Masih ingat dahulu ada dukun cilik? Saat viral berbondong-bondong orang datang kepadanya. Masyarakat banyak yang meminta kesembuhan. Sebagian lagi penasaran ingin melihatnya.

Demikianlah peranan mukjizat para Nabi Allah dalam kehidupan manusia. Tujuannya agar manusia tertarik perhatiannya. Dan pada akhirnya bisa mengimani Allah.
“. . . tidak seorang nabi pun kecuali ia diberi beberapa mukjizat yang tak bisa diserupai oleh apapun sehingga manusia mengimaninya . . .” (Hadits Bukhari No.6732).
Banyak mukjizat yang terjadi. Namun adakah mukjizat para Nabi Allah yang dapat membawa kita selamat di surga?
Mari kita lihat berbagai mukjizat para Nabi Allah. Agar kita bisa teguh untuk mengimani Allah dan mendapatkan rahmat-Nya.
Contoh Mukjizat Para Nabi Allah Pembawa Kitab Suci
Arti kata mukjizat adalah kejadian (peristiwa) ajaib yang melebihi kemampuan manusia. Merujuk pada kejadian supernatural, di luar keadaan yang biasa terjadi.
Secara agama mukjizat adalah kuasa Allah yang bekerja pada para nabi-Nya. Untuk meneguhkan bukti pelayanan mereka. Dan juga firman Allah yang mereka sampaikan.
Beberapa contoh mukjizat para Nabi Allah pembawa kitab adalah:
- Nabi Musa.
Melalui Nabi Musa, Allah memberikan Kitab Taurat (Qs 6:154). Allah meneguhkan kenabiannya dengan mukjizat yang sangat luar biasa yang mempengaruhi alam. Contohnya mampu membelah laut (Qs 20:77).
- Nabi Daud.
Allah memberikan Kitab Zabur (Qs 4:163). Allah meneguhkan Nabi Daud dengan memberikannya kemampuan bernyanyi dan bermain musik yang baik. Ia juga mendapat keperkasaan mengalahkan raksasa Jalut (Qs 2:251).
- Nabi Islam.
Umat Islam percaya bahwa Al-Quran mukjizat terbesar Nabi Islam. Dan Al-Quran adalah wahyu terakhir dari Allah.
Mukjizat yang Tertulis dalam Al-Quran dan Hadits
Menurut Islam, ada mukjizat para Nabi Allah yang berbeda. Karena tercatat dalam Al-Quran dan Hadist. Mari kita lihat beberapa diantaranya.
- Wangi badan yang luar biasa.Banyak umat percaya wangi badan Nabi Islam sangat harum. Bahkan keringatnya juga sangat harum.
Hadits menceritakan kisah ibu dari Anas bin Malik, yaitu Ummu Sulaim. Bahwa Nabi Islam pernah tidur di rumahnya. Saat tertidur, ia mengambil keringat Nabi Islam dalam botol. Karena menurutnya ini adalah wewangian terbaik (Shahih Muslim 4300).
Ada berbagai kisah lain seperti ini dalam Hadits. Para ulama menyatakan semua ini hanyalah bentuk kekaguman umat terhadap Nabi Islam. Namun bukan mukjizat Nabi Allah secara supernatural.
- Mampu membelah bulan.
“Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan” (Qs 54:1).
Tradisi menjelaskan ayat ini sebagai mukjizat Nabi Islam. Karena ia mengikuti permintaan suku Quraisy saat meminta tanda kenabiannya (Hadits Bukhari 3579).
Masalahnya, secara ilmu pengetahuan sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah mengenai bulan terbelah dua. Secara sejarah juga tidak ada bukti. Karena jika benar terjadi maka pasti akan ada catatan. Entah astronom bangsa Romawi, Yunani, Mesir, Persia, Cina, atau India pasti akan melihatnya.
Benarkah Nabi Islam Hanya Dipercayakan Kitab?
Selanjutnya, banyak sejarawan Islam dan para ulama yang tidak dapat menerima mukjizat Nabi Islam. Alasan utamanya karena bertentangan dengan dalil dari Al-Quran sendiri.
Bahkan orang banyak menjulukinya hanya sebagai sang pemberi peringatan, ketika ada orang kafir memintanya untuk melakukan mujizat (Qs 13:7).
Menariknya Nabi Islam sendiri mengakui demikian. “Katakanlah: ‘Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata’” (Qs 29:50).
Menurut ajaran Islam, mukjizat satu-satunya adalah bahwa ia menyampaikan Al-Quran.
Nabi Perlu ada Kitab dan Mukjizat
Pertanyaannya adalah mengapa nabi terakhir tidak ada mukjizat? Apakah justru saat itu adalah waktu yang sangat penting meneguhkan keimanan?”
Selanjutnya berhubungan dengan dalil Al-Quran. Ada ayat menyatakan bahwa tidak cukup hanya dengan kitab saja. Perlu ada kitab dan juga mukjizatnya.
“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab . . .” (Qs 57:25).
Ayat ini menyatakan Allah menurunkan kitab suci (Taurat, Zabur dan Injil). Pada setiap kitab itu, Allah meneguhkan dengan bukti nyata. Namun, bagaimana dengan Al-Quran?
Karena inilah umat mencari jawabannya. Yaitu dari nabi yang memiliki banyak mukjizat luar biasa.
Mukjizat Para Nabi Allah yang Paling Nyata
Kegelisahan ini yang membawa umat melihat pribadi Isa Al-Masih. Karena dari semua nabi yang ada, hanya Isa yang memiliki banyak sekali mukjizat (Qs 3:49).
Ada banyak orang sakit menjadi sembuh. Misalnya, orang buta melihat, orang kusta menjadi tahir, dan orang lumpuh dapat berjalan.
“[Melalui Isa] Orang buta dapat melihat, orang lumpuh dapat berjalan, orang kusta menjadi tahir . . . orang tuli dapat mendengar, orang mati dihidupkan kembali, dan Injil diberitakan kepada orang-orang miskin” (Injil, Matius 11:5).
Bahkan orang mati bisa bangkit. Salah satu kisah yang paling menarik adalah ada orang yang sudah empat hari meninggal. Namun Isa membangkitkannya.
“. . . ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati . . . berserulah Ia [Isa Al-Masih] dengan suara keras: Lazarus, marilah ke luar! Orang yang telah mati itu datang ke luar [bangkit] . . .” (Injil, Yahya 11:39,43-44).
Mukjizat Para Nabi Allah Menyatakan Rahmat-Nya
Semua hal ini meneguhkan keabsahan pelayanan Isa selama di dunia. Juga meneguhkan pesan kebenaran-Nya dalam Kitab Injil.
Hal ini rupanya karena Isa adalah perwujudan Firman Allah (Kalimatullah). Ia menjadi manusia untuk menyatakan rahmat Allah.
“. . . Injil adalah kemahakuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang mempercayainya . . . Karena di dalamnya dinyatakan pembenaran dari Allah, yang dilandaskan pada iman . . .” (Injil, Surat Rum 1:16-17).
Ajaran Isa terdapat dalam Kitab Injil, yang berarti Kabar Baik. Bahwa kita manusia berdosa bisa ada harapan selamat. Kita tidak perlu takut hukuman Allah di akhirat.
Allah memberikan jalan keselamatan bagi manusia. Caranya dengan mengimani dan menjadi pengikut Isa.

Inilah Kabar Baik yang sesungguhnya. Allah rindu setiap manusia menerima rahmat-Nya sehingga bisa selamat.
Karena inilah Allah memberikan peneguhan luar biasa. Yaitu berbagai mukjizat para nabi Allah yang sangat besar dan ajaib dalam Isa Al-Masih.
Mendapat Mukjizat dan Menerima Rahmat-Nya
Allah telah memberikan kebenaran dalam Kitab Taurat, Zabur dan Injil. Allah juga telah memberikan peneguhan melalui berbagai mukjizat para Nabi Allah yang luar biasa.
Khususnya melalui Isa, Allah menyatakan rahmat-Nya. Isa menjadi jalan keselamatan Allah bagi manusia.
Maukah Anda mendapatkan rahmat Allah dalam hidup Anda? Mari mengimani dan menjadi pengikut Isa Al-Masih.
Artikel Terkait
Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Mukjizat Para Nabi Allah Yang Terbesar Bagi Manusia”. Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut:
- Kejujuran Nabi Isa Al-Masih Dan Muhammad Tentang Mujizat
- Apakah Al-Quran Melarang Diskriminasi?
- Al-Quran Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir
- “Jangan Menyebut Non-Muslim Kafir!” Mengapa?
Video:
Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca:
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Menurut Saudara, apa yang memicu orang beragama percaya kepada dukun?
- Menurut Saudara, mengapa Nabi Islam tidak dapat melakukan mukjizat ketika orang-orang kafir memintanya?
- Mengapa hanya Isa Al-Masih yang berkuasa memberi jaminan keselamatan surgawi?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.
Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel “Apakah Mukjizat Rasul Allah Bukti Datangnya dari Allah?”, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. Atau SMS/WA ke: 0812-9530-4930



“Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan”
PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .