• Skip to main content
  • Skip to header right navigation
  • Skip to site footer
Isa Dan Al-Quran

Isa Dan Al-Quran

Dialog Agama - Isa dan Al-Quran

  • Maksud Situs Ini
    • Tentang Kami
    • 60 Ayat Tentang Isa dalam Al-Quran
    • Isa dan Al-Fatihah
  • Jalan ke Surga
    • Paspor Menuju Sorga
    • 6 Ayat Terpenting
  • Ayat Al-Quran
  • Artikel
    • Daftar Artikel
  • Kitab TZI
  • Hubungi Kami

Quran, Hadist, Sejarawan: Mustahil Nabi Isa Tidak Mati Disalib!

Isa Dan Al-Quran > Ayat-Ayat Al-Quran > Al-Imran 3:55 > Quran, Hadist, Sejarawan: Mustahil Nabi Isa Tidak Mati Disalib!
9 April 2025 | 84 Komentar

“Wajar jika umat tersinggung, jika ada yang menghina nabi. Karena umat Islam sangat meninggikan nabi-nabinya,” kata seorang pemuka agama.

Salah satu penghinaan terhadap nabi adalah kematian Nabi Isa. Umat percaya Nabi Isa tidak mati disalib.

Jika ada seorang yang kita hormati dikabarkan meninggal, padahal ia masih hidup, tentu akan membuat orang marah. Karena itu adalah berita bohong.

Namun, benarkah Nabi Isa tidak mati disalib? Mengapa bahkan beberapa ulama terkemuka meyakini Nabi Isa memang mengalami kematian?

Mari kita dalami hal ini. Agar kita mendapat kebenaran dan keimanan kita menjadi teguh.

Berbagai Pandangan Ulama

Ada banyak ulama mengatakan bahwa Nabi Isa tidak mati disalib. Hal ini diyakini sebagai kebenaran yang nyata.

Keyakinan ini berdasar dari Al-Quran, Surat An–Nisa ayat 156-158. Ayat itu mengatakan bahwa Nabi Isa tidak mati disalib melainkan orang yang diserupakan dengan-Nya.

Sehingga yang terjadi adalah Allah menyelamatkan Nabi Isa. Yaitu dengan mengangkat-Nya ke sisi Allah. Sehingga banyak sekali umat Islam meyakini hal ini. Termasuk juga umat Islam di Indonesia.

Namun menariknya ada pandangan ulama yang berbeda. Contohnya ulama Arab terkemuka seperti Muhammad Asad dan Rahman Sa’di membenarkan Nabi Isa telah mengalami kematian.

Demikian juga mantan Rektor Universitas Al-Azhar Kaheran di Mesir, Syaikh Mahmud Shaltut. Ia mengeluarkan fatwa menarik.

“Tidak terdapat alasan (autoritas) yang berdasarkan Al-Quran ataupun Sunah yang membenarkan kepercayaan bahwa Isa telah diangkat ke surga dengan jasadnya . . .” (Al-Fatwa, diterbitkan oleh Al-Idara al-Amalil- saqafat al-islamiyyah bil-Azhar, ms 52-58). Hal ini mengindikasikan Nabi Isa perlu mengalami kebangkitan setelah kematian-Nya.

Mengapakah ada berbagi ulama yang memiliki keyakinan berbeda? Mari kita lihat pembahasan selanjutnya.

Dalil Kematian Nabi Isa

Rupanya ada banyak dalil dalam Al-Quran dan Hadist yang menjadi pertimbangan. Misalnya: “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali” (Qs 19:33).

Ayat ini menyatakan bahwa Nabi Isa mengalami kematian dan kebangkitan. Juga ayat ini menyatakan ada berkat atau kesejahteraan dari Allah dalam semua kejadian ini.

Memang sebagian ahli tafsir mengatakan bisa saja kematian Nabi Isa terjadi di akhir zaman. Bukan pada peristiwa penyaliban. Namun banyak dalil lain yang menyatakan urutan waktunya.

Contohnya: “(Ingatlah), ketika Allah berfirman: ‘Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku . . .’” (Qs 3:55).

Ayat ini menyatakan bahwa Nabi Isa memang mengalami kematian terlebih dahulu. Baru setelah itu Ia akan terangkat kepada Allah.

Dalil lainnya terdapat dalam Hadist. “. . . dajjal akan muncul di tengah-tengah umatku . . . Lalu Allah membangkitkan Isa bin Maryam . . . Ia akan muncul dan membinasakan Dajjal . . .” (Musnad Ahmad 6268).

Jadi rupanya Nabi Isa memang mengalami kematian terlebih dahulu. Kemudian Allah membangkitkan Dia. Sehingga akhirnya Ia menjadi nabi terakhir manusia di akhir zaman.

Bukti Tambahan Kematian Nabi Isa

Semua dalil ini menyimpulkan Isa Al-Masih pasti mengalami kematian. Dalam hal ini, cara kematian-Nya sangat mungkin dengan penyaliban. Karena hal itu adalah cara umum yang digunakan pada zaman dahulu.

Banyak akademisi dan sejarawan meneguhkan hal ini. Mereka yakin bahwa memang Nabi Isa mati di kayu salib.

Kita bisa melihatnya dari pandangan Tacitus. Ia adalah sejarawan Romawi di tahun 56 M (setelah kematian Isa). Ia menuliskan dalam bukunya tentang penyaliban Isa Al-Masih dan penderitaan-Nya.

Contoh lain dari Josephus, sejarawan Yahudi. Ia lahir beberapa tahun setelah penyaliban Isa Al-Masih. Ia menulis catatan secara terperinci tentang penyaliban Isa Al-Masih di bawah pemerintahan Pontius Pilatus.

Atau tokoh lainnya, Lucien, yang adalah sejarawan Yunani (100 M). Ia menulis tentang kematian Isa Al-Masih: “Orang-orang Nasrani meneruskan penyembahan mereka terhadap seorang ‘manusia hebat’ yang telah disalibkan di Palestina . . .”

Jadi pandangan Nabi Isa tidak mati disalib, rupanya tidak sesuai dengan catatan sejarah. Karena banyak dalil dan bukti menyatakan sebaliknya.

Bukti Lain dalam Kitab Allah

Selanjutnya Kitab Allah, yaitu Taurat, Zabur dan Injil juga menuliskan tentang kematian Isa.  Bahkan ada ramalan ratusan tahun sebelumnya mengenai hal ini.

“Tetapi, Ia [Isa Al-Masih] tertikam sebab pelanggaran-pelanggaran kita, Ia dihancurkan sebab kesalahan-kesalahan kita. Hajaran yang mendatangkan kesejahteraan bagi kita ditimpakan kepadanya . . .” (Taurat, Nabi Yesaya 53:5).

Ramalan ini menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah nabi yang dijanjikan sejak lama. Melalui penderitaan-Nya akan ada kesejahteraan bagi manusia.

Selanjutnya Kitab Injil juga memberikan catatan spesifik. Berisi banyak detail dan kesaksian dari saksi mata yang langsung terlibat dalam penyaliban Isa.

“Akhirnya Pilatus menyerahkan Isa kepada mereka untuk disalibkan . . . Isa berjalan menuju tempat yang bernama Tempat Tengkorak . . . Golgota. Di situlah mereka menyalibkan Dia . . . Orang yang memberi kesaksian ini adalah orang yang menyaksikannya sendiri, dan kesaksiannya benar . . .” (Injil, Yahya 19:16-18, 35).

Semua hal ini membawa kita pada kesimpulan yang tidak terbantahkan. Bahwa mustahil Nabi Isa tidak mati disalib. Ada dalil Al-Quran, Hadist, sejarah, ramalan nabi dan isi kitab Allah yang menyatakan Nabi Isa mati disalib.

Tujuan Nabi Isa Mati Disalib

Jika demikian, kita sampai pada pertanyaan yang terutama. Apa tujuannya Nabi Isa mati disalib?

Jawaban tegasnya adalah untuk keselamatan manusia! Ini adalah jalan Allah menolong manusia berdosa.

Isa Al-Masih jelas bukan manusia biasa. Isa adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.

Isa lahir dari perawan. Ia adalah manusia suci. Ia bangkit dari antara orang mati. Isa sekarang berada bersama Allah. Ia nantinya akan datang sebagai nabi terakhir untuk umat manusia di akhir zaman.

Isa menunjukkan jalan kebenaran. Ia juga mati di kayu salib menanggung hukuman dosa manusia.

Sehingga melalui-Nya kita bisa mendapat ampunan dosa. Dan kita akan mendapat jaminan surga Allah.

“Sebab semua orang telah berdosa dan tidak dapat mencapai kemuliaan Allah. Tetapi, karena anugerah-Nya, mereka dibenarkan dengan cuma-cuma melalui penebusan di dalam Isa Al-Masih” (Injil, Surat Rum 3:23-24).

Disalibkan untuk Keselamatan Manusia

Sekarang kita bisa memahami pandangan Nabi Isa tidak mati disalib. Tapi, ada banyak bukti yang menyatakan sebaliknya.

Hal ini menjadi kekuatan kita. Karena dengan pengorbanan Isa, maka terbuka jalan untuk manusia berdosa mendapat keselamatan Allah.

Perihal kematian Isa Al-Masih sudah jelas. Namun bagaimana dengan nasib Anda di akhirat? Maukah Anda juga mendapatkan kepastian surga?

Mari mengimani dan menjadi pengikut Isa Al-Masih. Maka Anda akan mendapat keselamatan Allah.


 

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca memberikan komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana pandangan Saudara perihal fakta-fakta yang membenarkan kematian Isa Al-Masih pada artikel di atas?
  2. Setujukah Saudara bahwa Isa Al-Masih benar mengalami kematian sebelum Dia naik ke sorga? Jelaskanlah alasan Saudara!
  3. Apakah Saudara mempunyai pandangan lain tentang kematian dan kenaikan Isa Al-Masih? Tolong jelaskan!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Artikel Terkait

Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Menjawab Keraguan Islam Akan Kematian Isa Al-Masih” Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut:

  1.  Apakah Al-Quran Mengatakan Isa Al-Masih Tersalib?
  2. Pandangan Al-Quran Tentang Kematian Isa Al-Masih
  3. Apakah Isa Al-Masih Benar-Benar Disalibkan?
  4. Fakta Kematian Isa Al-Masih

Video:

  1. Empat Bukti Kematian Isa Al-Masih Di Salib

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel “Menjawab Keraguan Islam Akan Kematian Isa Al-Masih”, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke: 0812-9530-4930

Category: Al-Imran 3:55Tag: Kematian Isa Al-Masih

Bagikan Artikel Ini:

Share on Facebook Share on X (Twitter) Share on WhatsApp Share on Email Share on SMS

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .

Subscribe
Beritahulah

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Al-Quran

84 Komentar
Paling lama
Terbaru
Romasto
13 January 2014 4:25 am

~
Kepada Evin

Saya setuju dengan apa yang Anda katakan tersebut, dan kami umat Kristen tidak pernah mendiskriminasi apa yang telah dituliskan di ayat kitab suci sahabat kami (Al-Quran). Hanya saja kami ingin meluruskan apa yang telah dikelirukan oleh umat Muslim selama beribu-ribu tahun silam tentang penyaliban Isa Al Masih.

Kami sangat menyayangi sahabat-sahabat kami yang belum mendapat jalan keselamatan oleh Isa Al-Masih. Itulah sebabnya website ini dibuat. Semoga Anda mendapat pencerahan. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati kita sekalian.

Balas
staff
22 January 2014 4:48 am
Balasan ke  Romasto

~
Saudara Romasto,

Terima kasih atas komentar saudara, semoga komentar saudara dapat memberikan pencerahan dan hidayah bagi saudara kita umat Muslim.
~
Slamet

Balas
Mitra
24 January 2014 9:09 am

~
Saudara Admin,

Saya percaya Qs 3:55, “(Ingatlah), ketika Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya.”

QS 19:33 “Kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.” Percayalah nabi Isa meninggal lalu dihidupkan kembali dan akan datang kembali ke dunia diakhir zaman.

Balas
staff
4 February 2014 6:23 am
Balasan ke  Mitra

~
Saudara Mitra,

Kami percaya kalau Isa Al-Masih itu meninggal, dikuburkan, bangkit, naik ke sorga, dan akan datang kembali pada akhir zaman.

“Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci” (Injil, Surat 1 Korintus 15:13-14). Namun, apakah saudara percaya bahwa Isa Al-Masih telah mati di salib?
~
Slamet

Balas
Mitra
24 January 2014 9:14 am

~
[quote name=”Romasto”]~
Kepada Evin

Saya setuju dengan apa yang Anda katakan tersebut, dan kami umat Kristen tidak pernah mendiskriminasi apa yang telah dituliskan di ayat kitab suci sahabat kami (Al-Quran).
Hanya saja kami ingin meluruskan apa yang telah dikelirukan oleh umat Muslim selama beribu-ribu tahun silam tentang penyaliban Isa Al Masih.

Kami sangat menyayangi sahabat-sahabat kami yang belum mendapat jalan keselamatan oleh Isa Al-Masih. Itulah sebabnya website ini dibuat.

Umat Islam menyandarkan keselamatan dan meminta pertolongan serta pengampunan bukan kepada yang lain, tidak juga kepada Isa Al Masih tetapi semata-mata hanya kepada Allah SWT.
Semoga kalian mendapat ridha-Nya.

Balas
staff
4 February 2014 6:34 am
Balasan ke  Mitra

~
Saudara Mitra,

Kami tidak memaksa saudara untuk menyadarkan keselamatan saudara kepada Isa Al-Masih. Kami hanya memberitakan Kitab Suci Allah yang menuliskan bahwa keselamatan itu hanya ada di dalam Isa Al-Masih.

“Keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12)
~
Slamet

Balas
Roby
30 January 2014 12:22 am

~
Bagaimana anda memaknai ayat Ini ?

“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali” (Qs 19:33). Ini adalah ayat yang sama tentang Yahya Allah memberikan rahmatnya juga kepada Yahya pada Surat Maryam ayat 15.

“Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali” (Qs 19:15).

Balas
staff
4 February 2014 7:19 am
Balasan ke  Roby

~
Saudara Roby,

Terima kasih atas ayat-ayat yang saudara kirimkan. Isi kedua ayat tersebut memang mirip dan membenarkan bahwa baik Isa Al-Masih maupun Yahya mengalami proses kelahiran, kematian, dan dihidupkan lagi.

Pada Qs 19:33 tidak ada petunjuk kalau Isa Al-Masih mati disalib pada kayu salib. Padahal faktanya Isa Al-Masih mati disalib untuk memikul dosa manusia. “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh” (Injil, Surat 1 Petrus 2:24).
~
Slamet

Balas
akheljava
31 January 2014 7:13 pm

*****
1. Faktanya Isa tidak mati disalib, yang mati disalib Yudas. Dan Isa belum mati dan diangkat ke sisi Allah. Tentang ayat (Qs 19:33) itu bukan menjelaskan kematiannya pada salib, tapi menjelaskan Dia akan mati pada kedatangannya yang kedua menjelang kiamat.

2. Saya tidak setuju.

3. Nabi Isa belum mati. Tugasnya belum selesai di bumi ini. Dia masih akan datang di hari kiamat nanti, untuk meluruskan ajaran ketauhidan yang sudah di rusak oleh Paulus. Nabi Isa hadir kembali sebagai umat Muslim, dan menolak semua umat Kristen sesuai ayat berikut.

“Bukan setiap orang yang berseru kepadaKU: Tuhan, Tuhan yang akan masuk kedalam kerajaan sorga(Milik Allah), melainkan dia yang melakukan kehendak Allah Ku yang di sorga!” (Injil, Rasul Besar Matius 7:21).

Balas
staff
4 February 2014 7:54 am
Balasan ke  akheljava

*****
Saudara Akheljava,

Jelas kita tidak boleh membelokkan sejarah kematian Isa Al-Masih di atas kayu salib. Dan kalaupun ada spekulasi bahwa yang disalib adalah seorang pengkhianat yang bernama Yudas Iskariot, tentunya pada saat mau mati tidak mungkin berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus” (Injil, Rasul Lukas 23:43)

Isa Al-Masih akan datang kembali untuk memenuhi janji-Nya kepada para pengikut-Nya yaitu membawa mereka ke sorga. “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:2-3).
~
Slamet/Solihin

Balas
adinx
2 February 2014 8:25 pm

~
Saudara Roby,

Menurut umat Muslim, Al-Quran adalah 100% firman Allah, bentuk firman-Nya itu bermacam-macam. Ada perintah, kisah, hukum, narasi, argumen, dan lain-lain.

Qs 19:33 adalah harapan Isa tentang hidup-Nya. Harapan yang tercatat dalam Al-Quran berarti firman-Nya. Unik! Harapan seseorang yang bernama Isa yang ditujukan untuk diri-Nya sendiri menjadi bagian dari firman-Nya. Artinya Allah mengakui pengharapannya itu. Sedangkan Qs 19:15 adalah jaminan Allah pada Nabi Yahya. Dan ini tidak ada hubungannya dengan pertanyaan saya.

Balas
staff
4 February 2014 8:01 am
Balasan ke  adinx

~
Saudara Adinx,

Terima kasih atas komentar saudara. Semoga komentar saudara dapat menjadi bahan wacana bagi saudara kita umat Muslim.
~
Slamet

Balas
nona
3 February 2014 10:57 am

~
Jelas Isa Al-Masih mati disalib. Mana mungkin Dia tiba-tiba menghilang, lalu diganti Yudas. Dia naik ke sorga, karena Dia saja datangnya dari Roh Allah. Dari seluruh umat manusia sampai kapanpun cuma satu, yang lahir dari Roh Allah. Pastinya Dia juga pulang ke sorga.

Balas
staff
5 February 2014 5:46 am
Balasan ke  nona

~
Saudara Nona,

Terima kasih atas emailnya dan kami juga setuju kalau Isa Al-Masih mati di atas kayu salib. Melalui Kitab Suci kita mengetahui bahwa kedatangan Isa Al-Masih dari sorga ke dunia untuk mati di kayu salib. Hal ini sama seperti Musa meninggikan ular tembaga di atas tiang.

“Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:13-14).
~
Slamet

Balas
staff
10 December 2015 2:25 pm
Balasan ke  staff

~
Saudara Baru Islam,

Kami berharap saudara memberikan komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
1. Bagaimana pandangan saudara perihal fakta-fakta yang membenarkan kematian Isa Al-Masih pada artikel di atas?
2. Setujukah saudara bahwa Isa Al-Masih benar mengalami kematian sebelum Dia naik ke sorga? Jelaskanlah alasan saudara!
3. Apakah saudara mempunyai pandangan lain tentang kematian dan kenaikan Isa Al-Masih? Tolong jelaskan!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, mohon maaf bila kami terpaksa menghapusnya.
~
Slamet

Balas
Ayavah
11 February 2016 11:36 pm

~
Syalom staf IDI,

Tolong jangan dicampur adukan, Firman Tuhan ya dan amen dan hanya tertulis di Alkitab tidak ada sangkut pautnya dengan Al-Quran. Tuhan Yesus berbeda dengan Isa Al-Masih. Isa Al-Masih di Al-Quran bukan Firman yang hidup karena hanya berdasarkan asumsi Muhammad. Terima kasih. Damai beserta kita.

Balas
staff
24 February 2016 7:00 am
Balasan ke  Ayavah

~
Saudara Ayavah,

Terimakasih atas komentar saudara. Sebenarnya Kami hanya menggunakan Alkitab sebagai dasar dalam penulisan artikel. Namun kalau kami mengutip ayat Al-Quran, itu kami gunakan hanya sebatas referensi saja.

Memang Yesus Kristus dalam Alkitab berbeda dengan Isa dalam Al-Quran. Oleh karena itu kami juga mencatat kisah kehidupan Isa yang cocok dengan Alkitab.
~
Slamet

Balas
Yesus
14 February 2016 12:41 am

~
Tafsir ayat Al-Quran yang penulis tampilkan tidak sesuai dengan terjemahan Al-Quran. Tidak pernah ada fakta sejarah maupun dlm literatur kitab suci Perjanjian Lama yang menjelaskan tentang kematian Isa bin Maryam dikayu salib. Kitab suci Perjanjian Baru adalah rekayasa merubah Perjanjian Lama.

Balas
staff
24 February 2016 7:20 am
Balasan ke  Yesus

~
Ada cukup banyak ayat dalam Kitab Suci Perjanjian Lama yang menubuatkan mengenai kematian Isa Al-Masih di kayu salib. Misalnya, Kitab Taurat, Kejadian 3:15 dengan tegas menggambarkan bahwa akan datang anak laki-laki keturunan perempuan yang akan mengalahkan keturunan ular.

“Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya” (Kitab, Taurat Kejadian 3:15).

Nubuat dalam Kitab Taurat tersebut digenapi oleh kematian Isa Al-Masih di atas kayu salib dalam Perjanjian Baru. Dimana salah satu tujuan kematian-Nya adalah mengalahkan Iblis.
~
Slamet

Balas
agus
2 July 2016 3:09 pm

~
1. Ali bin Abu Thalhah meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, innii mutawaffiika; artinya: Aku mematikanmu. Mayoritas ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan kematian tersebut adalah tidur, sebagaimana firman-Nya.
“Dan Dia-lah yang menidurkan kalian di malam hari” (Qs Al-An’aam: 60).

2. “Dan karena kekafiran mereka (terhadap `Isa), dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina). Dan karena ucapan mereka, ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah.’ Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak juga menyalibnya, tetapi orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka. -sampai dengan firman-Nya- “..mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah `Isa.”

3. Jelas sama dengan nomor 2

Balas
staff
6 August 2016 2:49 am
Balasan ke  agus

~
Saudara Agus,

Kalaupun umat Muslim tidak percaya bahwa Isa Al-Masih telah dianiaya, disalib, mati, dan dikuburkan itu adalah haknya.

Namun orang Kristen percaya apa yang disampaikan oleh Kitab Suci Allah. Hal kematian Isa Al-Masih dicatat di dalam Injil dengan jelas. Walaupun di Injil, Rasul Markus 15: 39 memang dikatakan bahwa kepala pasukan “melihat” mati-Nya Isa, namun ayat sebelumnya mengatakan, “Lalu berserulah Isa dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya” (Injil, Rasul Markus 15:37).

‘Menyerahkan nyawa’ adalah perkataan lain (sinonim) dari kata ‘mati’. Injil Lukas mencatat bahwa sebelum menyerahkan nyawa-Nya, Isa berkata, “Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku” (Injil, Rasul Lukas 23:46).
~
Slamet

Balas
@natal
26 November 2016 2:08 pm

~
Saudara Umat Muslim,

Jangan ragukan lagi Isa Al-Masih telah wafat, untuk penebusan dosa. Karena semua umat telah jatuh dalam dosa. Injil mencatat Surat Roma 3:23 berkata, “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemulian Allah.”

Al-Quran berkata bahwa Isa Al-Masih tidak disalibkan dan mengantikan dengan orang yang mirip Isa Al-Masih. Bagaimana ini berbeda fakta?
Dengarlah sabda Allah wahai umat Muslim: “Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu Injil [Tentang Isa Al-Masih], yang berbeda dengan Injil [Tentang isa Al-Masih] yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia”(Injil, Surat Galatia 1:8).

Balas
staff
12 March 2017 4:59 pm
Balasan ke  @natal

~
Saudara Natal,

Al-Quran tidak mengakui penyaliban Isa Al-Masih. Sebaliknya, Kitab Suci Injil mencatat dengan jelas penyaliban Isa Al-Masih. Isa Al-Masih meramalkan penyaliban-Nya.

Bahkan peristiwa penyaliban Isa Al-Masih juga terdapat dalam catatan sejarawan non-Kristen. Seperti: Josephus (37-100 Masehi), sejarawan Yahudi, menuliskan: “Pada masa ini, hiduplah seorang bijak yang dipanggil Yesus [Isa Al-Masih] . . . Pilatus memerintahkan Ia disalibkan hingga mati . . .”
~
Slamet

Balas
ungke
9 March 2017 3:31 pm

~
Untuk kisah penyaliban Isa ini saya jamin akan sepi dari umat Muslim, karena yang aslinya berada dalam keragu-raguan tentang siapa yang disalib. Justru umat Muslim sendiri yang diakibatkan kacaunya yang katanya “tanpa keraguan” di dalamnya.

Ada 2 paham dalam Islam untuk hal ini yaitu paham stunmant dan paham Jeki Chan.

Balas
staff
12 March 2017 5:06 pm
Balasan ke  ungke

~
Saudara Unke,

Jelas Kitab Taurat, Zabur dan Kitab Para Nabi (Perjanjian Lama) menubuatkan Isa Al-Masih. Sedangkan Injil dan wahyu kepada Para Rasul (Perjanjian Baru) menggenapinya.

Allah yang mewahyukan juga menjaga Alkitab dari pemalsuan. Allah menubuatkan penyaliban Isa Al-Masih 700 tahun sebelumnya. “ . . . dia [Isa Al-Masih] diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, . . . “(Kitab Nabi Besar Yesaya 53: 5).

Dan nubuat ini tergenapi dalam Injil ketika Isa mati tersalib, bangkit dari kematian dan naik ke sorga.Tujuannya untuk memberikan pengampunan dosa dan hidup yang kekal kepada orang yang percaya kepada-Nya.
~
Slamet

Balas
Azeef
10 August 2018 12:10 pm

~
Sebahagian ulama terkemuka Islam dalam terjemahan Al-Quran seperti Muhammad Asad dan lain-lain sependapat bahwa Isa Al-Masih diwafatkan Allah dan diangkat darjatnya kepad-Nya. Tetapi tiada satu pun yang berpendapat bahwa Isa a.s mati disalib atau dibunuh.

Bukti ini jelas pada wahyu Allah (Surah An-Nisa ayat 158) yang menafikan dakwaan orang-orang yang lantang mengatakan mereka telah membunuh Isa a.s rasul Allah. Hakikatnya mereka tidak membunuh atau menyalibnya. Maka dengan itu pegangan ini orang Islam mengambil jalan apa yang diterangkan oleh Al-Quran yang mubin. Wallahu Alam Bissawab.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
17 August 2018 8:33 pm
Balasan ke  Azeef

~
Saudara Azeef,

Sebagai seorang Muslim tentunya saudara mengimani, kalau Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Quran adalah wahyu Allah, bukan?
Sebenarnya nubuat tentang kematian Isa Al-Masih sudah diwahyukan dalam Kitab Taurat dan kisah penyaliban-Nya sudah dicatat dalam Injil ratusan tahun sebelum Al-Quran ada. Namun sebagai kitab terakhir Al-Quran menyangkalnya dengan menyatakan Isa tidak disalib atau dibunuh.

Oleh karena itu marilah kita minta kepada Allah supaya Allah memberikan kepada kita kebijaksanaan dan pengertian sehingga kita mengetahui dengan benar tentang penyaliban Isa Al-Masih ini. Bagaimana menurut saudara?
~
Slamet

Balas
Nelson
3 January 2019 5:01 pm

~
Bukti Al-Quran dan Hadits bertentangan.
An-nisa’:157-159, Terutama pada ayat yang ke 159. Ahli ahli kitab akan tetap beriman kepada Isa Al-Masih sampai pada kematiannya.
Bila umat Muslim mengatakan Isa tidak wafat, lalu siapa yang fitnah ahli kitab?
Bila Muslim mengatakan Isa wafat, mereka menolak perkataan nabi mereka.” Isa Al Masih akan turun kembali kebumi untuk membunuh Daj’jal dan menjadi imam terhadap kaum mukmin.
Itulah konyradiksinya.

Balas
Gandhi Waluyan
18 April 2019 4:36 pm

~
Saya setuju mengatakan Yesus mati, karena dia manusia. Dalam Al-Quran dikatakan Kullu nafsin jaaikatul maut. Setiap yang bernafas (bernyawa) pasti merasakan kematian. Sedangkan dia naik ke surga saya sangat tidak percaya.

Karena dari 12 murid-Nya yang selalu dekat dengan Dia. Hanya Matius dan Lukas yang kebetulan kawannya Paulus saja yang mengatakan Dia naik ke surga. Lalu 10 murid lainnya kemana? Tidak ada yang menulis, apakah peristiwa naiknya Yesus ke surga tidak penting? Jadi kesimpulannya cerita Yesus naik ke surga itu cuma hoax.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
23 April 2019 10:30 pm
Balasan ke  Gandhi Waluyan

~
Saudara Gandi,

Kalaupun saudara menyimpulkan peristiwa kenaikan Yesus Kristus naik ke sorga adalah hoaks, bagi kami tidak menjadi persoalan. Karena Yesus Kristus berkata,“Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia. Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain” (Injil, Rasul Besar Matius 24:27-31).
~
Slamet

Balas
Jesus Park
27 April 2019 3:15 pm

~
Gandhi,

Isa mati sudah tepat karena Ia sudah menubuat dirinya sendiri sedangkan nabi saudara mati tidak terduga diawali dengan keracunan yang membuatnya menderita dalam waktu yang sangat panjang.

Bagaimana dengan Isa ke surga? Al-Quran mengatakan “Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu, dan mengangkat kamu kepada-Ku” (QS 3:55). Apakah allah Al-Quran ada di neraka?

Bahkan kejadian isra miraj adalah bertemunya nabi Islam dengan Isa di surga. Apakah saudara mengakui bahwa nabi Islam menipu Muslim sewaktu bertemu Isa di surga? Jadi tanpa disadari bahwa saudara mengakui Al-Quran adalah hoax dari nabi Islam? Apakah saudara sudah murtad menjadi ateis? Atau saudara tidak sadar dengan tulisan sendiri?

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
29 April 2019 10:45 pm
Balasan ke  Jesus Park

~
Saudara Park,

Kalaupun nabi Islam mengatakan bahwa dirinya telah naik ke sorga dan bertemu Isa Al-Masih, ini tidak jadi masalah. Karena tidak ada saksi mata. Bahkan di dalam Kitab Wahyu Isa Al-Masih juga tidak pernah mengatakan kepada Rasul Yohanes bahwa diri-Nya telah bertemu dengan nabi Islam.
~
Slamet

Balas
Mencari Kebenaran
16 July 2019 4:37 am

~
1. Saya setuju cukup menarik.Lagian itu cuman pandangan/pendapat ulama.
2. Setuju, nanti dijelaskan di no.3
3. Apakah saudara mempunyai pandangan lain tentang kematian dan kenaikan Isa Al-Masih? Tolong jelaskan!

Isa memang mati dan jelas tertulis di:(QS. Maryam: 33), Al-‘Imran (3): 55. Tapi tidak di salib. Mengapa : Injil, Rasul Besar Yohanes 19:18,33). Qs. An-Nisa’ 4:157-158. Dalam ayat 157 ada kalimat “Tiada pengetahuan mereka kecuali mengikuti dugaan(murid isa hanya menduga”), dan tidaklah mereka membunuhnya dengan yakin (sedang tentara Romawi tidak mengenal Isa). Jadi Isa memang mati tapi entah dimana hanya Allah yang tahu ada kemungkinan berkaitan dengan ayat 158
Thx

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
16 July 2019 1:05 pm
Balasan ke  Mencari Kebenaran

*****
Saudara Mencari Kebenaran,

1. Sebenarnya pendapat para ulama di atas cukup menegaskan bahwa Isa wafat. Namun, pertanyaannya bagaimana cara Isa wafat? Injil menyatakan bahwa Isa wafat disalib. Jadi, berdalil Injil para ulama dan para ahli sejarah berpendapat tepat sekali. Isa wafat.
2. Kami senang sdr mengakui Isa wafat.
3. Menurut Injil Isa Al-Masih Wafat disalib setelah itu terangkat ke surga. Namun, Al-Quran tidak dapat menjelaskan bagaimana kronologisnya Isa wafat sehingga Muslim tidak tahu bagaimana caranya Isa wafat. Lagi, Al-Quran dicatat sekitar enam abad setelah pristiwa penyaliban Isa. Wajar jika Al-Quran tidak dapat memberikan informasi. Injil adalah informasi yang tepat bagi umat Islam untuk mengetahui bagaimana Isa wafat. Terima kasih.
~
Purnama

Balas
Mencari Kebenaran
16 July 2019 2:45 pm

~
Di dalam Al-Quran memang tidak dijelaskan kronologi kematian Isa sebab:
Surat An-Nisa Ayat 158, “Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.

Dan mengapa Allah tidak memberitahu tentang kematian Isa:
Surat Al-Isra Ayat 85, “Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”.

Ini lah alasan mengapa kita tidak diberi tahu dimana Isa mati:
“Maka (Kami lakukan terhadap mereka beberapa tindakan), disebabkan mereka melanggar perjanjian itu, dan karena kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Allah dan mereka membunuh nabi-nabi tanpa (alasan) yang benar dan mengatakan: “Hati kami tertutup”. Bahkan, sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka karena kekafirannya, karena itu mereka tidak beriman kecuali sebahagian kecil dari mereka” (Qs. 4:155).

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
16 July 2019 3:43 pm
Balasan ke  Mencari Kebenaran

~
Saudara Mencari Kebenaran,

Kitab Taurat dan Injil telah menuliskan tentang penyaliban dan kematian Isa Al-Masih. Dan para sejarahwan juga mencatat tentang fakta peristiwa kematian Isa Al-Masih.

“Dan di situ Ia disalibkan mereka dan bersama-sama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain, sebelah menyebelah, Yesus ditengah-tengah . . . Ketika mereka [tentara-tentara Romawi] sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 19:18,33).

Selain itu ada banyak saksi yang melihat bahwa Isa Al-Masih benar-benar wafat.
Hanya Al-Quran saja yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih tidak disalibkan dan wafat, melainkan diangkat oleh Allah. Lalu mengapa Al-Quran menyatakan hal yang bertentangan?
~
Noni

Balas
Mencari Kebenaran
16 July 2019 5:58 pm

~
LiHat komentar saya sebelumnya dalam surat Qs An-Nisa’ 4:157-158. Dalam ayat 157 ada kalimat “Tiada pengetahuan mereka kecuali mengikuti dugaan(murid isa hanya menduga”), dan tidaklah mereka membunuhnya dengan yakin (sedang tentara Romawi tidak mengenal Isa). Disini jelas tergambarkan.

Sekarang saya tanya apakah murid isa melihat dAri dekat itu isa, apakah tentara romawi itu taHu dan mengenal isa, apakah ada bukti forensik bahwa itu benar-benar Isa. Lagian saat itu tentara Roma sedang mencari pengikut Isa, dan para pengikutnya pasti melihat dari jauh dan tidak berani mendekat karna takut di tangkap.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
17 July 2019 11:46 am
Balasan ke  Mencari Kebenaran

~
Saudara Mencari Kebenaran,

Kami bertanya kepada sdr. Apakah Qs 4:157-158 adalah perkataan Allah? Apakah pantas menjadikan hal itu sebagai informasi yang valid? Kami harap sdr dapat membaca dengan teliti terlebih dahulu. Bagaimana sdr?

Untuk informasi Isa disalib kami harap saudara berkenan membaca uraian Injil, Rasul Besar Yohane 19:1-30. Di sana tertulis dengan lengkap. Berharap sdr dapat mencermatinya. Terima kasih.
~
Purnama

Balas
AVGL
19 July 2019 11:27 am

~
Kenapa tidak pakai mesin waktu saja supaya bisa liat sendiri :v

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
22 July 2019 2:07 pm
Balasan ke  AVGL

~
Saudara AVGL,

Saudara coba menggunakan cara berdasarkan cerita fiktif dimana kejadian sesuatu dapat terbukti sesuai mesin waktu. Kami mengajak sdr untuk kembali kepada Kitab Suci Allah. Silakan sdr menemukan informasi berdasarkan Kitab Suci Allah Injil, bahwa Isa mati untuk mengampuni dosa semua manusia termasuk dosa sdr. Isa berfirman: “Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa” (Injil, Rasul Besar Matius 26:28). Bagaimana menurut sdr?
~
Purnama

Balas

Sidebar

Artikel Terbaru

  • Bolehkah Merayakan Maulid Nabi? Dalil & Maknanya Bagi Mukmin
  • Taurat Injil Diubah? Cendekiawan Islam Berkata Lain!
  • Isa Hanya Seorang Nabi? Pandangan Islam Dan Nasrani
  • Awal Mula Qurban Menyatakan Ridha Allah? Ini Faktanya
  • Nabi Isa Disalib Atau Tidak? Ini Fakta Sejarahnya

Artikel Terpopuler Bulan Ini

  • Isa Hanya Seorang Nabi? Pandangan Islam Dan Nasrani
  • Taurat Injil Diubah? Cendekiawan Islam Berkata Lain!
  • Bolehkah Merayakan Maulid Nabi? Dalil & Maknanya Bagi Mukmin
  • Benarkah Hanya Bahasa Arab Bahasa Al-Quran Asli?
  • Dalil Tidak Ada Yang Mustahil Bagi Allah Untuk Manusia Berdosa

Artikel Yang Terhubung

  • Apakah Nabi Isa Mati Menurut Catatan Al-Quran dan Injil? 
  • Al-Quran Tidak Setuju Menyebut Orang Kristen itu Kafir
  • Siapa Satu-satunya Nabi yang Ada di Surga Menurut Islam?
  • Arti QS 3:55: "Isa Sampai Pada Akhir Ajal dan…

Hubungi Kami

Apabila Anda memiliki pertanyaan / komentar, silakan menghubungi kami dengan menekan tombol di bawah ini.

Hubungi Kami

Renungan Berkala Isa dan Al-Fatihah

Apabila Anda ingin menerima renungan singkat setiap minggu, silakan menekan tombol di bawah ini

Renungan Berkala Isa dan Al-Fatihah

Social Media

Facebook
TikTok
Instagram
YouTube

Hak Cipta © 2009 – 2023 Dialog Agama Isa dan Al-Quran. | Kebijakan Privasi | Kebijakan Dalam Membahas Email | Hubungi Kami

wpDiscuz