
Saya punya teman (Sahrudin) yang menanyakan hal ini. Ia mengetahui rupanya ada berbagai ayat Al-Quran tentang Kitab Injil. Ada penekanan mengenai pentingnya isi kitab tersebut.
Mari kita lihat ayat Al-Quran tentang Kitab Injil, agar kita bisa paham dan mengamalkan kebenaran Allah dengan baik.
4 Dalil Isi Kitab Injil Sangat Penting
Sahrudin mengatakan ia menemukan ayat-ayat Al-Quran tentang Kitab Injil. Semua menyatakan keistimewaannya.
Berikut ini beberapa deskripsi dari ayat Al-Quran tentang Kitab Injil.
- Allah yang menurunkan Kitab Injil (Qs 3:3).
Ayat Al-Quran ini menyatakan tentang Kitab Taurat dan Injil berasal dari Allah. Ia yang berinisiatif menurunkannya bagi manusia.
- Ada petunjuk dan cahaya dalam Kitab Injil.
“. . . Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi) . . . menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).
Ayat Al-Quran ini menyatakan tentang Kitab Injil berisi kebenaran Allah. Sehingga menjadi petunjuk untuk kehidupan umat.
- Kitab Injil mengandung hikmah Allah untuk memutus perkara.
“Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya . . .” (Qs 5:47).
Ayat Al-Quran ini menyatakan tentang bagaimana umat bisa mendapat pertolongan dari Kitab Injil. Yaitu untuk mengambil pilihan dan memutuskan berbagai perkara.
- Kitab Injil untuk meneguhkan keimanan.
“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu . . .” (Qs 10:94).
Ayat Al-Quran ini menyatakan bahwa Allah menyarankan Nabi Islam untuk mengetahui kitab Injil. Agar bisa teguh meyakini kebenaran Allah.
Apakah Isi Kitab Injil Terpercaya?
Karena semua dalil di atas, maka Sahrudin tertarik. Ia rindu mengetahui isi Kitab Injil.

Untungnya saya pernah mendengar keraguan seperti ini sebelumnya. Saya juga menyelidiki dengan seksama sehingga saya bisa menjawabnya.
Saya katakan bahwa ini adalah pandangan yang keliru. Kemudian saya menerangkan ada dua alasan utama.
- Keyakinan Allah menjaga firman-Nya.
Terutama umat bisa yakin, karena Al-Quran sendiri yang menyatakannya. “Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (Qs 6:115).
Jelas ayat Al-Quran tentang Allah yang menurunkan Kitab Injil. Sehingga tentu saja Allah yang berkuasa pasti menjaga firman-Nya! - Keyakinan dari fakta sejarah.
Selanjutnya para ahli sejarah juga meyakini kemurnian Kitab Injil, bahwa isinya pasti sama dengan yang ada dari awalnya.
Ada banyak kopian naskah asli. Tercatat lebih dari 13.000 kopian. Beberapa bukti naskah lengkapnya ada di museum sampai sekarang.
Keyakinan Kemurnian Isi Kitab Injil
Kemudian saya memperdalam dengan memberikan gambaran mengenai keyakinan isi Kitab Injil.
Seumpama seorang raja yang memberikan titah sangat penting. Titah ini perlu disampaikan ke berbagai daerah di kerajaannya yang sangat luas.
Titah ini tertulis dengan sangat rapi. Lalu terdapat cap kerajaan untuk membuktikan keasliannya. Selanjutnya juga mendapat meterai kerajaan.
Dalam perjalanannya, sang pembawa pesan akan mendapat pengawalan ketat. Ada banyak tentara mengiringi untuk memastikan keamanannya.
Dalam kondisi seperti itu sangat sulit ada titah palsu. Tidak ada orang lain yang mampu mengubahnya.
Demikianlah Allah yang Maha Kuasa bertindak. Ia pasti mampu menjaga kemurnian firman-Nya.
Umat Perlu Mengamalkan Isi Kitab Injil
Mengerti hal ini membuat kita bisa yakin bahwa Kitab Injil murni dan terpercaya. Sehingga isinya penting untuk kita amalkan.

“Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur’an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu” (Qs 5:68).
Sahrudin terkejut dengan penjelasan saya. Ia mengatakan belum pernah mendapat uraian seperti ini sebelumnya.
Karena itu ia bertanya kepada saya. “Jika demikian, apa saja isi Kitab Injil? Apa saja pesan pentingnya bagi manusia?”
Mengungkap Kebenaran Isi Kitab Injil
Kitab Injil berisi berbagai kebenaran Allah. Didalamnya terdapat ayat yang menguatkan, memberi petunjuk, maupun mengatur prilaku kita.
“Seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dan berguna untuk mengajar, menegur, memperbaiki kelakuan, dan mendidik orang untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah” (Injil, 2 Timotius 3:16).
Semua kebenaran dalam Kitab Injil berdasar dari hukum kasih. Inilah landasan yang menjadi panduan kehidupan manusia.
Melalui hukum kasih kita belajar cara memperlakukan orang lain dengan benar. Juga belajar hidup yang baik agar mendapat rahmat Allah.
“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri . . . kasihilah mereka yang menyeterui kamu dan doakanlah orang-orang yang menganiaya kamu” (Injil, Matius 22:39, 5:44).
Makna Terutama Kitab Injil
Hukum kasih ini berasal dari Allah yang adalah Maha Kasih. Ia yang dari awalnya mengasihi manusia dan mau menyelamatkan kita.
Puncak kasih Allah terlihat dari perwujudan utama-Nya, yaitu Isa Al-Masih. Isa adalah penjelmaan Allah menjadi manusia.
Isa yang datang ke dunia untuk mengajarkan hukum kasih. Melalui-Nya juga kita bisa mendapatkan ampunan Allah.
Isa adalah petunjuk dan cahya Allah. Ia yang dapat membimbing kita mendapatkan surga.
“Akulah [Isa Al-Masih] terang dunia. Orang yang mengikut Aku tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan akan mempunyai terang hidup” (Injil, Yahya 8:12).
Inilah pesan terutama dalam Kitab Injil, bahwa Allah yang Maha Kasih mau menyelamatkan manusia berdosa!

“. . . Injil adalah kemahakuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang mempercayainya [melalui Isa Al-Masih] . . .” (Injil, Rum 1:16).
Jadi inilah intisari kebenaran Allah yang terdapat dalam Kitab Injil.
Injil dari Allah yang Menyelamatkan
Sahrudin terkesan dengan semua penjelasan ini. Ia mengatakan mendapat pencerahan seperti seseorang yang baru terbuka matanya. Selanjutnya Sahrudin mengatakan ia memerlukan waktu untuk mencerna dan memikirkan hal ini.
Namun kebenaran ini berlaku untuk kita semua. Memang ada kebenaran Allah yang menyelamatkan manusia dalam Kitab Injil.
Maukah Anda mendapatkannya? Mari mengimani dan menjadi pengikut Isa Al-Masih!
Artikel Terkait
Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Banyak Ayat Al-Quran Tentang Kitab Injil! Apa Maknanya?” Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut:
- Apakah Yang Dimaksud Dengan Istilah “Injil”?
- Wajibkah Orang Islam Membaca Injil?
- Umat Islam, Hindarilah Injil-Injil Palsu!
- Kyai Islam Menerima Injil Berbahasa Arab
- Isa Dan Injil-Nya Dalam Al-Quran
Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Menurut Saudara mengapa banyak ayat Al-Quran tentang Kitab Injil menyatakan keistimewaannya?
- Allah pasti mampu menjaga firman-Nya! Meskipun ada dasar ayat-ayat Al-Quran, menurut Anda mengapa banyak orang meragukan isi Kitab Injil?
- Bagaimana menurut Saudara bahwa Kitab Injil berisi kebenaran Allah yang menyelamatkan manusia melalui Isa Al-Masih?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, maaf bila terpaksa kami hapus.


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .