
Memang adalah benar jika ada orang mengatakan ia pernah menjadi pengusaha Mebel. Namun mengenali beliau hanya sebagai pengusaha adalah salah. Karena terutama, beliau pernah menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia.
Demikianlah kita perlu mengenali para nabi dengan baik. Karena mereka adalah orang pilihan Allah.
Dalam hal ini Isa nabi Allah adalah yang paling banyak disalahpahami. Kebanyakan orang mengindahkan Isa sebagai seorang nabi. Namun tanpa sadar sebenarnya merendahkan Isa Al-Masih.
Padahal mengimani Isa nabi Allah adalah wajib hukumnya. Sebagai salah satu prasyarat masuk surga bagi umat Islam.
“. . . Rasulullah bersabda: ‘Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada Ilah kecuali Allah . . . dan Isa bin Maryam adalah hamba Allah dan utusan-Nya dan kalimat-Nya yang diucapkan ke dalam perut Maryam dan Ruh . . . maka Allah akan memasukkannya ke surga atas amalan yang ia kerjakan’ . . .” (Musnad Ahmad 21620).
Mari kita lihat siapakah sebenarnya Isa. Agar kita bisa memahami-Nya dengan benar dan mendapat jalan ke surga.
Diskusi Mengenai Isa Nabi Allah
Saya memiliki dua teman baik, yaitu Abyaz dan Hilman. Mereka adalah Muslim yang taat.
Mereka tertarik dengan pembahasan Isa nabi Allah. Hal ini karena mereka melihat berbagai konten yang viral di Sosial Media.
Mereka menonton video yang menyatakan bahwa Isa nabi Allah lebih dari manusia biasa. Ia sebenarnya adalah Kalimat Allah atau Firman Allah atau Kalimatullah.
Mereka terkejut dengan informasi baru ini. Karena itu mereka ingin tahu pendapat saya mengenai hal ini.
Akhirnya kami janjian bertemu. Kami bahkan menjadwalkan seminggu satu kali untuk membahas topik ini.
Kelahiran Isa Nabi Allah Ajaib
Kami mendiskusikan bahwa memang ada perbedaan dan persamaan pandangan. Yaitu mengenai pribadi Isa Al-Masih.
Dalam pemahaman kepercayaan kami, ada kesamaan bahwa Isa nabi Allah lahir dari seorang perawan. Ia menjelma menjadi manusia dari Ruh Allah dalam rahim Maryam.

Terlebih lagi peristiwa kelahiran ini istimewa. Karena hanya Isa yang tidak tersentuh setan saat ia lahir (Sahih Bukhari 1493).
“Jadi, kita bisa lihat,” kata saya, “Bahwa Isa lebih dari seorang nabi. Ia memang terlahir secara Ilahi. Sehingga merendahkan jika kita hanya menganggap-Nya sebagai nabi saja.”
Abyaz merespon bahwa hal ini memang istimewa, tapi tidak cukup untuk mengakui-Nya sebagai Tuhan atau Kalimatullah. Mereka tetap mengimani nabi Isa hanya sebagai seorang utusan.
Isa Nabi Allah Berada di Surga
Dalam diskusi selanjutnya, ada bagian unik yang kami temukan. Memang saya dan kedua teman memiliki perbedaan pendapat mengenai kematian Isa nabi Allah di kayu salib.
Namun peristiwa setelahnya sangat jelas. “. . . Allah telah mengangkat Isa kepadanya . . .” (Qs 4:158). Jadi keberadaan Isa sekarang di surga.
Dalam Injil hal ini tertulis dengan jelas. “. . . tengoklah, aku melihat langit terbuka dan Sang Anak Manusia [Isa Al-Masih] berdiri di sebelah kanan Allah” (Injil, Kisah Para Rasul 7:56).
Jadi saya katakan, bahwa kubur Isa adalah kubur kosong. Umat yang mengimani-Nya bisa berdoa kepada-Nya. Tapi tidak perlu berdoa untuk kesejahteraan-Nya.
Isa nabi Allah adalah satu-satunya nabi yang sudah bangkit dan berada di surga. Sedangkan nabi lainnya masih ada dalam kubur. Dalam hal ini malah umat Islam mendoakan mereka untuk kesejahteraannya.
“Jadi jelas Isa Al-Maish adalah Ilahi bukan?” kata saya.
Hilman merespon: “Kita belum sepakat bahwa Nabi Isa mati di kayu salib. Dalam kepercayaan kami, Allah langsung mengangkat Isa kepada-Nya.”
Saya menjawab: “Jika demikian bukankah tetap istimewa? Karena artinya Nabi Isa terangkat ke surga dan tinggal pada sisi Allah dalam keadaan hidup.”
Isa Nabi Allah Hakim Terakhir

Saya pernah mendengar hal ini tertulis dalam Hadis (Sahih Muslim 127). Bahwa Isa nabi Allah akan datang pada akhir zaman sebagai Hakim adil. Dengan demikian berarti Dialah sang nabi terakhir untuk manusia.
Kitab Injil menegaskan hal ini dengan baik. Isa Al-Masih memegang otoritas untuk menghakimi.
“. . . segala wewenang dan kuasa, baik di surga maupun di bumi, sudah diserahkan kepada-Ku [Isa Al-Masih]” (Injil, Matius 28:18).
Nabi Isa sendiri menyatakan bahwa Allah memberikan kuasa penghakiman kepada-Nya. Hal ini tentu berhubungan karena Ia adalah jelmaan Kalimatullah, kebenaran Allah.
“Allah tidak menghakimi siapa pun, tetapi segala hal yang berkenaan dengan penghakiman sudah diserahkan kepada Isa Al-Masih” (Injil, Yohanes 5:22, parafrasa).
Mendengar penjelasan ini, Hilman terdiam. Abyaz merespon dan berkata, “Namun hanya Nabi Islam yang memberi petunjuk bagi manusia.”
Saya lalu menunjukkan dalil lain dalam Al-Quran. Peran Isa Al-Masih sangat besar. Dialah hakim dan saksi bagi umat manusia.
“Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka” (Qs 4:159).
Pandangan Islam dan Nasrani
Sebagai kesimpulan saya menyatakan bahwa semua ini sebenarnya bukanlah hal asing. Isa nabi Allah, lahir dari perawan, berada di surga ada dalam dalil kedua agama.
Ada banyak lagi keistimewaan Isa yang diimani oleh kedua agama. Misalnya Isa adalah satu-satunya pribadi suci (Qs 19:19). Tidak ada nabi lain yang dinyatakan suci.
Isa nabi Allah juga melakukan banyak mukjizat. Salah satunya adalah mampu membangkitkan orang mati (Qs 3:49).
Selanjutnya sebagai hakim adil, Isa Al-Masih yang akan menghakimi semua nabi lainnya. Termasuk Nabi Musa, Nabi Ibrahim, Nabi Daud dan sebagainya.
Jadi kita bisa setuju memang ada banyak keistimewaan Isa Al-Masih. Seluruhnya menyatakan keilahian-Nya. Dengan demikian, jika kita melihat Isa hanya sebagai nabi saja, itu merendahkan-Nya.
Inilah kepercayaan saya sebagai pengikut Isa. Isa adalah Firman Allah sendiri yang menjelma menjadi manusia. Ia adalah pribadi Ilahi.
“Sebab di dalam Al-Masih secara jasmani berdiam keilahian yang sempurna” (Injil, Surat Kolose 2:9).
Nama Isa Al-Masih: Allah Menyelamatkan
Mendengar hal ini respon Abyaz dan Hilman berbeda. Abyaz berpendapat apapun keistimewaan nabi Isa, Ia tetaplah manusia.
Sedangkan Hilman tertarik untuk mengetahui lebih lanjut. Alasan Hilman karena ia mengakui ada banyak kesamaan dalil keistimewaan nabi Isa dari agamanya sendiri.

Mengapa demikian? Karena Allah melalui malaikat-Nya berpesan: “. . . engkau [Maryam] harus menamai-Nya Yesus [Isa] karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka” (Injil, Matius 1:21).
Jadi arti nama Yesus (Isa) adalah Allah menyelamatkan. Allah menjelma untuk menolong manusia berdosa. Agar kita semua mendapatkan jalan lurus ke surga.
Jalan Allah adalah untuk kita mengimani Firman-Nya (Kalimatullah). Selanjutnya tentu kita belajar dan mengamalkan kebenaran-Nya.
Maka Allah akan mengampuni dosa. Ia juga akan menuntun kita dalam kebenaran sampai pasti masuk surga.
Dalam keadaan-Nya sebagai manusia, Isa telah menyatakan keilahian-Nya ini. Isa Al-Masih memberikan pengampunan dosa kepada orang yang mengimani-Nya.
“Ketika Isa melihat iman mereka, bersabdalah Ia, ‘Saudara, dosa-dosamu sudah diampuni.’ . . . ‘supaya kamu tahu bahwa di bumi ini Anak Manusia mempunyai wewenang untuk mengampuni dosa’ . . . (Injil, Lukas 5:20,24).
Mengimani Isa Nabi Allah, Kalimatullah
Bagaimana dengan saudara pembaca, maukah Anda mendapatkan keselamatan Allah? Jalan-Nya melalui Isa Al-Masih, Kalimatullah.
Pribadi yang menyelamatkan adalah Penyelamat. Isa nabi Allah memang memiliki kelahiran yang mulia, berada di surga, dan Dialah hakim adil.
Pada akhir zaman kita semua akan menghadap Isa Al-Masih. Yaitu “Yesus Kristus” yang akan duduk menghakimi manusia. Dialah Sang Hakim terakhir manusia.
Sudah siapkah Anda menghadap-Nya? Mari mengimani dan menjadi pengikut Isa!
Artikel Terkait
Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas. Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut:
- Isa Al-Masih Dalam Al-Quran
- Inti Sejarah Kisah Nabi Isa Dan Maknanya
- Nabi Isa Tersirat Dalam Surah Al-Fatihah Ayat 2 dan 4
Video:
Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Bagaimana pendapat Saudara mengenai banyak dalil Isa Al-Masih dalam Al-Quran dan Hadis bahwa Ia lebih dari seorang nabi biasa?
- Dapatkah Saudara menjelaskan mengapa hanya nabi Isa yang lahir dari perawan, sekarang berada di surga dan akan datang sebagai nabi terakhir akhir zaman?
- Isa Al-Masih adalah penjelmaan Kalimatullah untuk menyelamatkan manusia. Jelaskan pandangan Saudara mengenai pernyataan ini.
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, maaf bila terpaksa kami hapus.
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .