• Skip to main content
  • Skip to header right navigation
  • Skip to site footer
Isa Dan Al-Quran

Isa Dan Al-Quran

Dialog Agama - Isa dan Al-Quran

  • Maksud Situs Ini
    • Tentang Kami
    • 60 Ayat Tentang Isa dalam Al-Quran
    • Isa dan Al-Fatihah
  • Jalan ke Surga
    • Paspor Menuju Sorga
    • 6 Ayat Terpenting
  • Ayat Al-Quran
  • Artikel
    • Daftar Artikel
  • Kitab TZI
  • Hubungi Kami

Siapa Isa Al-Masih Sang Kalimatullah Itu Bagi Mukmin

Isa Dan Al-Quran > Artikel-Artikel > Ulasan Berita Agama > Siapa Isa Al-Masih Sang Kalimatullah Itu Bagi Mukmin
10 April 2024 | 43 Komentar

Banyak orang berpendapat bahwa umat Nasrani disesatkan karena melihat pengertian Isa Al-Masih itu siapa dari ajaran Alkitab. Ada pandangan yang menyatakan Allah beranak. Atau bahwa ada tiga Allah. Maupun tidak mungkin Allah bisa mati.

Banyak kesalahpahaman yang beredar di masyarakat. Hal ini bisa menimbulkan perselisihan dan perdebatan.

Kami bersyukur dengan seorang Muslimah NU bernama Aisha Nurramdhani. Karena ia menjelaskan pengertian Isa Al-Masih itu siapa dengan sangat baik. 

Hal ini bisa menjadi jembatan bagi umat Muslim untuk memahami pandangan Nasrani. Juga menjadi jalan untuk mengetahui siapakah Isa Al-Masih itu yang sebenarnya.

Mari kita simak pembahasan tentang pengertian siapa itu Isa Al-Masih. Uraian ini akan menyadur penjelasan dari Aisha Nurramdhani dan memberi tambahan kutipan dari Al-Quran, Kitab Taurat dan Injil. 

Siapakah Isa dalam Pandangan Nasrani? 

Untuk memahami jawabannya, pertama-tama kita perlu melepaskan kacamata pandangan lama kita. Dan perlahan mulai melihat pengertian Isa Al-Masih itu siapa dari sudut pandang umat Nasrani. 

Ada ungkapan bijak yang tepat untuk hal ini. “Kita boleh tidak setuju. Berbeda itu baik. Namun selalu baik juga untuk mengerti pandangan pihak lain.” 

Umat Nasrani melihat siapa Isa Al-Masih itu sebagai Allah yang menjelma menjadi manusia. Bukan manusia yang terangkat menjadi Allah. Hal ini berbeda dengan pandangan yang selama ini banyak disalahpahami umat Muslim. 

Pandangan Nasrani menyatakan manusia tak mungkin jadi Allah. Tetapi Allah yang Maha Kuasa dapat menjelma menjadi apapun. Menyangkal Allah mampu menjadi manusia berarti menyangkal kemaha-kuasaan Allah. 

Hal ini menyebabkan ada kodrat ganda dalam Isa Al-Masih. Yaitu “sepenuhnya insani” (kamil bi al-nasut), sekaligus “sepenuhnya ilahi” (kamil bi al-lahut).

Umat Nasrani percaya siapa Isa Al-Masih itu sebagai Kalimatullah. Yaitu Firman Allah yang menjadi manusia. Jadi Isa bukan sekadar nabi penyampai firman. Melainkan Ia adalah jelmaan dari firman itu sendiri. 

Memang dalam hal ini umat Muslim berbeda pandangan. Namun menariknya ada dalil dari Al-Quran dan Hadits mengenai hal ini. 

Contohnya, “Isa itu sesungguhnya ruh Allah dan firman Allah” (HR. Anas ibnu Malik hal. 72, Qs 4:171). Apakah arti dari ayat ini?  

Apakah Isa Anak Biologis Allah? 

Salah satu penekanan kuat dari ajaran Islam adalah Allah tidak beranak dan diperanakkan (Qs 112:3). Sehingga banyak umat yang tidak setuju dengan sebutan Isa sebagai anak Allah. 

Ini adalah salah satu kesalahpahaman terbesar. Karena sebenarnya ajaran Nasrani juga percaya Tauhid.  

Kitab Taurat menyatakan dengan jelas, “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” (Taurat, Ulangan 6:4). Hal ini terkonfirmasi dalam Injil (Injil, 1 Timotius 2:5). 

Dalam pembahasan siapa Isa Al-Masih itu, Kitab Taurat, Zabur dan Injil tidak pernah mengajarkan Allah punya anak biologis. Juga Allah tidak berhubungan dengan Maryam untuk melahirkan Isa. 

Istilah anak Allah merupakan gambaran. Contohnya, kita pernah mendengar istilah, “kursi Allah yang meliputi langit dan bumi” (Qs 2:25). Tentunya, ungkapan ini adalah bersifat gambaran. Demikian juga dengan istilah anak Allah. 

Anak Allah melambangkan kedekatan dengan Allah. Ajaran Nasrani menyatakan Allah sebagai Bapa yang baik. Sehingga manusia bisa dekat dengan-Nya.  

 “Lihatlah betapa Allah mengasihi kita. Sehingga kita diakui sebagai anak-anak-Nya” (Injil, 1 Yohanes 3:1 BIS). 

Kedekatan ini bukan hanya untuk Isa. Melainkan semua umat Nasrani bisa menyatakan diri sebagai “anak-anak Allah.” 

Jika Isa adalah Allah Mengapa Punya Kelemahan? 

Banyak orang mempertanyakan jika Isa memang Allah, mengapa tergambar memiliki banyak kelemahan? Hal ini karena banyak yang tidak paham bahwa ada sifat “sepenuhnya insani” (kamil bi al-nasut) dan “sepenuhnya ilahi” (kamil bi al-lahut).  

Dalam pengertian siapa Isa Al-Masih itu, Isa adalah 100% Allah sebagai Kalimatullah (kalam Allah). Namun Ia juga 100% manusia dengan segala keterbatasan fisik-Nya.

Kitab Injil mengambarkan hal ini dengan jelas. “Sebab di dalam Al-Masih secara jasmani berdiam keilahian yang sempurna” (Injil, Kolose 2:9). 

Dalam keadaan-Nya sebagai manusia tidaklah lepas dari sifat-sifat kemanusiaan. Isa bisa saja merasa lelah dan mengantuk. Ia bisa lapar dan juga haus. 

Namun pada sisi lainnya terdapat banyak atribut Ilahi. Ada banyak keistimewaan Isa yang berbeda dari nabi lainnya. 

Al-Quran juga menulis berbagai keilahian Isa. Contohnya: 

  • Isa satu-satunya yang lahir dari perawan (Qs 19:20). 
  • Isa satu-satunya Pribadi yang suci (Qs 19:19). Semua manusia berdosa, tapi Isa tanpa dosa. 
  • Kehidupan Isa penuh mukjizat. Bahkan membangkitkan orang mati (Qs 3:49).
  • Isa sekarang berada di sisi Allah (Qs 4:158).

Penjelasan ini membawa kita pada beberapa pertanyaan selanjutnya. 

Jika Allah Datang ke Bumi Apakah Surga Kosong? 

Mengatur alam semesta tidak ada hubungannya dengan hadirnya Isa di dunia. Umat Islam juga percaya bahwa Allah memiliki sifat Maha Kuasa dan Maha Hadir. 

Allah bisa mendengarkan doa kita. Sementara pada saat bersamaan, Ia juga mendengarkan seruan orang yang tinggal di belahan bumi lainnya. 

Allah tentu bisa tetap mengatur dunia dalam kemahakuasaan-Nya. Sambil pada saat bersamaan menjelma menjadi manusia. 

Jika Penjelmaan Allah, Mengapa Bisa Mati? 

Seperti penjelasan di atas bahwa Isa juga memiliki tubuh jasmani. Tentu yang bisa mati bukan keilahian-Nya. Melainkan fisik-Nya sebagai manusia. 

Hal ini sama dengan kitab suci dalam bentuk cetakan buku. Kita tentu paham bahwa jika bukunya hancur atau terbakar, bukan berarti Firman Allah hancur. Melainkan yang rusak hanya kertas dan tinta secara fisik saja. 

Selanjutnya umat Muslim juga percaya kematian itu hanyalah masalah jasmani. Ruh manusia tetap hidup bahkan setelah tubuhnya meninggal (Qs 89:27-28). 

Siapa Isa Al-Masih itu yang adalah Ruh Allah dan Kalimatullah hanya sesaat Ruh meninggalkan tubuh-Nya. Namun Allah adalah sumber hidup. Karena itu Kalimatullah bangkit. Ia menjadi pernyataan kuasa Allah bagi kehidupan manusia. 

Pertanyaan Terutama: Apa Tujuan Allah Menjadi Manusia? 

Inilah yang menjadi kegelisahan utama. Memang bisa saja Allah menjadi manusia. Namun apakah keperluan-Nya? Bahkan Sang Kalimatullah harus menanggung derita di kayu salib. Apa perlu sampai demikian? 

Umat Nasrani percaya bahwa manusia penuh dengan dosa. Semua ibadah dan amal baik tidak akan mampu menutupi dosa. Karena itu semua manusia pasti akan menerima hukuman Allah. 

Namun Allah Maha Kasih. Ia menghendaki manusia selamat dan bisa hidup bersama-Nya di surga. 

Jalan Allah adalah dengan menjelma menjadi manusia. Ia bahkan sebagai manusia mati tersalib. Tujuannya untuk menjadi penebus manusia atas dosa mereka. 

Kita tidak mampu menjadi penanggung dosa orang lain. Namun berbeda dengan Allah, karena Ia Maha Suci, maka Ia bisa melakukannya. 

“Pada dasarnya Isa Al-Masih sama dengan Allah. Namun Ia menjadi seperti manusia. Bahkan sampai kepada kematian di salib. Hal ini karena Allah begitu mengasihi manusia. Sehingga Ia memberikan Isa, Kalimatullah. Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan mendapat sorga” (Injil, Filipi 2:6-8 dan Yohanes 3:16 parafrasa). 

Kita sebagai manusia bisa menerima rahmat Allah ini. Caranya dengan mengimani dan menjadi pengikut Isa Al-Masih. Maka semua dosa kita akan diampuni dan kita mendapat jaminan surga. 

Mengimani Rahmat Allah  

Inilah pandangan Nasrani mengenai siapa Isa Al-Masih itu. Memang pasti dalam kepercayaan berbeda, terdapat ajaran yang berbeda pula. 

Tentu umat Muslim percaya kepada konsep yang berbeda. Dalam hal ini antar umat bisa saling menghormati dan menghargai. 

Setelah membaca artikel ini kami berharap lebih banyak orang mengerti pengertian Isa Al-Masih itu siapa dari pandangan Nasrani. Bahwa Ia adalah Allah yang menjadi manusia. Ia menjadi jalan Allah untuk menyatakan rahmat-Nya, yaitu memberikan pengampunan bagi dosa manusia. 

“. . . Isa Al-Masih datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan orang berdosa . . .” (Injil, 1 Timotius 1:15). 

Mari kita saling menghargai. Juga lebih lagi belajar pengertian Isa Al-Masih itu siapa. Isa adalah pribadi sangat istimewa dalam berbagai kepercayaan berbeda. 


Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apakah penjelasan Muslimah NU, Aisha Nurramdhani itu, membantu Saudara mempunyai pengertian tentang siapa hakekat Isa Al-Masih itu bagi Muslim sebenarnya? Jelaskan! 
  2. Menurut Saudara, apakah yang menghalangi kaum Muslim salah memahami siapa Isa Al-Masih itu?
  3. Sesuai penjelasan Injil Allah dan Muslimah NU di atas, mengapa Isa Al-Masih bukanlah manusia biasa?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Artikel Terkait

Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Siapa Isa Al-Masih Sang Kalimatullah Itu Bagi Mukmin”  Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut:

  1. Kisah Nabi Isa Singkat Menurut Kitab Allah
  2. Ketuhanan Isa Al-Masih Berdasarkan Alkitab Dan Al-Quran
  3. Bagaimana Isa Dalam Al-Baqarah, Puncak Al-Quran?
  4. Menjawab Keraguan Islam Akan Kematian Isa Al-Masih

Video:

  1. Isa Al-Masih Dalam Al-Quran

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.  Atau SMS/WA ke: 0812-9530-4930.

Category: Ulasan Berita AgamaTag: Keunggulan Isa Al-Masih

Bagikan Artikel Ini:

Share on Facebook Share on X (Twitter) Share on WhatsApp Share on Email Share on SMS

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .

Subscribe
Beritahulah

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Al-Quran

43 Komentar
Paling lama
Terbaru
@Kamelia
31 January 2017 5:00 pm

~
Buat Umat Islam,
Perihal: Penjelasan Muslimah NU Soal Isa Al-Masih Bagi Para Mukmin.

Al-Quran mencatat: “Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut-pengikut Isa yang setia: ‘Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada rasul-Ku.’ Mereka menjawab: ‘Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).'” (Qs. Al-Maidah :111).

Dari ayat di atas mengatakan seruan untuk mengimani Isa Al-Masih, sebagai pengikut yang benar di jalan Allah, dan hukumnya adalah wajib bagi umat manusia, serta harus patuh dengan ajaran sebagai kasih.

Pada Isa Al-Masih melekat padanya Injil, dan di dalam Injil Isa Al-Masih Adalah Firman Tuhan Allah [ Pencipta ], Amin

Balas
staff
4 March 2017 8:47 am
Balasan ke  @Kamelia

~
Saudara Kamelia,

Sebenarnya bila kita mempelajari Al-Quran dengan teliti dan pemahaman yang benar, maka kita akan mengerti bahwa Isa Al-Masih lebih dari utusan Allah. Isa Al-Masih adalah Roh dan Kalimat Allah.
“Sesungguhnya Al Masih, ‘Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan roh dari-Nya” (Qs 4:171).

Bahkan Al-Quran memberikan gelar ilahi pada Isa Al-Masih yang tidak disandangkan pada nabi-nabi lain. Isa Al-Masih adalah “KalimatNya” (Qs 4:171); “laki-laki yang suci“ (Qs 19:19); dan “memberikan pengetahuan tentang hari kiamat” (Qs 43:61).

Sebagai bahan perenungan, Mengapa hanya Isa Al-Masih saja yang diberikan predikat ilahi demikian, bukan nabi lain?
~
Slamet

Balas
Anto
1 February 2017 11:28 am

~
Mengenai Hadist, percakapan dengan nabi, banyak ulama sebut itu adalah hadist palsu. Kelihatannya baik tapi menyesatkan dan membuat dusta atas nama nabi.

Dalam Al-Quran ada ayat-ayat yang kontradiksi, dan zaman Ustman ada perintah pembakaran ayat Al-Quran yang tidak diinginkan Ustman.
Apakah ayat kontradiktif ini yang penuh doktrin ada memungkinan seperti hadist palsu “Percakapan Nabi” dan iblis yang bisa masuk dalam Alquran Ustman?

Menurut sejarahnya jelas Al-Quran bukan turun dari langit, bukankah tidak mungkin ada tangan-tangan manusia ikut campur?

Balas
staff
4 March 2017 8:57 am
Balasan ke  Anto

~
Saudara Anto,

Terima kasih atas komentar saudara, kami merasa senang apabila saudara bersedia memberikan komentar yang ada hubungannya dengan topik artikel “Penjelasan Muslimah NU Soal Isa Al-Masih Bagi Para Mukmin.”

Tentang kemurnian Al-Quran dapat kita diskusikan pada artikel “Muslim: Al-Quran Masih Murni! Benarkah Demikian?” pada link http://tinyurl.com/hrffh4o
~
Slamet

Balas
@Jhon Lukas
19 March 2017 4:36 am

~
Buat Semua Umat Muhammad,

Saudara umat Muslim, Muhammad mengakui Taurat dan Injil adalah Firman Allah. Baca Surah As-Sajdah: 23 dan Sura Al-Ma’idah: 46 dan Surah Az-Zahkruf :63. Dengan jelas, siapa Yesus Kristus (Isa Al-Masih) itu.

Balas
staff
25 March 2017 11:37 am
Balasan ke  @Jhon Lukas

~
Dalam Qs 5:46 tertulis, “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan ’Isa putera Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.”

Jelas Nabi Islam menunjukkan kepada kita bahwa dalam Taurat dan Injil terdapat petunjuk dari Allah, yang patut diimani oleh setiap orang-orang yang bertakwa . Sehingga menurut kami, sudah selayaknya umat Islam juga menerima Taurat dan Injil sebagai kebenaran dari Allah!
~
Slamet

Balas
Zakir Naik
22 March 2017 2:01 pm

~
Umat Nasrani,

Kalian sesungguhnya tidak beriman bahwa Yesus adalah Allah, tetapi terpaksa mengimaninya karena ajaran gereja. Allah yang menjelma menjadi manusia di dalam tubuh Yesus agar kalian dapat menyembahnya sebagai Allah.

Ini bukti ajaran gereja, yang membukti kalian adalah pengikut ajaran gereja!

Balas
staff
25 March 2017 11:52 am
Balasan ke  Zakir Naik

~
Saudara Zakir,

Ajaran yang menyatakan Allah menjadi manusia bukanlah ajaran gereja, tapi ajaran Kitab Suci Allah.

Bahkan dalam Kitab Suci-Nya, Allah sendiri yang memerintahkan bukan saja manusia melainkan para malaikat di sorga juga wajib menyembah Isa Al-Masih.
“Dan ketika Ia (Allah) membawa pula Anak-Nya yang sulung kedunia, Ia berkata: “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia” (Injil Surat Ibrani 1:6).

Oleh karena itu tidak salah apabila orang Kristen menyembah Isa Al-Masih. Karena Isa Al-Masih adalah Allah yang menjadi manusia. Apabila Isa Al-Masih nabi biasa seperti Muhammad tentunya mereka tidak akan menyembah-Nya?
~
Slamet

Balas
Zakir Naik
22 March 2017 2:10 pm

~
Berserah diri lah kalian kepada Allah sejati, karena ia pencipta alam semesta. Sebagai pengikut-Nya. Bukan menjadi pengikut ajaran gereja,yang mengajarkan Allah yang tidak benar dengan mengatakan bahwa Yesus adalah Allah.

Balas
staff
25 March 2017 12:00 pm
Balasan ke  Zakir Naik

~
Kitab Suci Allah menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimatullah yang datang ke dunia dalam wujud-Nya sebagai manusia. Walaupun Dia datang melalui proses dilahirkan oleh seorang wanita yang masih perawan bernama Maryam.

Mari kita perhatikan firman Allah berikut ini: “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai” (Kitab, Nabi Besar Yesaya 9:5).

Bahkan sebagai Kalimat Allah, Dia tidak lain adalah Pencipta alam semesta. “Segala sesuatu dijadikan oleh Dia[Firman, Kalimat] dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:3).
~
Slamet

Balas
Usil
27 March 2017 2:09 am

~
Kasihan sama Nasrani ini,

Mereka terus ngotot mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan, padahal Yesus tidak pernah secara pasti mengatakan bahwa Ia adalah Tuhan di dalam Alkitab.

Sudahlah Nasrani, daripada kalian menyembah Yesus, yang selama ribuan tahun menjadi polemik apakah Dia Tuhan, diantara umat beragama,lebih baik kalian berserah diri kepada Tuhan pencipta alam semesta. Dan mengikuti Muslim, beragama Islam sebagai bentuk penyerahan diri kepada-Nya!

Balas
staff
2 April 2017 4:15 am
Balasan ke  Usil

~
Saudara Usil,

Kami menghargai himbauan saudara, namun yang perlu dijawab adalah benarkah dengan memeluk Islam manusia pasti diselamatkan?

Karena Al-Quran tidak memberikan solusi terhadap keselamatan hidup manusia. Bahkan Al-Quran mencatat, “Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan” (Qs 19:71).

Bagaimana saudara menjelaskan hal ini?
~
Slamet

Balas
Anto
1 April 2017 1:06 am

~
Hasil dari umat Nasrani percaya Isa Al-Masih adalah Tuhan, yaitu menerima ajaran Kasih Isa Al-Masih sehingga dapat mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri. Lalu menjadi pelopor timbulnya human rights yaitu hak azasi manusia, bahwa hak dasar manusia tidak boleh diambil manusia lain seperti tidak boleh membunuh.

Ajaran jihad Muhammad, membunuh kafir halal, berperang membunuh demi agama dan demi
Alloh? Alloh palsu. Sebab Allah sejati menentang pembunuhan. Isa Al-Masih bersabda, Iblislah pembunuh manusia sejak semula.

Sesudah perang dunia kedua, para misionaris dan pendeta di Amerika dan Inggris maju mempelopori timbulnya Human rights tersebut, tidak boleh membunuh, penjajahan di dunia harus dihapuskan. Dunia informasi maju sehingga segala hoax rohani dan agama.

Balas
staff
2 April 2017 4:28 am
Balasan ke  Anto

~
Saudara Anto,

Jelas Isa Al-Masih tidak membenci orang kafir, tetapi mengasihi mereka juga. Bahkan Dia memerintahkan kita harus mengasihi semua orang, semua tingkat sosial, kaya atau miskin, musuh atau teman, baik atau jahat, tahu balas budi atau tidak, semua harus dikasihi tanpa syarat.

Mengapa Isa Al-Masih memerintahkan kita mengasihi tanpa syarat? Apabila kita menunjukkan kasih Allah tanpa syarat dan penuh pengorbanan, kasih itu akan membuka pintu hati orang yang tersesat kepada kebenaran Injil. Sehingga melalui itu, mereka dapat diselamatkan dari kebinasaan kekal di neraka.
~
Slamet

Balas
Anto
1 April 2017 1:11 am

~
Dengan kemajuan teknologi informasi segala hoax kebohongan agama, hoax hal rohani dapat ketahuan belangnya dengan investigasi sesuai fakta, bukti dan sejarah yang benar.
Membandingkan Al-Quran dengan Alkitab secara baik, jujur dan benar akan menghasilkan murtadin-murtadin yang bahagia siap masuk surga Isa Al-Masih.

Balas
staff
27 June 2017 2:39 am
Balasan ke  Anto

~
Saudara Anto,

Sebagai kitab suci agama Alkitab dan Al-Quran tentunya mengajarkan hal yang baik. Namun sebagai umat beragama kita memerlukan jaminan keselamatan atau kepastian masuk ke sorga.

Alkitab menyatakan kepada kita bahwa keselamatan itu adalah anugerah Allah di dalam Isa Al-Masih.

“Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal” (Injil, Surat Yohanes 1:11-13).

Hadis juga mengatakan bahwa amalannya tidak mampu membawa seseorang masuk surganya Allah.
“Tidak ada amalan seorangpun yang bisa memasukkannya ke dalam surga, dan menyelematkannya dari neraka. Tidak juga denganku, kecuali dengan rahmat dari Allah” (HR. Muslim no. 2817).
~
Slamet

Balas
$***Al-Saitonin
2 April 2017 2:10 am

~

Sang Upaya,

Kasihan sama Nasrani ini, terus ngotot mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan.

Respon: Anda kurang banyak belajar tentang Injil dan Taurat (Qs 5:46, Qs 32:23). Apa ada manusia masuk urga melalui ajaran Muhammad? Apabila membaca dan hafal Al-Quran juga apa sudah ada yang masuk surga?

Asal Anda tahu saja, Si Ajaib Yesus Ku dapat membawa penjahat yang di kayu salib ke surga (Injil, Rasul Besar Lukas 23:42-43). itu bukti si Ajaib Yesus ku itu Allah.

Apa anda sudah mempublikasikan kalau Muhammad saja bilang Injil dan Taurat adalah kalam Allah. Oleh karena itu cepatlah cari jalan ke surga melalui Yesus
agar tidak menyesal.

Balas
staff
27 June 2017 2:59 am
Balasan ke  $***Al-Saitonin

~
Orang Kristen jelas tidak pernah mentabiskan Isa Al-Masih menjadi Tuhan karena Dia memang Allah yang menjadi manusia.

Jelas tidak satupun dari nabi-nabi yang berkata bahwa dia mengetahui rahasia akhir zaman. Demikian juga Muhammad. Walau umat Muslim mengimani Muhammad sebagai nabi penyempurna, tetapi dia berkata dengan jujur, tidak mengetahui akan akhir zaman.

Justru tentang akhir zaman, nabi Islam ini menghubungankannya dengan Isa Al-Masih. Dia berkata, “Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah kamu Dia akan menjadi Hakim yang adil” (Hadits Shahih Muslim 127).

Satu hal yang diketahui Muhammad tentang akhir zaman, bahwa Isa Al-Masih akan datang sebagai Hakim yang adil. Sebab, demikianlah yang tertulis dalam kitabnya, “Dan sesungguhnya ’ Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat” (Qs 43:61).
~
Slamet

Balas
ric
22 April 2017 9:55 pm

~
Jika dengan memperdebatkan ayat tidak ketemu solusi, mungkin ilustrasi ini dapat membantu.
Jika Anda direktur Perusahaan Besar yang sangat berkuasa, bijaksana, baik hati, semua sifat baik ada di anda. Anda juga punya anak yang sangat anda sayangi dan cintai, Anak andapun sangat sayang kepada anda. Anak anda mewarisi sifat anda, selalu berbuat baik pada karyawan.

Karyawan-karyawan Anda yang belum kenal anda sebagai direktur, malah menyanjung dan meneladani perbuatan baik anak Anda serta mengira anak Anda sebagai direktur, apa Anda akan murka dan iri hati?

Lain halnya jika ada seorg yang mengaku utusan anda membohongi karyawan-karyawan yang belum kenal anak Anda untuk pecat anak Anda. Karyawan anda tidak tau kalau dia penipu. Mana pilihan ilustrasi diatas yang lebih beresiko buat karyawan?

Balas
staff
27 June 2017 3:26 am
Balasan ke  ric

~
Saudara Ric,

Terima kasih untuk komentar saudara.

Memang benar hanya Isa Al-Masih memiliki sifat-sifat dasar ke-Allah-an. Sifat-sifat Allah melekat pada diri-Nya karena Dia sehakikat dengan Allah. Misalnya Isa Al-Masih berkuasa memberikan kehidupan kekal, yang hanya dapat diberikan oleh Allah sendiri.

Oleh karena itu tepat sekali apabila hubungan Isa Al-Masih dengan Allah digambarkan sebagai hubungan Anak dan Bapa. “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:18).
~
Slamet

Balas
staff
28 June 2017 4:39 pm
Balasan ke  staff

~
Saudara Usil, Fanuel,

Kami berharap Saudara dapat memberikan komentar dengan menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

1. Apakah penjelasan Muslimah NU, Aisha Nurramdhani itu, membantu Saudara mengerti hakekat Isa Al-Masih sebenarnya? Jelaskan!

2. Menurut Anda, apakah yang menghalangi kaum Muslim salah memahami Isa Al-Masih?

3. Sesuai penjelasan Injil Allah dan Muslimah NU di atas, mengapa Isa Al-Masih bukanlah manusia biasa?

Apabila komentar yang saudara sampaikan tidak berhubungan dengan pertanyaan di atas, mohon maaf kalau kami terpaksa menghapusnya.
~
Slamet

Balas
Qatar
17 July 2017 11:02 am

**
2. Sepengetahuan mereka Tuhan Yesus Kristus menerima Injil. Kesalahan lama mengakar.

Balas
staff
29 July 2017 2:48 am
Balasan ke  Qatar

**
Saudara Qatar,

Memang Muslim menerima pandangan tersebut disebabkan Al-Quran yang menyatakannya. Adalah baik bila kita pun memberitahu hal yang benar kepada mereka bahwa Isa Al-Masih tidak pernah menerima Injil. Sebaliknya, Injil adalah kabar baik tentang keselamatan dalam Isa Al-Masih. Kami yakin mereka akan mempertimbangkan hal itu.
~
Solihin

Balas
Nya
3 March 2018 12:50 am

~
Robbana latuzigh qulubana ba’dait hadaitana wahablana miladun karohmah innaka antal wahab

Ya Alloh Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
4 March 2018 8:29 pm
Balasan ke  Nya

~
Saudara Nya,

Kami sangat setuju dengan doa yang sdr sampaikan, memang hanya Allah yang dapat memberikan petunjuk dan memberikan rahmat kepada manusia. Bila sdr berkenan belajar tentang Isa Al-Masih, maka kami kira cara penjelasan Muslimah NU, Aisha Nurramdhani akan membantu sdr memahami hakikat Isa Al-Masih yang sebenarnya. Isa Al-Masih mengatakan “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Bahkan Al-Quran mengatakan Isa Al-MAsih adalah Rahmat dari Allah bagi manusia (Qs 19:21). Petunjuk dan rahmat hanya ada pada Allah, tetapi mengapa Isa Al-Masih dapat memberikannya?Kiranya sdr dapat mendalami ini.
~
Purnama

Balas
Abdullah
10 June 2024 11:03 pm

~
Isa Al-Masih menurut pemikiran saya orang awam, dalam mengkaji atau memahami isi kandungan kitab Al-Quran sudah jelas dan tegas di Surah Al Ihklas tentang keesaan Allah. Tidak terlalu jauh mengkaji dan memahami arti ayat tersebut, bisa memahami apa maksud dan tujuan Allah menurunkan surah Al-Ihklas tersebut.

Supaya tidak sesembahan selain Dia. Terkait dengan Isa Al-Masih mengapa Dia istimewa, karena Dia Nabi utusan wali dalam arti perwakilan yang menghakekatkan suatu ajaran.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
12 June 2024 9:11 pm
Balasan ke  Abdullah

~
Saudara Abdulah,

Terima kasih untuk paparan saudara dan kami sangat menghargainya. Menarik pernyataan saudara yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih istimewa.

Biasanya Allah mengutus nabi untuk menjadi utusan-Nya guna menyampaikan pesan Allah pada umat. Seorang nabi dipilih oleh Allah dari dunia ini, tetapi bagaimana dengan Isa Al-Masih? Isa Al-Masih pernah berkata “Lalu Ia berkata kepada mereka: “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini” (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:23).

Bagaimana perasaan saudara mengetahui hal ini?
~
Salma

Balas
Fahrul
11 June 2024 3:32 pm

~
Secara singkat bahwa ini hanya keyakinan masing-masing. Tanpa ada yang menjatuhkan dan membaca akan lebih banyak pengetahuan tentang Isa dan siapa sebenarnya Isa.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
12 June 2024 9:15 pm
Balasan ke  Fahrul

~
Saudara Fahrul,

Terima kasih atas pendapat saudara. Kami sangat sepakat dengan saudara bahwa melalui membaca maka akan lebih banyak mengenal siapa Isa Al-Masih yang sebenarnya.

Pertanyaannya ialah, dari manakah seseorang mendapat informasi lengkap tentang Isa Al-Masih. Dan saudara dapat membacanya dalam Kitab Suci Injil. Sebab tidak ada sumber terelengap yang menuliskan tentang riwatat Isa Al-Masih selain dalam Kitab Suci Injil.

Walau sangat disayangkan banyak orang yang mengabaikannya. Bagaimana menurut saudara?
~
Salma

Balas
Romauli
12 June 2024 5:57 pm

*****
1. Kalau yang pernah saya dengar Nabi Isa itu Nabi utusan Alloh yang diturunkan ke bumi untuk mengajak suatu kaum di muka bumi ini untuk menyembah Allah.

2. Karena masih banyak yang belum mengetahui kalau Nabi Isa utusan Allah, karena sebagian orang tahu Nabi Isa Al-Masih itu hanya ada dalam kitab Injil.

3. Karena Dia adalah Nabi utusan Allah yang diturunkan ke bumi oleh Alloh swt.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
20 June 2024 8:54 pm
Balasan ke  Romauli

*****
Saudara Romauli,

Kami berterima kasih untuk tanggapan saudara. Memang banyak yang menyampaikan bahwa Isa Al-Masih adalah nabi.

Jika mencermati kitab suci Injil, maka kita menemukan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimatullah yang nuzul ke dunia (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14). Ia datang ke dunia untuk menolong manusia selamat di akhirat.

Itu sebabnya, Isa Al-Masih berfirman, “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya…” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).

Bagaimana perasaan saudara mengetahui hal ini?
~
Salma

Balas
burhanudin
1 July 2024 10:53 pm

***
1. Nabi Isa Al-Masih, Dia adalah rosululloh yang wajib diimani bagi kaum Muslim dan masih hidup sampai kiamat datang dan sekarang diangkat ke langit dan turun ke bumi saat kedzoliman merajalela.

2. Dengan tafakkur dan belajar ilmu dengan mendalam supaya tidak salah memahami Nabi Isa alaihissalam.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
21 July 2024 9:51 pm
Balasan ke  burhanudin

***
Saudara Burhanudin,

Kami senang saudara memiliki pemahaman bahwa belajar ilmu dengan mendalam untuk memahami Isa Al-Masih.

Sumber paling mendekati dengan riwayat Isa Al-Masih adalah kitab suci Injil. Mempelajari kitab suci Injil akan menolong saudara memahami hakikat dan natur Isa Al-Masih sesungguhnya.

Salah satu yang menarik dari firman Isa Al-Masih adalah “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada” (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:58). Artinya eksistensi Isa Al-Masih telah ada sejak dalam kekekalan. Bagaimana perasaan saudara mengetahui ini?
~
Salma

Balas
Anna
3 July 2024 4:41 am

~
Bagus sekali.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
21 July 2024 9:09 pm
Balasan ke  Anna

~
Saudara Anna,

Terima kasih untuk respon saudara. Jika saudara berkenan barangkali saudara bisa memberikan tanggapan bagaimana perasaan saudara setelah membaca artikel di atas?
~
Salma

Balas
Reyva
3 July 2024 3:19 pm

~
Tentang Islam.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
21 July 2024 9:10 pm
Balasan ke  Reyva

~
Saudara Reyva,

Terima kasih untuk respon saudara. Jika saudara berkenan barangkali saudara bisa memberikan tanggapan bagaimana perasaan saudara setelah membaca artikel di atas?
~
Salma

Balas
Nuzula
5 July 2024 8:36 pm

~
Pengertian Isa Al-Masih dari ajaran Alkitab. Ada pandangan yang menyatakan Allah beranak. Atau bahwa ada tiga Allah. Maupun tidak mungkin Allah bisa mati.

Banyak kesalahpahaman yang beredar, untuk memahami jawabannya, pertama-tama kita perlu melepaskan kaca mata pandangan lama kita. Dan perlahan mulai melihat pengertian Isa Al-Masih dari sudut pandang umat Nasrani. Hal ini menyebabkan ada kodrat ganda dalam Isa Al-Masih. Yaitu “sepenuhnya insani” (kamil bi al-lahut).

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
21 July 2024 9:58 pm
Balasan ke  Nuzula

~
Saudara Nuzula,

Mempelajari Alkitab akan menolong memahami kodrat Isa Al-Masih sesungguhnya. Kami setuju dengan saudara bahwa Isa Al-Masih memiliki kodrat insani, tetapi juga kodrat sepenuhnya Ilahi.

Tentu ini tidak dapat dinafikan mengingat Alkitab menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimatullah yang nuzul ke dunia (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14). Dengan demikian, kita mengetahui secara komprehensif kodrat ganda yang dimiliki Isa Al-Masih.

Bagaimana perasaan saudara mengetahui bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimatullah yang nuzul ke dunia?
~
Salma

Balas
Muhammad Alfi
9 July 2024 12:17 am

*****
1. Tidak dibunuh dan tidak pula disalib.
2. Nabi yang ke-24 sekaligus rasul yang ke-13 serta merangkap dengan kedudukan sebagai ulul azmi yang ke-4 pada Islam.
3. Yesus tidak sekalipun mengaku sebagai Tuhan. Dalam kitab suci sebenarnya tidak benar, nomer 1-2 ada dalam kitab tangkekaul ada semua dalam kitab itu kalau bisa baca kitab gundul tanpa harokat.

Balas
Admin
Staff Isa dan Al-Quran
21 July 2024 10:13 pm
Balasan ke  Muhammad Alfi

*****
Saudara Muhammad Alfi,

Mempelajari siapa Isa Al-Masih dengan benar tentu akan membuat kita semakin mengetahui siapa Isa Al-Masih itu sendiri. Ada banyak orang yang hanya mengetahui sedikit tentang Isa Al-Masih.

Kehadiran Isa Al-Masih ke dunia karena Dia sangat peduli pada manusia. Dia tahu bahwa hanya melalui diri-Nya manusia bisa diterima Allah. Isa Al-Masih berkata “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya…” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).

Bagaimana perasaan saudara mengetahui hal ini?
~
Salma

Balas

Sidebar

Artikel Terbaru

  • Bolehkah Merayakan Maulid Nabi? Dalil & Maknanya Bagi Mukmin
  • Taurat Injil Diubah? Cendekiawan Islam Berkata Lain!
  • Isa Hanya Seorang Nabi? Pandangan Islam Dan Nasrani
  • Awal Mula Qurban Menyatakan Ridha Allah? Ini Faktanya
  • Nabi Isa Disalib Atau Tidak? Ini Fakta Sejarahnya

Artikel Terpopuler Bulan Ini

  • Isa Hanya Seorang Nabi? Pandangan Islam Dan Nasrani
  • Taurat Injil Diubah? Cendekiawan Islam Berkata Lain!
  • Bolehkah Merayakan Maulid Nabi? Dalil & Maknanya Bagi Mukmin
  • Benarkah Hanya Bahasa Arab Bahasa Al-Quran Asli?
  • Dalil Tidak Ada Yang Mustahil Bagi Allah Untuk Manusia Berdosa

Artikel Yang Terhubung

  • Ulama Islam: Isa Al-Masih Itu Juruselamat Dan Kalimatullah!
  • Ketua PBNU: Kristen Itu Agama Tauhid – Apakah Alasannya?
  • Terapkan Ajaran Isa: Derita Muslim Rohingya Dapat Berhenti!
  • Sikap Isa Al-Masih Terhadap Pembantaian Suku Rohingya
  • Jihad Islam Atau Kasih Isa Al-Masih?

Hubungi Kami

Apabila Anda memiliki pertanyaan / komentar, silakan menghubungi kami dengan menekan tombol di bawah ini.

Hubungi Kami

Renungan Berkala Isa dan Al-Fatihah

Apabila Anda ingin menerima renungan singkat setiap minggu, silakan menekan tombol di bawah ini

Renungan Berkala Isa dan Al-Fatihah

Social Media

Facebook
TikTok
Instagram
YouTube

Hak Cipta © 2009 – 2023 Dialog Agama Isa dan Al-Quran. | Kebijakan Privasi | Kebijakan Dalam Membahas Email | Hubungi Kami

wpDiscuz