
Ayat Tentang Membunuh Dalam Islam
Berikut ini satu ajaran Al-Quran tentang membunuh. QS 21:107 dan QS 5:32 mengatakan, “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia . . . maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya”. Kedua ayat ini secara jelas mengajarkan bahwa Islam mengecam tindakan membunuh.
Lalu bagaimana dengan membunuh orang yang berbeda iman? Hadist al-Bukhari mengajarkan orang yang membunuh orang yang berbeda iman dengan sembarangan tidak akan mencium aroma surga. Dengan kata lain, bagian Al-Quran ini menentang kekejaman/membunuh dalam Islam.
Allah Mengijinkan Pembunuhan?
QS 2:190 sepertinya berbeda dengan kedua ayat di atas. Allah mengijinkan pembunuhan pada perang yang sudah disepakati. Begitu juga, pembunuhan untuk menghukum pelaku kejahatan.
Banyak Muslim aliran keras menggunakan ayat Al-Quran untuk membunuh Nasrani. Misalnya dalam QS 2:191, 8:12, 9:5. Mengapa Islam mengajarkan membunuh? Bagaimana pendapat Anda mengenai kekejaman dalam Islam? Kirimkan email kepada staff kami.
Benarkah Ada Ajaran Perintah Membunuh Dalam Alkitab
Kitab Allah Keluaran 20:13 dan Injil Matius 5:21-26 mengajarkan bahwa Allah melarang tindakan membunuh. Tetapi hal yang menarik adalah Alkitab menuliskan beberapa tindakan pembunuhan yang Allah perintahkan.
Dalam Kitab Allah Ulangan 2:34, menuliskan Allah meminta bangsa Israel untuk membunuh semua penduduk Kanaan. Mengapa demikian?
Bangsa Kanaan hidup dengan sangat jahat dan tidak bermoral selama 400 tahun. Mereka mempersembahkan anak-anak sebagai persembahan untuk dewa mereka. Dosa seksual mereka juga sangat parah. Mereka merampas tanah yang sudah dibeli oleh leluhur bangsa Israel.
Bangsa Kanaan tidak mau bertobat. Namun perlu kita ingat bahwa hal ini adalah perintah Allah yang khusus dan tidak terulang lagi.
Apakah Anda ingin mengetahui atau membahas lebih lanjut tentang hal ini? Silakan mengirimkan email kepada staff kami.
Isa Al-Masih yang Dibunuh
Pembahasan di atas sepertinya berlawanan dengan apa yang Isa Al-Masih ajarkan. Sebenarnya tidak demikian. Isa adalah Allah yang berotoritas. Isa juga dengan tegas memarahi orang Farisi karena mereka mengatasnamakan agama dan menjadi sangat sombong dan munafik.
Isa penuh dengan cinta kasih. Semua hal yang Ia katakan, ajarkan dan lakukan adalah berlandaskan kasih. Khususnya kepada semua umat manusia.
Isa Al-Masih merelakan diri-Nya, disalib dan dibunuh karena agama (Yahudi) dan politik (Romawi). Dia melakukan ini karena Dia ingin membuktikan kasih-Nya kepada Anda. Agar dosa Anda diampuni.
Maukah Anda menerima kasih-Nya? Silakan mengirimkan email kepada staff kami.
[Staf Isa dan Islam – Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Isa dan Islam.]
Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Setelah membaca artikel di atas, apa pendapat Saudara tentang tindakan membunuh dalam Islam dan ajaran Nasrani?
- Bagaimana tanggapan Saudara tentang kisah Allah yang mengijinkan atau memberikan perintah untuk membunuh?
- Mengapa orang Nasrani tidak boleh memakai kejadian pembunuhan di Perjanjian Lama sebagai pedoman untuk membunuh orang pada masa ini?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.
Artikel Terkait
Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Penjelasan Ajaran Membunuh Dalam Islam dan Nasrani?” Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut:
- Muslim Bertanya: Mengapa Orang Ingin Membunuh Isa Al-Masih?
- Ajaran Islam Mengenai Perang Suci
- Jihad Islam atau Kasih Isa Al-Masih
- Perkembangan Kristen, Islam, Dalam 100 Tahun Pertama Sejarahnya
Video:
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”
Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.


Allah Mengijinkan Pembunuhan?
Benarkah Ada Ajaran Perintah Membunuh Dalam Alkitab
Isa Al-Masih yang Dibunuh
PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .