
Benarkah Isa Al-Masih Hanya Manusia Biasa?
Al-Quran menuliskan, awalnya Malaikat memberitakan kelahiran Kalimatullah kepada Zakharia. “. . . sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang Putra) Yahya, yang membenarkan Kalimat (yang datang) dari Allah . . .” (Qs 3:39).
Lalu, berita ini disampaikan kepada Maryam. Dia akan mengandung dan melahirkan Kalimatullah. “. . . malaikat berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan) kelahiran . . . kalimat (yang datang) dari pada-Nya, namanya Al-Masih; Isa Putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat . . . ” (Qs 3:45).
Hadistpun memberi informasi yang sama, “Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya [Kalimat-Nya]” (Hadist Anas Bin Malik Hal, 72).
Kalimatullah Dalam Injil
Injil Yohanes dimulai dengan ayat yang penting: “Pada mulanya adalah kalimat, kalimat itu bersama-sama dengan Allah dan kalimat itu adalah Allah . . . Dan Kalimat itu telah menjadi manusia dan diam diantara kita . . .” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14). “Kalimat” di sini adalah Isa Al-Masih. Dia identik dengan Allah itu sendiri. Dimana Dia sudah ada sejak dalam kekekalan. Bukan sejak setelah Dia dilahirkan.
Jadi sekalipun Kalimat itu telah nuzul dan menjelma menjadi manusia, Dia bukanlah manusia biasa seperti anggapan umat Muslim. Isa Al-Masih adalah manusia yang Ilahi.
Isa Al-Masih, Sang Kalimatullah dan Jalan Keselamatan
Kedatangan Al-Masih adalah untuk “memberitakan kepada kamu tentang hidup yang kekal” (Injil, Surat 1 Yohanes 1:2). Sehingga, barangsiapa yang percaya-Nya akan memperoleh keselamatan. Mengapa? Karena “Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka” (Injil, Rasul Besar Matius 1:21).
Dari semua yang diutus oleh Allah, hanya Isa Al-Masih, Kalimatullah. Hanya Dia berani berkata: “Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [Allah] kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca memberikan komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Dari bukti-bukti yang telah dipaparkan dalam Al-Quran maupun hadist, menurut Saudara siapakah sebenarnya Isa Al-Masih itu?
- Menurut Saudara, mengapa Al-Quran, Hadist dan Injil memberi nama “Kalimatullah” kepada Isa Al-Masih?
- Apakah ada nabi lain, selain Isa Al-Masih yang diberi gelas “Kalimatullah”? Sebutkan alasan Saudara!
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami merasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas.
Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel “Isa Al-Masih Hanya Manusia Biasa?”, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke: 0812-9530-4930


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .