kami melihat-Nya sebagai Kalimatullah yang menjelma menjadi manusia.”

Kemudian saya berkata: “Aku paham kenapa dari sudut pandang kamu, hal ini sulit diterima. Kita mungkin beda kesimpulan, tapi tetap kita bisa saling menghormati.”

Rizki senang dengan semua penjelasan ini. Ia mengakui bahwa memang kita bisa memiliki pandangan berbeda. Namun sekarang ia lebih paham sudut pandang Nasrani. Sehingga lebih menghargainya.

Sebelum kami berpisah bahkan ia mengucapkan selamat Natal. Ia bersyukur tinggal di Indonesia. Karena di bangsa ini menghargai keragaman.

Isa Juruselamat Manusia

Untuk Saudara pembaca, kita juga bisa memiliki banyak pandangan berbeda. Tapi kita sebagai manusia pasti tidak luput dari dosa. Dan kita semua merindukan surga.

Allah menyediakan jalan lurus keselamatan. Yaitu melalui Isa Al-Masih. Kita akan mendapat ampunan dosa dan jaminan surga.

Kita memperolehnya dengan cara mengimani Isa sebagai Allah yang menjelma menjadi manusia. Kemudian kita menjadi pengikut-Nya. Dengan cara mempelajari dan mengamalkan ajaran-Nya.

“Al-Masih adalah wujud nyata dari Allah yang tidak dapat dilihat . . . segala keilahian-Nya yang sempurna terhimpun di dalam Sang Anak yang datang daripada-Nya . . . supaya melalui Dia, segala sesuatu . . . berdamai kembali dengan diri-Nya [beroleh keselamatan]. Perdamaian itu diadakan oleh Allah melalui pencurahan darah Sang Anak yang datang daripada-Nya di kayu salib” (Injil, Surat Kolose 1:15, 19-20).

Maukah Anda mendapat jalan selamat Allah? Mari mengimani Isa Al-Masih.


Artikel Terkait

Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Apakah Benar Isa Al-Masih Hanyalah Seorang Nabi?” Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut:

  1. Kisah Nabi Isa Singkat Menurut Kitab Allah
  2. Ramalan Isa Seorang Nabi Membuktikan Dia Melebihi Para Nabi!
  3. Pandangan Orang Kristen Tentang Nabi Muhammad
  4. Nikmat Khusus Para Nabi Tidak Menjamin Keselamatan

Video:

  1. Apakah Isa Al-Masih Melebihi Nabi Lain?

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apa yang Al-Quran katakan tentang Isa? Apa yang Alkitab katakan tentang Dia?
  2. Apakah Saudara mengenal Isa? Apakah Saudara tahu apa yang Dia telah perbuat, ajar, dan akui?
  3. Apakah menurut Saudara Isa hanyalah seorang nabi? Mengapa? Mengapa tidak?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. Atau SMS ke: 0812-9530-4930

Category: Al-Imran 3:45Tag: Kalimat Allah

Bagikan Artikel Ini:

Share on Facebook Share on X (Twitter) Share on WhatsApp Share on Email Share on SMS

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .

Subscribe
Beritahulah

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Al-Quran

32 Komentar
Paling lama
Terbaru
Zakir Naik
14 October 2016 11:36 am

~
Kalian menjadikan kebenaran sejarah untuk membuktikan ketuhanan Yesus. Kalau sejarah menjadi barometer untuk membuktikan ketuhanan Yesus, mengapa kalian tidak mengakui kebenaran sejarah?

Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa:
1) Yesus mati dikuburkan dan berpoligami dengan Lidya,Martha dan Maria Maghdalena (Penelitian Naskah laut mati oleh Nasrani Barbara Thiering dan makam Talpiot oleh James Cameron serta Yahudi Simcha Yacobovici )

2) Yesus tidak seperti yang kalian gambarkan, melainkan berambut keriting pendek dan berkulit gelap (Penelitian oleh Nasrani Richard Neave )!

Balas
staff
22 October 2016 3:03 pm
Balasan ke  Zakir Naik

~
Saudara Zakir,

Kitab Suci Allah membenarkan tentang kematian Isa Al-Masih. Kemudian bangkit dan hidup kembali dari kematian-Nya, dan saat ini berada di sorga.

Bukankah sebagai seorang Muslim, seharusnya saudara juga percaya bahwa Isa sudah ada di sorga saat ini seperti yang tertulis dalam kitab suci saudara?

Bukan hanya Alkitab yang mengatakan bahwa Yesus akan menghakimi seluruh umat manusia. Kitab suci dan nabi saudara pun mengatakan demikian. “Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu, Dia akan menjadi Hakim yang adil” (HSM 127, HSB 1090)
~
Slamet

Balas
Salib Bening
14 October 2016 7:59 pm

~
Apakah menurut Anda Isa hanyalah seorang nabi? Mengapa tidak?

Yesus menyatakan diri-Nya nabi sesuai nubuat Kitab Nabi Yesaya 61:1-2: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya” (Injil, Rasul Lukas 4:21).

Yesus menyatakan dirinya nabi, “Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati” (Injil, Rasul Besar Matius 13:57, Injil, Rasul Markus 6:4, Injil, Rasul Lukas 4:24, Injil, Rasul Besar Yohanes 4:44, Injil, Rasul Lukas 13:33)

Jemaat juga mengakui beliau nabi: “Inilah nabi Yesus dari Nazaret di Galilea” (Injil, Rasul Besar Matius 21:11,Injil, Rasul Markus 8:28, Injil, Rasul Lukas 7:16, Injil, Rasul Besar Yohanes 4:19, 9:17).

Murid-Nya mengakui beliau nabi: “Dia adalah seorang nabi” (Injil, Rasul Lukas 24:19).

Balas
staff
22 October 2016 3:21 pm
Balasan ke  Salib Bening

~
Saudara Bening,

Apabila saudara hanya mengutip ayat-ayat tentang kemanusiaan Isa Al-Masih maka kami juga setuju dengan saudara bahwa Isa Al-Masih hanyalah nabi utusan Allah.

Bagaimana saudara menjelaskan dengan ayat yang terdapat dalam Injil Rasul Markus 2:10, “Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa”?
~
Slamet

Balas
staff
22 October 2016 3:29 pm
Balasan ke  staff

~
Saudara Bening,

Terimakasih untuk kesediaan saudara dalam memberikan komentar pada situs kami. Kami menghargai tentang hal itu.

Tetapi kami tidak ingin membuang waktu saudara dalam sebuah diskusi yang melebihi satu kolom. Tentunya sangat baik bila kita memberi kesempatan pada pembaca lain untuk memberikan komentar.

Karena itu, kami terpaksa menghapus setiap komentar yang tidak memenuhi pedoman dam berkomentar. Kiranya saudara memaklumi hal ini.
~
Slamet

Balas
irwan sofyan
16 October 2016 8:18 pm

~
Injil Rasul Markus 12:29, “Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah; Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa”

Injil Rasul Lukas 6:12, “Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalaman ia berdoa kepada Allah.”

Balas
staff
22 October 2016 3:36 pm
Balasan ke  irwan sofyan

~
Saudara Irwan,

Agar dapat memahami ayat di atas, kami sarankan saudara memahami dahulu konsep keesaan Allah Tritunggal dalam link http://tinyurl.com/q6z977d.
~
Slamet

Balas
staff
22 October 2016 3:45 pm
Balasan ke  staff

~
Saudara Natal dan Bening,

Mohon dengan hormat saudara tidak menggunakan kolom yang tersedia dalam untuk adu argumentasi. Marilah kita memberi kesempatan kepada pembaca lain yang ingin memberikan komentar.

Demikian harap maklum
~
Slamet

Balas
@natal
6 November 2016 6:26 pm

~
Isa Al-Masih Bukan sekedar Nabi tetapi melebihi Nabi, karena perbuatannya yang ajaib. Lihatlah Isa Al-Masih mampu melakukan apa yang disebut kaum Muslim Allah. Allah itu Sang Pencipta.

Bagaimana Isa Al-Masih ? Apakah dapat melakukan seperti apa yang dilakukan Allah? Jelas sekali seperti
1. Mengampuni umat berdosa
2. Menghidupkan manusia yang sudah wafat
3. Menyebuhkan segala macam penyakit
4. Memberi jaminan sorga bagi yang Percaya

Bukankah semua itu seperti pekerjaan Allah?
Dengarlah sabda Isa Al-Masih: “Sebab beginilah Firman Tuhan kepada kaum Israel, “carilah Aku [sa Al-Masih], maka kamu akan hidup [memperoleh Sorga]” (Kitab, Nabi Amos 5:4).

Balas
staff
13 January 2017 8:07 am
Balasan ke  @natal

~
Saudara Natal,

Terimakasih untuk komentar Saudara.
Kita layak bersyukur mendapat anugerah untuk mengenal Sang Pencipta di dalam Pribadi Isa Al-Masih.

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus” (Injil, Rasul Besar Yohanes 17:3).
~
Slamet

Balas
olaf
21 December 2016 6:19 am

~
Saudara Natal,

1. Kalau hanya mengampuni dosa ya semua orang bisa mengampuni dosa, tapi tidak lalu mengaku sebagai Tuhan.
2,3. Isa melakukan semua itu karena kehendak Allah semata, itulah yang disebut mujizat dari nabi. Nabi yang lain juga mempunyai mujizat yang berbeda tetapi mereka tidak mengaku Tuhan.
4. Semua nabi membawa ajaran yang menuju sorga kalau umat-Nya mau mengikuti ajarannya, tetapi tidak menjadikannya Tuhan.

Jalan yang dibawa Isa kepada kaumnya adalah jalan menuju sorga kalau mau diikuti, cuma sayang kaumnya Yahudi tidak mau mengikutinya. Dan kemudian diadopsi oleh Paulus pendusta dengan menuhankannya ke orang selain bani Israel.

Balas
staff
13 January 2017 4:10 am
Balasan ke  olaf

~
Saudara Olaf,

Jelas manusia tidak dapat mengampuni dosa sesamanya, hanya Allah saja yang dapat mengampuni dosa manusia. “Allah mengampuni dosamu (Muhammad) yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmatNya kepadamu dan menunjukimu jalan yang lurus” (Qs 48:2).

Namun Kitab Suci Allah menunjukkan kepada kita bahwa Isa Al-Masih juga berkuasa mengampuni dosa manusia. “Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” (Injil, Rasul Markus 2:10).

Apabila hanya Allah saja yang dapat mengampuni dosa dan Isa Al-Masih juga berkuasa mengampuni dosa, tentunya Isa Al-Masih itu Allah, bukan?
~
Slamet

Balas
Bagoes 0081
22 December 2016 8:09 pm

~
Kalimat sederhana, isa Al-Masih adalah nabi Allah. Sama seperti nabi-nabi yang lain, Dia menyampaikan wahyu Allah dan tidak lebih dari itu.

Balas
staff
13 January 2017 9:18 am
Balasan ke  Bagoes 0081

~
Saudara Bagoes,

Jelas Isa Al-Masih tidak sama bila dibandingkan dengan nabi-nabi yang lain. Karena Isa Al-Masih tidak berdosa sedangkan nabi-nabi Allah adalah orang berdosa.

“Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepada-Ku?”(Injil, Rasul Besar Yohanes 8:46).

Al-Quran mengatakan nabi saudara berdosa, “Maka ketahuliah ya (Muhammad), bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan, melainkan Allah dan mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu’min” (Qs 47:19).

Jika kita perhatikan ayat ini berarti semua manusia, entah dia nabi atau rasul ternyata sudah ada di bawah kuasa dosa, kecuali Isa Al-Masih.
~
Slamet

Balas
yosep
25 December 2016 2:33 pm

~
Isa alaihissalam’ tidak lebih hanya seorang nabi Allah swt sama sepert nabi Adam yang penciptaannya tanpa ayah dan ibu. Jika dibandingkan dengan nabi Isa as, nabi Adam as lebih istimewa dong! Menurut saya!

Balas
staff
13 January 2017 9:40 am
Balasan ke  yosep

~
Saudara Yosep,

Apabila saudara membandingkan Isa Al-Masih dengan Adam jelas tidak sebanding. Adam manusia berdosa sedangkan Isa Al-Masih tidak berdosa.

Adam berdosa, lihat Hadist Shahih Bukhari jilid 3 halaman 208 ayat 1493 “Semua anak Adam yang lahir sudah disentuh setan, kecuali Isa putera Maryam.”

Al-Quran mencatat bahwa nabi-nabi yang Allah utus itu juga berdosa. Nabi Nuh, Qs 11:47 mencatat bahwa Nuh meminta pengampunan atas dosanya pada Allah. Ibrahim, dia minta pengampunan dari Allah atas kesalahannya dan juga kesalahan yang dilakukan oleh kedua orang tuanya (Qs 26:82; 14:41). Musa, meminta pengampunan pada Allah atas dosa pembunuhan yang telah dia lakukan (Qs 28:15-16).

Selain itu Adam berasal dari dunia sedangkan Isa Al-Masih dari sorga.
~
Slamet

Balas
@natal
27 December 2016 8:29 am

~
Buat Olaf, Bagoes dan Yosep,

Topik : Apakah Orang Muslim Benar Bahwa Isa Hanyalah Seorang Nabi?

Sdr Olaf benarkah manusia dapat mengampuni dosa?Memberi maaf ya, mohon dimengerti Olaf. Lihat literatur bahasa Indonesia EYD.

Muhammad berkata, imanilah kitab sebelumnya Qs 5:46. Dan ajaranku mendatangi neraka Qs 19:71. Dan upahnya adalah kuburan Masjid Al-Nabawi Mekah. Inilah membuktikan dia bukan rasul/nabi.

Sdrku, Allah mengunakan manusia untuk pekerjaan Allah disebut Nabi, imbalan adalah sorga, Contoh Nabi Elia di sorga Kitab Nabi 2 Raja-Raja 2:11.

Kalam Isa Al-Masih: “Aku adalah Tuhan, Allamu, sejak di tanah Mesir engkau tidak mengenal Allah kecuali Aku dan tidak ada juruselamat selain dari Aku” (Kitab, Nabi Hosea 13:4).

Balas
staff
13 January 2017 9:56 am
Balasan ke  @natal

~
Saudara Natal,

Terima kasih atas komentar saudara.

Memang benar bahwa Isa Al-Masih adalah nabi karena apa yang Dia beritakan dan teladankan adalah firman Allah.

Tapi Isa Al-Masih bukan sekedar nabi karena Dia sendiri adalah Firman Allah yang datang ke dunia dalam rupa manusia.

“Firman itu adalah Allah.Firman itu telah menjadi manusia” (Injil Rasul Besar Yohanes 1:1,14).
~
Slamet

Balas
notidentified
28 January 2017 6:27 am

~
Ada cukup banyak surat di dalam Al-Quran yang menceritakan tentang Isa Al-Masih AS, yang keseluruhannya tidak lain dan tidak bukan hanya untuk kembali menegaskan kenabian beliau beserta apa yang beliau ajarkan.

Khusus dalam hal ini, sebenarnya Al-Quran diturunkan untuk membantah ideologi para ahli kitab dikalangan Bani Israil pada waktu itu. Allah menyatakan secara jelas dan tegas melalui firman-Nya dalam Qs Al Maaidah 72, 73, 74, dan 75. Kalaupun Anda tidak meyakini bahwa Isa Al-Masih itu hanyalah seorang nabi dan rasul yang diutus kepada Bani Israil, maka adakah di dalam Alkitab tertulis secara jelas tanpa ada keraguan dan yang tidak menimbulkan pertentangan bahwa Isa Almasih menyatakan dirinya adalah Tuhan atau dengan tegas menghimbau untuk menyembah kepadanya?

Balas
staff
3 March 2017 9:12 pm
Balasan ke  notidentified

~
Saudara Notidentified,

Kami sependapat dengan saudara bahwa ada cukup banyak surat di dalam Al-Quran yang menceritakan tentang Isa Al-Masih. Masalahnya kisah Isa Al-Masih dalam Al-Quran tidak lengkap dan tidak utuh.

Al-Quran mengabaikan banyak informasi penting tentang Isa Al-Masih. Bahkan Al-Quran menghapus banyak perkataan Isa yang menunjukkan siapa Dia sebenarnya.

Al-Quran juga menyembunyikan bahwa Isa Al-Masih berkuasa mengampuni dosa manusia. “Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” (Injil, Rasul Markus 2:10).
~
Slamet

Balas
@Jhon Lukas
30 January 2017 4:39 am

~
Buat Notidentified

Saudaraku, Isa Al-Masih didalam Al-Quran benar mengatakan dia adalah Nabi.

Tetapi bila kita Imani Injil, maka kalamNya : “Tetapi Aku adalah Tuhan, Allahmu” (Kitab Para Nabi Hosea 13:4).

Sesungguhnya Isa Al-Masih berseru kepada manusia agar memuliakan Namanya, KalamNya: “Karena itu saudara-saudara, demi Allah Aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus, dan yang berkenan kepada Allah, itu adalah ibadahmu yang sejati” (Injil Surat Roma 12:1).

Balas
staff
3 March 2017 9:27 pm
Balasan ke  @Jhon Lukas

~
Sebagian ayat-ayat Al-Quran tentang kemanusiaan Isa Al-Masih memang menyebutkan Isa Al-Masih hanyalah nabi utusan Allah.

Namun sebenarnya juga cukup banyak ayat-ayat Al-Quran yang mencatat tentang keilahian Isa Al-Masih. Misalnya, Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. “Ingatlah, ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45).

Hadits nabi Islam juga menuliskan bahwa Isa akan menghakimi seluruh umat manusia. “Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu, Dia akan menjadi Hakim yang adil” (HSM 127, HSB 1090)
~
Slamet

Balas
notidentified
30 January 2017 11:20 pm

~
Buat Jhon Lukas,

Saya kutip dari penjelasan saudara, tapi dicbagian ini terus terang saya gagal paham. Tetapi bila kita Imani Injil, maka kalamNya : “Tetapi Aku adalah Tuhan, Allahmu” (Kitab Para Nabi Hosea 13:4)

Menurut Saudara siapa yang mengaku Tuhan pada ayat tersebut? Apakah dikarenakan pada sambungan ayat tersebut tertulis kata Juruselamat lantas saudara mengkaitkannya dengan Yesus sebagai Tuhan?

Dan tahukah saudara konsep ajaran keselamatan pada zaman Perjanjian Lama?

Balas
staff
3 March 2017 9:40 pm
Balasan ke  notidentified

~
Saudara Notidentified,

Alkitab terdiri dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Secara garis besar Perjanjian Lama berisi nubuat mengenai Isa Al-Masih dan Perjanjian Baru adalah penggenapannya.

Alkitab ditulis semata-mata agar kita manusia berdosa ini mengetahui dan percaya bahwa Isa Al-Masih adalah satu-satunya Juruselamat dunia. “Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 20:31).

Percayakah saudara bahwa hidup kekal di sorga hanya dapat kita peroleh dalam nama Isa Al-Masih?
~
Slamet

Balas
@Jhon Lukas
3 February 2017 5:16 pm

~
Buat Notidentified

Inilah konsepnya sebelum Isa Lahir telah diceritakan dalam Perjanjian Lama.
Saudaraku, di dalam Perjanjian lama Allah akan hadir dalam ujud manusia, “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putra telah diberikan untuk kita, lambang pemerintahan adadiatas bahunya, dan namanya disebut orang : Penasehat Ajaib, Allah Yang Perkasa, Bapa Yang Kekal, Raja Damai” (Kitab nabi Yesaya 9:5).

Bukan hanya Nabi Yesaya tetapi Nabi Hosea 13:4 mencatat: “Tetapi Aku adalah Tuhan, Allahmu sejak ditanah mesir, engkau tidak mengenal Allah kecuali Aku, dan tidak ada juruselamat selain dari Aku.”

Pekerjaan Allah tidak dapat kita ukur bagaimana rencana Allah untuk menyelamatkan manusia. Aku dan Bapa adalah Satu.

Balas
staff
3 March 2017 9:48 pm
Balasan ke  @Jhon Lukas

~
Saudara Jhon,

Terima kasih untuk komentar saudara yang menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan atas Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

“Ia [Isa Al-Masih] adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan” (Injil, Surat Ibrani 1:3).
~
Slamet

Balas
And
28 April 2017 6:42 am

~
Apakah anda percaya Allah itu berkuasa di atas segalanya? Apa anda percaya juga Allah itu bisa berubah menjadi apa saja?

Balas
staff
2 July 2017 2:01 am
Balasan ke  And

~
Jelas Allah berkuasa sehingga Dia dapat menyatakan diri-Nya dalam berbagaimacam bentuk. Tapi yang luar biasa adalah Allah sungguh telah menjadi manusia di dalam Isa Al-Masih.

Melalui Isa Al-Masih, Allah telah menempatkan diriNya sama dan setara dengan umat manusia. Bahkan lebih dari pada itu, Allah berkenan mengosongkan diriNya untuk menjadi seorang hamba yang menderita dan mengalami perlakuan yang sewenang-wenang, kejam dan tidak adil. Tujuannya agar di dalam Isa Al-Masih, Allah dapat merasakan pula seluruh penderitaan setiap orang yang tidak berdaya. Sehingga di dalam Kristus, Allah yang jauh menjadi Allah yang sangat dekat. Dia hadir dalam realitas hidup manusia.

“Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu “jauh” sudah menjadi “dekat” oleh darah Kristus. Karena Dialah damai-sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan” (Injil, Surat Efesus 2:13-14).
~
Slamet

Balas
hakkullah
16 August 2017 4:56 am

~
Namun sebenarnya juga cukup banyak ayat-ayat Al-Quran yang mencatat tentang keilahian Isa Al-Masih. Misalnya, Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. “Ingatlah, ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45).

Mana pernyataan keilahian Isa? Tidak ada kecuali anda ngarang. Mau bayi lahir bisa bicara, atau lahir ajaib, tetap tidak mencapai keilahian, sebab dia dilahirkan. Mana pernyataan ayat Al-Quran, bahwa Isa itu tuhan, seperti Akulah Tuhanmu, sesungguhnya Aku ini Tuhanmu. Apa beda mukjizat dengan keilahian?

Balas
staff
27 August 2017 12:32 pm
Balasan ke  hakkullah

~
Saudara Hakkulah,

Marilah kita perhatikan kalimat ‘Terkemuka di akhirat’ di atas. “Terkemuka di akhirat” berarti Dia yang akan menghakimi manusia di akhirat nanti. Bila saat itu tiba, Al-Masih akan datang sebagai hakim untuk melaksanakan tugas-Nya. Yaitu mengadili setiap manusia.Bukankah menghakimi manusia adalah tanda keilahian Allah.

Nabi Islam sendiri berkata, “Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya ‘Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi Hakim yang adil…” (Hadits Shahih Muslim 127).

Jadi Isa Al-Masih bukan Tuhan, tentunya Dia tidak mempunyai kuasa untuk menghakimi, bukan?
~
Slamet

Balas
agustinus
22 March 2019 10:46 am

~
Menurut pemahaman saya, Isa itu bukan sekedar nabi! Ratusan ayat Alkitab yang menguatkan kelebihannya dari nabi-nabi yang sebelumnya! Jadi disini bisa saya simpulkan bahwa kematian Yesus, dikubur, bangkit kembali! Bisa kita ibarat kan seperti air yang artinya: air dalam tong, air dalam tempayan darimana sumbernya! Dari sungai, sumur air dalam tong, sama dengan air sungai apabila kembali dituang! Menyatu, tidak bisa dibedakan, karena air, tetap air. Tuhan turun kedunia menjelma jadi manusia, setelah mati, bangkit kembali naik ke sorga. Setelah naik kesorga, dia kembali bersatu dengan bapanya!

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
22 March 2019 3:22 pm
Balasan ke  agustinus

~
Saudara Agustinus,

Benar sekali yang saudara sampaikan, Isa hakikatnya adalah Allah. Datang kedunia sebagai manusia tetapi tabiatnya tetaplah ilahi. Kehadiran Isa dapat di lihat dari perkataan dan tindakan-Nya bahwa benar Dia adalah Tuhan. “Kata Yesus [Isa Al-Masih] kepada mereka, ‘Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dari Allah’” (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:42). Lagi, “Aku dan Bapa adalah satu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30). Terima kasih untuk tanggapannya saudara Agustinus.
~
Purnama

Balas

Sidebar

Artikel Terbaru

  • Ayat Kursi Dan Manfaatnya Sangat Besar, Mau Tahu?
  • Bolehkah Merayakan Maulid Nabi? Dalil & Maknanya Bagi Mukmin
  • Taurat Injil Diubah? Cendekiawan Islam Berkata Lain!
  • Isa Hanya Seorang Nabi? Pandangan Islam Dan Nasrani
  • Awal Mula Qurban Menyatakan Ridha Allah? Ini Faktanya

Artikel Terpopuler Bulan Ini

  • Bolehkah Merayakan Maulid Nabi? Dalil & Maknanya Bagi Mukmin
  • Ayat Kursi Dan Manfaatnya Sangat Besar, Mau Tahu?
  • Taurat Injil Diubah? Cendekiawan Islam Berkata Lain!
  • Benarkah Hanya Bahasa Arab Bahasa Al-Quran Asli?
  • Dalil Tidak Ada Yang Mustahil Bagi Allah Untuk Manusia Berdosa

Artikel Yang Terhubung

  • Asal-Usul Nabi Isa, Hanya Satu Nabi Yang Bukan Ciptaan Allah
  • Isa Al-Masih Hanya Manusia Biasa?
  • Keistimewaan Identitas Muhammad dan Isa Al-Masih
  • Mengapa Kristen Menyembah dan Mengutamakan Isa Al-Masih? 
  • Isa Al-Masih, Satu-Satunya Terkemuka di Dunia dan di Akhirat

Hubungi Kami

Apabila Anda memiliki pertanyaan / komentar, silakan menghubungi kami dengan menekan tombol di bawah ini.

Hubungi Kami

Renungan Berkala Isa dan Al-Fatihah

Apabila Anda ingin menerima renungan singkat setiap minggu, silakan menekan tombol di bawah ini

Renungan Berkala Isa dan Al-Fatihah

Social Media

Facebook

Facebook

TikTok

TikTok

Instagram

Instagram

YouTube

YouTube

Hak Cipta © 2009–2026 Dialog Agama Isa dan Al-Quran. | Kebijakan Privasi | Kebijakan Dalam Membahas Email | Hubungi Kami

wpDiscuz