• Skip to main content
  • Skip to header right navigation
  • Skip to site footer
Isa Dan Al-Quran

Isa Dan Al-Quran

Dialog Agama - Isa dan Al-Quran

  • Maksud Situs Ini
    • Tentang Kami
    • 60 Ayat Tentang Isa dalam Al-Quran
    • Isa dan Al-Fatihah
  • Jalan ke Surga
    • Paspor Menuju Sorga
    • 6 Ayat Terpenting
  • Ayat Al-Quran
  • Artikel
    • Daftar Artikel
  • Kitab TZI
  • Hubungi Kami

Cahaya Allah Dalam Al-Quran Yang Menerangi Kehidupan!

Isa Dan Al-Quran > Ayat-Ayat Al-Quran > Al-Maidah 5:46 > Cahaya Allah Dalam Al-Quran Yang Menerangi Kehidupan!
6 December 2023 | 6 Komentar

Saya sangat tidak suka kegelapan. Bahkan saya pernah sampai sesak nafas, karena ruangan saya tiba-tiba gelap untuk beberapa menit akibat listrik padam.

Manusia sangat membutuhkan cahaya dalam kehidupan. Tanpa cahaya, manusia tidak dapat melihat dan beraktifitas dengan baik.

Demikian juga kita secara rohani. Sebagai seorang Muslim saya mencari cahaya Allah dalam Al-Quran. Tujuannya agar bisa mendapatkan tuntunan-Nya sampai masuk surga.

Bagaimana perjalanan saya mendapatkannya? Mari simak kisah saya.

Mencari Cahaya Allah dalam Al-Quran

Saya adalah seorang Muslim sejak kecil. Terlahir dalam keluarga baik-baik. Saya diajarkan untuk beribadah oleh orang tua sejak kanak-kanak.

Namun sama seperti manusia lainnya, saya berbuat banyak dosa. Kadang saya khilaf dan salah bertindak. Pernah juga berkali-kali tidak sholat maupun bolong puasa. Tidak ada manusia yang luput dari dosa.

Saya mengetahui bahwa Allah adalah Sumber Cahaya. Maka saya mencari cahaya Allah dalam Al-Quran. Saya ingin mendapatkan terang-Nya sebagai panduan kehidupan.

“Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi . . . Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki . . .” (Qs 24:35).

Namun saat mengetahui hal ini, saya memiliki kegelisahan. Saya tidak mengerti bagaimana kita bisa yakin akan mendapatkan petunjuk-Nya.

Berbagai Kegelisahan Hati Saya

cahayaContoh kegelisahan saya adalah kalimat yang menyatakan “. . . Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki . . .” (Qs 24:35). Sebagai manusia, bagaimana kita bisa mengetahui keputusan-Nya? Bisa saja saya atau keluarga saya menjadi orang yang tersesat.

Hal ini menjadi lebih jelas dalam Hadits. Bahwa memang Allah memberikan cahaya-Nya hanya kepada sebagian orang saja.

“Sesungguhnya Allah telah menciptakan makhluk-Nya dalam kegelapan, lalu Dia menimpakan sebagian dari cahaya-Nya kepada mereka. Maka barangsiapa sebagian dari cahaya tersebut menimpanya niscaya dia mendapatkan cahaya. Dan barangsiapa sebagian dari cahaya tersebut tidak mengenainya niscaya dia akan tersesat . . .” (Sunan Tirmidzi 2566).

Bahkan ada ayat dalam Al-Quran yang menyatakan Allah menyesatkan manusia. Orang yang Ia sesatkan tidak ada yang dapat menolongnya (Qs 16:37).

Terlebih lagi Allah adalah pembalas tipu daya terbaik. “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya” (Qs 3:54).

Puncak ketakutan saya adalah saat membaca Surah Maryam (19:71). Ayat itu menyatakan semua manusia pasti akan masuk neraka. Hal ini adalah “kemestian yang sudah ditetapkan.”

Jika demikian, bagaimana saya bisa terhindar dari neraka? Saya rindu mendapatkan kepastian cahaya-Nya.

Mencari Perwujudan Cahaya Allah

Dalam keadaan seperti ini saya mencari perwujudan cahaya Allah dalam Al-Quran. Saya pernah mendengar bahwa Nabi Islam adalah manifestasi cahaya ilahi. Ia juga suri teladan terbaik.

“Sesungguhnya dia (Muhammad) dulu adalah cahaya yang ada di sekeliling Arsy. Kemudian beliau bersabda ‘Wahai Jibril, aku dulu adalah cahaya itu’” (As-Silsilah adh-Dha’îfah hadits no. 1/474).

Namun rupanya hal ini masih menjadi perdebatan. Karena kutipan ini berasal bukan dari Hadits Shahih. Melainkan dari pemikiran tokoh aliran Sufi.

Yang saya temukan adalah Nabi Islam sendiri menyatakan dengan jelas. Bahwa ia hanya manusia biasa (Qs 18:110). Ia juga mengharapkan rahmat Allah di akhirat, tapi tidak yakin.

Petunjuk dan Cahaya yang Menerangi Manusia

Satu saat saya membaca ayat menarik dalam Al-Quran.

“Dan Kami iringkan jejak mereka dengan Isa putra Maryam . . . Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi) . . .” (Qs 5:46).

Saya menjadi berpikir: Benarkah cahaya Allah dalam Al-Quran merujuk pada Kitab Injil? Saya juga menjadi tertarik dengan tokoh Isa Al-Masih, karena Dialah penyampai cahaya Allah yang dirujuk dalam Al-Quran itu.

Saat mempelajari, saya menemukan banyak hal istimewa mengenai Isa Al-Masih. Saya tidak menyadari semua hal itu sebelumnya.

Contoh, Isa adalah perwujudan Ruh Allah (Qs 21:91). Ia juga adalah Kalimatullah (Qs 4:171). Karena itu Isa satu-satunya yang terlahir suci (Qs 19:19).

Semua hal ini yang menjadi awal penemuan saya. Sampai saya mendapatkan peneguhannya, yaitu saat melihat ada kutipan Injil dari majalah teman kantor saya.

“Isa kembali bersabda kepada orang banyak itu, ‘Akulah terang dunia. Orang yang mengikut Aku tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan akan mempunyai terang hidup’” (Injil, Yahya 8:12).

Saya sangat menginginkan cahaya bagi kehidupan. Karena itu saya rindu mengetahui mengenai Isa Al-Masih lebih baik lagi.

Perwujudan Cahaya Allah Sejati

Saya menempuh proses panjang untuk mencari informasi. Juga untuk tabayyun dengan kebenaran yang saya terima.

Sampai akhirnya saya sadar bahwa kita manusia hidup dalam kegelapan. Hal ini adalah karena dosa. Tidak ada manusia yang mampu lepas dari kegelapan ini dengan usahanya sendiri.

Karena itu Isa Al-Masih datang sebagai penjelmaan cahaya Allah yang dirujuk dalam Al-Quran dalam bentuk manusia. Kebenaran ini rupanya tertulis sangat jelas dalam Kitab Injil.

“Kalam [Kalimatullah, Isa Al-Masih] telah ada dari mulanya. Kalam itu bersama Allah, dan Kalam itu adalah Allah . . . Hidup itu ada di dalam Dia, dan hidup itu adalah terang manusia . . . Kalam itu telah menjadi manusia, lalu tinggal di antara kita . . . penuh dengan anugerah dan kebenaran” (Injil, Yahya 1:1,4,14)

Isa menghilangkan semua dosa dan kegelapan manusia, yaitu saat ia tersalib sebagai tanda pelunasan hutang dosa manusia.

Dengan mengimani dan menjadi pengikut Isa kita bisa mendapatkan cahaya Allah. Kita bisa mendapatkan ampunan-Nya dari semua dosa kita.

Selanjutnya ajaran Isa juga berisikan cahaya Allah yang menjadi panduan bagi kehidupan kita. Sehingga melalui Isa kita mendapat perwujudan cahaya Allah yang dirujuk dalam Al-Quran itu untuk kehidupan dan jaminan surga di akhirat.

Jadi, Isa Al-Masih adalah penjelmaan cahaya Allah bagi keselamatan manusia.

Mendapatkan Cahaya Allah bagi Manusia

Untuk sampai pada pemahaman ini memang tidak mudah. Karena saya harus mengubah berbagai pandangan lama saya.

Namun saat mengimani Isa dan membaca Injil, hati saya menjadi tenang. Saya mendapatkan terang yang menyatakan Allah yang Maha Kasih. Sehingga Ia mengingini semua orang selamat. Allah tidak akan menyesatkan manusia.

Panduan cahaya Allah adalah melalui Isa Al-Masih. “Sebab sudah kulihat sendiri keselamatan yang berasal dari-Mu . . . terang [Isa Al-Masih] yang menyatakan kebenaran kepada bangsa-bangsa . . .” (Injil, Lukas 2:30,32).

Maukah Anda mendapatkan cahaya Allah bagi manusia dan kepastian selamat? Mari mengimani Isa dan mengikuti-Nya dengan mengamalkan Kitab Injil.


Artikel Terkait

Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Cahaya Allah Dalam Al-Quran Yang Menerangi Kehidupan”. Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut:

  1. Manifestasi dari Allah: Petunjuk dan Cahaya Bagi Mukmin
  2. Bismillah – Idiom Untuk “Berjalan Dalam Cahaya Yang Maha Esa”
  3. Isa Al-Masih Adalah Terang Dan Cahaya Dari Allah?

Video:

  1. Injil Dalam Al Quran

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana pendapat Saudara bahwa ada manusia yang mungkin mendapatkan cahaya Allah dalam Al-Quran namun ada yang akan disesatkan-Nya?
  2. Bagaimana pendapat Saudara bahwa kitab Injil berisi petunjuk dan cahaya? Pernahkah Saudara membacanya?
  3. Bagaimana pendapat Saudara bahwa Isa Al-Masih adalah perwujudan cahaya Allah yang dirujuk dalam Al-Quran itu bagi manusia?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, maaf bila terpaksa kami hapus.

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke: 0812-9530-4930

Category: Al-Maidah 5:46Tag: Cahaya Allah

Bagikan Artikel Ini:

Share on Facebook Share on X (Twitter) Share on WhatsApp Share on Email Share on SMS

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .

Subscribe
Beritahulah

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Al-Quran

6 Komentar
Paling lama
Terbaru
ROJA
5 March 2018 7:42 pm

~
Cahaya itu ya Muhammad. min mimin.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
5 March 2018 10:37 pm
Balasan ke  ROJA

~
Saudara Roja,

Kami bertanya kepada saudara. Mengapa sdr menyebutkan nabi Islam sebagai cahaya? Dapatkah sdr membuktikan pernyataan sdr? Tertulis di mana hal itu dalam Al-Quran? Mohon pencerahannya. Terimakasih.
~
Purnama

Balas
Muslih
12 December 2023 11:27 am

~
Yesaya 43:10 “Kamu inilah saksi-saksi-Ku,” demikianlah firman TUHAN, “dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.” 

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
18 January 2024 9:23 pm
Balasan ke  Muslih

~
Saudara Muslih,

Terima kasih untuk kutipan ayat tersebut. Kami senang jika saudara mau memberikan alasan mengapa saudara mengutip ayat tersebut dan apa yang hendak saudara sampaikan dari ayat itu?
~
Salma

Balas
Omgan garut
26 December 2023 2:40 pm

~
Maaf saya mau membalas pendapat saya yang sudah dijalani mengenai tubuh manusia mulai dari nabi Adam. Adam itu jasad manusia. Nuh sirna manusia, Ibrahim rasanya manusia, Musa cahayanya manusia, Isa Ruh-nya manusia, Muhammad rasul penyabung rasa dari ke-5 nabi yang di atas itu. Ajaran yang saya terima semoga bermanfaat bagi yang mengerti perwujudan diri.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
18 January 2024 5:26 pm
Balasan ke  Omgan garut

~
Saudara Omgan,

Kami menghargai pendapat saudara. Nabi-nabi Allah yang saudara sebutkan dipilih Allah dari dunia ini untuk menyampaikan pesan Allah bagi umat-Nya agar umat-Nya hidup dalam terang Allah.

Tanpa disadari, manusia banyak yang hidup dalam kegelapan dan mereka memerlukan terang agar tidak tersesat. Siapakah terang hidup itu? Isa Al-Masih pernah berkata “Isa kembali bersabda kepada orang banyak itu, ‘Akulah terang dunia. Orang yang mengikut Aku tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan akan mempunyai terang hidup’” (Injil, rasul Besar Yahya 8:12).

Apakah saudara ingin menerima rahmat Allah? Saatnya saudara percaya pada Isa Al-Masih yang bisa memberikan terang hidup untuk saudara.
~
Salma

Balas

Sidebar

Artikel Terbaru

  • Bolehkah Merayakan Maulid Nabi? Dalil & Maknanya Bagi Mukmin
  • Taurat Injil Diubah? Cendekiawan Islam Berkata Lain!
  • Isa Hanya Seorang Nabi? Pandangan Islam Dan Nasrani
  • Awal Mula Qurban Menyatakan Ridha Allah? Ini Faktanya
  • Nabi Isa Disalib Atau Tidak? Ini Fakta Sejarahnya

Artikel Terpopuler Bulan Ini

  • Isa Hanya Seorang Nabi? Pandangan Islam Dan Nasrani
  • Taurat Injil Diubah? Cendekiawan Islam Berkata Lain!
  • Bolehkah Merayakan Maulid Nabi? Dalil & Maknanya Bagi Mukmin
  • Benarkah Hanya Bahasa Arab Bahasa Al-Quran Asli?
  • Dalil Tidak Ada Yang Mustahil Bagi Allah Untuk Manusia Berdosa

Artikel Yang Terhubung

  • Cara Muslim dan Nasrani Pasti Mendapatkan Cahaya…
  • Isa Al-Masih Adalah Terang Dan Cahaya Dari Allah?
  • Siapa Sumber Petunjuk dan Cahaya Bagi Umat Muslim,…
  • Apakah Benar Isi Kitab Injil ada Dalam Al-Quran?
  • Kitab yang Wajib Dipercayai Muslim Sebagai Pedoman Hidup  

Hubungi Kami

Apabila Anda memiliki pertanyaan / komentar, silakan menghubungi kami dengan menekan tombol di bawah ini.

Hubungi Kami

Renungan Berkala Isa dan Al-Fatihah

Apabila Anda ingin menerima renungan singkat setiap minggu, silakan menekan tombol di bawah ini

Renungan Berkala Isa dan Al-Fatihah

Social Media

Facebook
TikTok
Instagram
YouTube

Hak Cipta © 2009 – 2023 Dialog Agama Isa dan Al-Quran. | Kebijakan Privasi | Kebijakan Dalam Membahas Email | Hubungi Kami

wpDiscuz