• Skip to main content
  • Skip to header right navigation
  • Skip to site footer
Isa Dan Al-Quran

Isa Dan Al-Quran

Dialog Agama - Isa dan Al-Quran

  • Maksud Situs Ini
    • Tentang Kami
    • 60 Ayat Tentang Isa dalam Al-Quran
    • Isa dan Al-Fatihah
  • Jalan ke Surga
    • Paspor Menuju Sorga
    • 6 Ayat Terpenting
  • Ayat Al-Quran
  • Artikel
    • Daftar Artikel
  • Kitab TZI
  • Hubungi Kami

Adakah Amalan Penyelamat di Akhirat Yang Menjamin Surga?

Isa Dan Al-Quran > Artikel-Artikel > Ulasan Berita Agama > Adakah Amalan Penyelamat di Akhirat Yang Menjamin Surga?
9 October 2024 | 26 Komentar

Agama mengajarkan amalan sangat penting karena akan menyertai kita sampai akhirat. Katanya, ada banyak amalan penyelamat di akhirat. Namun, mengapa banyak umat masih takut azab Allah?

“Mayyit diiringi tiga hal . . . ia diiringi oleh keluarganya, hartanya dan amalnya. Harta dan keluarganya akan kembali, sedang amalnya akan terus tetap bersamanya” (Shahih Bukhari 6033).

Namun manusia penuh dosa. Selama hidup kita tidak lepas dari banyak pelanggaran.

Benarkah ada amalan penyelamat di akhirat? Mari kita simak bagaimana cara kita bisa selamat di akhirat.

Berbagai Amalan Penyelamat di Akhirat

Agama mengajarkan ada berbagai amalan. Semua hal ini adalah kebaikan yang menjaga Mukmin di alam kubur. Juga dapat menolongnya memberi jalan keluar dari segala kesempitan di dunia.

Berikut ini adalah contoh berbagai amalan umum.

  1. Bertaubat
  2. Menjaga sholat 5 waktu
  3. Membaca Al-Quran
  4. Memperbanyak dzikir
  5. Memberi zakat dan sedekah
  6. Menunaikan haji jika mampu
  7. Berbakti kepada orang tua

Memang Mukmin akan berusaha sebaik mungkin melakukan semuanya. Namun kita sebagai manusia pasti tidak sempurna.

Misalnya kadang kita tidak sholat. Kita juga sulit memenuhi seluruh jatah puasa. Seringkali kita malas untuk membaca Al-Quran dan dzikir.

Jika semua ini adalah amalan penyelamat di akhirat, maka banyak umat khawatir. Karena amalan dasar ini saja sulit untuk memenuhinya.

Berbagai Amalan Tambahan

Selain berbagai amalan utama di atas, ada banyak amalan lainnya. Banyak ulama mengajarkan berbagai amalan tambahan untuk meringankan azab kubur. Beberapa contohnya:

  1. Membaca Surah Al-Mulk.
    Karena ada Hadist yang menyatakan surat ini menjadi penyelamat dari siksa kubur (Sunan Tirmidzi 2815).
  2. Berjuang pada jalan Allah (Qs 4:95).
  3. Wafat pada hari Jumat.
    “Barangsiapa meninggal di hari Jumat atau pada malam Jumatnya, maka akan terjaga dari fitnah kubur” (Musnad Ahmad 6359).
  4. Meninggal dalam keadaan yang termasuk syuhada (mati syahid).
    “Syuhada itu ada lima macam: meninggal karena penyakit kolera . . . karena sakit perut, orang yang tenggelam . . . karena reruntuhan, dan . . . karena berjuang di jalan Allah” (Shahih Muslim 3538).
    Semua hal ini menolong dari azab kubur. Yaitu dianggap memiliki amalan baik karena meninggal dalam keadaan Syuhada (syahid).

Berbagai dalil ini sangat menarik. Namun ada yang di luar kendali kita dan kita pasti tidak mau menderita kolera ataupun kena reruntuhan. Pertanyaannya, mengapa berbagai peristiwa ini istimewa?

Gambaran Tentang Dosa dan Amal Manusia

Karena semua inilah banyak umat yang menjadi takut azab Allah. Pertama karena melihat sulit untuk mendapatkan amalan penyelamat di akhirat. Selanjutnya juga karena kita pasti terus berbuat dosa.

Bayangkan jika dosa tergambar sebagai lubang yang sangat dalam. Makin banyak kita berdosa, makin dalam kita terperosok. Dan amalan kita sebagai tangga naik untuk keluar daripadanya.

Maka sangat mustahil kita bisa selamat! Karma selama hidup banyak dosa yang kita perbuat. Sedangkan amalan penyelamat di akhirat kita terbatas.

Beberapa tahun lalu ada peristiwa dimana para pekerja tambang di Chili terperangkap dalam lubang. Mereka berusaha untuk keluar namun tidak mampu. Semua upaya telah mereka lakukan tapi selalu gagal.

Mereka perlu pertolongan pihak lain. Untungnya Pemerintah dan berbagai pihak datang memberi bantuan.

Mereka sempat terperangkap selama dua bulan. Akhirnya melalui proses panjang dan menegangkan mereka semua berhasil selamat.

Keadaan Manusia dalam Lubang Dosa

Demikianlah keadaan kita sebagai manusia. Selama hidup kita pasti penuh dengan dosa (Hadits Abu Daud 3783). Hal ini menyebabkan kita semua terperosok pada lubang yang sangat dalam.

Bahkan ada ceramah ustadz yang menggambarkan keadaan ini. Ia menceritakan betapa frustrasinya manusia untuk mencapai surga.

Ustadz berkata: “Jika kita mengandalkan amal ibadah untuk masuk surga, itu namanya tidak tahu diri. Karena pasti tidak akan mampu.”

“Ada kisah seorang manusia yang menganggap dirinya sholeh. Saat meninggal ia meminta surga kepada Allah. Saat itu Allah menunjukkan satu bagian tubuh, yaitu mata. Saat ditimbang maka dosa mata selama hidupnya jauh lebih berat dari amalannya bertahun-tahun. Hal ini belum terhitung anggota tubuh lainnya.”

Ternyata tidak ada amalan penyelamat yang dapat menjamin bahwa kita tidak akan menderita azab kubur. di akhirat. “Sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi, tidak seorang pun yang dapat menolaknya” (Qs 52:7-8).

Bahkan Nabi Islam sendiri menegaskan hal ini. “Tidaklah seorang pun dari kalian yang diselamatkan oleh amalnya . . . Tidak juga aku, kecuali bila Allah melimpahkan ampunan dan rahmat padaku“ (Shahih Muslim 5038).

Dalam keadaan seperti ini, kita perlu penolong. Sama seperti para pekerja tambang yang mendapat pertolongan dari luar. Demikianlah kita perlu penyelamat.

Penolong bagi Manusia Berdosa

Allah mengerti keadaan manusia dalam lubang dosa. Ia juga memahami bahwa amalan penyelamat manusia tidak akan cukup untuk menolongnya di akhirat.

“Jadi, karena anugerahlah kamu diselamatkan melalui iman. Itu bukan berasal dari dirimu sendiri, melainkan pemberian Allah, itu bukan karena amalmu, jangan seorang pun menyombongkan diri” (Injil, Efesus 2:8-9).

Allah menghendaki supaya semua manusia bisa selamat. Karena itu Ia memberikan pertolongan dengan cara menjelma menjadi manusia. Inilah Isa Al-Masih. Dialah Kalimatullah dalam wujud manusia.

Isa datang menyatakan kasih Allah. Melalui pengorbanan-Nya di kayu salib, Isa menanggung hukuman untuk dosa manusia.

Dengan mengimani dan menjadi pengikut Isa, kita dapat selamat.

“Kita diselamatkan-Nya, bukan karena perbuatan-perbuatan baik [amalan] yang kita lakukan, melainkan karena rahmat-Nya . . . yang sudah dicurahkan atas kita . . . oleh Isa Al-Masih, Penyelamat kita . . . untuk memperoleh hidup yang kekal [surga]” (Injil, Titus 3:5-7).

Satu-Satunya Amalan Penyelamat di Akhirat!

Jadi amalan manusia memang sangat terbatas. Hanya ada satu amalan penyelamat yang pasti bisa menyelamatkan di akhirat, yaitu kita perlu mengimani dan menjadi pengikut Isa Al-Masih.

Maka Allah akan mengampuni semua dosa kita. Ia juga akan membimbing kehidupan kita selanjutnya untuk berlaku benar. Sehingga kita bisa mendapatkan surga.

Hal ini seperti pekerja tambang yang mendapatkan pertolongan dari luar. Jauh melampaui kemampuan mereka menyelamatkan diri sendiri.

“. . . karena Dialah [Isa Al-Masih] pengampunan atas dosa-dosa diberitakan kepadamu. Semua orang yang percaya kepada-Nya dibebaskan dari segala dosa yang tidak dapat dihapuskan melalui hukum [melakukan amal ibadah] . . .” (Injil, Kisah Para Rasul 13:38-39).

Mari lakukan amalan penyelamat di akhirat. Mari mengimani Isa sekarang!


Artikel Terkait

Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Adakah Amalan Penyelamat di Akhirat Yang Menjamin Surga?”. Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut:

  1. Mukmin Tidak Perlu Beramal untuk Masuk Surga?
  2. Amalan Tambahan Ramadhan Tidak Menjamin Kepastian Surga
  3. Manfaat Amal Saleh: Dapatkah Menjamin Selamat Di Akhirat?

Video:

  1. Amal Agama Islam Mengungguli Amal Agama Lain?

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana menurut Saudara dengan berbagai keadaan yang dianggap mampu mengurangi azab kubur seperti meninggal karena sakit perut, kena reruntuhan dan kolera?
  2. Menurut Saudara mampukah amalan penyelamat manusia menutupi semua dosanya di akhirat? Jelaskan jawabannya!
  3. Bagaimana pendapat Saudara bahwa Isa satu-satunya manusia suci yang menjadi penyelamat manusia?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, maaf bila terpaksa kami hapus.

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke: 0812-9530-4930

Category: Ulasan Berita AgamaTag: Dosa dan Pengampunan

Bagikan Artikel Ini:

Share on Facebook Share on X (Twitter) Share on WhatsApp Share on Email Share on SMS

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .

Subscribe
Beritahulah

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Al-Quran

26 Komentar
Paling lama
Terbaru
riza
5 March 2013 3:43 pm

~
Pernyataan di atas sungguh benar adanya. Hanya satu Juruselamat. Dialah Yesus Kristus, Kalimat Allah, Firman Allah, Ciptaan Allah Yang Pertama, yang memegang segala kuat kuasa di bumi dan di sorga. Hanya pada diri-Nya ada keselamatan dan hidup yang kekal. Amin.

Balas
staff
7 March 2013 3:50 am
Balasan ke  riza

~
Saudara Riza,

Terimakasih atas komentar yang sudah saudara sampaikan. Kiranya dapat memberikan pencerahan bagi saudara kita yang lain.
~
SL

Balas
aboebakarabu
6 March 2013 11:47 am

~
Seperti tertulis di atas: Sebagaimana juga disampaikan Muhammad kepada pengikutnya. “Bersumber dari Abu Huraira, beliau Rasulullah berkata: ‘Mendekatlah dan berusahalah benar! Ketahuilah, bahwa setiap orang diantara kalian tidak bakal selamat karena amalnya. Tidak juga aku, kecuali bila Allah melimpahiku dengan rahmat dan karunia dari-Nya’” (Hadis Shahih Muslim).

Apa sebenarnya tujuan nabi Muhammad ke pengikutnya? Nabi Muhammad menyuruh umatnya untuk beramal dan berbuat kebaikan untuk mendapatkan pahala agar bisa masuk sorga. Sementara menurut hadits di atas, Muhammad sendiri juga tidak yakin masuk sorga, walaupun berbuat amal baik? Mohon pencerahannya.

Balas
staff
7 March 2013 3:57 am
Balasan ke  aboebakarabu

~
Saudara Aboebakarabu,

Sebenarnya kita semua telah melakukan pemberontakan terhadap Tuhan. Akibatnya kita hidup dalam kegelapan dan jauh dari Terang Kasih Allah. Kita telah terperangkap dalam “lubang dosa”.

Agar dapat keluar dari lubang ini, nabi Muhammad melalui sistem agama memerintahkan umatnya untuk beribadah dan beramal. Hal ini diperintahkan oleh nabi Muhammad agar Allah berkenan memberikan rahmat dan karunia-Nya. Namun, pengharapan ini sifat-Nya “mudah-mudahan” selamat.

Namun demi keselamatan manusia, Isa Al-Masih rela menderita bahkan mati di kayu salib. Semua dilakukan karena Dia sangat mengasihi manusia. Dia tidak ingin manusia mati binasa dalam “lubang dosa”. “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (Injil, Surat Roma 6:23).
~
SL

Balas
jundullah
8 July 2013 3:27 am

~
Tetapi dengan amal dan perbuatan baik itulah yang akan mendatangkan rahmat Allah.

Balas
staff
10 July 2013 3:45 am
Balasan ke  jundullah

~
Saudara Jundullah,

Kitab Suci Allah menyatakan, “Jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia” (Injil, Surat Roma 11:6) .

Artinya rahmat Allah tidak perlu dibantu oleh amal dan perbuatan baik manusia. Sedikit saja perbuatan baik manusia diperhitungkan, maka “rahmat” itu bukan lagi rahmat, melainkan upah.

Pengakuan bahwa “keselamatan diperoleh berdasarkan rahmat Allah di dalam Isa Al-Masih” harus dilepaskan dari jasa baik dalam keselamatan. Jika kita memasukkan sedikit saja jasa baik kita, maka keselamatan bukanlah rahmat Allah, melainkan upah. “Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya” (Injil, Surat Roma 4:4).
~
SL

Balas
Widodo
22 December 2013 9:28 am

~
Pendapat anda benar. Manusia memang tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Tapi maaf, yang bisa menyelamatkan diri manusia itu bukan agama Kristen dan Tuhan Yesus. Tapi Tuhan yang menciptakan alam semesta ini. Dan kalau sudah selamat, kenapa masih meminta dengan berdoa di gereja?

Balas
staff
22 January 2014 2:17 am
Balasan ke  Widodo

~
Saudara Widodo,

Agama bukanlah juruselamat tetapi hanya Allah saja yang dapat menjadi juruselamat manusia. Alkitab menuliskan nubuat bahwa Allah akan menyelamatkan manusia dari dosa-dosanya. “Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku” (Kitab, Nabi Yesaya 43:11).

Nubuat tentang juruselamat ini digenapi oleh Isa Al-Masih dalam Kitab Suci Injil. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Injil, Rasul Lukas 2:10-11).

Orang Kristen berdoa kepada Allah ketika beribadah di gereja bukan untuk minta keselamatan. Mereka justru mengucap syukur dan bergembira karena Allah telah menyelamatkan mereka. “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku” (Injil, Rasul Lukas 1:46-47).
~
Slamet

Balas
Jesus saves Me
25 January 2014 5:50 pm

~
Hanya Yesus, Tuhan yang mengasihi tanpa syarat. Cara penebusan yang Tuhan lakukan melalui Yesus memang tidak masuk akal manusia. Itulah artinya maha kuasa. Tidak terjangkau dengan pikiran manusia yang terbatas.

Balas
staff
18 February 2014 4:06 am
Balasan ke  Jesus saves Me

~
Saudara Jesus Save Me,

Terima kasih atas komentarnya. Semoga komentar saudara dapat memberikan hidayah dan pencerahan bagi umat Muslim. “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia” (Injil, Surat 1 Korintus 2:9).
~
Slamet

Balas
Agus winanto
3 July 2015 5:48 pm

~
Kepada saudara Nasrani,

Dalam Alkitab dikatakan ,bahwa Yesus berkata “Tiada yang datang kepada Bapa kecuali melalui aku”.Mengapa manusia hanya bisa datang kepada Bapa melalui Yesus? Bukankah Bapa dan Yesus telah menjadi satu dengan Roh Kudus di dalam Allah? Kalau sudah menjadi satu, kemanapun manusia datang,Yesus atau Bapa ,maka dia akan bertemu dengan (Bapa,Yesus dan Roh Kudus) dalam satu kesatuan konsep di dalam Allah.

Ke mana manusia harus berserah diri kalau Allah adalah Bapa, Yesus dan Roh kudus? Bagaimana kalian akan selamat, kalau kalian sendiri bingung dengan jalan keselamatan?

Balas
staff
7 July 2015 10:10 am
Balasan ke  Agus winanto

~
Saudara benar bahwa Allah, Kalimat Allah, dan Roh Allah adalah satu dalam Allah Tritunggal.

Dan berkaitan dengan jalan keselamatan manusia, Kalimat Allah harus menjadi manusia. Kalimat Allah memasuki dimensi manusiawi kita dengan menempatkan diri-Nya ke dalam daging manusia Isa Al-Masih. Jadi Isa Al-Masih itu memiliki hakikat Ilahi, dan juga hakikat manusiawi.

Karena Isa Al-Masih adalah Allah-Manusia maka Dialah satu-satunya pribadi yang layak menjadi pengantara Allah dan manusia. Hanya Isa Al-Masih yang dapat membawa manusia kepada Allah di sorga.

Jelas orang Kristen sebagai pengikut Isa Al-Masih, mengetahui dengan pasti akan jalan keselamatannya. “Tidak ada keselamatan melalui seorang lain pun, karena di kolong langit ini tidak ada satu nama lain pun yang diberikan kepada manusia sehingga melalui nama [Isa Al-Masih] itu kita dapat diselamatkan” (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).
Bagaimana dengan saudara? Apakah saudara yakin pasti masuk sorga atau mudah-mudahan masuk?
~
Slamet

Balas
Agus winanto
3 July 2015 5:58 pm

~
Berserah dirilah kepada Allah, Tuhan Pencipta alam semesta.Di dalam penyerahan diri ,sudah menyatu antara jalan dan tujuan. Itulah kebenaran mutlak (absolut).Kalau manusia berserah diri kepada Allah,pasti dia akan diselamatkan.

Balas
staff
13 July 2015 2:12 am
Balasan ke  Agus winanto

~
Kami setuju dengan saudara bahwa kita sebagai manusia adalah makhluk yahg terbatas. Di manapun kita berada dan dalam posisi apapun, kita tetap punya keterbatasan. Kita membutuhkan pribadi ilahi yang dapat menopang kehidupan kita.

Dan Kitab Suci Allah juga menunjukkan agar kita tidak mengandalkan manusia tetapi bersandar kepada Allah. “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah”(Kitab Nabi Yermiah 17:7-8).
~
Slamet

Balas
Usil
14 June 2017 2:32 am

~
Ada banyak ayat Alkitab yang bertentangan dengan pengetahuan. Di dalam Alkitab, Allah mereka yang berkuasa di alam semesta yang dengan ke Maha KuasaanNya bisa mengadakan siang sebagai terang sebelum matahari diciptakan. Apakah Allah mereka sudah pindah ke sana, dari alam semesta dengan planet bumi ini, tempat Allah mereka pernah tinggal 2000 tahun yang lalu sebagai Yesus.

Jelas dari dulu hingga saat ini, yang terjadi adalah siang sebagai terang selalu terjadi setelah terbit karena diciptakannya matahari !

Balas
staff
1 July 2017 3:40 am
Balasan ke  Usil

~

Suadara Usli,

Kami memahami cara berpikir saudara. Walaupun saudara mengatakan bahwa yang gaib itu hanya Allah yang dapat melalukan tetapi saudara tidak mempercayai Allah.

Jelas dalam Taurat Kitab Kejadian 1:3, “Berfirmanlah Allah, “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.” Allah hanya mengucapkan sabda-Nya dan langsung kehendak-Nya jadi.

Terang yang dimaksudkan dalam ayat ini adalah gelombang-gelombang energi terang yang mula-mula mendatangi bumi.

Kemudian Allah menempatkan matahari sebagai “benda-benda penerang” (Taurat Kitab Kejadian 1:14) di cakrawala sebagai pembangkit dan pemantul cahaya secara tetap dari gelombang-gelombang cahaya.
~
Slamet

Balas
Realita
26 February 2018 4:58 am

~
Isa Al-Masih Juruselamat, penebus manusia sekaligus mengeluarkan dari “lubang dosa” sehingga manusia dapat berhubungan dengan Allah. Karena Allah sejati kudus tidak berhubungan dengan manusia pembuat dosa.

Swt. menyuruh manusia berbuat dosa, menjerumuskan ke dalam “lubang dosa” Keinginan Swt. supaya manusia berbuat dosa, kalau tidak maka akan dilenyapkan dari bumi ini. (HSM 137, HSM 6622) Dan sesuai kehendak Swt juga bahwa semua Muslim akan mendatangi neraka lalu melewati jembatan rambut dibelah tujuh dengan amalnya. Sayangnya setiap orang berdosa akan kekal di neraka, sudah dicatat dalam Al-Quran juga.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
26 February 2018 9:10 pm
Balasan ke  Realita

~
Saudara Realita,

Terimakasih untuk komentarnya. Memang hanya Isa Al-Masih satu-satunya yang dapat menyelamatkan manusia dari lubang dosa. Keridinduan Allah agar umat ciptaan-Nya dapat hidup kekal bersama-Nya di sorga. Itu sebab-Nya Dia mengutus Kalimat-Nya Isa Al-Masih ke dunia ini. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16). Dengan demikian manusia dapat kembali berhubungan dengan Allah. Karena Isa Al-Masih sudah membuka jalan bagi manusia dapat berjumpa dengan Allah (Injil, 2 Korintus 5:19).
~
Purnama

Balas
Fiad
13 September 2021 6:38 pm

~
Semua Nabi adalah juruselamat bagi manusia untuk meninggalkan kesesatan dan percaya hanya kepada Tuhan yang esa (Allah). Bagaimana caranya selamat dari murka Allah dan siksaan api neraka kelak adalah dengan mengikuti ajaran nabi berdasarkan firman Allah.

Ajaran nabi dimana bisa didapatkan yaitu dengan memilih agama yang tepat dan kitab suci yang diwahyukan kepadanya. Bukan sekedar percaya doang tapi salah dalam pelaksanaan ajarannya. Agama yang tepat dan benar adalah Islam dan kitabnya Al-Quran.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
21 October 2021 4:31 pm
Balasan ke  Fiad

~
Saudara Fiad,

Terimakasih atas tanggapannya. Kami setuju dengan saudara bahwa ada agama yang benar dan ada agama yang palsu. Karena itulah kita harus waspada sebab kalau salah jalan selamanya akan terhukum dalam neraka kekal dan menyesal tiada mungkin. Jadi apakah saudara sudah benar-benar memilih Islam atau warisan dari orang tua.

Bahwa yang benar adalah amal dan ibadah tidak dapat melunasi dosa. Kalau agama tertentu memaksakan manusia mengumpulkan amal dan ibadah untuk selamat di dunia dan akhirat. Maka hal itu tidak mungkin. Walau terlihat menarik, tetapi justru didalamnya terkandung kepalsuan yang memberi jalan bagi usaha manusia bukan bergantung pada rahmat Allah. Apakah saudara mau tahu bagaimana rahmat Allah itu diberikan kepada manusia?
~
Noni

Balas
Arman
29 September 2021 4:36 pm

~
Apakah semua orang Kristen akan masuk surga, baik yang berbuat kebaikan maupun maup kejahatan un/dosa?

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
15 December 2021 10:27 am
Balasan ke  Arman

~
Saudara Arman,

Pertanyaan yang menarik sekali, Sejak manusia pertama, Adam dan Hawa jatuh dalam dosa maka semua manusia tanpa kecuali telah berdosa. Dan upah dosa ialah maut/kebinasaan kekal. Sekalipun manusia berusaha untuk menebus dosanya dengan perbuatan baik dan amal saleh, namun manusia tetap tidak mampu menghapus dosanya

Namun Allah memberikan rahmat-Nya karena kasih-Nya yang amat besar bagi manusia. Rahmat keselamatan bagi umat manusia yaitu melalui Isa Al-Masih.

Karena pengorbanan Isa di kayu salib, maka semua manusia, bukan hanya uma Kristen, tetapi semua manusia yang menerima rahmat Allah melalui Isa, telah dilunasi dan diampuni semua dosanya sehingga layak masuk surga-Nya yang mulia.

Apakah saudara sudah menerima rahmat Allah tersebut?

~
Noni

Balas
Jesus Park
12 December 2021 3:08 am

~
Fiad,

Jika semua nabi juruselamat maka mereka tidak butuh tuhan untuk keselamatan. Tapi faktanya Musa, Daud, dll berdosa dan minta ampun pada Tuhan. Tradisnya, nabi Islam harus didoakan oleh Allah Islam sendiri agar diselamatkan. Jadi klaim saudara adalah salah jika menggunakan akal sehat. Jadi untuk mengenal agama itu bukan “percaya doang” tapi gunakan akal sehat dan bukan hanya klaim seperti yang saudara lakukan. Apakah saudara bisa buktikan bahwa agama Islam itu benar tanpa gunakan klaim?

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
21 February 2022 8:04 am
Balasan ke  Jesus Park

~
Saudara Jesus Park,

Terimakasih atas argumentasi yang saudara sampaikan. Kami setuju dengan saudara bahwa seringkali suatu agama diterima sedemikian rupa karena klaim-klaim semata. Bahkan Allah pun dilukiskan tidak lebih dari slogan-slogan semata. Namun klaim dan slogan tersebut dapat mengikat orang-orang menjadi pengikutnya yang militan karena ada hadiah dan juga ada ancaman yang menjadi pertimbangan bagi para pengikutnya jika hendak keluar.
~
Noni

Balas
Muhammad amir zuhron
26 February 2025 12:52 am

~
Isa Al-Masih disalib? Sebagai penebus dosa? Anda mendengar hadist tentang nabi Isa dikejar orang Yahudi, kemudian diangkat oleh Allah ke langit. Lalu Allah menyerupakan wajah Yudas si penghianat seperti Isa, kemudian disalib.

Kelak dajjal keluar lalu Nabi Isa akan turun dari langit kemudian membunuh dajjal di gerbang pintu daerah Yerusalem.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
28 February 2025 9:54 pm
Balasan ke  Muhammad amir zuhron

~
Saudara Muhammad,

Kami menghargai pendapat saudara. Memang ada yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih diserupakan oleh Yudas. Walaupun tidak ada bukti konkret mengenai hal itu baik dalam Al-Quran maupun dalam literatur sejarah.

Kitab suci Injil menjelaskan bahwa Isa Al-Masih disalibkan. Ini dibuktikan oleh banyak saksi yang melihatnya, termasuk Ibu Isa Al-Masih, yakni Siti Maryam (Injil, Rasul Besar Yohanes 19:26). Itu sebabnya, Isa Al-Masih berfirman, “…Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang” (Injil, Rasul Besar Matius20:28).

Bagaimana perasaan saudara mengetahui ini?
~
Salma

Balas

Sidebar

Artikel Terbaru

  • Bolehkah Merayakan Maulid Nabi? Dalil & Maknanya Bagi Mukmin
  • Taurat Injil Diubah? Cendekiawan Islam Berkata Lain!
  • Isa Hanya Seorang Nabi? Pandangan Islam Dan Nasrani
  • Awal Mula Qurban Menyatakan Ridha Allah? Ini Faktanya
  • Nabi Isa Disalib Atau Tidak? Ini Fakta Sejarahnya

Artikel Terpopuler Bulan Ini

  • Isa Hanya Seorang Nabi? Pandangan Islam Dan Nasrani
  • Taurat Injil Diubah? Cendekiawan Islam Berkata Lain!
  • Bolehkah Merayakan Maulid Nabi? Dalil & Maknanya Bagi Mukmin
  • Benarkah Hanya Bahasa Arab Bahasa Al-Quran Asli?
  • Dalil Tidak Ada Yang Mustahil Bagi Allah Untuk Manusia Berdosa

Artikel Yang Terhubung

  • Apakah Allah Menerima Ibadah Yang Dilakukan Karena Terpaksa?

Hubungi Kami

Apabila Anda memiliki pertanyaan / komentar, silakan menghubungi kami dengan menekan tombol di bawah ini.

Hubungi Kami

Renungan Berkala Isa dan Al-Fatihah

Apabila Anda ingin menerima renungan singkat setiap minggu, silakan menekan tombol di bawah ini

Renungan Berkala Isa dan Al-Fatihah

Social Media

Facebook
TikTok
Instagram
YouTube

Hak Cipta © 2009 – 2023 Dialog Agama Isa dan Al-Quran. | Kebijakan Privasi | Kebijakan Dalam Membahas Email | Hubungi Kami

wpDiscuz